Home Blog Page 3126

Panglima TNI: Mewujudkan TNI Yang Profesional Dan Berkomitmen Secara Global

????????????????????????????????????

sumbawanews.com,- Kebijakan Panglima TNI kedepan mengacu kepada perkembangan lingkungan strategis, visi TNI ke depan adalah mewujudkan TNI yang profesional dan yang memiliki kemampuan proyeksi regional serta mampu berkomitmen secara global.

 

Demikian sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. pada acara perkenalan dengan pejabat Military Attache (Milat) Corps, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/2/2018).

 

Dalam pertemuan tersebut Panglima TNI mengucapkan selamat atas pengangkatan Commodore Robert Plath (Atase Pertahanan Australia) sebagai Ketua Milat Corps Indonesia dan Brigadier General Kenali (Atase Pertahanan Malaysia) sebagai Wakil Ketua Milat Corps Indonesia.

Pertemuan Panglima TNI dengan 45 Atase Pertahanan yang bertugas di Indonesia dan tergabung dalam Milat Corps ini untuk memberikan gambaran mengenai visi dan misi TNI ke depan, selain itu diharapkan pertemuan ini berfungsi sebagai ajang silaturahmi namun juga jembatan komunikasi antara Atase Pertahanan dengan Pimpinan dan staf TNI serta Angkatan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meyampaikan kebijakan terwujudnya TNI yang profesional dapat diaplikasikan dengan langkah-langkah antara lain, mengembangkan kemampuan TNI untuk dapat beroperasi baik yang bersifat tempur atau non tempur di kawasan Asia utamanya di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN dan TNI terus berkomitmen melaksanakan tugas perdamaian dunia serta misi kemanusiaan di bawah bendera PBB.

 

Kebijakan tersebut dijabarkan dengan berbagai misi oleh TNI sebagai tentara profesional dan modern yang memiliki keutamaan yaitu, mewujudkan TNI sebagai kekuatan utama yang mampu dan handal dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI, TNI harus menjadi kekuatan regional yang mampu berperan secara aktif dan positif melalui proyeksi kekuatannya secara optimal, TNI berusaha menjadi kekuatan yang berperan aktif dan optimal di lingkup global serta TNI akan terus mendukung kebijakan pemerintah Indonesia sebagai poros maritim dunia.

 

Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa dalam menghadapi perkembangan dunia dewasa ini, TNI melihat perubahan beberapa spektrum ancaman seperti cyber yang harus di sikapi bersama. Ancaman cyber semakin mengemuka dengan kemajuan teknologi komunikasi yang pesat, berbagai interaksi dan transaksi memanfaatkan fasilitas cyber menjadikan dunia semakin kecil dan memungkinkan perkembangan tanpa batas dari berbagai sisi,” ujarnya.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., juga menuturkan bahwa dunia yang semakin terhubung juga memungkinkan penduduk dunia berkomunikasi lebih mudah. Hal tersebut dapat memudahkan aktor-aktor teroris dalam merekrut sel-sel baru dan menciptakan lone wolf. Individu-individu yang pada awalnya tidak memiliki tujuan khusus, berhasil direkrut dan diarahkan serta dirubah 180° (seratus delapan puluh derajat) menjadi individu yang berbeda kemudian, ternyata terkait dengan jaringan terorisme,” tuturnya.

 

Pada kesempatan tersebut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa Indonesia memiliki laut yang sangat luas, kekayaan alam yang dimiliki sangat berpotensi besar bagi kesejahteraan rakyat Indonesia, namun laut yang luas ini memiliki kerawanan sendiri dimana digunakan oleh perampok dan teroris untuk melancarkan aksi.

 

Indonesia telah bekerja sama dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina untuk mengatasi ancaman tersebut dan berkomitmen dan akan terus bekerja sama dengan negara-negara tetangga dan ASEAN dalam mengatasi ancaman di laut tersebut,” kata Panglima TNI.

 

Sementara itu Ketua Milat Corps Indonesia Commodore Robert Plath mengatakan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam keamanan kawasan dan stabilitas dunia. Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat strategis diantara dua Samudera dan dua Benua. Indonesia merupakan poros maritim dunia dimana terdapat banyak tantangan dan ancaman serupa yang dihadapi oleh tiap-tiap negara, oleh sebab itu kerja sama sangat penting untuk memastikan keamanan dan kemakmuran bangsa dan rakyat. (Mad/Puspen TNI)

Patroli Satgas Indobatt XXIII-L Unifil Temukan UXO di Distrik Tulin Lebanon

(Pen Konga XXIII-L/Unifil. Senin, 5 Februari 2018).  Sebuah UXO (Unexploded Ordnance) atau bom yang belum meledak berhasil ditemukan oleh Tim Patroli Satgas Indobatt (Indonesia Battalion) Konga XXIII-L/Unifil (United Nations Interim Force In Lebanon) di sudut jalan wilayah Distrik Tulin, Lebanon Selatan.

 

Penemuan UXO yang mengejutkan warga masyarakat Distrik Tulin, Lebanon Selatan tersebut, berawal saat salah satu personel Tim Patroli Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil yang beranggotakan delapan personel dan dipimpin oleh Serka Risal, beberapa waktu lalu sekitar pukul 12.05 waktu setempat melihat suatu benda asing seperti bentuk bom berwarna kuning tergeletak tidak jauh dari pinggir jalan.

 

Serka Risal selaku Komandan Regu (Danru) Patroli Falcon-4 segera memerintahkan pengemudi untuk menghentikan kendaraan tempur BTR-nya, untuk kemudian turun dan mengobservasi objek tersebut.

 

Dari hasil pengamatan Tim Patroli Satgas Indobatt memastikan bahwa benda yang mencurigakan tersebut adalah UXO yaitu bahan peledak yang sudah diaktifkan, namun  karena kesalahan teknis benda tersebut tidak dapat meledak. Diperkirakan benda (UXO) ini merupakan sisa-sisa konflik Lebanon-Israel yang terjadi beberapa tahun silam.

 

Selanjutnya melalui komunikasi radio, Serka Risal langsung menghubungi Komandan Kompi Delta Kapten Inf Eko Yudho dan Piket TOC (Tactical Operation Centre) Kompi Delta atas penemuan benda tersebut, untuk dilanjutkan ke TOC Markas Indobatt di UN Posn 7-1 Adshit Alqusyar.

 

Sementara itu, Kapten Inf Eko Yudho segera memerintahkan anggota patroli Falcon-4 untuk menstrelisasi area penemuan UXO, karena warga masyarakat Distrik Tulin semakin ramai mendatangi lokasi tersebut.

 

Sesuai SOP (Standard Operating Procedures), maka Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil melaporkan temuan UXO tersebut kepada Sektor Timur Unifil, dan sesuai STIR (Standardized Tactical Incident Reaction) Satgas Indobatt diwajibkan melibatkan EOD (Explosive Ordnance Disposal) yaitu tim penjinak bahan peledak dari LAF (Lebanese Armed Force).

 

Berkat kesiapan anggota Satgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil dan Tim EOD dari Lebanese Armed Force, UXO tersebut dapat dijinakan tanpa ada kendala dan korban apapun. Setelah semua dianggap aman, UXO dibawa oleh LAF sebagai  barang bukti untuk segera didisposal atau dimusnahkan.

 

Menurut Dansatgas Indobatt Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, S.I.P., yang meninjau langsung ke lokasi diamankannya bahan peledak tersebut mengatakan bahwa kemungkinan bahan peledak ini sisa-sisa konflik Lebanon-Israel beberapa tahun silam. “Sampai saat ini benda sejenis bahas peledak tersebut diperkirakan masih banyak di sekitar Area Operasi Indobatt, khususnya di area perbatasan kedua Negara.

 

Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan berkaitan dengan UXO, Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L/Unifil Letkol Inf Arfan Johan Wihananto menghimbau kepada seluruh anggota yang melaksanakan tugas di lapangan agar tetap berhati-hati. (Badar/Puspen TNI)

Prajurit Satgas Yonkomposit TNI Bantu Padamkan 6 Rumah Terbakar di Sudan

sumbawanews.com,- Sebanyak 6 rumah warga terbakar dan rata dengan tanah habis dilalap “si jago merah” akibat dari beberapa orang anak yang sedang bermain api dan kejadian ini tak jauh dari pemukiman Masteri Team Site tempat dimana para prajurit Garuda Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) ditempatkan, Masteri, Sudan, Afrika, beberapa waktu lalu.

 

Komandan Kompi D Masteri Mayor Inf A.A Rangkuti menjelaskan, berita kebakaran itu diterima dari prajuritnya yang sedang melaksanakan tugas jaga di Bore Hole, melaporkan ada kebakaran lahan dan rumah penduduk yang berjarak kurang lebih 1 km dari tempatnya, kemudian kami berkoordinasi dengan Letnan Kolonel Walid (Masteri Milobs TL), setelah mendapat persetujuan maka kami mengirim 1 peleton ±30 personel dibawah pimpinan Lettu Pas Fitriyanto Yudi P (Danton Mobud) untuk membantu warga dalam mengatasi kebakaran tersebut.

 

“Yang membuat kebakaran ini cepat meluas terjadi dikarenakan setiap rumah penduduk daerah Masteri IDPs 1 Village semua atap rumah dan pagar pekarangan terbuat dari jerami kering batang pohon gandum, sehingga api dapat dengan mudah cepat menjalar, ditambah lagi cuaca panas dan angin yang cukup kencang di daearah ini,” ucapnya.

 

Lebih lanjut Mayor Inf A.A Rangkuti menuturkan bahwa semua prajurit bahu membahu bersama warga, dengan peralatan yang ada, mulai pasir, tanah, APAR (alat pemadam api ringan) garpu dan air digunakan untuk memadamkan api yang semakin membesar dan sudah memakan beberapa rumah warga setempat dan sekira 2 jam lebih berjuang, api baru dapat dipadamkan.

“Penyebab kejadian tersebut adalah akibat dari anak-anak bermain bakar-bakaran kayu kering, kemudian tidak dapat mengontrol, malah semakin membesar sehingga api tidak dapat terkendali dan dalam waktu cepat api sudah melalap beberapa rumah warga sebelum akhirnya dapat dipadamkan dan dari peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, sementara kerugian sudah terlihat 6 rumah warga, serta beberapa perabotan yang hangus terbakar,” kata Mayor Inf A.A Rangkuti.

 

Komandan Kompi D Masteri menyampaikan dengan adanya prajurit Satgas yang membantu memadamkan api dari amukan “si jago merah” tersebut sehingga beberapa rumah warga dapat terselamatkan dan dari kejadian ini, prajurit Satgas mendapat apresiasi dan penghargaan dari pejabat Unamid di Elgeneina Super Camp.

 

Sementara itu, Wakil Komandan Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid Mayor Inf Jenris Yulmal Vinas yang mewakili Komandan Satgas mengucqapkan terima kasih telah memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat lokal setempat untuk membantu dengan sukarela berjuang tanpa pamrih walaupun itu di luar tugas pokok sebagai pasukan perdamaian. (Mad/Puspen TNI)

Berita Foto : Panglima TNI Besuk KH. Salahuddin Wahid di RSPON

(Puspen TNI).   Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dan Ibu Nanny Hadi Tjahjanto beserta Staf, membesuk sekaligus bersilaturahmi dengan Dr. Ir. KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) yang sedang berbaring karena menderita sakit, di ruang VVIP Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Cawang, Jakarta Timur, Minggu (4/2/2018).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mendoakan semoga KH. Salahuddin Wahid lekas sembuh dan dapat beraktifitas kembali.  Panglima TNI juga memohon doa restu kepada Gus Sholah terkait tugas TNI dalam rangka menjaga keutuhan NKRI termasuk Satgaskes TNI yang sedang membantu warga di Kabupaten Asmat, yang sedang tertimpa musibah gizi buruk. (Badar/Puspen TNI)

Feature : Tapak Langkah Satgaskes TNI di Bumi Asmat

(Pen Satgaskes TNI. Minggu, 4 Februari 2018).  Tekad kami sudah bulat, rakyat Asmat harus selamat. Tim Satgaskes tanggap darurat 2 (dua) siap untuk melaksanakan tugas.  Pada beberapa waktu yang lalu, di bawah pancaran terik matahari, 12 tim Satgaskes TNI diberangkatkan ke 28 kampung pedalaman Asmat. Medan sungai dan cuaca ekstrim siap menghadang. Perjuangan Tim Satgaskes TNI tetap maju tak gentar walau gelombang datang menghadang.

 

Tim 6 di bawah pimpinan Letda Laut (K) dr. Deddy Haryanto berangkat dari Distrik Agats menggunakan speed boat menuju kampung Amakot dan Kampung Mabul, Distrik Koroway. Cuaca yang berubah ditambah dengan gelapnya malam, dan tim ini harus menahan gerak langkah serta bermalam di Kampung Binam Distrik Suator.

 

Pagi di keesokan hari, tim 6 melanjutkan perjalanan ke Kampung Mabul. Perjalanan tak semulus yang diharapkan, tim ini terhenti sejenak di sekitar daerah Distrik Kolf Braza dikarenakan air sungai surut. Medan memaksa mereka untuk berganti kapal menggunakan perahu longboat / viber. Dengan bekal seadanya tim ini tetap bertahan. Bahan makanan dan obat-obatan yang dijadwalkan tak kunjung datang. Tenaga boleh berkurang namun semangat tak boleh pudar.

 

Upaya untuk menjemput obat-obatan dan bahan makanan dilakukan. Tim ini menanyakan ke distrik-distrik yang lewati, seraya berdoa agar obat-obataan dan makanan itu ada. Tugas yang diemban ini sangat berkaitan dengan vaksinasi dan obat-obatan. Akhirnya di sore hari obat-obatan dan makanan yang dinantipun datang.

 

Esok hari perjalananpun dilanjutkan, tim ini menggunakan 2 (dua) ketinting. Ditengah perjalanan tim 6 harus berpisah dengan tim 7 yang diawal berangkat bersama dikarenakan tujuan yang berbeda. Tim 6 harus menuju Kampung Amakot.

 

Perjuangan belum berakhir, Tim 6 kembali menghadapi rintangan. Air sungai yang surut memaksa tim ini untuk mendorong ketinting dan melanjutkannya dengan berjalan kaki melewati batuan yang licin dan tajam dengan disirami terik matahari yang membakar kulit.

 

Lelah yang tak pernah dikeluhkan. Letih yang terbayarkan oleh sambutan dan senyuman warga setibanya di Kampung Amakot. Warga pun bahagia mendapat pengobatan bagi anak-anaknya. Sangat jarang sekali bahkan hampir tidak ada lagi dokter atau tenaga kesehatan yg datang ke desa ini.

 

Setelah melakukan pengobatan dan imunisasi, di sore hari tim ini harus berangkat ke Kampung Mabul untuk melaksanakan vaksinasi bagi anak-anak disana. Pos pengobatan pun mendadak dibuka di kantor Distrik Koroway bertempat di Kampung Mabul.

 

Kondisi tim sangat lelah dan letih, namun kelelahan perjalanan berganti jadi keceriaan ketika melihat kerelaan warga untuk menunggu giliran berobat. Satgaskes TNI berbuat dengan sepenuh hati, mengulurkan tangan demi pengabdian. (Badar/Puspen TNI)

Dansatgaskes TNI: Perlu Langkah Terintegrasi Untuk Perbaikan Kehidupan Sosial Warga Asmat

(Pen Satgaskes TNI. Sabtu, 3 Februari 2018). Dengan berakhirnya Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di Kabupaten Asmat, akan dilanjutkan dengan tahap pendampingan dan pemantauan. Oleh sebab itu, perlu diadakan evaluasi guna memberikan masukkan ke Pimpinan TNI, Polri, Kementerian dan Lembaga lainnya sehingga dapat diambil langkah-langkah tepat dan terintegrasi.

 

Hal tersebut dikatakan Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tugas Tim Gabungan Satgaskes TNI yang sudah melaksanakan tugas di distrik-distrik Asmat, bertempat di Posko Satgaskes TNI, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Jumat (2/2/2018).

 

Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan mengatakan bahwa kondisi Asmat saat ini mendapat banyak tenaga medis dan bantuan lainnya dari berbagai pihak. Menurutnya, potensi yang sudah ada dapat difokuskan lebih lanjut pada upaya perbaikan gizi dan perbaikan taraf kehidupan serta pendidikan.

 

“Perlu langkah-langkah terintegrasi dari berbagai Kementerian dan Lembaga baik itu Kementerian PUPR, Kemensos, Kemendikbud, Kementerian Pertanian maupun Kementerian Perikanan,” ujar Brigjen TNI Asep Setia Gunawan.

 

Didalam rapat evaluasi tersebut, Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan mempersilahkan kepada anggota Tim 2 Gabungan Satgaskes TNI dibawah pimpinan Letda Laut (K) dr. Muhammad Aulia dan Letda Ckm Dedy Priyo Widodo, Amd.kep untuk menceritakan pengalamannya sehingga dapat menjadi masukkan yang baik untuk tahapan berikutnya.

 

“Perjalanan dari Agats ke Kampung Kapayaf 1, Distrik Kolf Braza ditempuh dengan melewati sungai dan rawa, Tim Gabungan Satgaskes TNI harus berganti sarana transportasi mulai dari speed boat, viber dan katinting. Berkali-kali tim gabungan harus mengangkat alat transportasi yang ditumpangi karena adanya rintangan alam dan kendala lain adalah tidak adanya sinyal untuk komunikasi,” ujar Aipda Parnu Amk anggota Polri yang tergabung dalam Satgaskes TNI.

 

Lebih lanjut Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan menyampaikan tentang arti pentingnya sanitasi lingkungan, khususnya dilingkungan RSUD hendaknya perlu ditingkatkan. Disamping itu, limbah rumah sakit seperti bekas obat-obatan dan sampah medis perlu penanganan khusus yang berbeda dengan limbah lainnya. “Dengan kondisi sanitasi rumah sakit yang baik, maka masyarakat yang datang berobat diharapkan dapat lebih cepat sembuh,” ucapnya.

 

Diakhir Rapat Evaluasi Pelaksanaan Tugas, Dansatgaskes TNI Brigjen TNI Asep Setia Gunawan berpesan kepada komponen Satgaskes TNI untuk terus menjaga sinergitas, sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai dengan baik. (Badar/Puspen TNI)

52 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat

(Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 52 Perwira Tinggi TNI, bertempat di Hanggar 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (2/2/2018).

 

Adapun  52 Perwira Tinggi  (Pati)  TNI  yang melaksanakan Laporan Korps Kenaikan Pangkat berdasarkan Keppres Nomor 3/TNI/2018 tanggal 30 Januari 2018 dan Keppres Nomor 4/TNI/2018 tanggal 1 Februari 2018, terdiri dari 29 Pati TNI AD, 9 (sembilan) Pati TNI AL dan 14 Pati TNI AU.

 

29 Pati TNI AD  yang naik pangkat yaitu, Letjen TNI Andika Perkasa, S.E., M.A. (Dankodiklat TNI AD), Mayjen TNI Suhardjanto, S.Sos.  (Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI), Mayjen TNI Agus  Dhani Mandaladikari, S.H.,M.M.,M.Hum (Kadilmiltama Mahkamah Agung), Mayjen TNI Muhamad Hafiz (Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI), Mayjen TNI Herman Asaribab (Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI), Mayjen TNI Kurniawan Dewantara (Danseskoad), Mayjen TNI Joni Supriyanto (Wakabais TNI), Mayjen TNI Tiopan Aritonang, S.I.P. (Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI), Mayjen TNI Gaguk Susatio (Staf Ahli Bid. Idpol BIN),  Mayjen TNI Ida Bagus Purwalaksana (Kabadiklat Kemhan), Brigjen TNI Murlim Mariadi, S.I.P., M.M. (Irlog Itjen Kemhan), Brigjen TNI Agus Arif Fadila, S.I.P. (TA Pengkaji Madya Bid. Demografi Lemhannas), Brigjen TNI Urip Wahyudi, S.I.P. (Dansecapaad), Brigjen TNI Syaharuddin (Pa Sahli Tk. II Bid. Komsos Panglima TNI), Brigjen TNI Rochiman (Pati Ahli Kasad Bid. Sosbud), Brigjen TNI Ruhbin Marpaung, S.I.P. (Asdep Koord. Kesadaran Bela Negara Kemenko Polhukam), Brigjen TNI Bahman (Danrem 173/PVB, Biak Kodam XVII/Cenderawasih), Brigjen TNI Yudhy Chandrajaya, M.A. (Karo TU Setjen Kemhan), Brigjen TNI Asep Syaripudin  (Dandenma Mabes TNI), Brigjen TNI Irwan Mulyana, S.E., M.Si. (Karopeg Settama BIN), Brigjen TNI Hassanudin, S.I.P.,M.M (Waasrena Kasad), Brigjen TNI Ramses Lumban Tobing, S.T. (Dirjian Ekonomi Debid Jianstrat Lemhannas), Brigjen TNI Widjang Pranjoto  (Dirhubad), Brigjen TNI Dr. dr. Sutrisno, M.A.R.S., M.H.Kes (Waka Puskesad), Brigjen TNI Hidayat Manao, S.H.,M.H. (Hakim Agung Mahkamah Agung), Brigjen TNI Yan Akhmad Mulyana, S.H., M.H. (Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung), Brigjen TNI Wahyoedho Indrajit, S.H., M.H. (Dirkumad), Brigjen TNI Sudono, S.E. (Pati Ahli Kasad Bid. Ideologi dan Politik) dan Brigjen TNI Masrumsyah (Kabinda Kalimantan Timur BIN).

 

9 (sembilan) Pati TNI AL yang naik pangkat yaitu, Laksdya TNI Ir. Fedhy E. Wiyana, M.A.P. (TA Pengkaji Bid. SKA Lemhannas), Laksma TNI Dwi Tjahjono Hadi, S.Sos., M.A.P. (Pati Sahli Kasal Bid. Wilnas), Laksma TNI I Gusti Kompiang Aribawa (TA Pengkaji Madya Bid. Politik Lemhannas), Laksma TNI Dwijono F. S.H., M. Hum. (Dirtur Peruu Ditjen Strahan Kemhan), Laksma TNI Budi Purwanto, S.T., M.M. (Dirdok Kodiklatal), Laksma TNI Guntur Wahyudi (Dirops Udara Maritim Deputi Bid. Operasi dan Latihan Bakamla), Brigjen TNI (Mar) Suaf Yanu Hardani (Waaspam Kasal), Brigjen TNI (Mar) Ipung Purwadi (Danlantamal X/Jpr Koarmatim) dan Brigjen TNI (Mar) Bambang Suryo Aji (Diropslat Basarnas).

 

14 Pati TNI AU yang naik pangkat yaitu, Marsda TNI D. Widiantoro, M.B.A. (Sestama Bakamla), Marsda TNI H.M. Tata Hendrataka  (Dirjen Renhan Kemhan), Marsda TNI Dwi Fajariyanto (Aspam Kasau), Marsda TNI Nanang Santoso (Pangkoopsau I), Marsda TNI Sri Pulung D., S.E., MMgt. Stud (Wairjen TNI), Marsma TNI Andi Kustoro (Kadispamsanau), Marsma TNI Sudadi, S.Sos. (Kapusbangkerma Bainstrans Kemhan), Marsma TNI Pip Darmanto, S.E. (Irum Itjen Kemhan), Marsma TNI Jorry S. Koloay (Pangkosek Hanudnas IV Biak), Marsma TNI Ardhi Tjahjoko (Irum Itjen TNI), Marsma TNI Gunawan Wibisono, S.T., M.Sc. (Pati Sahli Kasau Bid.Sumdanas Sahli Kasau), Marsma TNI Irbanto Avianto, S.E. (Dirum Kodiklat AU), Marsma TNI Sukur, M.Si. (Han) (Bandep Strategi Nasional pada Deputi Bid. Politik dan Strategi Setjen Wantanas) dan Marsma TNI Elianto Susetio, S.I.P. (Dirrenbanghan Ditjen Renhan Kemhan). (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto: Satgaskes TNI Berikan Pembekalan Kepada Dokter dan Paramedis RSUD Agats

(Pen Satgaskes TNI). Salah seorang dokter Satgaskes TNI Letkol Ckm dr. Wendy Budiawan, Sp.PD-FINASIM memberikan pembekalan kepada para dokter dan paramedis RSUD Agats tentang “Gangguan Ginjal Akut dan Ginjal Kronik”, bertempat di Aula RSUD Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Jumat (2/2/2018). (Badar/Puspen TNI)

Berita Foto: Satgaskes TNI Lakukan Operasi Debridement Terhadap Seorang Anak

(Pen Satgaskes TNI).  Salah seorang dokter Satgaskes TNI Letkol ckm dr. Shohibul Hilmi, Sp.OT melakukan Operasi Debridement dan pemasangan Gips terhadap seorang anak bernama Saul Fator Aipe (8 th) dari Kampung Bagair Distrik Fayit, bertempat di ruang operasi RSUD Agats, Kabupaten Asmat, Jumat (2/2/2018).

Anak tersebut mengalami patah tulang terbuka di lengan kiri, dikarenakan jatuh dari pohon dan berhasil di operasi selama dua jam. (Badar/Puspen TNI)

Panglima TNI: Indonesia Akan Aman, Jika TNI dan Polri Tetap Solid

(Puspen TNI).  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan aman, damai, utuh dan  tidak terpecah-pecah serta tidak akan dapat dimasuki oleh ideologi lain, apabila TNI dan Polri tetap solid dalam menjaga NKRI sesuai dengan tugasnya masing-masing.

 

Hal tersebut yang dikatakan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memberikan pengarahan dihadapan 300 Prajurit TNI dan Polri serta Aparatur Sipil Negara (ASN), bertempat di Hanggar Lanud Manuhua Biak, Papua, Jumat (2/2/2018).

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P menyampaikan rasa bangga kepada Prajurit TNI dan Polri serta ASN yang telah mampu menunjukan soliditasnya kepada seluruh masyarakat dalam menjaga keamanan dan keutuhan Indonesia.

 

Selanjutnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa dengan adanya soliditas TNI dan Polri yang begitu kuat, maka rakyat akan merasa aman dan nyaman.   “Hal ini harus terus dijaga dan dipupuk bukan hanya ditataran pimpinan saja dan sekedar seremonial belaka, namun harus sampai ketingkat prajurit paling bawah,” tegasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memaparkan bahwa wilayah timur Indonesia khususnya Biak merupakan wilayah yang sangat strategis, karena merupakan pintu masuk menuju wilayah-wilayah pedalaman yang ada di Papua.

 

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, salah satu bukti bahwa Biak merupakan wilayah strategis dalam pertumbuhan ekonomi karena telah memiliki salah satu landasan udara terpanjang di Indonesia. “Panjang landasan tersebut mencapai 3.500 meter dan dilengkapi fasilitas pendukung seperti alat bantu navigasi, dukungan logistik dan aftur dalam mendukung seluruh penerbangan pesawat,” ucapnya.

 

Disisi lain pengarahannya, Panglima TNI menjelaskan bahwa kedepan pemerintah akan memprioritaskan Biak dalam program-program pembangunan, khususnya program Poros Maritim Dunia. “Hal ini dapat dilihat dari Rencana Strategis pemerintah pada tahun 2024 yaitu apabila perekonomian Indonesia naik, maka Biak akan menjadi wilayah yang mirip Hawai sebagai tempat pariwisata,” ujarnya.

 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan bahwa untuk mencapai pembangunan ekonomi yang baik, maka stabilitas keamanan nasional sangat dibutuhkan. “Untuk itu, TNI dan Polri harus tetap solid sangatlah dibutuhkan,” katanya.

 

“Kita harus menjaga dan merekatkan soliditas TNI dan Polri termasuk ASN, karena soliditas TNI dan Polri adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tegas Panglima TNI diakhir pengarahannya.  (Badar/Puspen TNI)

 

Berita Terkini

TNI Didesak Tarik Diri dari Pengamanan Demo Mahasiswa

Sumbawanews.com,- Amnesty International Indonesia mendesak pemerintah segera menarik pasukan TNI dari pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa di Jakarta, menyusul pengerahan massal aparat militer bersama...

PARADOKS TANAH SUMBAWA

Tanah Sumbawa, sangat kaya Sumber Daya Alam (SDA). Sejumlah perusahaan tambang emas dan tembaga “mengepung” di hampir semua sisi. Mulai kelas menengah sampai  nomor...

Iran Klaim Serangan Rudal Hancurkan 70 Persen Fasilitas AS di Timteng

Sumbawanews.com,- Iran mengeklaim telah menghancurkan sekitar 70 persen target militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah melalui serangan rudal balistik dan drone yang terkoordinasi....

Trump Batalkan Serangan ke Iran di Menit Terakhir

Sumbawanews.com,- Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana serangan udara terhadap Iran pada Kamis malam, 11 Juni 2026, setelah mendapat tekanan diplomatik mendesak dari...

Eropa Kembali Berburu Pasar Rusia

Sumbawanews.com,- Moskow mengklaim sejumlah perusahaan Eropa mulai kembali mengeksplorasi peluang di pasar Rusia, meski konflik di Ukraina masih berlangsung. Klaim ini disampaikan oleh Kirill...

Berita Utama