Wina, sumbawanews.com – Badan Tenaga Atom Internasional (The International Atomic Energy Agency/IAEA), Rabu (18/03) mengkonfirmasi bahwa sebuah struktur yang berjarak 350 meter dari reaktor PLTN Bushehr terkena dan hancur, Menyusul informasi dari Iran tentang insiden proyektil pada Selasa malam.
Baca Juga: Situasi Iran Dianggap Mendesak, IAEA Akan Gelar Pertemuan Darurat
Direktur Jenderal IAEA, Rafel Grosso mengatakan, Meskipun tidak ada kerusakan pada reaktor itu sendiri maupun cedera pada staf, seharusnya serangan itu tidak terjadi.
“Setiap serangan di atau dekat pembangkit listrik tenaga nuklir melanggar tujuh pilar penting yang berkaitan dengan memastikan keselamatan dan keamanan nuklir selama konflik bersenjata,” ucapnya. (Using)

















