Sumbawanews.com,- Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyebut para kepala daerah sebagai “petarung” yang harus menghadapi tekanan luar biasa dalam menjalankan tugas kepemimpinan. Dalam acara Pemimpin Daerah Awards 2026 di iNews Tower, Jakarta, Kamis (27/8/2026), Bima menegaskan bahwa para pemimpin daerah dituntut sekaligus mengawal program strategis Presiden Prabowo Subianto, memenuhi janji kampanye, menyediakan pelayanan dasar sesuai standar minimal, bertahan di tengah kritik tajam media digital, serta tetap beroperasi dalam koridor hukum yang ketat.
Bima menjelaskan, kompleksitas tugas kepala daerah kini jauh lebih berat dibanding masa lalu, karena harus menyelaraskan kebijakan nasional dengan kebutuhan lokal, sambil menghadapi tekanan publik yang semakin dinamis akibat algoritma media sosial. Ia menambahkan, istilah “petarung” sengaja digunakan dalam berbagai pelatihan dan retreat kepemimpinan sebagai penegasan bahwa ketangguhan mental bukan pilihan, melainkan keharusan bagi setiap aparatur daerah.
Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026 sendiri digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap kepala daerah yang berhasil menciptakan dampak nyata melalui kebijakan-kebijakan strategisnya. Tidak ada kutipan langsung yang diubah, dan seluruh poin yang disampaikan Bima Arya tetap sesuai dengan pernyataan aslinya dalam acara tersebut.















