Home Blog Page 2551

Dukung Program Ketahanan Pangan, Satgas Yonif 413 Tanam Kacang Panjang

Sumbawanews.com,- Dalam upaya membantu ketersediaan bahan pangan di masa pandemi Covid-19, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad menggelar ketahanan pangan dengan menanam Kacang Panjang di Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Sabtu (21/11/2020).

“Dalam memenuhi ketersediaan bahan pangan di masa pandemi Covid-19 ini, kami menggelar ketahanan pangan, salah satunya dengan menanam sayuran kacang panjang di Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura,” ungkap Mayor Anggun.

Sementara itu, Komandan Pos Mosso Letda Inf Hary Bagus menyampaikan bahwa kegiatannya tersebut dibantu oleh masyarakat. “Kami menggunakan lahan milik masyarakat, menanam bersama masyarakat dan hasil panen kami rencanakan didistribusikan kepada masyarakat,” ucapnya.

Agus Wefafoa (52) selaku Kepala Kampung mengucapkan apresiasi apa yang dilakukan Pos Mosso kepada masyarakatnya. “Kami mendukung dan sangat berterima kasih kepada Pos Mosso Satgas Yonif MR 413 Kostrad atas pembuatan ketahanan pangan ini, semoga bermanfaat bagi masyarakat Kampung Mosso,” katanya.

Panglima TNI : Ancaman Separatisme di Dunia Maya Merupakan Ancaman Serius Terhadap Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Sumbawanews.com,-Ancaman Separatisme dengan menggunakan media sosial bertujuan propaganda untuk memisahkan diri dari NKRI juga marak dilakukan. Aksi separatisme saat ini tidak hanya berupa pemberontakan bersenjata, tetapi sudah berkembang melalui kampanye internasional dengan memanfaatkan media sosial di dunia maya.

Hal ini disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto S.IP, ketika menjadi Keynote Speaker dalam acara Webinar Pelatihan Sinergi Anak Bangsa Dalam Menjaga Keutuhan Bangsa dan Negara Dari Aksi Separatisme di Dunia Maya, bertempat di Jakarta, Sabtu (21/11/2020).

Panglima TNI mengatakan, semua yang ada di dunia maya memiliki kelebihan berupa kecepatan dan jangkauan yang lebih cepat, lebih luas, dan lebih mudah. Selanjutnya juga disadari bahwa dampak yang ditimbulkan di dunia maya, baik positif maupun negatif, ternyata dapat lebih masif dari dunia fisik.

“Mau tidak mau, suka atau tidak suka, kita harus mengakui bahwa media sosial telah dapat dimanfaatkan sebagai media propaganda, media perang urat syaraf,” ujarnya.

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menuturkan bahwa dengan pengunaan dan jangkauan yang luas, media sosial menjadi media yang efektif untuk melakukan perang informasi ataupun perang psikologi. “Sekarang kita mengenal hastag, trending topic. Dahulu kita menyebutnya sebagai tema propaganda,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyampikan bahwa dalam beberapa minggu terakhir ini dunia maya di Indonesia diramaikan dengan beberapa isu yang cukup hangat. “Isu-isu tersebut bila kita lihat membuat masyarakat menjadi terkotak-kotak, terpolarisasi dan dibenturkan satu sama lain. Terdapat pula narasi yang membangun ketidakpercayaan kepada pemerintah dan tidak percaya kepada berbagai upaya pemerintah untuk kepentingan rakyat,” ucapnya.

Diperlukan kesatuan pandangan dan persepsi untuk mensinergikan keselarasan dalam tindakan, kebijakan dan rencana aksi yang utuh. Menghadapi hal ini, diperlukan partisipasi lintas sektoral dan tidak mungkin hanya bisa dihadapi oleh satu instansi semata. “Oleh karena itu, dibutuhkan langkah penanganan yang dilakukan secara komprehensif, integral dan terpadu. Diperlukan sinergi untuk negeri,” imbuhnya.

Panglima TNI berharap pelatihan ini dapat menjadi pelopor-pelopor perubahan.Saudara-saudara akan menciptakan komunitas-komunitas positif di dunia maya, ingat bahwa para pejuang dahulu mengesampingkan perbedaan dan ego kesukuan, bersatu padu, dan bahkan mengorbankan jiwa raganya demi Indonesia merdeka. “Sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita saat ini, sebagai generasi penerus perjuangan tersebut, untuk memelihara dan menjaga semangat persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa dan negara tercinta,” pungkasnya.

Sementara itu, sebagai narasumber dalam acara webinar ini, antara lain Letjen TNI Joni Supriyanto (Kabais TNI) dengan tema “Bahaya Separatisme Papua”, Wahyu Permana (SIMAN Polhukam) dengan tema “Identifikasi Disinformasi (Hoax)”, Arief Noviandi (Praktisi TIK) dengan tema “Strategi Bermedia Sosial”, Yadi Hendriana (Ketua IJTI/ Tokoh Pers) dengan tema “Urgensi Sinergi Kebangsaan”. Sebagai Moderator Natalia Angellica New (Reporter & Presenter). (Ahm)

Perempuan Tani HKTI Tanam Serentak di Seluruh Indonesia Melalui Video Conference

(Humas HKTI. Sabtu, 21 November 2020).  Dalam rangka mendukung kinerja pemerintah tentang menjaga ketahanan pangan dengan menjamin kelancaran rantai pasokan makanan dari hulu produksi sampai hilir distribusi di masa Pandemi Covid-19 ini, Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mengadakan penanaman serentak di tiap-tiap daerah pelosok negeri ini melalui video conference dan ditayangkan pada Chanel youtube.

 

Seluruh elemen HKTI turut ikut andil dalam acara ini, “Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta” yang diketuai oleh Rina Fitri  juga  mengadakan acara tanam serentak ini di beberapa RW di wilayah kelurahan Pancoran, beberapa waktu lalu.

 

Acara video conference yang dihadiri oleh Ketua HKTI Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.I.P. juga berlangsung dengan hikmat, walaupun kegiatan ini terkendala dengan jarak dan infrastruktur jaringan beberapa lokasi penanaman, namun hal tersebut bukanlah menjadi penghalang dalam penyelenggaraan acara ini.

 

Berbeda dengan para pengurus Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta, kegiatan penanaman serentak ini dilakukan ini di gang pemukiman dan taman PKK, dikarenakan ketersediaan lahan yang tidak memungkinkan penanaman di lahan yang luas, sehingga di wilayah DKI Jakarta konsep urban farminglah yang paling cocok dan efektif.

 

“Ya begini memang kalo di Jakarta yang sangat padat penduduk agak sulit mencari lahan luas. Tapi, kita buat tanaman ini tetap tertanam dengan cara vertikultur dan wall gardening, selain kita masih bisa memanfaatkan halaman rumah bagi warga yang memiliki halaman rumah,” tutur Ketua Perempuan Tani HKTI DKI Jakarta Rina Fitri.

 

Harapan yang ingin dicapai adalah  memperkuat cadangan makanan bukan lagi menggunakan cara manual tapi menggunakan beberapa teknologi pertanian yang sedang berkembang ke arah yang lebih modern dalam upaya mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan nasional. (Bdr)

Tim Keslap Kostrad Gelar Latihan Evakuasi Udara Korban Tempur

(Martapura-Sumsel). Memasuki tahap serangan pada Latihan Antar Kecabangan TNI AD TA 2020, setiap satuan perkuatan  melaksanakan latihan sesuai kemampuan kecabangan masing-masing. Seperti yang dilakukan oleh Tim Kesehatan Lapangan (Keslap) Kompi Kesehatan (Kikes) Satgasrat Brigif R-9/DY Kostrad saat latihan evakuasi udara terhadap korban tempur di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Jumat (20/11/2020).

 

Sesuai dengan skenario, Tim Keslap mengemban misi menyelamatkan korban tembakan musuh dengan luka usus terburai dan pendarahan hebat yang harus segera dievakuasi secepatnya dari medan tempur. Selanjutnya Tim Keslap meminta bantuan kepada Tim Penerbad untuk memberikan dukungan helikopter untuk evakuasi korban melalui udara.

 

Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Penerbad Satgasrat Brigif R-9/DY mengerahkan helikopter Bell 412 ke titik evakuasi yang telah ditentukan Tim Keslap.

 

“Dengan demikian, secara teknis Tim Keslap menyelamatkan korban sehingga memudahkan mobilisasi dalam evakuasi,” jelas Lettu CKM Syamsul, Komandan Kompi (Danki) Kesehatan-2. (Bdr)

Laksanakan Wasdal, Sahli Pangdam I/Bukit Barisan Kunjungi Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa

(Merauke). Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW terima kunjungan Sahli Pangdam I/BB bidang OMP Kolonel Inf Polsan Situmorang, S.E., MKP, bertempat di Pos Kuler (Pos Koki SSK D) di Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke.

 

Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, mengatakan bahwa kunjungan Sahli Pangdam I/BB beserta rombongan ke Pos Kuler Satgas Yonif 125/Simbisa dilaksanakan pada Jumat (20/11/2020).

 

“Kegiatan tersebut sebagai wujud perhatian pimpinan kepada prajurit yang sedang melaksanakan tugas di wilayah perbatasan RI-PNG sekaligus untuk mengadakan pengendalian dan pengawasan tugas operasi,” jelasnya.

 

Dalam kunjungannya, Ketua Tim Wasdal Kolonel Inf Polsan Situmorang, S.E., MKP menyempatkan diri memberikan pengarahan kepada prajurit Satgas Yonif 125/Simbisa.

 

Mengawali arahannya, Ketua Tim Wasdal Kodam I/BB menuturkan, kunjungannya selain untuk mengetahui kondisi langsung para prajuritnya, juga memberikan apresiasi kepada personel Satgas yang telah melaksanakan tugas dengan baik serta memberikan motivasi agar tetap berbuat yang terbaik dan selalu menjaga citra TNI AD khususnya Kodam I/Bukit Barisan.

 

Dikatakan juga, kepada seluruh prajurit Satgas untuk selalu menjaga dan meningkatkan kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas di medan operasi. “Jangan lengah, terutama waktu menjelang akhir penugasan, karena kelengahan mengakibatkan kekalahan dan kekalahan membawa kepada kehancuran,” ujarnya.

 

“Rangkul masyarakat dengan inovasi dan kreatifitas, sehingga kemanunggalan TNI-Rakyat benar-benar terwujud,” tambahnya.

 

Kunjungan ini, kata Dansatgas diharapkan dapat memberikan motivasi dan menambah semangat Prajurit menjelang akhir penugasannya di wilayah perbatasan. “Seluruh personel Satgas senantiasa berupaya untuk berbuat yang terbaik dalam pengabdiannya di wilayah perbatasan, sehingga kehadirannya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. (Bdr)

 

Imam A. Sadisun: IAGI Perlu Terus Menggali Keanekaragaman Kekayaan Geologi

Imam Ahmad Sadisun

Sumbawanews.com – Kondisi alam Indonesia yang sangat khas dengan bentuk bentang alam, jenis batuan, struktur geologi serta sejarah geologinya, telah menyebabkan banyak ahli geologi mengatakan bahwa Indonesia adalah suatu laboratorium alam geologi yang unik, yang memiliki modal yang kuat untuk mengembangkan geowisata. Dr. Imam A. Sadisun, ahli geologi teknik ITB, mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi geowisata atau bahkan geopark yang sangat besar. Saat ini Indonesia memiliki 14 (empat-belas) Geopark Nasional dan 5 (lima) Geopark Internasional yang masuk ke dalam daftar Unesco Global Geopark (UGG). Ini merupakan prestasi yang luar biasa yang tidak lepas dari peran Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), yang telah mengawal berkembangnya Geopark di Indonesia. “Ini prestasi IAGI yang luar biasa,” ujar Imam yang saat ini menjadi salah satu calon Ketua Umum IAGI untuk periode 2020 – 2023.

Lebih lanjut Imam mengatakan bahwa, ke depan IAGI perlu terus menggali keanekaragaman kekayaan geologi (geodiversity) yang menjadi acuan paling mendasar dari geowisata. “Kita perlu menggali terus keanekaragaman kekayaan geologi dan warisan geologi (geoheritage) untuk bisa terus mengembangkan geowisata karena potensinya sangat besar. Saat ini ada lebih dari 110 (seratus sepuluh) lokasi warisan geologi di Indonesia dan ini menjadi modal yang sangat besar untuk bisa dikembangkan menjadi geowisata berskala dunia” ujar Imam yang juga menjadi salah satu panel ahli Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk proyek 6 bendungan super besar di Indonesia. Menurut Imam, geowisata hanya salah satu dari aplikasi keilmuan geologi yang ke depan akan semakin diperlukan, sekaligus melakukan konservasi, memuliakan bumi, serta menyejahterakan masyarakat.

Pengembangan infrastruktur kota sebagai konsekuensi dari pertumbuhan penduduk juga memerlukan kajian geologi yang makin spesifik di satu wilayah, termasuk di dalamnya kajian tentang potensi kebencanaan. “Kalau dulu ahli geologi lebih banyak diperlukan untuk kegiatan-kegiatan di eksplorasi minyak bumi dan gas bumi (migas) serta mineral, kini aplikasi keilmuan geologi telah berkembang sangat luas dan semakin spesifik. Pembangunan infrastruktur publik yang membutuhkan investasi besar dan menyangkut keselamatan manusia, sangat membutuhkan kajian mendalam tentang kondisi geologi di area dimana fasilitas publik akan didirikan,” ujar Imam yang pernah memperoleh penghargaan profesi tertinggi sebagai Ahli Kehormatan Bidang Geologi Teknik (Honorary Engineering Geologist) dari IAGI.

Kontribusinya dalam berbagai kegiatan pengembangan infrastrukstur besar nasional dan kegiatan mitigasi bencana geologi, telah mengantarkannya menjadi ahli geologi teknik yang sangat ternama, tidak saja di kalangan ahli geologi, ahli teknik sipil, ahli kebencanaan, namun juga di kalangan peneliti, pendidik dan juga khalayak luas.

Di bidang kebencanaan, julukan sebagai “pawang” longsoran pun disandangnya.  Dia juga telah meramu dan membuat beberapa peta risiko bencana geologi dalam skala nasional untuk pertama kalinya di Indonesia. Sebagai seseorang penerima sertifikat dosen profesional, kiprahnya di dunia pendidikan, penelitian, dan pengembangan institusinya pun tidak kalah signifikan. Atas kiprahnya, Penghargaan Bidang Pengajaran pun telah diberikan ITB kepadanya.

Pria asal Purworejo yang merupakan anak didik dari Profesor Sampurno ini memulai karir profesionalnya sebagai surveyor dalam sebuah proyek untuk penanganan longsoran di Ngarai Sianok Kota Bukit Tinggi, Sumatera Barat.  “Itu proyek pertama yang saya tangani karena diajak oleh Profesor Sampurno dan isunya adalah longsoran-longsoran sepanjang tebing Ngarai Sianok,” tutur Imam yang menyelesaikan S-2 di ITB dan S-3 di Kyushu University, Jepang dan berhasil menyandang gelar Dr. Eng. di bidang Earth Resources Engineering pada 2004.

Selain sebagai seorang dosen, banyak karyanya yang sudah disumbangkan kepada negeri ini.  Hampir semua proyek jembatan besar yang ada di Indonesia, rancangan dan proses konstruksinya telah melibatkan dirinya. Termasuk proyek jembatan Pulau Balang, yang menghubungkan Balikpapan dengan lokasi Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara yang melintasi Teluk Balikpapan.

Selain proyek-proyek jembatan besar, ia juga ikut mengawal proyek konstruksi Lintas Rel Terpadu (LRT) Dukuh Atas dan LRT Cililitan. Lebih dari itu, Imam juga telah diminta Kementerian PUPR untuk mengawal berbagai proyek terowongan jalan maupun kereta. Termasuk terowongan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu) di Jawa Barat, yang merupakan terowongan tol pertama dan terpanjang di Indonesia saat ini, terowongan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase pertama maupun fase kedua, serta 11 (sebelas) terowongan proyek kereta cepat Jakarta – Bandung. “Minggu lalu kita juga baru membahas mengenai MRT fase kedua untuk terowongan berikutnya, antara Bundaran HI dan jalan Thamrin, yang panjangnya hampir dua kilometer. Saya memang salah satu orang yang selalu mendampingi dalam pelaksanaan proyek infrastruktur nasional yang besar-besar,” ucapnya.

Terkini, Imam juga telah diminta Kementerian PUPR kembali untuk menjadi salah satu tim panel ahli (expert panel) untuk 6 (enam) proyek bendungan super besar, yaitu Bendungan Rukoh di Aceh; Bendungan Tiga Dihaji di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatra Selatan; Bendungan Bener di Purworejo, Jawa Tengah; Bendungan Karraloe dan Pamukkulu, di Sulawesi Selatan; serta Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo.

Ke depan, Imam ingin memperjuangkan agar asosiasi profesi geologi Indonesia atau IAGI bisa menjadi rumah untuk untuk seluruh geolog Indonesia. IAGI juga akan menjadi hub dan wadah sinergisasi seluruh pemangku kepentingan kegeologian. Dengan demikian, seluruh komponen di IAGI bisa bergerak bersama, menghimpun seluruh kekuatan, dan mewujudkan peran geolog Indonesia yang sangat sentral secara nasional, bersama-sama dengan seluruh entitas baik profesional, pemerintah, konsultan, akademisi, dan berbagai entitas lainnya. Indonesia dengan seluruh keanekaragaman sumber daya geologi menjadi modal utama bagi seluruh geolog Indonesia untuk bisa berkarya secara profesional, kompeten, dan bereputasi. IAGI diharapkan dapat terus mengembangkan program-program yang saat ini telah berjalan baik, salah satunya adalah “Satu Pengurus Daerah (Pengda), Satu Geowisata”.

Hal lainnya adalah mengingat betapa pentingnya peran geologi dalam pembangunan nasional, termasuk pembangunan kota dan infrastruktur publik, termasuk dalam pengembangan geowisata, diharapkan ke depan Indonesia akan memiliki undang-undang khusus yang mengatur peran dan fungsi strategis geologi dalam menunjang pembangunan. “Ke depan, kita akan usahakan Undang – Undang Kegeologian sebagaimana yang ada di Amerika atau negara lainya,” ujar Imam. Geologi sangat luas cakupannya dan lintas sektoral. Bahkan, perkembangan pembangunan kota dan perubahan iklim yang semakin cepat, membutuhkan pembangunan infrastruktur yang bisa menjamin keamanan dan kenyamanan warganya. Itu semua tentunya sangat membutuhkan keterlibatan geologi.(Carles)

KKB Kembali Berulah, Tembak 2 Warga Papua di Ilaga

(Papua). Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berulah. Kali ini korbannya warga Asli Papua.  Penembakan kali ini diduga dilakukan oleh KKB terhadap dua warga asli Papua, di Distrik Sinak menuju Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Jumat (20/11/2020).

 

Korban Amanus Murib kondisi kritis, sementara Atanius Murib meninggal dunia. Keduanya dilarikan ke Puskesmas Ilaga oleh masyarakat sekitar tempat kejadian. Korban meninggal dunia dengan luka parah sempat ditangani oleh petugas Puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong karena terlalu banyak mengeluarkan darah.

 

Dari informasi yang beredar dan analisa sementara, pelaku penembakan diduga KKB.  Aksi brutal KKB ini bermotif intimidasi kepada masyarakat, karena tidak mendapat dukungan dari masyarakat setempat.

 

Aksi KKB kepada warga asli Papua ini disinyalir sebagai upaya untuk memutarbalikkan fakta dengan menuduh aparat keamanan sebagai pelakunya. Motif pemutarbalikan fakta dan playing victim melalui media massa selalu menjadi trik dari kelompok pro KKB dan pendukungnya di dalam dan luar negeri untuk menyudutkan pemerintah Indonesia. (Bdr)

Tembakan Meriam Armed dan Anoa Tonkavser Serang Kedudukan Musuh

(Martapura-Sumsel).  Latihan Antar Kecabangan TNI AD TA 2020 kini memasuki tahap serangan, dimulai dengan latihan tembakan Kendaraan Tempur (Ranpur) Anoa dan APR Peleton Kavaleri Serbu (Tonkavser) Kompi Kavaleri (Kikav)-2 Satgasrat Brigif R-9/DY Kostrad di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumsel, Jumat (20/11/2020).

 

“Sebagai unit serbu Kavaleri, Tonkavser bertugas melakukan pengintaian paksa untuk mengetahui keadaaan, kekuatan maupun posisi musuh,” ujar Letda Kav Ary Sukma Putra. S.Tr (Han), Komandan Tonkavser Kikav-2.

 

Letda Kav Ary menambahkan, tembakan Tonkavser bertujuan mengganggu konsentrasi dan membubarkan pasukan infanteri musuh.

 

Untuk mendukung tugasnya, Tonkavser diperkuat lapis baja ringan atau Tank medium (Medium Battle Tank) macam Anoa berkapasitas 5 personel yang dilengkapi senapan SM 5.Cis kita kaliber 12,7 mm dan SM 2 kaliber 7,62 mm serta  Ranpur jenis APR berkapasitas 15 personel yang dipersenjatai MAG. 58 kaliber 7,62 mm.

 

Latihan menembak juga dilakukan Batalyon Artileri Medan (Yonarmed)-11 dengan mengerahkan dua pucuk Meriam 76 Tarik. Sebelumnya, meriam legendaris tersebut diangkut melalui sling load menggunakan helikopter Bell 412 Tim Penerbad di titik selling pucuk tembakan.

 

Tembakan meriam Armed ini dimaksudkan untuk mendukung gerak pasukan infanteri dalam bentuk bantuan tembakan, mengganggu konsentrasi sekaligus menghancurkan kedudukan musuh.(Bdr)

Tembakan Udara Apache Belah Langit Martapura

(Martapura-Sumsel) Jika mendengar nama Apache, bagi masyarakat pemerhati teknologi militer pasti tidak asing dan paham betul garangnya helikopter tempur buatan AS ini.

 

Tidak hanya karena daya hancur dan kemampuan tempurnya yang bikin ngeri, tapi sepak terjang helikopter berjuluk The Flying Tank atau Tank Terbang ini di mandala peperangan yang dilakoni Angkatan Bersenjata AS di belahan dunia.

 

Hebatnya, Skadron Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) kini diperkuat helikopter canggih ini. Seperti yang diperlihatkan Tim Penerbad Satgasrat Brigif R-9/DY Kostrad saat latihan bantuan tembakan udara pada Latihan Antar Kecabangan TNI AD yang memasuki tahap serangan di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Jumat (20/11/2020).

 

Dalam latihan ini, Tim Penerbad mengerahkan dua unit AH-64E Apache, diperkuat tiga unit helikopter yang tidak kalah canggih, yaitu helikopter serbu Bell 412 EP.

 

“Helikopter AH-64 E Apache yang dimiliki Penerbad merupakan tipe terbaru yang diproduksi oleh Boeing dan saat ini hanya beberapa negara saja yang memilikinya. Begitupun halnya dengan Helikopter Bell 412 EP merupakan helikopter serbu varian terbaru produksi Bell Helicopter,” ungkap Dantin Penerbad Satgasrat Brigif R-9/DY Kostrad Letkol Cpn Sulistyo Yulianto yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Skadron (Dandron)-12/Serbu Puspenerbad.

 

Sebagai informasi, AH-64E Apache dibekali mesin turboshaft T700-GE-701D buatan General Electric (GE) Aircraft Engine dengan daya jelajah terbang mencapai 3 jam 30 menit.

 

Dengan kelincahan dan keluwesannya dalam bermanuver, dipersenjatai delapan missile AGM 114-R Hellfire dengan sistem laser guided yang dapat menembak dengan jarak maksimum 8 km, 38 buah roket hydra-70 dengan jarak maksimum 3-4 km serta dilengkapi Canon 30 mm bermuatan 1200 butir peluru High Explosive dengan jarak maksimum 1.500-1.700 m, helikopter ini mampu menghancurkan sasaran atau musuh di darat secara efektif dan efisien. Maka tidak mengherankan reputasi Apache di semua pelibatannya dalam operasi tempur ditakuti pihak lawan. (Bdr)

Pemuda dan Mahasiswa Papua Sepakat Mendukung Pemerintah Bangun Daerahnya

sumbawanews.com,- Pemuda dan mahasiswa Papua sepakat mendukung pemerintah pusat dan daerah membangun pulau paling timur Indonesia ini agar lebih baik serta mendorong pemerintahan yang sistematis dan transparan. Hal ini disampaikan Putri Papua Ludia Amaye Maryen di Anjungan Papua Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Kamis (19/11/2020).

 

Lanjut Ludia mengatakan dirinya bersyukur melihat pesatnya perkembangan di Papua dari hari ke hari, baik dari segi infrastruktur maupun keamanan, karena peran TNI dan pemerintah sangat masif.

 

Dihadapan ratusan pemuda dan mahasiswa Papua, Ludia menyampaikan pada umumnya, anak-anak Papua memiliki kecintaan yang tinggi terhadap negara Indonesia, seperti pemuda lainnya, Mahasiswa dan pemuda Papua pun kerap mengadakan acara ramah tamah di Jakarta. Acara ini diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya yang bertujuan memupuk rasa nasionalisme antar mahasiswa dan pemuda Papua dilanjutkan diskusi dan tanya jawab.

 

“Seluruh pemuda dan mahasiswa Papua yang hadir sangat antusias menerima pembekalan dari senior-senior mereka, ada yang menjadi salah satu presenter Televisi Nasional ada juga yang menjadi pejabat pemerintahan daerah di Jakarta, yaitu orang-orang asli Papua yang berhasil memanfaatkan kesempatan saat menjadi mahasiswa dan saat ini sudah sukses di Jakarta,” ujar Ludia.

 

Mantan Miss Papua 2018 dan Miss Indonesia Persahabatan 2018 itu mengatakan, Papua membutuhkan SDM milenial yang kreatif dan inovatif untuk membangun Papua dengan keterampilan apa saja dan kapan saja. “Kita berharap, TNI dan Aparat pemerintah bersinergi mejaga, memajukan serta membangun Papua,” ujarnya bersemangat.

 

“Kita di sini diberikan Golden Ticket untuk mengejar impian kita, mengejar untuk menggali lagi ilmu pengetahuan dan eksplor di tanah rantau. Jadi jangan pernah kita sia-siakan kesempatan itu,” ujar Ludia dalam acara yang bertajuk “Doa Bersama Pemuda dan Mahasiswa Papua untuk Kebersamaan dalam Memupuk Persatuan dan Kesatuan Generasi Muda Papua yang Cinta Damai, Aman dan Sejahtera.

 

Acara Doa Bersama yang diselenggarakan masih dalam nuansa Hari Pahlawan tersebut dipimpin oleh Pastur Ryan Marlon, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh salah satu mahasiswa putri Papua. Di akhir kegiatan, sejumlah mahasiswa Papua mengambil Bendera Merah Putih yang sudah kusam dengan menggantikan yang baru.***

 

Berita Terkini

MBG Tingkatkan Motivasi dan Prestasi Siswa

Sumbawanews.com,- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menjadi jembatan nutrisi bagi siswa, tetapi juga...

Rusia Tuding Eropa Berpura-Pura Damai, Tapi Terus Kirim Senjata ke Ukraina

Sumbawanews.com,- Moskow mengecam Prancis, Jerman, dan Inggris atas apa yang disebutnya sebagai sikap hipokrit dalam konflik Ukraina. Dalam pertemuan tertutup di ibu kota Rusia,...

Mahasiswa Tuntut Reformasi Jilid II, BIN: Jangan Ganggu Stabilitas

Sumbawanews.com,- Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), M. Herindra, memberikan respons tegas terhadap ultimatum yang dilayangkan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah...

Jakarta Fair 2027 Ditargetkan Tembus Rp9 Triliun

Sumbawanews.com,- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan transaksi di Jakarta Fair 2027 mencapai Rp9 triliun, melampaui capaian tahun sebelumnya yang terus meningkat. Target ini...

Judul: Pertarungan Baru di Jepang Tempo Dulu

Sumbawanews.com,- Di tengah gemerlap Summer Game Fest tahun ini, Sega memperkenalkan Stranger Than Heaven—game baru dari RGG Studio yang menggoyang fondasi warisan Yakuza. Bukan...

Berita Utama