sumbawanews.com,- Saat ini, peran TNI dan Polri berada pada era perubahan yang terus berkelanjutan, semuanya bergerak dinamis, termasuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perubahan itu akan terjadi secara terus menerus dan tidak ada yang tetap statis di dunia ini.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, M.Si., Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., dan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman saat membuka Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri tahun 2020, bertempat di GOR A. Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/1/2020).
Rapim TNI-Polri tahun 2020 diikuti oleh 359 peserta terdiri dari 186 Pejabat Mabes TNI dan Angkatan, 173 Pejabat Polri. Rapim TNI-Polri tahun 2020 mengangkat tema “Dilandasi Profesionalitas, Soliditas, dan Sinergisitas, TNI-Polri Siap Mengamankan Pilkada Serentak tahun 2020 Serta Mengawal Pembangunan Nasional Dalam Rangka Menuju Indonesia Maju”. Tema ini sebagai bentuk antisipasi ancaman nyata yang sulit diprediksi yang berpengaruh pada stabilitas nasional ke depan.
Panglima TNI mengatakan bahwa ada arah baru pasca reformasi, dimana terjadinya perubahan struktur Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Tuntutan reformasi yaitu Polri harus dipisahkan dari ABRI, untuk memisahkan fungsi Pertahanan dan fungsi Keamanan. Dua puluh tahun pasca reformasi berlalu, secara organisasi TNI-Polri benar-benar terpisah. Tetapi secara spektrum penugasan masih ada irisan kemiripannya dan tidak pernah terjadi segregasi atau pemisahan total antara TNI-Polri.
Dalam lingkup yang lebih luas, ada spektrum ancaman dan permasalahan-permasalahan bangsa yang harus dituntaskan secara bersama-sama antara TNI dan Polri. Pada kondisi perang, militer harus memenangkan pertempuran, tetapi pada masa damai, militer harus persuasif. Ada transisi diantara dua kondisi itulah blurring boundaries yaitu menjaga stabilitas keamanan terutama dihadapkan pada spektrum ancaman keamanan yang lebih luas dan spektrum tugas yang semakin melebar yang harus dituntaskan secara bersama (sinergi).
Pada Rapim kali ini, Panglima TNI memberikan penekanan tentang kebijakan TNI dalam menghadapi tugas-tugas ke depan yang terkait dengan Polri. Pertama, amankan Pilkada secara Serentak dan PON XX. Pilkada serentak akan diselenggarakan kontestasi pemilihan 9 Gubernur, 224 Bupati dan 37 Walikota di berbagai daerah. Begitu juga pada pelaksanaan PON XX di Papua, kegiatan ini perlu menjadi perhatian yang penting agar bejalan aman dan lancar. Aparat TNI-Polri perlu kerja sama yang bersinergi untuk mengamankan Papua dan daerah lainnya.
Kedua, antisipasi dan siaga bencana alam maupun bencana kemanusiaan. Setiap Komando atau Satuan Kewilayahan harus punya analisa kerawanan dan rencana kontinjensi di wilayah tanggungjawabnya. Ketiga, waspadai eksploitasi sumber daya alam ilegal berlebihan. Kasus di Laut Natuna Utara menjadi pelajaran penting agar tidak bisa terjadi di wilayah lain. Penambangan liar, penggundulan hutan yang merusak lingkungan harus dihentikan dan pelakunya harus diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. (Mad/Puspen TNI)
Sumbawa – Patroli gabungan dari Kodim 1607/Sumbawa bersama Polsek Moyo Utara dan BKPH Puncak Ngengas Batulanteh dipimpin Camat Moyo Utara Ardian Pranata Putra, S.IP., bersama Danramil 1607-12/Moyo Hilir Kapten Inf I Ketut Budiana di lokasi Kawasan Hutan Olat Lake RTK 78 Dusun Ai Bari Desa Kukin Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa NTB, Senin (27/1).
Usai melakukan jumlah personel gabungan, sekitar 30 orang personel bergegas menuju lokasi patroli dan langsung melakukan pemantauan dan pengecekan di sekitar kawasan hutan dan tidak lama kemudian, tim patroli gabungan menemukan kawat tembaga sepanjang 800 meter.
“Kawat tembaga itu kami temuka di sekitar kawasan hutan Olat Lake RTK 78 setelah berkeliling bersama-sama anggota,” ujar Danramil.
Patroli kemudian meninggalkan lokasi kawasan hutan Olat Lake RTK 78 Dusun Ai Bari menuju kawasan hutan Olat Lake RTK 78 Dusun Bajo Kecamatan Moyo Utara.
Didaerah kawasan tersebut, patroli gabungan kemudian menemukan banyaknya kawasan hutan lindung yang digunakan lahan tanam oleh masyarakat Dusun setempat.
Melihat kondisi tersebut, Camat Moyo Utara memberikan arahan dan penekanan kepada masyarakat yang menggunakan lahan hutan sebagai lahan pertanian di Kantor BKPH Puncak Ngengas Batulanteh.
Terpisah, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., saat dikonfirmasi membenarkan penemuan anggota patroli gabungan berdasarkan laporan dari Danramil maupun aparat intelnya dilapangan.
Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh masyarakat setempat yang menggunakan kawasan hutan sebagai lahan pertanian tanpa ijin sudah menyalahi atuaran yang berlaku. Namun sebelum melakukan tindakan refresif, harus dilakukan upaya pendekatan secara persuasif dengan sosialisasi maupun peringatan baik secara lisan maupun tulisan kepada masyarakat setempat dengan melibatkan pemerintah kecamatan maupun desa dengan memberikan batas waktu.
“Jika ini sudah dilakukan dan mereka tidak mengindahkan, maka penegakkan hukum harus dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku untuk menjaga dan menyelamatkan hutan,” tegas Dandim.
Selain itu, mantan Danyonif 744 RK/SYB tersebut juga mengajak masyarakat untuk tidak merusak hutan dengan melakukan ilegal loging maupun perambahan hutan untuk dijadikan lahan pertanian mengingat dampak yang akan ditimbulkan sangat besar dan merugikan semua pihak termasuk masyarakat disekitar hutan khususnya
Mataram-Sumbawanews.com – Pengelola Lombok International Airport (LIA) di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) memasang alat termaskener (alat pendeteksi suhu tubuh) di pintu kedatangan penumpang. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi merebaknya virus korona di NTB.
Tak hanya itu, pengelola bandara juga menyediakan dua unit mobil ambulans dari Kantor Pelabuhan Kelas 2 Mataram, wilayah kerja LIA. Jika nantinya ditemukan penumpang yang tersuspect virus korona, dapat segera dirujuk menggunakan ambulans.
General Manager (GM) Angkasa Pura, Nugroho Jati menjelaskan, hingga saat ini LIA masih aman lantaran belum ada penumpang yang tersuspect Virus Korona. Meski begitu, pihak LIA terus memperketat pemeriksaan, terlebih penerbangan internasional seperti dari Singapura dan Kuala Lumpur.
“Pertama pendeteksian suspect dengan penggunaan alat pendeteksi tubuh. Kedua, petugas KKP melakukan monitoring terhadap penumpang yang datang,” katanya, menukil laman iNews.id, Minggu (26/1/2020).
Sementara itu, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Korwil Wilayah Kerja LIA, Datu Kusumajati menjelaskan, tanda-tanda penumpang yang tersuspect virus ini di antaranya batuk, flu, deman dan sesak nafas. Suhu badan akan terdeteksi alat jika mencapai 38 derajat ke atas.
“Jika ada yang terindikasi, maka kita rujuk ke RSUD Provinsi NTB,” tandasnya.
Jakarta, Sumbawanews.cpm –Indonesia Emas 2045 adalah sebuah impian tentang Indonesia yang unggul dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Tentunya untuk mewujudkan impian Indonesia Emas tahun 2045 tersebut kualitas sumber daya manusia menjadi syarat mutlak. Karena itu menjadi PR besar bagi pemerintah dan masyarakat untuk mempersiapkan generasi muda berkualitas, yang akan menjadi calon pemimpin Indonesia di masa depan.
Sejatinya, di tahun 2045 Indonesia diprediksi mengalami bonus demografi. Dimana angkatan usia produktif (15-64 tahun) diperkirakan berjumlah 68 persen dari total penduduk. Karena itu anak-anak Indonesia yang saat ini berusia kurang dari 1 tahun hingga 10 tahun dipersiapkan menjadi generasi emas yang akan menikmati bonus demografi tersebut, melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kualitas kesehatan.
Tetapi apa yang terjadi bila anak-anak Indonesia yang berusia belia saat ini ternyata menyimpan potensi penyakit yang berbahaya di usia produktifnya? Apa jadinya jika generasi muda yang disiapkan menjadi generasi emas justru menjadi generasi yang sakit-sakitan di tahun 2045? Alih-alih mendapatkan bonus demografi, justru sebaliknya Indonesia berpotensi mengalami musibah demografi karena generasi mudanya sakit-sakitan dan tidak berkualitas.
Potensi akan banyaknya generasi muda yang sakit-sakitan pada 20 hingga 25 tahun mendatang mungkin saja terjadi. Sebab, data menunjukkan bahwa angka kematian karena Penyakit Tidak Menular (PTM) atau Non Communicable Disease (NCD), terus meningkat setiap tahun. Menurut data yang dirilis oleh Double Burden of Diseases & WHO NCD Country Profile pada 2014, menunjukkan bahwa angka kematian karena PTM meningkat drastis. Jika pada tahun 1990 angka kematian akibat PTM baru mencapai 58%, pada 2014 angka tersebut naik menjadi 71%.
Data Riset Kesehatan Dasar atau Riskesdas tahun 2018 menunjukkan peningkatan prevalensi penyakit tidak menular dibandingkan Riskesdas 2013. Prevalensi kanker misalnya, naik dari 1,4 persen (2013) menjadi 1,8 persen (2018). Prevalensi stroke naik dari 7 persen menjadi 10,9 persen. Berdasarkan pemeriksaan gula darah, prevalensi diabetes melitus naik dari 6,9 persen menjadi 8,5 persen; dan dari hasil pengukuran tekanan darah, hipertensi naik dari 25,8 persen menjadi 34,1 persen.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ancaman signifikan NCD dikaitkan dengan perilaku berisiko seperti penggunaan alkohol, penggunaan tembakau, diet yang tidak sehat dan aktivitas fisik yang tidak baik. Dan yang mengkhawatirkan, keempat perilaku berisiko ini begitu lekat dengan kaum muda di Indonesia.
Penelitian dari Departemen Kesehatan menunjukkan bahwa sementara 24,7% dari orang muda berusia 15-19 tahun merokok pada tahun 2001, ini meningkat menjadi 54,8% pada tahun 2016, sementara untuk konsumsi minuman berakohol Data dari Survei Kesehatan Reproduksi Dewasa Muda Indonesia (IYARHS) 2013-14 menunjukkan bahwa pria berusia 15-24 lebih cenderung mengonsumsi alkohol daripada wanita dari kelompok usia yang sama. Sebanyak 34% pria mengonsumsi alkohol pada suatu waktu, sementara persentase yang sangat kecil (2%) minum setiap hari. Seperti merokok, usia merupakan factor penting dalam penggunaan alkohol awal. Di antara pria yang pernah mengonsumsi alkohol, 13% mulai minum pada usia 14 dan 43% pada usia 16 tahun.
Prihatin dengan tingginya perilaku berisiko di kalangan remaja, Lentera Anak bersama Puskesmas Kecamatan Jagakarta Jakarta Selatan, menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional 2020.Rangkaian kegiatannya berupa lomba Abang None Gizi, lomba Jingle Gizi Milenial, lomba Stand up comedy, Vlog Gizi Milenial, Pidato antar-Pesantren tema Gizi Milenial dan Talkshow. Acara ini digelar di Kawasan Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan, Jakarta Selatan, hari ini (27/01/2020).
Lisda Sundari, Ketua Lentera Anak, menyatakan kegiatan yang melibatkan para tenaga kesehatan dan puluhan pelajar SMP-SMA di wilayah Jakarta Selatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan generasi milenial tentang gizi yang baik dan seimbang serta pentingnya aktivitas fisik bagi kesehatan.
“Kami mendorong kaum milenial lebih sadar gizi karena gizi yang baik akan membuat pertumbuhan dan perkembangan anak-anak dan remaja menjadi optimal. Indonesia membutuhkan remaja Indonesia yang sehat, produktif, kreatif, dan kritis untuk menjadi generasi emas di tahun 2045,” kata Lisda.
“Acara hari ini merupakan rangkaian dari acara menyambut Hari Gizi Nasional 2020 yang sudah berlangsung di kelurahan Pabuaran, Cibinong, pada 19 Januari lalu. Acara itu diikuti puluhan warga kelurahan Pabuaran, penggerak PKK, remaja Karang Taruna, yang mengadakan acara jalan sehat serta mendapatkan penyuluhan tentang gizi seimbang. Komponen gizi seimbang tidak hanya meliputi makanan bergizi, tetapi juga mencakup komponen pendukung seperti mencuci tangan dengan sabun, minum air putih yang cukup dan melakukan aktivitas fisik. Selain itu, LurahPabuaran juga meresmikan posyandu remaja yang dapat menjadi pusat edukasi tentang kesehatan di wilayah Pabuaran,” lanjut Lisda menjelaskan.
Lisda menambahkan, Lentera Anak dan Yayasan GAGAS bekerjasama dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan AstraZeneca sudah hampir dua tahun ini memfasilitasi Program Kesehatan Remaja (Young Health Programme) untuk mengatasi faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) di kalangan remaja yang berfokus pada penggunaan tembakau dan kampanye anti rokok, konsumsi alkohol yang berbahaya, diet tidak sehat, dan kurangnya aktifitas fisik atau olahraga yang dapat menyebabkan PTM di kemudian hari.
“Lentera Anak memfasilitasi puskesmas dengan komunitas, baik itu sekolah, karang taruna maupun komunitas remaja lainnya untuk memberikan pelatihan dan pendampingan tentang pentingnya upaya mengatasi faktor risiko PTM. Kedepan kami akan lebih aktif bekerjasama melakukan kampanye dan edukasi tentang pentingnya pola hidup sehat di kalangan remaja,” tambah Lisda.
Camat Jagakarsa H. Alamsah, sangat mengapresiasi acara talkshow edukasi dan aneka lomba yang diikuti puluhan pelajar di kecamatan Jagakarsa Jakarta Selatan. Ia meminta seluruh petugas kesehatan di wilayah Jagakarsa aktif melakukan edukasi kepada warga. Sedangkan kepada puluhan pelajar SMP-SMA yang mengikuti talkshow dan aneka lomba ia berpesan untuk pandai memilah makanan sehat. “Adik-adik Milenial harus cerdas memilah makanan yang murah dan sehat,” pesannya.
Sementara itu Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, dr. Muhammad Helmi, berpesan agar generasi Milenial sadar gizi. “Dengan pemenuhan nutrisi dan gizi yang sehat diharapkan anak-anak dan remaja tumbuh optimal, cerdas dan kreatif,” kata Helmi.
Selain itu ia mengingatkan kaum Milenial untuk menghindari perilaku tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol. “Generasi Milenial jangan dirusak oleh perilaku berisiko yang berpotensi merusak kaum muda. Jadilah anak muda indonesia yang sehat, kreatif dan berprestasi,” pungkasnya.(sn01)
(Merauke). Pepatah membaca adalah jendela dunia merupakan suatu ungkapan yang tepat, karena dengan membaca buku, akan banyak ilmu pengetahuan yang bisa didapatkan, memperluas wawasan seseorang, beraneka kejutan dan hiburan pun bisa diperoleh melalui membaca buku.
Guna menghadirkan jendela dunia itu di perbatasan RI-PNG, sejak awal bertugas di bulan Agustus 2019 lalu, Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad berinovasi menyulap Truk Dinas Tentara jenis NPS menjadi mobil pintar “Perpustakaan Keliling” yang membawa ratusan judul buku dan satu buah televisi 42 inci untuk nonton bersama.
Kini dimasa tugasnya yang sudah berjalan sekitar enam bulan, Perpustakaan Keliling Tentara kembali menyambangi Sekolah Dasar (SD) yang ada di wilayah binaan teritorial Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kuler yang dipimpin oleh Danki Satgas Lettu Inf Aprianto Trianggoro Putro, S.T.Han.
Kali ini SD YPK Kuler di Kampung Kuler, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua, pada hari Senin (27/1/2020) menjadi sekolah kesepuluh yang disambangi 10 personel Satgas dari Pos Kuler dengan perpustakaan keliling, hal ini adalah pertama kali ada perpustakaan keliling di sekolah tersebut.
“Sengaja kami datangkan perpustakaan keliling dari Pos Kout, untuk membangun minat baca dan memperluas pengetahuan dan wawasan siswa-siswi di SD YPK Kuler. Selain itu juga ada nonton bareng film tema perjuangan serta membagikan bubur kacang hijau setelah kegiatan usai guna menambah gizi para siswa,” kata Lettu Inf Aprianto.
Di tempat terpisah, Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengatakan, kegiatan Perpustakaan Keliling merupakan salah satu program teritorial Satgas untuk menghadirkan jendela ilmu pengetahuan bagi anak-anak yang ada di sekolah perbatasan.
“Inovasi ini sebagai usaha meningkatkan prestasi siswa, membantu mengajar di sekolah disekitar pos Satgas juga dilakukan, kita juga memberikan bimbingan belajar di pos. Bagi kami pendidikan dan ilmu pengetahuan adalah sesuatu yang sangat penting meskipun dihadirkan dalam bentuk yang sederhana,” terangnya.
Kepala Sekolah SD YPK Kuler, Ibu Deniana Makailipessi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang telah datang membawa Truk Tentara dengan disulap menjadi Perpustakaan Kelilng yang menarik. “Terima kasih banyak Bapak-bapak TNI, telah singgah ke sekolahan kami, senang rasanya melihat siswa-siswi kami semangat dan antusias dalam membaca buku, ini adalah kali pertama dan tentunya menjadi hal baru dan membuat siswa-siswi semakin semakin cinta dengan membaca,” ungkapnya. (Bdr)
(Maluku. Senin, 27 Januari 2020). Dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI bersama Rakyat, anggota Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/Tuah Sakti (Yonif RK 136/TS) Pos Koki Piru SSK II yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan Maluku diterjunkan untuk membantu percepatan pembangunan Balai Dusun Resetlemen Pulau Osi di Desa Piru, Kec. Seram Barat, Kab. Seram Bagian Barat, Maluku, Minggu (26/1/2020).
Komandan Pos (Danpos) SSK II, Lettu Inf Sipayung mengatakan bahwa kegiatan karya bakti ini dalam rangka membantu warga membangun Balai Dusun sekaligus untuk menjalin silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan Rakyat. “Kegiatan karya bakti ini dipimpin oleh Sertu Heryadi bersama beberapa anggota satgas,” ucapnya.
“Pembangunan Balai Dusun yang berada di Desa Piru diharapkan dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh warga untuk kegiatan keagamaan maupun kegiatan warga lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Bapak Nompo (58 th) selaku Kepala Dusun Resetlemen Pulau Osi mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota Satgas Yonif RK 136 /TS Pos Koki Piru SSK II, karena telah membantu kegiatan pembangunan Balai Dusun.
“Dengan adanya kehadiran Bapak TNI, seluruh masyarakat sangat antusias dan semangat dalam melaksanakan pembangunan Balai Dusun tersebut, sehingga pembangunan Balai Dusun semakin cepat selesai dan bisa segera digunakan,” katanya. (Bdr)
Mataram-Sumbawanews.com.- Seorang wisatawan asal China di Lombok, Nusa Tenggara Barat dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB di Kota Mataram, Senin, 27 Januari 2020.
Wisatawan tersebut datang ke Senggigi, Lombok Barat. namun karena memiliki gejala demam, dan untuk mengantisipasi terpapar Corona, dia kemudian memeriksa diri di RSUD NTB. Pihak rumah sakit kemudian merawat di ruang isolasi sesuai prosedur penanganan khusus.
“Dia datang, begitu ada demam kita perlakukan itu (perawatan) karena kita memberikan atensi untuk pengamanan antisipasi aja,” kata Kabag Humas RSUD NTB, Solikin.
Hingga saat ini pasien tersebut masih dirawat di ruang isolasi. Hasil pemeriksaan saat ini belum keluar.
“Kita lakukan pengawasan dan pemeriksaan penunjang belum ada hasilnya. Kalau sudah enggak ada masalah kita pulangkan,” ujarnya.
Solikin mengatakan, prosedur penanganan khusus dilakukan terhadap pasien yang diduga terpapar virus Corona. Itu untuk mengantisipasi penyebaran virus mematikan tersebut.
Lombok Utara – Upaya untuk mendorong proses pembangunan rumah tahan gempa (RTG) bagi warga yang terdampak gempa dengan menfaatkan dana stimulan dari pemerintah pusat terus dilakukan terutama di daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU).
Dalam hal ini, Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1606/Lobar Kolonel Czi Efrijon Kroll, S.IP., berkeliling memantau proses percepatan rehab rekon mulai dari Kecamatan Pemenang hingga Kecamaatan Bayan KLU, Senin (27/1).
Kesempatan tersebut juga digunakan untuk memantau pembagian buku rekening dari Bank Mandiri di Desa Rempek dan Desa Sambik Bangkol Kecamatan Gangga Lombok Utara.
Dalam sambutannya, Danrem 162/WB hari ini dilaksanakan proses penyerahan buku tabungan rehab rekon kepada warga terdampak gempa untuk pembangunan RTG, bukan untuk hal-hal yang lain. Segera membuat Pokmas yang bertanggungjawab untuk mengelola dana tersebut dan mendistribukan material kepada anggota Pokmasnya.
“Setelah pembagian buku rekening ini, langkah berikutnya membuat rekening Pokmas karena batas akhir pembagian dana stimulan bantuan rehab rekon untuk tahap ini sampai dengan tanggal 31 Maret 2020,” papar Danrem.
Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut juga meminta Pokmas untuk memilih Aplikator yang terbaik sehingga pembangunan RTG-nya berjalan aman dan lancar.
“Kepada Perbankan agar melayani masyarakat dengan baik sehingga prosesnya dapat berjalan tepat waktu sesuai harapan kita bersama,” harapnya.
Alumnus Akmil 1993 tersebut juga memberikan penekanan kepada para Fasilitator khususnya Fasiliator TNI POLRI untuk jangan main-main dalam pelaksanaan rehab rekon dan apabila ada indikasi untuk mengambil keuntungan, maka akan diberikan tindakan keras dengan sanksi hukuman sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku hingga pemecatan.
Usai melaksanakan pemantauan pembagian buku rekening tabungan rehab rekon di KLU, Danrem 162/WB bersama rombongan kemudian memimpin rapat koordinasi dalam rangka percepatan rehab rekon RTG ruang rapat Jayang Rana Kantor Bupati Lombok Barat bersama Forkopimda Lobar, Kasi Intel Korem 162/WB, Asisten III Bupati Lobar, Kadis PUPR Lobar, Kadis Perkim Lobar, para Danramil dan Kapolsek, TPK dan korwil Lobar, Kancab Bank BRI mataram dan Kancab Bank Mandiri Mataram.
(Merauke. Senin, 27 Januari 2020). Semangat gotong royong diperlihatkan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad dan warga perbatasan saat melaksanakan kegiatan karya bakti membersihkan pohon yang tumbang akibat angin kencang dan hujan deras di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kab. Merauke, Papua, Minggu (26/1/2020).
Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., mengatakan bahwa peristiwa ini sempat melumpuhkan kegiatan masyarakat yang hendak melintas, karena pohon tumbang tersebut menghalangi jalan utama di Kampung Yanggandur. Untuk membuka kembali jalan, Danpos Yanggandur, Serka Supriyadi dan 7 anggotanya bersama masyarakat sekitar membersihkan ranting-ranting pohon yang menutupi akses jalan.
“Ini adalah bentuk kepedulian Satgas terhadap lingkungan melalui semangat gotong royong, membantu kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat disekitar pos sebagai bagian dari Kemanunggalan TNI-Rakyat,” ucapnya.
Menurutnya, melalui gotong royong seperti ini diharapkan mempererat tali silaturahmi yang sudah terjalin dengan baik selama ini, sekaligus dapat membuat pengaruh positif bagi masyarakat di perbatasan.
Kepada prajurit, Dansatgas juga berpesan agar selalu menjaga profesionalisme TNI di mana pun bertugas. “Tingkatkan kesigapan terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat, tetap semangat, selalu dekat dengan rakyat dan tunjukkan dedikasi terbaik untuk Kostrad,” pungkasnya.
Ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad disampaikan Bapak Gregerius Banggu selaku Kepala Kampung Yanggandur yang turut hadir dalam gotong royong tersebut, atas apa yang telah dilakukan Satgas dalam membersihkan pohon tumbang yang menghalangi jalan kampung.
“Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI khususnya Pos Yanggandur yang sudah peduli dan mengajak masyarakat bersama-sama bergotong-royong membersihkan ranting pohon yang tumbang menghalangi jalan utama kampung, sehingga melancarkan kembali aktivitas warga,” tuturnya (Bdr)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjajanto, S.I.P. ikut serta mendampingi Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam kunjungan ke PT PAL Indonesia (Persero) dan Kapal Selam Alugoro-405 di Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/1/2020). Turut serta dalam kunjungan tersebut, antara lain Menhan RI Prabowo Subianto, Menlu RI Retno Marsudi, Menkopolhukam RI Mahfud MD, Kapolri Jenderal Pol Drs. Idham Azis, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. dan Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman. (Mad/Puspen TNI)
Sumbawanews.com,- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menjadi jembatan nutrisi bagi siswa, tetapi juga...
Sumbawanews.com,- Moskow mengecam Prancis, Jerman, dan Inggris atas apa yang disebutnya sebagai sikap hipokrit dalam konflik Ukraina. Dalam pertemuan tertutup di ibu kota Rusia,...
Sumbawanews.com,- Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), M. Herindra, memberikan respons tegas terhadap ultimatum yang dilayangkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah...
Sumbawanews.com,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan transaksi di Jakarta Fair 2027 mencapai Rp9 triliun, melampaui capaian tahun sebelumnya yang terus meningkat. Target ini...
Sumbawanews.com,- Di tengah gemerlap Summer Game Fest tahun ini, Sega memperkenalkan Stranger Than Heaven—game baru dari RGG Studio yang menggoyang fondasi warisan Yakuza. Bukan...