Home Blog Page 29

Persib Bandung Pertimbangkan Ganti Pelatih, Osmar Loss Vieira Jadi Kandidat Utama

Sumbawanews.com,- Media Iran, Estedade Football, melaporkan bahwa Persib Bandung tengah menjajaki kesepakatan dengan pelatih asal Brasil, Osmar Loss Vieira, untuk menggantikan Igor Tolic mulai musim 2026/2027. Laporan yang dipublikasikan pada 1 Juli 2026 menyebut negosiasi antara pihak klub dan calon pelatih baru masih berlangsung, meski belum ada keputusan resmi.

Kabar ini mengejutkan mengingat Persib sebelumnya telah mengumumkan Igor Tolic sebagai pelatih kepala pada Mei 2026, menggantikan Bojan Hodak. Keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan matang oleh manajemen, dengan alasan utama kesinambungan filosofi permainan dan pemahaman Tolic terhadap kultur klub—sebab ia telah terlibat dalam staf kepelatihan sejak 2024.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, sempat menegaskan bahwa penunjukan Tolic merupakan upaya menjaga stabilitas pasca sukses musim lalu. Namun, laporan dari media Iran itu menyiratkan adanya perubahan strategi di balik layar. Dikatakan bahwa Persib, sebagai salah satu tim paling bergengsi di Indonesia, sedang mencari pelatih dengan pengalaman internasional untuk memperkuat ambisi di kompetisi domestik dan potensi lanjutan di level Asia.

Osmar Loss Vieira, yang sebelumnya dikenal di dunia kepelatihan Brasil, belum pernah menangani tim di Asia Tenggara. Jika kesepakatan terwujud, ia akan menjadi pelatih asing ketiga yang memimpin Persib dalam tiga musim terakhir, menggantikan Bojan Hodak dan kemudian Igor Tolic yang belum sempat memimpin tim dalam laga resmi.

Sampai berita ini diturunkan, Persib belum memberikan tanggapan resmi atas kabar tersebut. Sementara itu, Igor Tolic tetap menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala, tanpa ada pernyataan resmi dari klub bahwa posisinya terancam.

Kemungkinan pergantian pelatih ini menjadi sorotan besar di kalangan Bobotoh, terutama menyusul serangkaian perombakan skuad besar-besaran yang telah dilakukan klub menjelang musim baru. Beberapa nama pemain dilepas, sementara sejumlah rekrutan baru—termasuk pemain diaspora—mulai bergabung, menandakan ambisi besar Persib untuk mempertahankan gelar juara Liga 1.

Dengan waktu yang terus berjalan menjelang kick-off musim baru, semua mata kini tertuju pada kantor manajemen Persib: apakah mereka akan mempertahankan kepercayaan pada Tolic, atau memilih jalan berisiko dengan membawa Osmar Loss Vieira sebagai arsitek baru?

Persija Jakarta Targetkan Juara Liga Setelah Finis Ketiga Musim Lalu

Sumbawanews.com,- Eksel Runtukahu, penyerang Persija Jakarta, menegaskan komitmennya untuk tetap memperkuat Macan Kemayoran di musim kompetisi Super League 2026-2027, dengan ambisi besar: mengangkat trofi juara. Pemain berusia 27 tahun itu tak puas dengan pencapaian posisi ketiga pada musim lalu, yang menjadi hasil terbaik Persija dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan enam gol dari 23 penampilan di musim perdana bersama tim ibu kota, Eksel membuktikan dirinya sebagai andalan di lini depan. Namun, bagi pemain kelahiran Maluku itu, angka-angka itu baru permulaan. Ia meyakini bahwa Persija memiliki potensi jauh lebih besar, terutama dengan kehadiran pemain-pemain baru seperti Aqil Savik dan penguatan di lini belakang melalui kontrak panjang Dia Syayid.

“Harapan saya buat Persija dan Jakmania, yang pasti kami harus berjuang untuk juara,” ujar Eksel, mengutip pernyataan resmi PT Liga Indonesia Baru pada 2 Juli 2026. Ia menekankan bahwa ambisinya bukan sekadar untuk dirinya sendiri, tetapi untuk para suporter setia yang tak pernah lelah mendukung tim di setiap laga, baik di Stadion Utama Gelora Bung Karno maupun di tengah hiruk-pikuk kota.

Eksel meminta Jakmania tetap menjadi “tiang penyangga” di balik layar, sekaligus memastikan bahwa ia dan rekan-rekannya akan memberikan respons setimpal di atas lapangan. “Pesan saya untuk Jakmania: tetap support, tetap berjalan bersama. Semoga musim ini kita bawa Persija juara,” tambahnya.

Pernyataan Eksel menyasar lebih dari sekadar motivasi pribadi. Ia menjadi representasi dari semangat baru yang sedang dibangun oleh manajemen Persija, yang tak hanya merekrut pemain, tapi juga menanamkan budaya menang. Dengan keberlanjutan skuad utama dan rekrutmen strategis, klub yang berdiri sejak 1928 itu kini tampak lebih siap daripada sebelumnya untuk menantang persaingan ketat dari Persib Bandung, Persebaya Surabaya, dan tim-tim besar lainnya.

Musim depan bukan sekadar lanjutan dari pencapaian lalu. Bagi Eksel Runtukahu dan Persija Jakarta, ini adalah kesempatan untuk mengubah sejarah—dari penantang menjadi penguasa.

Inggris Bangkit Berkat Brace Kane, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Sumbawanews.com,- Atlanta – Inggris menyelamatkan ambisinya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Demokratik Kongo di Atlanta Stadium, Rabu (1/7/2026). Dua gol Harry Kane di babak kedua membalikkan keunggulan awal lawan, sekaligus mengantarkan Tiga Singa melangkah ke babak 16 besar.

Pertandingan berawal buruk bagi Inggris. Di menit ketujuh, Brian Cipenga memanfaatkan umpan panjang di sisi kiri, lalu melepaskan tembakan akurat ke tiang dekat yang tak bisa dijangkau kiper Jordan Pickford. Kongo pun unggul 1-0, dan mempertahankan keunggulan itu hingga turun minum meski Inggris terus mendominasi penguasaan bola.

Di babak kedua, tekanan Inggris tak lagi terbendung. Setelah beberapa peluang gagal dimaksimalkan—termasuk sundulan Marcus Rashford yang digagalkan kiper Lionel Mpasi dan tembakan Djed Spence yang diblok Aaron Wan-Bissaka—akhirnya kegigihan membayar hasil.

Di menit ke-75, umpan silang Anthony Gordon dari sayap kanan disambut dengan tandukan keras Kane di depan gawang, memperdayai Mpasi dan menyamakan kedudukan. Semangat tim asuhan Thomas Tuchel pun meledak. Delapan menit menjelang laga berakhir, Kane kembali menjadi pahlawan. Bola liar dari serangan Inggris berhasil diolahnya dalam posisi tak seimbang, lalu ditembakkan ke sudut atas gawang—Mpasi tak bisa berbuat apa-apa.

Kemenangan 2-1 itu mengakhiri perlawanan sengit Kongo, yang sempat nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-44 lewat Yoane Wissa, namun bola hanya menghantam tiang gawang.

Dengan hasil ini, Inggris yang finis pertama di Grup L, melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi tuan rumah Meksiko pada 6 Juli mendatang di Dallas. Sementara Kongo, yang menempati posisi ketiga Grup K, harus pulang meski telah menunjukkan perlawanan gigih.

Kane, yang kini menjadi kapten sekaligus pencetak gol terbanyak Inggris di ajang Piala Dunia, kembali membuktikan diri sebagai mesin gol yang tak tergantikan. Dua golnya di laga ini menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Inggris di turnamen besar.

Susunan pemain:

**Inggris:** Pickford; Spence, Konsa, Guehi, O’Reilly; Rice, Anderson; Rashford, Bellingham, Madueke; Kane

**RD Kongo:** Mpasi-Nzau; Wan-Bissaka, Mbemba, Tuanzebe, Masuaku; Mukau, Moutoussamy, Sadiki; Mbuku, Cipenga, Wissa

Inggris Kalahkan RD Kongo 2-1, Kane Cetak Dua Gol Penentu

Sumbawanews.com,- Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium berakhir dramatis pada Rabu, 1 Juli 2026, ketika timnas Inggris bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Republik Demokratik Kongo dengan skor 2-1. Kapten Harry Kane menjadi pahlawan sekaligus penentu kemenangan The Three Lions lewat dua gol di babak kedua.

RD Kongo mengejutkan tim tamu hanya tujuh menit setelah laga dimulai. Brian Cipenga menyambut umpan silang di tepi kotak penalti, lalu melepaskan tembakan datar yang tak bisa dijangkau kiper Jordan Pickford. Kekalahan di depan publik sendiri seakan menjadi mimpi buruk bagi Inggris yang diharapkan tampil dominan.

Meski menguasai bola, Inggris kesulitan menembus pertahanan Kongo yang bermain disiplin dan penuh semangat. Jude Bellingham dan Marcus Rashford sempat menciptakan peluang emas, namun penyelesaian akhir mereka gagal membuahkan hasil. Bahkan, di menit akhir babak pertama, sundulan Kane dari jarak dekat berhasil digagalkan secara gemilang oleh kiper Lionel Mpasi-Nzau.

Ketegangan memuncak ketika wasit menolak permintaan penalti Inggris setelah Kane jatuh di kotak terlarang. VAR memutuskan tidak ada pelanggaran, membuat para pemain dan pelatih Thomas Tuchel frustrasi.

Namun, semangat Inggris tak padam. Di babak kedua, Tuchel melakukan perubahan strategis dengan memasukkan Bukayo Saka, Anthony Gordon, dan Eberechi Eze untuk memperkuat serangan. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-75. Umpan silang dari sisi kiri disambut dengan sundulan keras Kane ke sudut gawang, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Momentum berbalik total. Kongo yang sebelumnya bertahan rapat mulai kehilangan keseimbangan. Tekanan Inggris terus meningkat, dan pada menit ke-86, Kane kembali menjadi penentu. Menerima umpan matang di dalam kotak penalti, ia melepaskan tembakan keras ke sudut kanan atas gawang, membuat Mpasi-Nzau tak berdaya. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan ini mengantarkan Inggris ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Meksiko, tim yang lolos setelah mengalahkan Ekuador 2-0. Bagi Kane, yang kini berusia 33 tahun, gol-golnya bukan sekadar penyelamat—ia membuktikan bahwa pengalaman dan ketajaman masih menjadi senjata mematikan di panggung terbesar sepak bola dunia.

Gol Kane Menangkan Inggris atas Kongo DR di 86 Menit

Sumbawanews.com,- Atlanta Stadium — Harry Kane menyulap kekalahan menjadi kemenangan bagi Inggris dengan dua gol spektakuler dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Rabu (1/7). Timnas Inggris akhirnya menang 2-1 atas Kongo DR, setelah tertinggal 0-1 di babak pertama.

Pertandingan dimulai dengan kejutan dari Kongo DR. Brian Cipenga membobol gawang Jordan Pickford pada menit ketujuh, memanfaatkan kelemahan pertahanan Inggris yang masih beradaptasi dengan tekanan tinggi lawan. Babak pertama berakhir dengan keunggulan tim Afrika itu, meski Inggris mendominasi peluang—dengan sundulan Jude Bellingham, tendangan voli Kane, dan upaya Marcus Rashford yang gagal membuahkan gol.

Di babak kedua, The Three Lions meningkatkan intensitas serangan. Rashford beberapa kali nyaris membobol gawang Lionel Mpasi, namun kiper Kongo DR tampil luar biasa. Baru pada menit ke-75, kegigihan Inggris membuahkan hasil. Umpan silang dari Anthony Gordon di sisi kanan disambut sundulan keras Kane, yang meski sempat ditepis Mpasi, tetap meluncur masuk ke gawang. Skor menjadi 1-1.

Tiga belas menit kemudian, Kane kembali menjadi pahlawan. Setelah sepakan Bellingham diblok Mpasi, bola rebound langsung diambil Gordon yang segera mengoper ke tepi kotak penalti. Di tengah tekanan dua pemain lawan, Kane mengambil ruang sempit, lalu melepaskan tembakan kaki kanan yang tak bisa dijangkau kiper. Bola bersarang di pojok atas gawang. 2-1. Waktu menunjukkan menit ke-86.

Kemenangan ini mengamankan tiket Inggris ke babak 16 besar, sekaligus memperkuat status Kane sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Inggris di Piala Dunia. Dengan dua gol dalam laga ini, striker Bayern Munich itu kini telah mencetak 11 gol di turnamen dunia—melebihi catatan legenda seperti Wayne Rooney.

Susunan pemain Inggris: Jordan Pickford; Djed Spence, Marc Guéhi, Ezri Konsa, Nico O’Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Noni Madueke, Jude Bellingham, Marcus Rashford; Harry Kane.

Sementara Kongo DR: Lionel Mpasi; Aaron Wan-Bissaka, Axel Tuanzebe, Chancel Mbemba, Arthur Masuaku; Ngal’ayel Mukau, Samuel Moutoussamy, Noah Sadiki; Nathanael Mbuku, Yoane Wissa, Brian Cipenga.

Laga ini menjadi bukti nyata bahwa ketahanan mental dan kualitas individu bisa mengubah takdir pertandingan—dan di malam itu, nama Harry Kane kembali diukir dalam sejarah sepak bola dunia.

Polresta Bengkulu Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Libatkan UMKM untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Sumbawanews.com,- Kepolisian Resor Kota Bengkulu menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Kongo sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus memberdayakan belasan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Acara yang berlangsung Kamis, 2 Juli 2026, di pusat kota Bengkulu itu tak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga ruang ekonomi bagi pedagang kecil yang ikut memadati lokasi acara.

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmat Hidayat, menjelaskan, inisiatif ini sengaja dirancang untuk mendekatkan institusi Polri dengan rakyat melalui kegiatan yang positif, inklusif, dan bernilai sosial. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sebagai bagian dari kehidupan masyarakat,” ujarnya. Di sekitar layar raksasa yang memutar laga seru itu, puluhan stan UMKM menjajakan makanan, minuman, hingga produk kerajinan lokal — semua tanpa biaya sewa, dibiayai sepenuhnya oleh Polresta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perekonomian rakyat.

Kepala Biro LKBN ANTARA Bengkulu, Anom Prihantoro, menyambut baik langkah ini sebagai contoh kehadiran negara yang menyentuh kehidupan sehari-hari. “Ini bukan sekadar nobar, tapi ajang pemberdayaan yang memadukan hiburan dengan ekonomi kerakyatan,” katanya. Senada, Kepala TVRI Stasiun Bengkulu, Fonda Rafael, menilai acara ini memberi dampak ganda: masyarakat merasakan euforia Piala Dunia secara gratis, sementara pelaku UMKM mendapat peluang promosi yang tak ternilai harganya.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, warga dari berbagai lapisan — dari remaja hingga lansia — memadati lapangan, menikmati pertandingan sambil menikmati kuliner khas Bengkulu. Tanpa reklame besar, tanpa biaya masuk, keberhasilan acara ini terletak pada keberanian institusi kepolisian untuk melihat masyarakat bukan hanya sebagai objek pengamanan, tapi sebagai mitra pembangunan.

Dengan menggandeng UMKM dalam momen global seperti Piala Dunia, Polresta Bengkulu menunjukkan bahwa kehadiran negara bisa jadi sederhana, namun sangat bernas — saat keamanan berpadu dengan kesejahteraan, dan sepak bola menjadi jembatan antara polisi dan rakyat.

Inggris Balikkan Skor Berkat Gol Kane di Menit ke-75

Sumbawanews.com,- Piala Dunia 2026 memasuki babak 32 besar dengan dramatis di Stadion Atlanta, Rabu (1/7). Timnas Inggris yang tertinggal 0-1 dari RD Kongo sejak menit ketujuh, akhirnya mampu menyamakan kedudukan berkat gol spektakuler Harry Kane pada menit ke-75.

Gol awalRD Kongo dicetak oleh Brian Cipenga yang memanfaatkan kecepatan serangan balik, membuat tim Afrika itu unggul di babak pertama. Inggris tampak kesulitan menembus pertahanan rapat lawan, meski memiliki sejumlah peluang melalui Marcus Rashford, Jude Bellingham, dan Kane sendiri—semuanya gagal menembus jaring gawang karena penyelamatan tajam kiper Lionel Mpasi.

Di babak kedua, The Three Lions meningkatkan tekanan. Rashford dua kali nyaris mencetak gol, sundulannya melebar di atas mistar pada menit ke-54, sementara tendangan Bellingham dari sisi kiri berhasil ditepis Mpasi. Tapi ketegangan berubah jadi kegembiraan saat umpan silang dari Anthony Gordon di sisi kanan dimanfaatkan dengan sempurna oleh Kane. Dengan sundulan keras dari jarak dekat, kapten tim Inggris itu menggagalkan usaha Mpasi untuk menggagalkan bola—gol pun masuk.

Kedudukan 1-1 menjadi titik balik. Tidak butuh waktu lama bagi Inggris untuk membalikkan keadaan, karena hanya 11 menit setelah gol Kane, mereka kembali mencetak gol dan akhirnya menang 2-1.

Susunan pemain Inggris: Jordan Pickford; Djed Spence, Marc Guéhi, Ezri Konsa, Nico O’Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Noni Madueke, Jude Bellingham, Marcus Rashford; Harry Kane.

Sedangkan RD Kongo: Lionel Mpasi; Aaron Wan-Bissaka, Axel Tuanzebe, Chancel Mbemba, Arthur Masuaku; Ngal’ayel Mukau, Samuel Moutoussamy, Noah Sadiki; Nathanael Mbuku, Yoane Wissa, Brian Cipenga.

Dengan hasil ini, Inggris melangkah ke babak 16 besar, sementara RD Kongo harus pulang dengan kepala tegak setelah menunjukkan perlawanan gigih di panggung dunia.

PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Perdana Dokter Tifa

Sumbawanews.com,- Pengadilan Negeri Jakarta Timur memberikan izin resmi kepada media untuk menyiarkan langsung sidang perdana terhadap Tifauzia Tyassuma, atau yang dikenal sebagai Dokter Tifa, dalam kasus dugaan pemalsuan ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Sidang yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026, akan mencakup pembacaan dakwaan, eksepsi, tuntutan, pleidoi, hingga putusan akhir—semua tahapan yang boleh disiarkan secara langsung.

Juru Bicara PN Jakarta Timur, Immanuel Tarigan, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sejalan dengan prinsip transparansi peradilan, namun tetap mematuhi batasan hukum acara pidana. “Kami mengizinkan siaran langsung pada tahapan-tahapan inti persidangan yang bersifat formal dan tidak melibatkan keterangan saksi secara langsung,” ujarnya, Rabu, 1 Juli 2026.

Namun, tahap pembuktian—yang melibatkan pemeriksaan saksi dan alat bukti—dilarang keras untuk disiarkan secara langsung. Hal ini didasarkan pada ketentuan Pasal 153 KUHAP yang menegaskan bahwa keterangan saksi tidak boleh saling mendengar. Meski awak media tetap diperbolehkan hadir dan melakukan peliputan, mereka hanya dapat merekam secara diam-diam tanpa transmisi langsung.

Dokter Tifa, yang didakwa terlibat dalam penyebaran dokumen palsu terkait ijazah Jokowi, menjadi pusat perhatian nasional sejak kasus ini mencuat. Sidang perdana ini diharapkan menjadi titik awal dari proses hukum yang berlangsung terbuka, sekaligus menjadi ujian bagi keseimbangan antara hak publik untuk tahu dan prinsip keadilan yang berkeadilan.

Sebelumnya, PN Jaktim sempat menunda keputusan soal siaran langsung, namun akhirnya mengeluarkan kebijakan yang jelas setelah mempertimbangkan berbagai aspek hukum dan kepentingan umum. Roy Suryo, yang dikaitkan sebagai rekan kerja Dokter Tifa dalam kasus ini, sebelumnya telah menepis isu perpecahan, menegaskan bahwa keduanya tetap berada dalam satu strategi hukum.

Dengan izin ini, masyarakat dapat mengikuti perkembangan sidang secara real-time, sekaligus memastikan bahwa proses hukum berjalan tanpa intervensi atau distorsi informasi.

Inggris Gagal Dapat Penalti Usai Kane Jatuh di Kotak Penalti

Sumbawanews.com,- Wasit Adham Makhadmeh memutuskan tidak memberi penalti kepada Inggris setelah Harry Kane terjatuh di dalam kotak penalti saat berbenturan dengan kiper RD Kongo, Lionel Mpasi, pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Rabu (1/6/2026) malam WIB. Keputusan itu langsung memicu kontroversi, terutama setelah tayangan ulang menunjukkan Kane justru menjatuhkan diri sebelum kaki Mpasi bersentuhan dengannya.

Laga yang berlangsung sengit itu sempat membuat RD Kongo memimpin 1-0 lewat gol cepat Brian Cipenga pada menit ke-7. Inggris yang berusaha mengejar ketinggalan terus mendesak, namun pertahanan tim Afrika yang solid dan penyelamatan brilian Mpasi membuat serangan The Three Lions kerap gagal membuahkan hasil. Di menit-menit akhir babak pertama, Kane yang berlari kencang mengarah ke gawang, tiba-tiba jatuh setelah beradu tubuh dengan Mpasi. Wasit asal Yordania itu langsung meniup peluit, namun bukan untuk memberi hadiah penalti—malah memberi tendangan bebas kepada RD Kongo dengan alasan simulasi.

Video Assistant Referee (VAR) Khamis Al-Marri meninjau insiden tersebut dan memutuskan tidak merekomendasikan perubahan keputusan. Dengan demikian, keputusan Makhadmeh tetap berlaku. Jika skor 1-0 untuk RD Kongo bertahan hingga akhir laga, keputusan ini diprediksi akan menjadi salah satu momen paling diperdebatkan dalam sejarah Piala Dunia 2026, terutama mengingat pentingnya gol penalti dalam pertandingan eliminasi langsung.

Inggris, yang mengandalkan Kane sebagai ujung tombak, kini harus berjuang lebih keras di babak kedua untuk menyamakan kedudukan. Sementara itu, RD Kongo, tim yang dianggap sebagai underdog, berpeluang besar melaju ke babak 16 besar jika mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.

Ekspedisi Patriot Jadi Mesin Penggerak Transmigrasi Berbasis Ekonomi

Sumbawanews.com,- Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara memperkenalkan transformasi besar-besaran dalam program transmigrasi: bukan lagi sekadar memindahkan penduduk, tapi membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui industrialisasi dan hilirisasi berbasis potensi lokal. Pada Selasa, 30 Juni 2026, di Jakarta, ia memimpin diskusi strategis bersama para guru besar dari sepuluh perguruan tinggi mitra Tim Ekspedisi Patriot, sebuah inisiatif yang kini menjadi ujung tombak perubahan paradigma transmigrasi di Indonesia.

Iftitah menegaskan, kunci keberhasilan program ini terletak pada prinsip sederhana namun revolusioner: “Ada gula, ada semut. Kita bangun dulu ekonominya. Ketika peluang kerja dan usaha tumbuh, masyarakat akan datang karena melihat masa depan yang lebih baik.” Kawasan transmigrasi, menurutnya, tidak boleh lagi dipandang sebagai permukiman pinggiran, melainkan sebagai ekosistem ekonomi yang terintegrasi—menghubungkan sumber daya alam, riset akademik, dunia usaha, investasi, dan akses pasar dalam satu rantai nilai yang utuh.

Tim Ekspedisi Patriot, yang kini beroperasi di sejumlah kawasan transmigrasi di Papua, tidak lagi sekadar melakukan pemetaan atau kajian lapangan. Mereka bertindak sebagai konsolidator sistemik: menghubungkan petani dan pelaku usaha lokal dengan perguruan tinggi untuk pengembangan teknologi, serta menjembatani kebutuhan produksi dengan kebutuhan pasar. Tujuannya jelas: mengubah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Prof. Sjarief Widjaja dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember menekankan pentingnya kepastian pasar sejak awal. “Yang paling penting adalah off-taker. Produk masyarakat harus sejak awal dihubungkan dengan pasar,” ujarnya. Tanpa penyerapan produk, industrialisasi hanya menjadi proyek kosong. Sementara itu, Prof. Tommy Perdana dari Universitas Padjadjaran menambahkan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada pembangunan rantai pasok yang utuh—mulai dari penguatan petani, pengolahan hasil, pembiayaan, hingga akses ke pasar modern dan ekspor.

“Patriot perlu menjadi konsolidator yang memahami sistem produksi sekaligus sistem pasar,” katanya. “Masyarakat harus mampu bertransformasi dari pola produksi tradisional menuju pertanian dan agroindustri yang berorientasi pasar.”

Dari diskusi ini, indikator keberhasilan program transmigrasi pun bergeser. Bukan lagi diukur dari jumlah kajian atau jumlah keluarga yang dipindahkan, tetapi dari pertumbuhan industri lokal, peningkatan lapangan kerja, kenaikan pendapatan masyarakat, dan kemampuan kawasan transmigrasi menjadi pusat ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Dengan pendekatan ini, transmigrasi kini bukan lagi soal pindah tempat—tapi soal membangun masa depan.

Berita Terkini

TikTok Luncurkan AI Symphony dan Dreamina untuk Bantu UKM Produksi Konten

Sumbawanews.com,- Singapura – TikTok meluncurkan dua alat kecerdasan buatan, AI Symphony dan Dreamina, untuk membantu pelaku usaha mikro dan kecil (UKM) membuat konten video...

13 Tim Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Babak 32 Besar

Sumbawanews.com,- Aljazair resmi tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Swiss 0-2 pada Jumat, 3 Juli 2026, di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada. Dengan...

Indonesia dan Belarus Perkuat Kerja Sama di Tujuh Bidang Strategis

Sumbawanews.com,- Pemerintah Indonesia dan Belarus menandatangani tujuh perjanjian kerja sama bilateral dalam kunjungan resmi Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko ke Jakarta pada Kamis, 3 Juli...

Gunung Merapi Masih Siaga, Pendakian Dilarang Karena Viral Ajakan

Sumbawanews.com,- Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) menegaskan bahwa aktivitas pendakian di Gunung Merapi hingga kini tidak direkomendasikan, menyusul maraknya ajakan di media sosial...

Berita Utama