Sumbawanews.com,- Nana Kwaku Bonsam, seorang dukun ternama asal Ghana, memprediksi bahwa Timnas Portugal akan menjadi juara Piala Dunia 2026, sambil mengatakan bahwa Argentina akan gagal meraih gelar. Dalam pernyataannya yang diungkapkan kepada Wionews, Bonsam menyatakan bahwa takdir sepak bola global sedang berpihak kepada Cristiano Ronaldo dan timnya. “Piala Dunia ini adalah milik Portugal dan Cristiano Ronaldo. Mereka akan memenangkannya,” ujarnya, tanpa menyebutkan metode mistis yang digunakan, namun mengacu pada pengalaman sebelumnya saat ia diyakini memengaruhi performa Harry Kane di ajang internasional.
Prediksi Bonsam tidak berdiri sendiri. Sejumlah pola serupa muncul antara perjalanan Portugal di Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2026. Di kedua turnamen, Portugal memulai laga pertama dengan hasil imbang 1-1—di Piala Eropa melawan Slovenia, dan di Piala Dunia melawan Kongo. Cristiano Ronaldo mencetak dua gol di fase grup pada kedua edisi, dan di laga terakhir grup, tim asuhan Roberto Martinez kembali bermain imbang. Di babak 16 besar, lawan yang dihadapi pun sama: Kroasia. Pola identik ini menjadi bahan perbincangan di kalangan penggemar yang percaya pada simbolisme historis dalam sepak bola.
Sementara itu, prediksi Bonsam yang menyebut Argentina sebagai tim yang “dikutuk” memperkuat narasi kontroversial di sekitar turnamen ini. Beberapa media sebelumnya melaporkan adanya spekulasi bahwa FIFA memberikan jalur yang lebih mudah bagi Timnas Argentina, namun prediksi spiritual dari Bonsam justru menyanggahnya. Ia tidak hanya meramalkan kemenangan Portugal, tetapi juga secara implisit menolak kemungkinan keberhasilan tim asuhan Lionel Scaloni untuk kembali mempertahankan gelar.
Dalam konteks ini, ramalan sang dukun menjadi bagian dari gelombang fenomena budaya yang menyatu dengan ajang sepak bola terbesar di dunia—di mana mitos, ritual, dan logika statistik saling beradu. Bagi sebagian orang, ini sekadar hiburan; bagi yang lain, ini adalah tanda-tanda takdir yang tak bisa diabaikan.
Sementara itu, Cristiano Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, tetap menjadi pusat perhatian. Ia masih menjadi pencetak gol utama Portugal di fase grup, dan keberadaannya di lapangan terus menjadi magnet media global. Jika prediksi Bonsam terbukti, maka Piala Dunia 2026 akan menjadi kisah legendaris: sang legenda akhirnya mengakhiri karier internasionalnya dengan trofi tertinggi—dengan doa dari seorang dukun di Afrika Barat.















