Home Berita Internasional Anjing di China Mulai Diperlakukan dengan Pengobatan Tradisional

Anjing di China Mulai Diperlakukan dengan Pengobatan Tradisional

Sumbawanews.com,- Pemilik hewan peliharaan di China semakin memilih pengobatan tradisional Tiongkok (TCM) untuk merawat anjing dan kucing tua yang menderita penyakit kronis atau menurun kondisinya. Di Beijing, seekor anjing campuran border collie dan golden retriever berusia tujuh tahun, bernama Iron Man, sembuh dari diare parah dalam tiga hari setelah menjalani terapi TCM, termasuk pil herbal dan diet khusus, setelah pengobatan barat gagal membaikkan kondisinya. Di Guangzhou, pemilik anjing ras asli China berusia 17 tahun memberikan ramuan herbal bubuk yang dicampur dengan makanan favoritnya, dan melihat peningkatan signifikan pada energi dan kekuatan fisik hewan peliharaannya setelah sebulan. Praktik seperti akupunktur, moksibusi, dan sengatan lebah juga digunakan untuk meredakan nyeri dan meningkatkan kualitas hidup hewan lanjut usia. Menurut data Pet Fair Asia 2026, sekitar 20 juta anjing dan kucing di China berusia di atas tujuh tahun, dengan total 126 juta hewan peliharaan di perkotaan—artinya satu dari enam hewan sudah memasuki masa tua. Asosiasi Kedokteran Hewan China baru saja menerbitkan pedoman pertama untuk akupunktur pada anjing dan kucing, sebagai bagian dari rencana tiga tahun untuk profesionalisasi TCM hewan, meski hanya enam universitas yang menawarkan program sarjana khusus di bidang ini. Seorang dokter hewan bernama Zhang menekankan bahwa tujuan utama perawatan bukan kesembuhan total, melainkan memberikan ketenangan dan martabat di akhir hayat hewan peliharaan.

Previous articleKewaspadaan dan Komunikasi Terpadu Jadi Kunci Latihan Force on Force SGS MARFOR Lampung 2026
Next articleIndonesia U-20 Pastikan Lolos ke Piala Asia, Nova Fokus pada Misi Besar