Home Serba Serbi Tekno Charger Murah Berisiko Rusak Baterai dan Bahayakan Keselamatan

Charger Murah Berisiko Rusak Baterai dan Bahayakan Keselamatan

Sumbawanews.com,- Pengguna ponsel yang memilih charger murah sebagai alternatif pengisi daya berisiko mempercepat kerusakan baterai hingga membahayakan keselamatan diri dan rumah. Charger tidak resmi seringkali gagal menyalurkan arus listrik secara stabil, menyebabkan fluktuasi tegangan yang mempercepat degradasi kimia pada baterai lithium-ion. Tanpa komponen pengaman dan protokol komunikasi seperti USB Power Delivery, charger palsu terus mengalirkan arus tinggi tanpa menyesuaikan kebutuhan perangkat. Uji coba organisasi konsumen Inggris, Which?, menemukan sembilan dari 15 charger murah berpotensi menyebabkan sengatan listrik, sementara sebagian lain rentan meledak atau terbakar—termasuk satu charger tiruan Apple yang diisi lilin mainan untuk memberi kesan premium dan langsung mengeluarkan percikan listrik setelah 10 detik digunakan.

Untuk menghindari risiko ini, pengguna disarankan memilih charger bersertifikasi resmi dari lembaga seperti Underwriters Laboratories (UL), USB Implementers Forum (USB-IF), atau Made for iPhone (MFi). Produk-produk dari merek terpercaya seperti Anker Nano Laptop 100W, Ugreen Nexode 100W 4-Port, dan INIU 100W 3-Port USB-C telah dirancang dengan teknologi Gallium Nitride (GaN) untuk efisiensi daya lebih tinggi, dilengkapi sistem kontrol suhu internal, serta perlindungan arus pendek. Penggunaan charger yang tidak memenuhi standar keselamatan tidak hanya merusak perangkat, tetapi juga membuka celah bahaya kebakaran yang bisa terjadi tanpa peringatan.

Previous articleIran Sita Drone Bawah Laut Buatan AS, Pentagon Sebut Barang Lama
Next articleCalafiori Bersemangat Hadapi Arsenal di Markas Napoli