Home Berita Olah Raga Kaus Hitam Pembawa Hoki, Kim Sang-sik Siap Hadapi Indonesia

Kaus Hitam Pembawa Hoki, Kim Sang-sik Siap Hadapi Indonesia

Sumbawanews.com,- Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik akan memakai kaus hitam dalam laga melawan Indonesia di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026), sebagai bagian dari ritual keberuntungan yang ia percaya membawa keberhasilan bagi timnya. Kaus hitam itu menjadi simbol keberuntungan setelah Vietnam meraih sejumlah prestasi besar di bawah kepemimpinannya, termasuk trofi Piala AFF 2024, medali emas SEA Games 2025, dan medali perunggu Piala Asia U-23 2026. Kebiasaan ini sempat menjadi bahan guyonan setelah Vietnam bermain imbang 0-0 melawan Singapura dalam laga sebelumnya, saat Kim mengenakan kaus putih. Menanggapi hal itu, ia menyatakan bahwa jika Indonesia tidak memakai warna hitam, ia akan tetap memilih kaus hitam sebagai pilihan pribadinya. “Kami datang bukan untuk bermain imbang, tapi untuk meraih tiga poin penuh,” ujar Kim, disambut tawa saat konferensi pers. Ia menegaskan, keyakinan pada kaus hitam bukan sekadar superstisi, tapi bagian dari konsistensi mental yang ia bangun bersama tim sejak menangani Vietnam pada Mei 2024.

Sejak mengambil alih timnas senior dan U-23 Vietnam, Kim Sang-sik telah mengubah arah sepak bola negara itu yang sebelumnya sempat merosot di bawah Philippe Troussier. Prestasi beruntunnya membuatnya menjadi ikon di tanah air, bahkan gaya berpakaian pun menjadi sorotan publik. Di luar ritual kaus, strategi taktisnya juga menjadi kunci keberhasilan Vietnam yang kini berada di posisi tiga klasemen Grup A Piala AFF 2026 dengan empat poin dari dua pertandingan, hanya selisih dua poin dari pemimpin klasemen, Indonesia. Laga melawan Indonesia menjadi penentu nasib Vietnam dalam perburuan tiket semifinal, mengingat tim asuhan Kim belum pernah menang atas Indonesia dalam dua pertemuan terakhir di turnamen ini. Dengan kepercayaan diri yang tinggi dan ritual yang kini jadi legenda, Kim siap menghadapi tantangan terberatnya di ajang ini—bukan hanya sebagai pelatih, tapi sebagai simbol kebangkitan sepak bola Vietnam.

Previous articleChelsea Beri Kesempatan Kedua pada Valentin Barco, Pemain yang Gagal di Brighton
Next articleResmi, Kongres Pemilihan Ketua PSSI Diundur ke Juli 2027