Denpasar–sumbawanews.com– Minggu pagi ,23 Agustus 2026 kelompok masyarakat dari usia anak-anak hingga dewasa ‘menyerang’ jalan utama hingga jalan yang mengelilingi Lapangan Niti Mandala, Renon di depan kantor Gubernur Bali Jl, Basuki Rahmat di Renon, Denpasar, Bali
Masyarakat tidak hanya menjalankan aktifitas berolahraga di pagi itu tetapi juga dimanfaatkan oleh beberapa seniman yang memiliki kreatifitas untuk menunjukkan kemampuannya di depan masyarakat bahkan ada yang mempertunjukkan reptil mereka seperti beberapa jenis ular peliharaan, dan hewan rumahan peliharaan lainnya, bahkan salah satu group band ikut serta mendukung kegiatan ini dengan kehadiran mereka menyanyikan beberapa lagu Indonesia dan mancanegara yang membuat suasana Car Free Day semakin semarak. Namun beberapa masyarakat yang sibuk dengan kegiatan olahraganya terpantau antusias menjalankan kegiatan mereka seperti kelompok senam dengan gerak irama mengikuti irama musik yang terdengar dari soundsystems.
Tak mau ketinggalan anak-anak usia sekolah Dasar dengan perlengkapan sepeda dan helem mengisi acara dengan mengadakan lomba bersama balap sepeda di ruas jalan raya Puputan, Renon. Beberapa pedagang yang tidak ingin membuang kesempatan ini ikut serta menjanjakan dagangannya di atas trotoar jalan di sekeliling Taman Puputan Margana, Renon, Denpasar. Taman Puputan Margana adalah Taman atau lapangan yang didalamnya ada Tugu Niti Mandala Renon melambangkan perjuangan masyarakat Bali dengan luas taman berkisar belasan hektar terletak di sebelah Utara berhadapan dengan kantor Gubernur Bali, di Jl. Basuki Rahmat di bagian selatan dilalui Jl Raya Puputan dan bagian Timur terdapat Jl. H.Juanda dan sebelah barat terdapat Jl. Kusuma Atmaja. Di dalam area Taman Puputan Renon, terdapat empat ruas jalan yang mengelilingi taman di empat sisi Taman masing masing terdapat beberapa fasilitas olah raga seperti lapangan sepak bola, lapangan basket dan jenis olah raga lainnya, Pada dasarnya Taman atau lapangan ini berfungsi multi fungsi dan pada malam hari seringkali Taman ini digunakan oleh beberapa masyarakat untuk bersantai sebagaimana lazimnya di daerah lain, bahkan hingga hari Car Free Day, banyak warga terlihat memanfaatkan Taman sebagai tempat bersantai bersama keluarga. Di seberang jalan di luar Taman terdapat trotoar pejalan kaki yang dimanfaatkan sebagai tempat stand mempromosikan kendaraan bermotor juga dimanfaatkan sebagai tempat bazar murah di depan Kantor Gubernur Bali, hingga terdapat stand maskapai terlihat menjual langsung tiket penerbangan ke beberapa destinasi dan Para pemilik stand menjual berbagai produk dan jualan dagangan aneka kreasi pedagang kaki lima dengan berbagai olahan hingga produk industri modern seperti pakaian dan alas kaki. (Zainuddin)















