Sumbawanews.com,- Setelah kegagalan kolaborasi dengan Disney dan kekacauan di belakang layar, BBC secara resmi menunda produksi serial Doctor Who hingga waktu yang tidak ditentukan. Tidak ada spesial Natal yang akan tayang seperti yang sebelumnya diumumkan—sebagai gantinya, stasiun televisi nasional Inggris itu membuka proses tender untuk mencari mitra produksi baru yang mampu menghidupkan kembali legenda sci-fi tersebut.
Selama puluhan tahun, Doctor Who diproduksi secara in-house oleh BBC, namun biaya produksi yang semakin tinggi memaksa perusahaan untuk mengalihkan tanggung jawab produksi ke pihak ketiga. Pada 2022, BBC menyerahkan kendali kepada Bad Wolf, dengan Russell T. Davies kembali sebagai produser eksekutif. Kesepakatan itu membuka jalan bagi investasi besar dari Disney, yang kemudian mundur setelah serangkaian kontroversi kreatif dan manajerial—termasuk kritik terhadap naskah Davies dan ketidakstabilan di belakang layar.
Davies sendiri mengonfirmasi melalui Instagram bahwa spesial Natal yang direncanakan dibuat semata sebagai “jembatan darurat” saat masa depan serial masih tidak pasti. “Sekarang kita tahu kondisinya, tak perlu lagi jembatan itu,” tulisnya. Ia menambahkan bahwa tidak ada naskah yang ditulis, dan tidak ada aktor yang dihubungi untuk menggantikan Ncuti Gatwa atau Billie Piper—dua sosok yang menjadi pusat ketidakpastian naratif terkini.
Kini, Doctor Who terjebak dalam jalinan plot yang rumit akibat perubahan mendadak di belakang layar, termasuk pergantian Doctor yang tidak terencana dan konflik kronologis yang belum terselesaikan. Pihak BBC mengakui bahwa tantangan terbesar bagi produser baru nanti bukan hanya menghidupkan kembali serial ini, tetapi juga menyatukan kembali kepingan-kepingan cerita yang tercerai-berai.
Diperkirakan, penonton tidak akan menyaksikan episode baru Doctor Who dalam waktu minimal tiga tahun ke depan—setidaknya untuk serial utama. Namun, BBC menegaskan bahwa produksi serial animasi bertarget anak-anak prasekolah di kanal CBeebies tetap berjalan, sebagai bentuk upaya mempertahankan jejak warisan Doctor Who di generasi mendatang.

















