Home Blog Page 222

Polres Sumbawa Bersama Polda NTB Uji Petik Program Desa Bebas Narkoba di Labuan Badas

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Dalam upaya masif memberantas peredaran gelap narkotika hingga ke tingkat desa, Tim Penilai Desa Bebas Narkoba dari Direktorat Resnarkoba Polda NTB melaksanakan kegiatan sosialisasi dan uji petik di Aula Kantor Desa Labuan Sumbawa, Kecamatan Labuan Badas, Kabupaten Sumbawa, Kamis (18/06/2026).

Baca Juga: Penggerebekan di “Kampung Narkoba”, Seorang Buron

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Katim II Penilai, Kabag Binops Ditresnarkoba Polda NTB, KOMPOL I Nyoman Adi K., S.H., didampingi Kasat Narkoba Polres Sumbawa IPTU Harirustaman, S.H., Kapolsek Labuan Badas IPTU Eko Riyono, S.H., M.Si., serta Kepala Desa Labuhan Sumbawa, Kamaruddin.

Katim II Penilai, KOMPOL I Nyoman Adi K., S.H., dalam sambutannya menekankan bahwa tantangan peredaran narkoba di wilayah Nusa Tenggara Barat saat ini masih menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak. Ia menggarisbawahi bahwa peran aktif dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga kalangan pemuda adalah kunci utama dalam membentengi desa dari pengaruh buruk narkoba.

“Kami datang ke sini untuk melakukan uji petik terhadap program-program Desa Bebas Narkoba yang telah berjalan. Kami berharap Kabupaten Sumbawa, khususnya Desa Labuan Sumbawa, dapat terus berkomitmen menjadi pelopor daerah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Mengingat dampak narkoba sangat merusak baik dari sisi kesehatan, ekonomi, maupun tatanan sosial, maka pencegahan harus dimulai dari kepedulian masyarakat di tingkat desa,” tegas KOMPOL I Nyoman Adi.

Dalam proses uji petik ini, tim penilai mengevaluasi berbagai kegiatan pencegahan yang telah diimplementasikan oleh pemerintah desa. Ditegaskan bahwa keberhasilan Desa Bebas Narkoba sangat bergantung pada kerja sama solid seluruh elemen warga. Desa yang aman, sehat, dan bebas narkoba merupakan modal dasar bagi terciptanya generasi muda yang produktif dan lingkungan yang kondusif.

Sementara itu, pihak Polres Sumbawa melalui Kasat Narkoba memberikan apresiasi atas antusiasme perangkat desa dan warga dalam mendukung program ini. Polres Sumbawa akan terus melakukan pendampingan kepada desa-desa yang berkomitmen untuk memutus mata rantai penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan khidmat, tertib, dan lancar hingga pukul 14.37 WITA. Pemerintah Desa Labuan Sumbawa menyatakan kesiapannya untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam mengoptimalkan peran serta warga untuk menjaga desa tetap aman dan bebas dari ancaman narkoba.

Dengan adanya evaluasi dan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat akan bahaya narkoba semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang tidak hanya bebas narkoba, tetapi juga lebih tangguh dalam menangkal segala bentuk kejahatan. (Hps)

 

Prabowo Dorong Pemberdayaan Atlet Disabilitas dan Akademi Olahraga Nasional

Sumbawanews.com,- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya terhadap pemerataan kesempatan bagi seluruh warga negara, termasuk atlet disabilitas, dalam pertemuan tertutup bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di kediaman Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026). Pertemuan yang juga dihadiri pelatih timnas John Herdman itu membahas sejumlah strategi jangka panjang untuk membangun sistem olahraga nasional yang berkelanjutan dan inklusif.

Erick Thohir mengungkapkan, Presiden menunjukkan perhatian mendalam terhadap pengembangan olahraga bagi penyandang disabilitas. “Bapak Presiden sangat peduli. Beliau ingin memastikan bahwa 23,9 juta hingga 25,9 juta warga disabilitas yang aktif berolahraga di Indonesia benar-benar mendapat dukungan struktural, bukan sekadar simbolis,” ujar Erick usai pertemuan.

Salah satu langkah konkret yang disepakati adalah percepatan peresmian National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) di Karanganyar, Jawa Tengah, yang hingga kini belum resmi dioperasikan. Prabowo bahkan menyatakan niat untuk secara langsung mengunjungi pusat pelatihan tersebut guna melihat secara langsung kondisi para atlet dan infrastruktur yang ada.

Selain itu, Presiden menekankan pentingnya sistem pembinaan berjenjang sejak dini. Erick menjelaskan, Prabowo mendukung rencana pendirian Akademi Olahraga Nasional yang menyentuh tingkat SD hingga SMA, dengan fokus pada identifikasi bakat sejak usia 8–10 tahun. “Ini bukan sekadar mencari atlet, tapi membangun ekosistem. Dari usia dini, kita harus sudah membina mental, disiplin, dan teknik,” kata Erick.

Dukungan Presiden juga meliputi pembiayaan jangka panjang untuk Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas). Erick menyampaikan bahwa anggaran Pelatnas selama ini bersifat tahunan, yang dinilai tidak memadai untuk persiapan multi-event besar seperti Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games. Prabowo langsung menyetujui pendekatan multiyears, dan Mensesneg serta Seskab diminta segera menindaklanjuti penyusunan kerangka anggaran yang stabil dan berkelanjutan.

Tak hanya itu, Presiden juga menanyakan progres penyiapan dana pensiun bagi atlet, yang hingga kini masih dalam tahap penyempurnaan. Erick mengakui bahwa ini adalah tantangan kompleks, namun pihaknya telah menyusun skema yang menggabungkan dana dari APBN, swasta, dan dana sosial olahraga. “Bapak Presiden ingin pastikan bahwa atlet yang mengorbankan masa muda untuk bangsa tidak dibiarkan terlantar setelah pensiun,” tambahnya.

Pertemuan ini menegaskan arah kebijakan olahraga nasional di bawah kepemimpinan Prabowo: tidak lagi fokus pada prestasi semata, tapi pada keadilan, keberlanjutan, dan pemberdayaan. Dengan dukungan langsung dari Presiden, langkah-langkah strategis seperti peresmian NPC, akademi olahraga terpadu, dan jaminan pensiun atlet berpotensi menjadi fondasi baru bagi olahraga Indonesia yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.

Israel Serukan Lebanon Dihancurkan Usai Empat Tentara Tewas

Sumbawanews.com,- Tel Aviv — Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir dan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich mengeluarkan pernyataan ekstrem pasca-kematian empat tentara Israel dalam serangan Hizbullah di Lebanon selatan. Dalam unggahan di platform X, Ben-Gvir menyerukan “seluruh Lebanon harus dibakar” sebagai balasan atas kehilangan prajurit-prajuritnya, menegaskan bahwa keamanan warga Israel tidak boleh dikorbankan demi tekanan diplomasi internasional.

“Untuk setiap air mata ibu Israel, seribu ibu Lebanon harus menangis,” tegas Ben-Gvir, yang langsung menyampaikan pandangannya kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam pertemuan tertutup. Ia menambahkan, di Timur Tengah, Israel harus “mengamuk, menghancurkan, dan melumat teror” tanpa kompromi.

Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi militer yang semakin memburuk. Sejak Februari lalu, Israel telah melancarkan serangan masif ke wilayah selatan Lebanon, dengan dalih memusnahkan Hizbullah—kelompok yang dianggapnya sebagai ancaman keamanan nasional. Namun, operasi ini justru memicu balasan berkelanjutan dari Hizbullah, yang menggunakan drone, rudal, dan serangan rudal presisi untuk menargetkan posisi militer Israel.

Kematian keempat tentara itu termasuk seorang komandan batalyon, memicu kemarahan di kalangan elit keamanan Israel. Menurut laporan Anadolu, serangan Hizbullah dalam beberapa pekan terakhir telah menewaskan lebih dari 3.000 warga sipil Lebanon dan merusak infrastruktur kritis di wilayah perbatasan.

Ben-Gvir, yang dikenal sebagai tokoh sayap kanan paling radikal dalam kabinet Netanyahu, bukanlah figur baru dalam mengadvokasi kekerasan ekstrem. Ia sebelumnya pernah menjadi pusat kontroversi setelah menerobos Masjid Al-Aqsa pada Agustus 2024, sebuah tindakan yang memicu kemarahan luas di dunia Muslim.

Sementara itu, pemerintah AS, yang selama ini menjadi pemasok utama senjata bagi Israel, kini menghadapi tekanan internal yang meningkat. Wapres AS J.D. Vance baru-baru ini menyatakan bahwa “Israel selamat karena senjata mereka dibeli dari pajak rakyat Amerika,” sebuah kritik langka yang menggambarkan semakin tajamnya perpecahan di antara sekutu tradisional.

Di Beirut, Hizbullah menegaskan bahwa serangan mereka adalah bentuk perlawanan terhadap “penjajahan Israel” yang telah berlangsung selama puluhan tahun. “Kami tidak menyerang tanpa sebab,” ujar seorang juru bicara kelompok itu. “Kami membalas invasi, bukan memulainya.”

Dengan korban sipil terus bertambah dan retorika pemimpin Israel semakin membara, dunia mengawasi dengan cemas apakah konflik ini akan meledak menjadi perang regional yang tak terkendali—atau apakah diplomasi masih punya ruang untuk mencegah bencana lebih besar.

Pencuri Emas di Menteng Ditusuk Tujuh Kali

Sumbawanews.com,- Polisi menangkap seorang pria berinisial U alias T terkait kasus perampokan berdarah di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Dalam insiden yang terjadi pada Selasa, 16 Juni 2026 siang, pelaku diduga menyerang pemilik rumah yang sedang melindungi emas seberat 500 gram. Korban, seorang pria berinisial M, menderita tujuh luka tusukan di area leher dan punggung, ditambah luka akibat pukulan benda tumpul.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengonfirmasi penangkapan pelaku setelah serangkaian penyelidikan dan pengembangan informasi. Menurut Roby, pelaku masuk ke rumah korban dengan cara paksa dan langsung menyerang saat korban berusaha mencegah pencurian barang berharga itu. “Tujuh luka tusuk, plus luka memar akibat pukulan. Korban hampir kehilangan nyawa,” ujar Roby, Jumat (19/6/2026).

Barang bukti yang diamankan meliputi emas 500 gram yang berhasil diselamatkan sebagian, serta senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan. Pelaku, yang diketahui memiliki catatan kriminal sebelumnya, ditangkap di sebuah rumah kontrakan di wilayah Jakarta Timur setelah melarikan diri selama tiga hari.

Korban, yang kini dalam kondisi stabil di rumah sakit, sempat kehilangan kesadaran akibat kehilangan banyak darah. Tim medis menyatakan luka-lukanya mengancam nyawa, terutama karena salah satu tusukan mengenai pembuluh darah besar di leher. Keluarga korban mengatakan, emas yang menjadi target pelaku merupakan warisan keluarga yang disimpan rapi di dalam brankas pribadi.

Polisi masih menggali motif di balik serangan brutal ini. Awalnya diduga terkait utang judi, namun penyidik belum menemukan bukti kuat. Namun, dari pemeriksaan awal, pelaku diketahui pernah mengenal korban secara tidak langsung—melalui tetangga yang pernah bekerja di toko emas yang sama.

Pengungkapan kasus ini menjadi sorotan publik mengingat lokasi kejadian berada di salah satu kawasan paling elite dan aman di Jakarta. Warga sekitar menyatakan keresahan atas meningkatnya kejadian kekerasan yang berujung pada pencurian berdarah, terutama di rumah-rumah mewah yang dianggap “rentan” karena keamanan fisik yang terlalu percaya pada kunci dan CCTV.

Kasus ini kini telah masuk ke tahap penyidikan lanjutan. Pelaku ditahan di Mapolres Metro Jakarta Pusat dan akan segera dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses penuntutan dengan dakwaan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan luka berat dan upaya pembunuhan.

Listrik Padam, Arus Lalu Lintas Surabaya Kacau

Sumbawanews.com,- Listrik padam mendadak di sejumlah titik Surabaya pada Senin malam memicu kekacauan lalu lintas, terutama di persimpangan utama yang mengandalkan lampu penerangan dan palang pintu otomatis. Kondisi ini berlangsung selama lebih dari dua jam, sejak pukul 20.30 WIB hingga sekitar pukul 22.45 WIB, mengganggu pergerakan ribuan kendaraan dan memaksa petugas kepolisian turun langsung mengatur arus lalu lintas secara manual.

Pemadaman listrik yang dipicu gangguan teknis di jaringan distribusi PLN itu tidak hanya mematikan lampu lalu lintas, tetapi juga membuat palang pintu perlintasan kereta api di beberapa titik—termasuk di Jalan Raya Darmo, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Raya Gubeng—berhenti beroperasi. Akibatnya, kereta api yang seharusnya melintas terhambat, sementara kendaraan pribadi dan angkutan umum berdesakan di persimpangan tanpa pengaturan.

Warga yang melintas mengaku panik. “Saya baru saja lewat di dekat Stasiun Surabaya Gubeng, tiba-tiba lampu mati, palang pintu terbuka sendiri, tapi tidak ada petugas. Mobil-mobil langsung menerobos, saya sempat terjebak di tengah,” ujar Rizki, pengendara motor asal Krembangan.

Petugas kepolisian dari Satlantas Polrestabes Surabaya langsung mengerahkan puluhan personel ke lokasi-lokasi kritis. Mereka berdiri di tengah jalan, mengatur arus dengan isyarat tangan, sambil mengingatkan pengendara untuk berhati-hati. “Kami tidak punya waktu menunggu sistem otomatis kembali. Prioritasnya menyelamatkan nyawa manusia,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Rudi Setiawan dalam keterangan resmi.

PLN menyatakan gangguan berasal dari trafo distribusi di kawasan Wonokromo yang mengalami overload akibat beban listrik tinggi di tengah cuaca panas ekstrem. Pemulihan listrik dilakukan secara bertahap, dan seluruh jaringan kembali normal sekitar pukul 22.45 WIB. “Kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim teknis sedang mengevaluasi sistem agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar General Manager PLN Distribusi Jawa Timur, Agus Suhartono.

Kepala Dinas Perhubungan Surabaya, Heppi Kristiawan, mengatakan pihaknya akan segera mengusulkan pemasangan sistem cadangan listrik (UPS) pada semua lampu lalu lintas dan palang pintu kereta api. “Ini bukan pertama kali. Kita harus bergerak proaktif, bukan reaktif,” katanya.

Insiden ini kembali menggugah diskusi nasional tentang kerentanan infrastruktur kota besar terhadap gangguan listrik. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan urbanisasi pesat, para ahli menilai bahwa ketahanan sistem kelistrikan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.

Meta Sajikan Piala Dunia 2026 dalam Genggaman

Sumbawanews.com,- Sejak pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat, Meta tak hanya menjadi penonton—ia berubah menjadi bagian dari setiap gol, sorak, dan hening di stadion. Lewat serangkaian fitur eksklusif yang dirancang secara mendalam, WhatsApp, Instagram, Facebook, Messenger, hingga Threads kini bertransformasi menjadi ruang komunitas global yang hidup, menyambung miliaran penggemar sepak bola dalam satu aliran emosi yang tak terputus.

Di WhatsApp, pengguna disambut dengan emoji bola Trionda hasil kolaborasi eksklusif bersama Adidas, serta efek panggilan video bertema sepak bola yang membangkitkan nuansa pertandingan langsung. Paket stiker, direktori khusus turnamen, dan pembaruan Status dari Channel resmi tim nasional membuat percakapan sehari-hari berubah jadi ajang perayaan budaya. Tidak cukup dengan itu, Messenger menghadirkan Live Updates yang mengirim notifikasi gol, kartu merah, dan momen krusial langsung ke grup tanpa perlu refresh—seolah-olah pengguna duduk di tribun bersama teman-temannya.

Instagram, yang sejak lama menjadi panggung visual, kini menawarkan halaman khusus Piala Dunia 2026 yang menyatukan Reels, Stories, konten resmi tim, dan unggahan penggemar dalam satu aliran dinamis. Fitur terbaru yang paling mencuri perhatian adalah efek suara “Goal!” berbasis AI di Direct Message—saat dikirim, animasi ledakan semangat dan sorakan virtual memenuhi ruang percakapan, menghadirkan kegembiraan yang terasa nyata meski jarak ribuan kilometer.

Di Threads, skor langsung muncul berdampingan dengan draft posting, memungkinkan diskusi berjalan tanpa terputus. Komunitas sepak bola khusus, lencana bendera tim, emoji eksklusif, dan pengingat kick-off menjadikan platform ini sebagai pusat informasi real-time bagi para penggemar yang ingin tetap terhubung tanpa meninggalkan alur percakapan.

Facebook tak ketinggalan dengan Mode Sepak Bola—cukup ketuk dua kali logo di atas feed, dan seluruh tampilan berubah menjadi panggung biru-hijau bernuansa lapangan. Fitur “Wear It” memungkinkan pengguna mencoba jersey tim favorit secara virtual lewat AI, lalu membagikannya sebagai foto profil atau Story, seolah-olah mereka mengenakan kostum itu di stadion.

Sementara itu, di balik gemerlap fitur-fitur ini, Meta menegaskan komitmen pada keamanan. Pengingat anti-penipuan untuk pembelian tiket, pembaruan sistem pelaporan pelecehan, dan perlindungan data atlet menjadi prioritas utama. Rob Pilgrim, Global Football Lead Meta, menegaskan: “Ini bukan sekadar turnamen. Ini adalah momen global yang menyatukan miliaran hati dalam satu detak—dan kami ingin setiap momen itu terasa nyata, aman, dan bisa dibagikan.”

Tak hanya merayakan Piala Dunia, Meta juga mengguncang dunia teknologi dengan bocoran tampilan baru WhatsApp untuk macOS—disebut “Liquid Glass”—yang menyulap antarmuka Mac menjadi lebih rapi, intuitif, dan serasi dengan ekosistem Apple. Sidebar dengan label teks, desain chat yang lebih halus, dan bagian khusus untuk obrolan terkunci menandai langkah strategis Meta untuk menyatukan pengalaman pengguna di semua perangkat.

Dari ruang obrolan pribadi hingga panggung global, Piala Dunia 2026 bukan lagi milik para pemain di lapangan semata. Ia kini hidup di setiap notifikasi, setiap emoji, setiap “Goal!” yang dikirim lewat DM—menjadi bukti bahwa teknologi, ketika dirancang dengan hati, bisa menjadi jembatan antara mimpi dan realitas.

Amazon Selidiki Karyawan yang Protes Pembangunan Pusat Data AI

Sumbawanews.com,- Tiga karyawan Amazon sedang diselidiki perusahaan setelah memberikan kesaksian di rapat dewan kota Seattle yang menentang percepatan pembangunan pusat data berbasis kecerdasan buatan. Mereka adalah bagian dari kelompok Amazon Employees for Climate Justice (AECJ), yang sebelumnya aktif menyuarakan kekhawatiran tentang dampak lingkungan dan sosial dari ekspansi infrastruktur AI.

Dalam kesaksian mereka, ketiga karyawan itu menyerukan agar dewan kota mewajibkan penggunaan energi terbarukan dan perlindungan buruh dalam proyek pusat data, sekaligus mendesak pemerintah menghentikan ambisi industri untuk membangun kapasitas komputasi secepat mungkin sebelum regulasi sempat menyusul. Permintaan itu berbuah hasil: pada Juni 2026, dewan kota Seattle memutuskan memberlakukan moratorium satu tahun terhadap pembangunan pusat data AI baru.

Tak lama setelah kesaksian itu, ketiga karyawan dipanggil secara terpisah oleh tim sumber daya manusia Amazon. Mereka diberi tahu bahwa kesaksian mereka sedang diselidiki dan bisa berujung pada sanksi disipliner, bahkan pemecatan. Atas dasar itu, AECJ mengajukan keluhan hak sipil terhadap Amazon, menuduh perusahaan melanggar hukum kota Seattle yang melarang diskriminasi berdasarkan ideologi politik, agama, ras, atau usia.

Amazon membantah pernah mengancam pemecatan. Melalui pernyataan resmi, juru bicara Margaret Callahan mengatakan perusahaan hanya ingin memastikan apakah kesaksian tersebut diberikan sebagai perwakilan perusahaan atau sebagai warga sipil biasa. “Kami tidak mengizinkan karyawan berbicara atas nama Amazon tanpa mengikuti prosedur yang berlaku,” ujarnya. Namun, Callahan menegaskan, Amazon tidak toleran terhadap tindakan balas dendam.

Kasus ini mengingatkan publik pada insiden 2020, ketika Amazon memecat dua pendiri AECJ, Emily Cunningham dan Maren Costa, karena kritik mereka terhadap kebijakan iklim dan ketenagakerjaan perusahaan. Keduanya menggugat Amazon atas pemecatan ilegal, dan pada 2021 perusahaan sepakat menyelesaikan gugatan dengan membayar gaji tertunggak serta mewajibkan pemasangan pemberitahuan resmi ke seluruh karyawan bahwa mereka tidak bisa dipecat karena berorganisasi atau mempertahankan hak-hak mereka.

Kini, ketiga karyawan yang sedang diselidiki menjadi simbol baru dari ketegangan antara kebebasan berekspresi karyawan dan kendali korporat—terutama di tengah lonjakan investasi teknologi yang mengabaikan pertimbangan etis dan lingkungan.

Mahasiswa Tuntut Pemulihan Ekonomi dan Supremasi Sipil di DPR

Sumbawanews.com,- Puluhan ribu mahasiswa dari Universitas Trisakti, Esa Unggul, HMI, dan Mercubuana menggelar aksi damai di depan Gedung DPR, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026. Aksi yang berlangsung sejak siang itu berujung pada pertemuan langsung antara perwakilan mahasiswa dan pimpinan lembaga legislatif, dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Dalam dialog tertutup yang berlangsung hingga malam hari, para mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan utama: pemulihan ekonomi dan politik nasional yang terpuruk, pemberantasan inkompetensi pejabat negara, serta pengembalian supremasi sipil atas kekuasaan militer. Tuntutan ini, menurut Arief Rizquna, perwakilan dari Universitas Trisakti, bukanlah reaksi spontan, melainkan hasil konsolidasi berkelanjutan selama dua hari terakhir—mulai dari identifikasi isu, penyusunan strategi, hingga pengorganisasian massa secara terstruktur.

“Kami tidak datang hanya untuk berteriak. Kami datang karena keadaan sudah tidak bisa ditunda lagi,” ujar Arief sebelum masuk ke ruang pertemuan.

Hadap dalam dialog itu, selain Dasco Ahmad, juga hadir Ketua Komisi III Habiburokhman, Wakil Ketua Komisi III Rano Alfath, dan Ketua Majelis Kehormatan Dewan Nazaruddin Dek Gam. Para pimpinan DPR mendengarkan secara serius setiap poin yang disampaikan, meski belum memberikan komitmen tertulis. Namun, mereka menjanjikan peninjauan ulang terhadap kebijakan-kebijakan yang menjadi akar keluhan mahasiswa, khususnya terkait anggaran pendidikan, transparansi kebijakan ekonomi, dan reformasi struktural di tubuh birokrasi.

Aksi ini menjadi salah satu demonstrasi terbesar di depan DPR sepanjang tahun 2026, sekaligus menandai kembalinya peran mahasiswa sebagai kekuatan moral yang tidak bisa diabaikan. Di tengah dinamika politik yang kian kompleks, suara mereka bukan lagi sekadar protes—tapi permintaan mendesak untuk perubahan sistemik.

Pertemuan berakhir sekitar pukul 21.00 WIB dengan kesepakatan untuk melanjutkan dialog dalam bentuk forum konsultasi rutin antara perwakilan mahasiswa dan komisi terkait DPR dalam waktu dekat.

Trump dan Iran Masih Terjebak dalam Permainan Salto Diplomasi

Sumbawanews.com,- Jakarta – Mojtaba Khamenei, putra tertua Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menyatakan bahwa upaya pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump untuk mencapai kesepakatan damai dengan Teheran telah runtuh tanpa jejak. Dalam pernyataan langka yang dirilis melalui saluran resmi keluarga Khamenei, ia menegaskan bahwa Washington tidak pernah serius mengejar perdamaian, melainkan hanya memanfaatkan negosiasi sebagai alat tekanan politik.

“Mereka datang dengan janji-janji manis, lalu menghancurkannya dengan sanksi dan ancaman militer,” ujar Mojtaba, yang dikenal sebagai salah satu penasihat paling berpengaruh di lingkaran kekuasaan Iran. Menurutnya, kegagalan kesepakatan sebelumnya—yang sempat dianggap sebagai terobosan pada masa pemerintahan Obama—tidak hanya disebabkan oleh keputusan Trump untuk menarik diri dari JCPOA pada 2018, tetapi juga oleh sikap konsisten AS yang menolak mengakui hak Iran atas program nuklir sipil.

Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Teluk Persia, di mana kapal-kapal militer AS kembali berpatroli dekat jalur pelayaran strategis, sementara Iran terus memperluas kapasitas pengayaan uranium hingga 60 persen—jauh di atas batas yang diizinkan kesepakatan nuklir. Mojtaba menekankan bahwa Iran tidak akan kembali ke meja perundingan kecuali AS menunjukkan “niat tulus” dengan mencabut semua sanksi sekaligus mengembalikan akses perbankan internasional kepada bank-bank Iran.

Meski demikian, ia menolak menyebut perang sebagai pilihan. “Kami tidak mencari konflik, tetapi kami tidak takut pada perang,” katanya. “Kekuatan sejati bukan pada rudal atau kapal perang, tapi pada keteguhan hati sebuah bangsa yang tidak pernah menyerah pada tekanan.”

Analisis keamanan regional menunjukkan bahwa pernyataan Mojtaba ini bukan sekadar retorika. Ia merupakan bagian dari strategi komunikasi Iran yang semakin terstruktur: mempertahankan posisi keras di depan publik domestik, sekaligus mengirim sinyal halus ke pihak-pihak internasional bahwa Teheran masih terbuka untuk dialog—jika syaratnya jelas dan adil.

Sementara itu, Gedung Putih belum memberikan respons resmi terhadap pernyataan tersebut. Namun, sumber diplomatik di Washington mengatakan bahwa pemerintah saat ini—yang dipimpin oleh Presiden Joe Biden—tetap mempertahankan kebijakan “tekanan maksimum” terhadap Iran, meski secara diam-diam membuka saluran komunikasi melalui negara-negara netral seperti Oman dan Qatar.

Dengan ketegangan yang terus memanas, dunia kini menanti apakah diplomasi akan menang, atau apakah kawasan ini akan tergelincir ke dalam konflik yang lebih luas—dengan harga yang mungkin tak bisa dibayar oleh siapa pun.

Israel Tegaskan Tak Ikuti Kesepakatan AS-Iran

Sumbawanews.com,- Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara tegas menyampaikan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa negaranya tidak akan terikat oleh kesepakatan nuklir antara Washington dan Teheran. Pernyataan itu disampaikan dalam pembicaraan tertutup, menurut sumber resmi Israel yang dikutip CNN, Kamis (18/6/2026), sehari setelah kesepakatan MoU AS-Iran diumumkan.

Netanyahu, yang konsisten memandang Iran sebagai ancaman eksistensial bagi Israel, berargumen bahwa perjanjian tersebut gagal mengatasi inti masalah: program senjata nuklir Teheran yang masih berpotensi dikembangkan. Ia meyakini bahwa kesepakatan itu bersifat rapuh, dan bahwa Iran tidak akan pernah benar-benar menghentikan upaya pengayaan uranium di balik jaminan diplomatik.

Dalam upaya memengaruhi jalannya negosiasi lanjutan selama 60 hari yang menjadi bagian dari implementasi kesepakatan, Netanyahu disebut aktif menggalang dukungan dari tokoh konservatif AS dan sejumlah senator yang memiliki pengaruh kuat di Capitol Hill. Tujuannya jelas: memperketat syarat-syarat yang diterima AS dari Iran, sekaligus memastikan Israel tetap bebas bertindak demi keamanan nasionalnya—bahkan jika itu berarti melanggar batas yang ditetapkan dalam perjanjian.

Ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel pun tak mereda meski MoU AS-Iran secara eksplisit menyerukan gencatan senjata di seluruh front, termasuk antara Israel dan Hizbullah. Pada Kamis malam, serangan drone Israel menewaskan satu warga sipil dan melukai satu lainnya di Lebanon selatan, menunjukkan bahwa Tel Aviv masih mempertahankan kebijakan militer preemtifnya, terlepas dari tekanan diplomatik global.

Kantor Perdana Menteri Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi mengonfirmasi atau membantah laporan tersebut. Namun, tindakan militer yang berlanjut di Lebanon, ditambah dengan nada keras Netanyahu dalam pertemuan pribadi dengan Trump, mengindikasikan bahwa Israel tidak berniat mengikuti kerangka kesepakatan yang dianggapnya terlalu longgar.

Sementara itu, di Washington, Trump tampaknya mempertimbangkan tekanan dari kedua sisi: di satu sisi, ia ingin mempertahankan pencapaian diplomatiknya dengan Iran; di sisi lain, ia tak ingin kehilangan sekutu utama di Timur Tengah. Namun, sikap Netanyahu yang jelas—bahwa Israel bukan bagian dari perjanjian itu, dan tidak akan terikat olehnya—menjadi batu ujian pertama bagi stabilitas kesepakatan yang baru saja dilahirkan.

Dengan latar belakang serangan berulang di perbatasan dan kecurigaan mendalam terhadap niat Iran, kemungkinan besar konflik regional akan tetap membara—bukan karena kegagalan diplomasi, tapi karena ketidakpercayaan yang telah mengakar selama puluhan tahun.

Berita Terkini

Inggris Kalahkan Kongo 2-1, Kane Jadi Pahlawan

Sumbawanews.com,- Inggris berhasil bangkit dari tertinggal untuk mengalahkan Republik Demokratik Kongo 2-1 dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Rabu...

Harry Kane Cetak Brace, Inggris Kalahkan RD Kongo dan Tantang Meksiko di 16 Besar

Sumbawanews.com,- Inggris melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menang 2-1 atas Republik Demokratik Kongo dalam laga 32 besar di Atlanta Stadium,...

Harry Kane Bangkitkan Harapan Inggris, Kalahkan DR Kongo 2-1

Sumbawanews.com,- Timnas Inggris melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menang dramatis 2-1 atas DR Kongo dalam laga babak 32 besar di...

Persib Bandung Pertimbangkan Ganti Pelatih, Osmar Loss Vieira Jadi Kandidat Utama

Sumbawanews.com,- Media Iran, Estedade Football, melaporkan bahwa Persib Bandung tengah menjajaki kesepakatan dengan pelatih asal Brasil, Osmar Loss Vieira, untuk menggantikan Igor Tolic mulai...

Berita Utama