Home Blog Page 42

Ojol Nyelonok di Jembatan Rel, KAI: Bisa Maut

Sumbawanews.com,- Jembatan rel kereta api di Petamburan, Jakarta Pusat, menjadi sorotan setelah video viral menunjukkan pengendara ojek online nekat melintas di atas jalur yang jelas-jelas dilarang. KAI menegaskan, tindakan itu bukan sekadar pelanggaran, tapi ancaman nyawa—baik bagi pengendara maupun penumpang kereta.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyatakan pihaknya sangat menyayangkan kejadian ini. “KAI tegas melarang siapa pun, tanpa pengecualian, menginjakkan kaki atau mengendarai kendaraan di jalur kereta api. Ini bukan soal aturan, tapi keselamatan nyawa,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Menurut Franoto, kejadian serupa kerap terjadi di lokasi itu, terutama di jembatan yang menghubungkan Pasar Pintu Air Petamburan dengan akses menuju Stasiun Tanah Abang. Meski sudah dipasangi rambu larangan dan penjagaan warga, sebagian pengendara tetap mengabaikan bahaya. “Banyak yang anggap itu jalan pintas. Padahal, kereta datang tiba-tiba—terutama karena jalurnya berkelok, dan dari sisi jembatan, pandangan terhalang,” jelasnya.

Warga setempat, Aji, yang bertugas sebagai penjaga perlintasan, mengaku kewalahan menghadapi perilaku nekat itu. “Sering banget. Ada yang bilang ‘udah lewat kan?’ tapi pas kita lihat, kereta baru muncul dari tikungan, jaraknya tinggal lima puluh meter. Kita yang panik, kita yang nanti jadi saksi kalau ada kecelakaan,” katanya sambil menunjuk ke arah rel yang berliku tajam.

Lokasi jembatan itu memang strategis—menjadi jalur alternatif bagi ojol yang ingin menghindari kemacetan di Jalan Karet. Tapi, keputusan itu berisiko tinggi. Kereta api di lintasan ini beroperasi hampir setiap 10–15 menit, dengan kecepatan hingga 80 km/jam. Tidak ada sistem peringatan otomatis di jembatan ini, sehingga kewaspadaan manusia menjadi satu-satunya pelindung.

KAI berencana melaporkan insiden ini ke aparat keamanan setempat untuk tindakan lebih tegas. “Kami tidak bisa terus mengandalkan imbauan. Jika perlu, kami akan bekerja sama dengan Pemda dan kepolisian untuk pemasangan kamera pengawas, atau bahkan fisik penghalang,” ujar Franoto.

Di sisi lain, warga yang sering melintas mengaku paham risikonya, tapi terpaksa memilih jalan itu karena waktu tempuh jauh lebih singkat. “Kalau lewat jalan utama, bisa 20 menit. Di sini, cuma 3 menit. Tapi ya, kita tahu bahayanya,” ujar salah seorang pengendara yang enggan disebut namanya.

Kasus ini mengingatkan pada serangkaian insiden serupa di berbagai daerah—dari Grobogan hingga Ciamis—di mana jembatan rel menjadi koridor ilegal karena minimnya alternatif transportasi yang aman dan terintegrasi. KAI menegaskan, solusi jangka panjang bukan hanya penegakan hukum, tapi penyediaan infrastruktur pejalan kaki dan sepeda yang layak, serta peningkatan kesadaran publik.

Masyarakat diminta tidak lagi menganggap jalur kereta sebagai jalan pintas. “Satu detik kelalaian bisa menghapus satu nyawa. Dan itu bukan hanya nyawa pengendara, tapi juga penumpang kereta, petugas, bahkan warga sekitar yang tidak bersalah,” tegas Franoto.

KAI berharap, viralnya video ini menjadi titik balik—bukan sekadar tren media sosial, tapi kesadaran kolektif bahwa keselamatan tidak bisa dikompromikan.

Elza Syarief Mundur dari Kasus Sony Sonjaya, Sebut Klien Tak Jujur

Sumbawanews.com,- Pengacara Elza Syarief resmi mengundurkan diri dari tim hukum Sony Sonjaya, eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2025–2026. Keputusan itu diambil sejak Senin, 15 Juni, menyusul penetapan Asep Yusuf Somantri, orang kepercayaan Sony, sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.

Elza mengaku merasa dikhianati. Menurutnya, Sony tidak jujur mengakui penerimaan uang rutin dari Asep, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. “Dia bersumpah bersih, tapi fakta di lapangan menunjukkan ada aliran dana berulang dari Asep ke Sony. Bagaimana mungkin dia bisa jadi justice collaborator jika tidak terbuka sepenuhnya?” ujar Elza kepada wartawan, Selasa (16/6).

Ia menambahkan, kepercayaannya terhadap kemungkinan Sony mendapat status JC (Justice Collaborator) kini runtuh. “Mungkin karena kedekatan pengacaranya dengan jajaran Jampidsus dan Jamintel, Sony masih punya harapan. Tapi tanpa kejujuran, semua upaya itu sia-sia,” tegasnya.

Kejaksaan Agung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini: eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, Lodewyk Pusung, Asep Yusuf Somantri, dan Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal. Investigasi mengungkap bahwa program MBG yang seharusnya dikelola oleh yayasan Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang independen, justru dimanfaatkan untuk memperkuat jaringan kepentingan petinggi BGN. Banyak SPPG yang ditunjuk tidak memenuhi syarat administratif maupun teknis.

Lebih parah lagi, terjadi manipulasi harga pengadaan barang. Dari total anggaran yang dialokasikan, ratusan ribu unit barang—termasuk 21.801 motor listrik senilai Rp1,03 triliun, 32.000 pasang sepatu, 31.994 tablet, dan 5.400 televisi 75 inci—diduga dibeli dengan harga jauh di atas pasar, sehingga menimbulkan kerugian negara yang signifikan dan tidak sejalan dengan tujuan program untuk memenuhi gizi anak sekolah.

Elza menegaskan, keputusannya mundur bukan karena tekanan atau ketakutan, tapi karena prinsip. “Saya tidak bisa membela seseorang yang menyembunyikan fakta krusial. Dalam hukum, kejujuran bukan pilihan. Ia adalah fondasi.”

Apple Watch Hang? Ini Cara Restart yang Efektif

Sumbawanews.com,- Di balik kesempurnaan desain dan kinerjanya, Apple Watch kerap mengalami gangguan tak terduga—layar membeku, sentuh tak merespons, atau sistem tiba-tiba mandek. Bagi pengguna yang mengandalkan jam pintar ini untuk aktivitas sehari-hari, kejadian semacam ini bukan sekadar gangguan, tapi momen kritis. Namun, sebelum memutuskan membawanya ke service center, ada solusi mandiri yang terbukti ampuh.

Masalah ringan seperti lag atau aplikasi yang crash biasanya bisa diatasi dengan restart biasa: tekan tombol samping hingga muncul opsi daya, lalu geser tombol “Power Off”. Setelah perangkat benar-benar mati, tekan kembali tombol samping selama beberapa detik untuk menyalakannya ulang. Tapi ketika layar benar-benar membeku—tidak ada respons terhadap sentuhan, bahkan tombol samping pun tak berfungsi—maka diperlukan pendekatan lebih radikal: force restart.

Metode ini tidak memerlukan interaksi layar sama sekali. Cukup tekan dan tahan secara bersamaan tombol Digital Crown (tombol putar di sisi kanan) dan tombol samping (di sisi bawah) selama minimal 10 detik. Tunggu hingga logo Apple muncul di layar, menandakan sistem sedang melakukan boot ulang. Proses ini memaksa perangkat me-reload semua proses latar belakang, seringkali menghapus bug sementara yang menyebabkan kegagalan sistem.

Jika setelah force restart Apple Watch tetap terjebak di logo Apple atau tidak bisa menyala sama sekali, kemungkinan besar masalahnya terletak pada perangkat lunak. Periksa apakah ada pembaruan sistem yang tertunda. Buka aplikasi Watch di iPhone, masuk ke menu “My Watch” > “General” > “Software Update”, lalu unduh versi terbaru jika tersedia. Pembaruan sering kali memperbaiki bug yang muncul setelah rilis firmware baru.

Jika langkah itu gagal, solusi pamungkas adalah memutuskan sambungan (unpair) antara Apple Watch dan iPhone, lalu menyambungkannya kembali. Proses ini tidak menghapus data penting, karena sistem secara otomatis membuat cadangan sebelum pemutusan. Untuk melakukannya, buka aplikasi Watch di iPhone, ketuk ikon “i” di samping perangkat yang bermasalah, pilih “Unpair Apple Watch”, konfirmasi dengan kata sandi Apple ID, lalu ikuti petunjuk untuk mengembalikan data melalui opsi “Restore from Backup” saat proses pairing ulang.

Ketika semua langkah ini gagal—ketika perangkat tetap mati total, tidak merespons, atau terus restart berulang—maka kemungkinan besar terjadi kerusakan perangkat keras: baterai rusak, layar bermasalah, atau komponen internal terganggu. Di titik ini, satu-satunya jalan yang bijak adalah membawanya ke Apple Store resmi atau authorized service provider. Jangan coba-coba membongkar sendiri, karena bisa membatalkan garansi dan memperparah kerusakan.

Apple Watch memang dirancang untuk andal, tapi seperti semua teknologi canggih, ia tetap rentan terhadap gangguan sementara. Dengan memahami langkah-langkah dasar ini, pengguna tidak hanya bisa menyelamatkan perangkatnya, tapi juga menghindari biaya servis yang tidak perlu.

Dell XPS 13 Meluncur, Siap Bersaing dengan MacBook Neo

Sumbawanews.com,- Dell resmi meluncurkan XPS 13 versi terbaru hari ini, menawarkan pilihan laptop ringan dan terjangkau bagi pelajar dan profesional. Harga mulai dari $599 untuk pelajar dan $699 untuk konsumen umum, laptop ini kini tersedia di toko daring maupun ritel fisik, menyusul pengumuman akhir bulan lalu yang menandai kembalinya salah satu produk ikonik Dell.

Peluncuran XPS 13 datang tepat setelah Apple memperkenalkan MacBook Neo, laptop pertamanya yang secara khusus dirancang sebagai solusi anggaran. MacBook Neo, yang mendapat pujian luas dalam ulasan resmi, sengaja ditujukan untuk kalangan pendidikan—guru dan siswa—dan telah berhasil menarik perhatian signifikan, termasuk kesepakatan besar dengan Distrik Sekolah Kansas City yang memesan lebih dari 4.500 unit untuk kebutuhan pendidikan.

Keberhasilan MacBook Neo dalam menarik pasar edukasi dan konsumen harga terjangkau menjadi tantangan nyata bagi Dell. Meski XPS 13 menawarkan desain ramping, performa tangguh, dan kualitas build yang khas Dell, ia harus berhadapan dengan loyalitas merek Apple di segmen pendidikan dan citra MacBook Neo sebagai simbol aksesibilitas teknologi modern. Persaingan antara dua laptop ini bukan sekadar soal spesifikasi, tapi juga strategi pemasaran, kepercayaan merek, dan kedekatan emosional dengan pengguna yang sedang membangun masa depannya.

Prabowo Diminta Fokus pada Dalam Negeri

Sumbawanews.com,- Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Busyro Muqoddas, meminta Presiden Prabowo Subianto untuk membatasi kunjungan ke luar negeri dan lebih banyak turun ke daerah-daerah yang masih menghadapi persoalan struktural. Menurut Busyro, kehadiran presiden di lapangan bukan sekadar simbolis, tapi kebutuhan mendesak untuk memahami realitas rakyat yang tak selalu terlihat dalam laporan birokrasi.

“Kami, sebagai bagian dari masyarakat sipil, meminta Presiden menghentikan kunjungan ke luar negeri yang berulang-ulang,” ujar Busyro dalam pertemuan di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (16/6/2026). Ia menekankan, Presiden yang telah melewati perjalanan panjang menuju kursi tertinggi negara sebaiknya tidak terjebak dalam informasi yang terpilah oleh lingkaran kekuasaan. “Kasihan kalau Presiden yang empat kali ingin jadi presiden, sekarang sudah terwujud, tapi dibisiki oleh sesuatu yang tidak utuh.”

Busyro menyoroti sejumlah isu domestik yang belum terselesaikan: konflik agraria di berbagai wilayah, hak-hak masyarakat adat di Papua, serta implementasi Proyek Strategis Nasional yang sering kali mengabaikan suara masyarakat lokal. Ia menekankan, kunjungan presiden ke daerah harus diiringi tindak lanjut nyata, bukan sekadar foto-foto seremonial dan pernyataan singkat di akhir acara. “Jangan hanya datang, lalu selesai. Harus ada tindak lanjut yang konkret.”

Untuk memperkuat kebijakan, Busyro menyarankan agar pemerintah menggandeng organisasi masyarakat sipil yang memiliki data lapangan akurat dan riset mendalam. Menurutnya, kekuatan pemerintahan bukan hanya pada keputusan pusat, tapi pada kemampuan mendengarkan dan merespons kebutuhan nyata di tingkat akar rumput.

Kritik terhadap intensitas kunjungan luar negeri Prabowo juga datang dari kalangan diplomatik. Mantan Dubes RI untuk AS dan Wakil Menteri Luar Negeri era SBY, Dino Patti Djalal, menyebut frekuensi lawatan Presiden ke luar negeri dalam 1,5 tahun terakhir—termasuk tiga kali ke Prancis dalam lima bulan—tidak lazim dan tidak sejalan dengan prinsip efisiensi anggaran yang kerap dijadikan slogan pemerintah. “Kunjungan kepala negara ke luar negeri memakan biaya sangat besar,” tegas Dino. Ia membandingkan: selama 10 tahun masa jabatan, Presiden Jokowi melakukan 58 kunjungan, sementara SBY 86 kali. Prabowo dalam waktu jauh lebih singkat hampir menyamai angka itu.

Menanggapi kritik tersebut, Prabowo berargumen bahwa situasi geopolitik global kini sangat dinamis dan tak terduga. “Kita tidak tahu kawan siapa, lawan siapa,” ujarnya dalam pidato di Musyawarah Nasional Hipmi, Bandar Lampung, 10 Juni lalu. Ia menegaskan, diplomasi aktif adalah keharusan bagi negara besar seperti Indonesia yang berada di persimpangan kekuatan dunia.

Namun, bagi Busyro dan sejumlah elemen masyarakat sipil, diplomasi tidak boleh mengorbankan kedekatan dengan rakyat. “Presiden bukan hanya duta besar untuk dunia, tapi juga pemimpin yang harus merasakan napas rakyatnya. Kalau tidak turun ke desa, bagaimana bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Busyro.

Dengan demikian, tuntutan untuk mengurangi lawatan luar negeri bukanlah penolakan terhadap diplomasi, melainkan seruan agar prioritas kepresidenan kembali pada akar: keadilan, kesejahteraan, dan keberpihakan pada rakyat yang paling membutuhkan.

Seniman Kritikus Putin Tewas Ditembak di Polandia

Sumbawanews.com,- Semyon Skrepetsky, seniman Rusia yang terkenal dengan karikatur provokatif mengejek Presiden Vladimir Putin, ditembak mati secara kejam di Biala Podlaska, Polandia timur, pada Senin pagi. Korban, yang bernama asli Robert Kuzovkov, ditembak tiga kali oleh seorang penembak tak dikenal. Setelah jatuh ke tanah, pelaku mendekat dan menembakkan dua tembakan lagi dari jarak sangat dekat—sebuah aksi yang menunjukkan niat membunuh secara pasti.

Kejaksaan Lublin mengonfirmasi bahwa penyelidikan sedang berjalan intensif. “Kami sedang menyelidiki pembunuhan terhadap warga negara Rusia berusia 44 tahun yang dikenal luas sebagai Semyon Skrepetsky,” ujar juru bicara kejaksaan, Marcin Kozak, Selasa (16/6). Dua warga negara Belarus telah ditangkap di sekitar konsulat Belarus di lokasi kejadian, tetapi otoritas Polandia menegaskan bahwa pelaku utama masih buron. “Kami masih mencari pria yang melakukan kejahatan ini,” tegas Wakil Inspektur Andrzej Fijolek dari kepolisian Lublin, menambahkan bahwa tim investigasi khusus telah dibentuk.

Pemerintah Polandia mengakui bahwa Skrepetsky sebelumnya telah ditawari perlindungan, namun menolaknya. Setelah kejadian, keluarganya segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Kozak menekankan bahwa kedua tersangka Belarus belum dituntut dan masih dalam pengawasan ketat.

Skrepetsky dikenal luas karena karya-karyanya yang sengaja menantang narasi resmi Kremlin. Karikaturnya tak segan menggambarkan Putin dalam simbol-simbol religius dan sejarah yang kontroversial—termasuk salah satu karya paling ikonik yang memperlihatkan Stalin menggendong Putin seperti Bunda Maria menggendong Yesus. Ia juga mengejek tokoh-tokoh lain seperti Stalin, Ramzan Kadyrov, hingga Alexei Navalny, bahkan saat berada di pengasingan.

Pindah ke Polandia pada 2021 karena takut akan persekusi politik, Skrepetsky tetap aktif dalam lingkaran oposisi Rusia di Eropa. Namun, ia tak segan mengkritik oposisi itu sendiri—menjaga posisinya sebagai suara independen yang tak mudah dipakai.

Kasus ini memicu kekhawatiran mendalam di Warsaw. Kepala Biro Keamanan Nasional Polandia, Bartosz Grodecki, memperingatkan bahwa jika pembunuhan ini terbukti bermotif politik, maka ini adalah “manifestasi baru dari eskalasi tindakan Rusia di luar perbatasannya.” Ia menegaskan: “Polandia tidak bisa menjadi ruang bagi tindakan semacam itu.”

Pembunuhan ini menambah daftar panjang serangan terhadap kritikus Rusia di luar negeri. Di Inggris, mantan agen FSB Alexander Litvinenko tewas diracun polonium pada 2006. Pada 2018, mantan agen ganda Sergei Skripal dan putrinya hampir tewas akibat racun Novichok. Di Jerman, Zelimkhan Khangoshvili, veteran Chechnya, ditembak mati pada 2019 oleh seorang warga Rusia, memicu krisis diplomatik. Dan pada 2024, Lithuania menyatakan serangan palu terhadap Leonid Volkov, mantan deputi Navalny, “kemungkinan besar” diatur oleh Moskow.

Moskow konsisten membantah semua tuduhan keterlibatan dalam serangan-serangan tersebut. Namun, di tengah ketegangan yang sudah memanas akibat insiden drone di wilayah Polandia tahun lalu, pembunuhan Skrepetsky berpotensi memperdalam jurang antara Warsawa dan Moskow—mengubah satu seniman pengkritik menjadi simbol baru dari perang ideologi yang berdarah.

Tragedi Lancastria: Bencana Laut Terbesar Inggris

Sumbawanews.com,- Pada 17 Juni 1940, laut lepas Saint-Nazaire, Prancis, menjadi saksi salah satu kisah paling kelam dalam sejarah maritim Inggris. RMS Lancastria, kapal penumpang yang dioperasikan oleh Royal Mail Steam Packet Company, tenggelam dalam waktu kurang dari 20 menit setelah diserang pesawat tempur Jerman Nazi. Kapal yang seharusnya mengevakuasi tentara dan warga sipil Sekutu pasca-operasi Dunkirk berubah menjadi peti mati bergerak—menghanyutkan sekitar 4.000 nyawa dalam keheningan laut Atlantik.

Lebih dari 2.500 orang berhasil diselamatkan, tetapi ribuan lainnya terjebak di dalam lambung kapal yang terus tenggelam, atau terperangkap di antara tumpahan minyak dan serangan udara berulang. Para penyintas menggambarkan pemandangan mengerikan: tubuh-tubuh terapung di atas permukaan laut yang berwarna hitam, jeritan yang tenggelam oleh ledakan, dan kegagalan sistem penyelamatan yang tak memadai. Salah satu yang bertahan adalah Walter Hirst, seorang anggota Royal Engineers asal Skotlandia, yang mengapung selama empat jam sebelum akhirnya diselamatkan oleh kapal penolong.

Namun, yang paling mengejutkan bukanlah jumlah korban—yang bahkan melebihi gabungan tragedi Titanic dan Lusitania—melainkan upaya sistematis pemerintah Inggris untuk menyembunyikan insiden ini. Perdana Menteri Winston Churchill, yang sedang berjuang mempertahankan moral rakyat di tengah kekalahan demi kekalahan di Eropa, memerintahkan sensor total terhadap laporan media. Berita tentang Lancastria dilarang dipublikasikan, dan dokumen-dokumen resmi dikunci selama puluhan tahun. Tujuannya jelas: jangan sampai kehancuran ini memicu kepanikan atau meruntuhkan semangat perang.

Akibatnya, tragedi ini hampir terlupakan. Keluarga korban tak mendapat pengakuan resmi, para penyintas hidup dengan luka batin yang tak pernah diakui publik, dan sejarah memilih untuk diam. Baru pada dekade-dekade berikutnya, upaya gigih dari para aktivis, veteran, dan sejarawan mendorong pemerintah membuka arsip rahasia dan mengakui skala bencana ini. Pada 2009, lokasi tenggelamnya Lancastria ditetapkan sebagai situs peringatan perang, dan pada 2021, pemerintah Inggris secara resmi menyatakan tragedi ini sebagai “bencana maritim terbesar dalam sejarah nasional.”

Hari ini, 86 tahun setelah kapal itu tenggelam, nama Lancastria masih jarang disebut di buku pelajaran sejarah—tapi di antara para sejarawan dan keluarga korban, ia tetap menjadi simbol kesakitan yang sengaja dilupakan. Bukan karena tak berarti, melainkan karena terlalu berarti untuk diungkap di saat negara sedang berperang. Dan mungkin, itulah yang paling menyakitkan: bahwa dalam kehancuran terbesar, keheningan justru menjadi cara terakhir untuk bertahan.

Jakarta Darurat Polusi, Udara Terburuk Kedua Dunia

Sumbawanews.com,- Kualitas udara Jakarta pada Rabu pagi (17/6/2026) anjlok ke level berbahaya, menempati peringkat kedua terburuk di dunia berdasarkan data IQAir. Indeks Kualitas Udara (AQI) mencapai 175, dengan konsentrasi partikel halus PM2.5 sebesar 88,5 mikrogram per meter kubik—angka yang jauh di atas ambang batas aman menurut WHO. Udara di ibu kota kini masuk kategori “tidak sehat”, mengharuskan warga membatasi aktivitas luar ruangan dan mengenakan masker jika harus keluar.

Posisi terburuk dunia masih dipegang oleh Lahore, Pakistan, dengan AQI 382, sementara Kinshasa di Kongo dan Santiago di Chili menyusul di urutan ketiga dan keempat. Namun, bagi Jakarta—kota yang telah lama berjuang melawan polusi—peringkat ini bukan sekadar angka, tapi peringatan keras akan krisis lingkungan yang semakin mengancam kesehatan publik.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merespons dengan serangkaian strategi jangka panjang. Gubernur Pramono Anung menekankan pentingnya peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Rencana pengembangan rute bus Transjabodetabek diperluas, termasuk jalur baru dari Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta. Lebih dari itu, Pemprov menargetkan 10.000 bus listrik akan beroperasi pada 2030, mengingat sektor transportasi menyumbang 50 persen emisi gas buang di Jakarta.

“Jika target ini tercapai, kontribusi emisi dari kendaraan akan berkurang secara signifikan,” ujar Pramono dalam acara Townhall Meeting di M Bloc, Kebayoran Baru.

Selain transportasi, pengelolaan sampah menjadi fokus lain. Pemprov mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah ITF (Intermediate Treatment Facility) di empat titik strategis: Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat. Proyek yang ditargetkan mulai beroperasi pertengahan tahun ini diharapkan bisa mengurangi emisi dari pembakaran sampah liar, salah satu sumber utama polusi udara di wilayah perkotaan.

Pemerintah juga menggencarkan kebijakan transportasi umum gratis bagi 15 kelompok masyarakat, termasuk pelajar, lansia, dan penyandang disabilitas. Konektivitas transportasi publik kini mencapai 92 persen, menempatkan Jakarta di peringkat ke-17 dunia dan kedua di ASEAN setelah Singapura.

Namun, upaya ini belum cukup. Para ahli kesehatan dan lingkungan memperingatkan bahwa tanpa intervensi struktural yang lebih masif—termasuk pengetatan emisi industri, peningkatan ruang terbuka hijau, dan pengendalian pembangunan liar—kualitas udara Jakarta akan terus berada di zona merah.

Masyarakat pun diminta berperan aktif. “Polusi bukan hanya tanggung jawab pemerintah,” kata Dr. Rina Wijaya, pakar kesehatan lingkungan dari Universitas Indonesia. “Setiap keputusan kecil—memilih naik bus, tidak membakar sampah, atau bahkan memilih sepeda daripada mobil—bisa menjadi bagian dari solusi.”

Dengan langkah-langkah yang sudah diambil, Jakarta belum kehilangan harapan. Tapi waktu semakin sempit. Di tengah gelombang panas yang diprediksi akan melanda hingga akhir September, udara yang kini menghambat napas warganya, mungkin juga menghambat masa depan kota ini.

Remaja Jombang Ditangkap Pakai Uang Mainan Top Up E-Wallet

Sumbawanews.com,- Polisi menangkap Wildan Alfarizi (17), remaja asal Jombang, Jawa Timur, setelah terbukti menggunakan uang mainan untuk melakukan top up saldo dompet digital senilai Rp400 ribu. Aksi nekatnya terungkap setelah pemilik toko yang melayaninya curiga melihat bentuk uang yang tidak lazim saat transaksi berlangsung.

Laporan segera dilayangkan melalui call center 110 oleh pemilik toko, Muzayyanah, yang menduga ada kejanggalan dalam pembayaran. Tim Reskrim Polsek Manyar langsung merespons dan mendatangi lokasi. Saat diperiksa, uang yang diserahkan Wildan ternyata bukan uang asli, melainkan replika mainan yang dijual secara online.

“Saat kami interogasi, pelaku mengaku membeli uang mainan itu lewat aplikasi jual beli digital. Ia mengira bisa mengelabui sistem dengan menyerahkan uang yang mirip asli,” ujar Kapolsek Manyar, Iptu Muhammad Gifari Syarifuddin, Selasa (16/6/2026).

Pendalaman lebih lanjut mengungkapkan bahwa di tempat kost Wildan, petugas menyita total 46 lembar uang mainan—23 lembar pecahan Rp100 ribu dan 23 lembar pecahan Rp50 ribu—yang diduga digunakan untuk transaksi serupa sebelumnya. Meski bukan uang palsu dalam arti hukum, tindakan Wildan dianggap sebagai upaya penipuan melalui penggunaan barang tiruan untuk memperoleh nilai ekonomi.

Kasus ini menjadi peringatan keras tentang kerentanan sistem transaksi digital terhadap manipulasi visual, sekaligus menggarisbawahi pentingnya literasi keuangan di kalangan generasi muda. Polisi saat ini masih memperdalam apakah Wildan bertindak sendiri atau terlibat dalam jaringan lebih besar yang memanfaatkan uang mainan sebagai alat penipuan sistemik.

Tersangka kini ditahan di Mapolsek Manyar dengan dugaan pelanggaran Pasal 263 KUHP tentang penipuan dan Pasal 48 ayat (1) UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, meskipun uang mainan tidak termasuk uang rupiah, tindakannya dianggap mengganggu kepercayaan publik terhadap sistem pembayaran digital.

El Nino Terkuat dalam 70 Tahun Mengancam Dunia

Sumbawanews.com,- Australia memperingatkan bahwa fenomena El Nino yang sedang berkembang di Pasifik tropis kemungkinan akan menjadi yang paling intens dalam tujuh dekade terakhir. Biro Meteorologi Australia menyatakan bahwa suhu permukaan laut telah melampaui ambang batas kritis, sementara indikator atmosfer menunjukkan bahwa pola cuaca ini telah secara resmi terbentuk dan berpotensi memperburuk kondisi iklim global pada paruh kedua 2026.

Menurut analisis terbaru, sekitar setengah dari model prediksi cuaca global memproyeksikan bahwa El Nino ini bisa mencapai puncak tertinggi yang pernah tercatat sejak 1950. Fenomena ini diperkirakan akan membawa hujan ekstrem ke sebagian wilayah Amerika, sementara Asia — termasuk Indonesia — menghadapi musim kemarau yang lebih panjang, kering, dan ekstrem. Puncak kekeringan diprediksi terjadi pada Agustus hingga September 2026, memperdalam krisis pangan di negara-negara yang sudah terbebani oleh gangguan produksi pertanian.

Di Australia, dampaknya terasa jelas: curah hujan di musim dingin dan semi diperkirakan menurun drastis, terutama di pantai timur, sementara suhu siang hari akan meningkat signifikan di wilayah selatan. Di Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan bahwa El Nino akan aktif segera dan bertahan hingga 2027, meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, kekeringan air bersih, serta gangguan pada ketahanan pangan.

Para ilmuwan menggarisbawahi bahwa perubahan iklim akibat pemanasan global telah memperparah intensitas El Nino kali ini. Dibandingkan dengan peristiwa serupa di masa lalu — seperti El Nino 1997-1998 atau bahkan bencana kelaparan tahun 1877-1878 yang menewaskan jutaan orang — kali ini dampaknya tidak hanya alamiah, tetapi juga diperkuat oleh akumulasi emisi karbon selama puluhan tahun.

Pemerintah dan lembaga kemanusiaan di kawasan Asia Tenggara diminta segera memperkuat kesiapsiagaan, mulai dari pengelolaan sumber daya air, distribusi bantuan pangan, hingga pencegahan karhutla. Tanpa tindakan kolektif yang cepat dan terkoordinasi, ancaman ini bukan sekadar cuaca buruk — tapi ujian terberat terhadap ketahanan iklim dan pangan global dalam generasi ini.

Berita Terkini

Tokyo Kebakaran di Sekolah Dasar, 10 Siswa Terluka

Sumbawanews.com,- Kebakaran melanda Sekolah Dasar Takinogawa Daisan di Distrik Kita, Tokyo, Jepang, pada Jumat, 19 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Api yang...

Struktur Geologi Rumit Perparah Dampak Gempa Sulteng

Sumbawanews.com,- Badan Geologi Kementerian ESDM mengungkap bahwa kompleksitas struktur geologi di Sulawesi Tengah menjadi salah satu pemicu utama kerusakan parah pasca-gempa bermagnitudo 6,7 yang...

Pramono Imbau Demonstran Jaga Fasum

Sumbawanews.com,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerukan agar para demonstran menjaga fasilitas umum selama menyampaikan aspirasi, menegaskan bahwa kebebasan berekspresi tidak boleh berujung pada...

NASA Pilih Relativity Space untuk Misi Pertama ke Mars

Sumbawanews.com,- Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) secara resmi menunjuk perusahaan antariksa swasta Relativity Space sebagai mitra utama dalam misi Aeolus ke Mars, yang dijadwalkan...

Berita Utama