Beirut, sumbawanews.com – UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon/pasukan Sementara PBB di Lebanon), Senin (02/02) mengungkapkan, Kemarin pagi, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan kepada UNIFIL bahwa mereka akan melakukan aktivitas udara dengan menjatuhkan zat kimia yang mereka sebut tidak beracun di daerah dekat Garis Biru. IDF mengatakan bahwa pasukan penjaga perdamaian harus menjauh dan tetap berlindung, memaksa mereka untuk membatalkan lebih dari selusin aktivitas.
Baca Juga: Drone Pembawa Granat Serang Pasukan Perdamaian, UNIFIL Ingatkan Pasukan Israel
Pasukan penjaga perdamaian tidak dapat melakukan operasi normal di dekat Garis Biru di sepanjang sekitar sepertiga panjangnya dan baru dapat melanjutkan aktivitas normal setelah lebih dari sembilan jam. Mereka mendukung Angkatan Bersenjata Lebanon dalam mengumpulkan sampel untuk diuji toksisitasnya.
Aktivitas ini tidak dapat diterima dan bertentangan dengan resolusi 1701. Tindakan IDF yang disengaja dan direncanakan tidak hanya membatasi kemampuan pasukan penjaga perdamaian untuk melakukan aktivitas yang diamanatkan, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan mereka dan warga sipil. Hal ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang dampak bahan kimia yang tidak diketahui ini terhadap lahan pertanian setempat, dan bagaimana hal ini dapat memengaruhi kembalinya warga sipil ke rumah dan mata pencaharian mereka dalam jangka panjang.
Menurutnya, Ini bukan pertama kalinya IDF menjatuhkan zat kimia tak dikenal dari pesawat terbang di atas Lebanon. Kami terus mengingatkan IDF bahwa penerbangan pesawat mereka ke Lebanon merupakan pelanggaran terhadap resolusi 1701, dan setiap aktivitas yang membahayakan pasukan penjaga perdamaian dan warga sipil merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan. “Kami sekali lagi menyerukan kepada IDF untuk menghentikan semua aktivitas tersebut dan bekerja sama dengan pasukan penjaga perdamaian untuk mendukung stabilitas yang sedang kita upayakan bersama,” katanya. (Using)















