Sumbawanews.com,- Setelah uji coba sukses di Eropa, YouTube resmi membuka fitur pesan langsung (direct messaging/DM) bagi pengguna berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat. Fitur yang sebelumnya diujicobakan di Irlandia dan Polandia pada akhir 2025, kemudian diperluas ke sejumlah negara Eropa pada Maret 2026, kini tersedia secara resmi di pasar terbesar platform video tersebut.
Ini bukan pertama kalinya YouTube mencoba fitur pesan pribadi. Pada 2017, platform milik Google pernah meluncurkan fitur serupa, tetapi dihentikan dua tahun kemudian demi mendorong interaksi publik melalui kolom komentar. Kini, dengan permintaan pengguna yang terus meningkat dan respons positif dari pengujian awal, YouTube kembali menghidupkan fitur ini—dengan pendekatan yang lebih matang.
Untuk menggunakannya, pengguna cukup mengetuk ikon “Pesan” di sudut kanan atas aplikasi seluler YouTube, lalu memilih “Undang untuk Mengobrol.” Undangan bisa dikirim ke siapa pun di platform, dan penerima memiliki kendali penuh untuk menerima atau menolak permintaan tersebut. Tidak ada paksaan—setiap percakapan dimulai dengan persetujuan dua pihak.
YouTube menekankan bahwa tujuan utama fitur ini bukan menggantikan aplikasi pesan lain, melainkan mempermudah berbagi video dan Reels secara langsung ke teman-teman tanpa harus keluar dari aplikasi. Pengguna tetap bisa membagikan tautan video melalui WhatsApp, iMessage, atau media sosial lainnya—fitur ini hanya menambah pilihan yang lebih terintegrasi.
Dengan rencana ekspansi lebih luas ke negara-negara lain, kemungkinan besar fitur ini akan menyusul ke sejumlah wilayah yang belum mendapat akses. Bagi pengguna AS, ini adalah kesempatan pertama dalam tujuh tahun untuk kembali menikmati obrolan pribadi di dunia YouTube—dengan desain yang lebih aman, lebih terkendali, dan lebih sesuai dengan kebutuhan komunitas modern.

















