Sumbawanews.com,- Babak playoff Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia Season 17 resmi dibuka pada 10 Juni 2026 di Jakarta International Velodrome, dengan enam tim terbaik bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus dua tiket langsung ke MSC 2026. Setelah sembilan pekan pertarungan sengit di fase reguler, klasemen akhir menentukan jalur perjuangan masing-masing tim, menciptakan dinamika yang tak terduga.
Onic, yang tampil sebagai pemuncak klasemen dengan rekor 12 menang dan hanya 2 kalah, langsung mendapat hak istimewa *bye* ke Round 2. Bersama mereka, Team Liquid ID yang finis di posisi kedua juga lolos otomatis ke babak selanjutnya, menghindari pertarungan sengit di babak pembuka. Sementara itu, empat tim lain—Dewa United Esports, Geek Fam, Bigetron by Vitality, dan EVOS—harus memulai perjuangan dari Round 1, di mana kekalahan berarti eliminasi langsung.
Pertandingan pembuka mempertemukan Dewa United Esports melawan Geek Fam pukul 13.00 WIB, diikuti laga panas antara Bigetron by Vitality dan EVOS pukul 18.15 WIB. Kedua laga ini menjadi ujian awal yang menentukan nasib tim-tim yang berada di zona tengah klasemen, dengan selisih game win yang sangat tipis. Bigetron dan Geek Fam, misalnya, sama-sama mengumpulkan 7 poin, tetapi selisih game mereka justru menjadi penentu posisi akhir.
Format playoff MPL ID S17 menggunakan sistem hybrid elimination. Babak awal berlangsung dengan sistem single elimination, sementara Round 2 dan seterusnya menggunakan double elimination, memberi ruang bagi tim yang kalah di babak awal untuk bangkit melalui lower bracket. Pertandingan di babak semifinal lower bracket dan grand final akan berlangsung dalam format best of seven (Bo7), menandakan bahwa setiap langkah di final akan diukur dengan ketelitian dan ketahanan mental.
Dua nama besar yang absen dari playoff musim ini menjadi sorotan: Alter Ego, runner-up MPL ID S16 dan M7, gagal lolos meski mengumpulkan 7 poin dengan selisih game negatif. RRQ, tim legendaris yang sebelumnya selalu menjadi pesaing utama, kembali tersingkir setelah hanya meraih 1 kemenangan dari 14 pertandingan, menjadi tanda perubahan kekuatan di kancah esports nasional.
Dengan bracket yang kini terbuka, pertarungan antara tim-tim yang dulu dianggap sebagai “kuda hitam” seperti Dewa United dan Geek Fam berpotensi mengguncang prediksi. Sementara itu, Onic dan Team Liquid ID, yang tampil stabil sepanjang musim, menjadi favorit kuat untuk melangkah ke grand final.
Selain gelar juara, dua tim terbaik dari playoff ini akan mewakili Indonesia di Mobile Legends World Championship (MSC) 2026, sebuah kesempatan yang tak hanya menentukan reputasi tim, tapi juga menjadi batu uji bagi talenta lokal di panggung internasional.
Jadwal lengkap playoff akan terus diperbarui seiring hasil pertandingan, terutama untuk laga-laga di Round 2 yang masih menunggu hasil dari babak awal. Namun satu hal pasti: di Jakarta, bukan hanya gelar yang dipertaruhkan, tapi juga kehormatan sebuah ekosistem esports yang semakin matang.

















