Sumbawanews.com,- Google meluncurkan Gemini 3.5 Transcribe, model kecerdasan buatan terbaru yang mampu mengubah ucapan menjadi teks dengan akurasi tinggi dan pemahaman konteks percakapan. Dirancang untuk menangani percakapan sehari-hari, sistem ini mampu menghapus kata pengisi, memperbaiki kalimat yang diubah pengguna secara spontan, dan menghasilkan transkripsi yang sudah siap pakai tanpa perlu banyak suntingan manual. Diklaim sebagai sistem speech-to-text paling presisi yang pernah dibuat Google, model ini mendukung lebih dari 85 bahasa, mengenali aksen dan dialek berbeda, serta mampu mengidentifikasi hingga tiga pembicara dalam satu rekaman audio. Untuk penggunaan langsung, transkripsi dihasilkan dalam waktu kurang dari satu detik, sementara rekaman sebelumnya dapat diproses dengan informasi detail tentang siapa berbicara dan kapan.
Gemini 3.5 Transcribe kini terintegrasi ke sejumlah produk Google, termasuk fitur Rambler di Android, aplikasi Gemini untuk macOS, dan Chrome, memungkinkan pengguna mengetik dengan suara langsung di berbagai kolom situs web. Bagi pengembang, model ini tersedia dalam versi preview publik melalui Gemini API, Google AI Studio, dan Google Antigravity, sementara perusahaan dapat mengaksesnya lewat Gemini Enterprise Agent Platform. Berdasarkan pengukuran dari Artificial Analysis, tingkat kesalahan kata rata-rata model ini hanya 4% untuk transkripsi streaming dan 2,6% untuk audio yang direkam sebelumnya. Google menekankan bahwa tujuan utama Gemini 3.5 Transcribe bukan sekadar mendengar, tetapi memahami cara manusia berbicara dan mengubahnya menjadi teks yang alami dan siap digunakan.















