Beirut, sumbawanews.com – Pasukan Sementara PBB di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/UNIFIL) Jum’at (16/01) menyatakan, Kemarin, pasukan penjaga perdamaian yang sedang melakukan patroli terencana di dekat Adeisse diperingatkan oleh penduduk setempat tentang potensi bahaya di sebuah rumah. Dan menemukan alat peledak yang terhubung dengan kabel pemicu.
Baca Juga: Indonesia Minta Penyelidikan Atas Tindakan Pasukan Israel Lukai Pasukan UNIFIL Asal Indonesia
Dikatakan, Pasukan penjaga perdamaian membentuk barisan keamanan dan bersiap untuk memeriksa rumah lain. Tak lama kemudian, sebuah drone yang melayang di atas menjatuhkan granat sekitar 30 meter dari pasukan penjaga perdamaian.
UNIFIL mengirimkan permintaan penghentian tembakan kepada Pasukan Pertahanan Israel (IDF). “Untungnya, tidak ada yang terluka,” katanya.
Aktivitas IDF di wilayah Lebanon tersebut membahayakan warga sipil setempat dan merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan 1701. “Kami mengingatkan IDF tentang kewajibannya untuk memastikan keselamatan pasukan penjaga perdamaian dan menghentikan aktivitas yang membahayakan mereka. Setiap tindakan yang membahayakan pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap resolusi Dewan Keamanan 1701, dan merusak stabilitas yang sedang kita upayakan bersama,” tegasnya. (Using)















