Home Blog Page 2546

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Kembali Terima 1 Pucuk Senjata dari Warga

(Sanggau-Kalbar). Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas kembali menerima penyerahan 1 pucuk senjata api jenis Lantak secara sukarela dari warga. Kali ini, senjata yang diserahkan adalah milik KM (58 th), warga Desa Semangit, Kec. Entikong, Kab. Sanggau, Kalimantan Barat.

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa dalam keterangannya di Mako Satgas Entikong, Kab. Sanggau, Kalbar, Sabtu (28/11/2020), menuturkan bahwa bertambahnya warga yang menyerahkan senjata kepada personel Satgas dikarenakan usaha pendekatan persuasif yang dilakukan secara terus menerus oleh anggotanya. Menurutnya, seluruh personel Satgas termasuk Pos Panga hari demi hari semakin dekat dengan masyarakat.

 

“Dengan menyatu dan berbaur bersama masyarakat serta memberikan pemahaman tentang hukum kepemilikan senjata api secara ilegal, dapat memberikan pemahaman masyarakat dan menyadari bahaya menyimpan senjata api tanpa izin,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, ditandai dengan adanya penyerahan senjata ini, masyarakat perbatasan khususnya di Desa Semangit semakin percaya dengan kehadiran personel Satgas. “Kehadiran kami untuk mengayomi dan menjaga keamanan wilayah perbatasan, merangkul mereka agar ke depannya hubungan masyarakat dengan anggota Satgas semakin lebih baik lagi,” tandasnya.

 

Sementara itu, Serka Darmanto selaku Danpos Panga menyampaikan, penyerahan senjata tersebut dilakukan salah satu warga secara sukarela pada saat anggota pos melaksanakan anjangsana di salah satu rumah warga yaitu Bapak KM. Dalam anjangsana tersebut, personel Satgas memberikan pemahaman tentang bahaya kepemilikan senjata api ilegal kepada warga.

 

Danpo Panga mengatakan, senjata api jenis Lantak tersebut telah disimpan oleh Bapak KM sejak lama di rumahnya dan biasa digunakan untuk berburu. Bapak KM percaya dan yakin bahwa kehadiran anggota Satgas telah banyak membantu masyarakat. “Setelah menerima pemahaman dari personel Satgas, Bapak KM juga semakin sadar akan bahaya atas kepemilikan senjata api tanpa izin tersebut. Hal inilah yang mendorongnya untuk menyerahkan senjata yang disimpannya itu,” jelasnya.

 

Danpos menambahkan bahwa hasil penyerahan senjata api ini kemudian dilaporkan ke Komando Atas serta senjata api jenis Lantak tersebut langsung dibawa ke Mako Satgas Entikong.(Bdr)

Menyambut Datangnya Bulan yang Penuh Kasih, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Gelar Apel Siaga Gabungan

Sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad bersama perangkat keamanan wilayah Distrik Muara Tami Kota Jayapura menggelar apel Gabungan dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam keterangan tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Minggu (29/11/2020).

“Kami Satgas Yonif MR 413 Kostrad bersama perangkat Distrik, Polsek, Koramil, Pos Angkatan Laut dan Satgas Keamanan lainnya yang berada di wilayah Muara Tami, akan mengawal dan menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat khususnya memasuki bulan Desember, bulan yang penuh Kasih dan pengharapan bagi semua umat manusia,” ujar Dansatgas.

Menurutnya, kegiatan yang diikuti oleh seluruh perangkat Distrik Muara Tami Kota Jayapura tersebut merupakan bukti kekompakan dan kebersamaan antara perangkat keamanan dalam menciptakan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya akan memasuki bulan Desember 2020. “Kita ingin di bulan yang Penuh kasih ini tidak dinodai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga masyarakat lainnya bebas dan berhak untuk menggelar Ibadah doa baik di rumah maupun di Gereja dengan penuh rasa aman,” tambah Mayor Anggun.

Bertindak selaku pimpinan apel dalam kesempatan apel Gabungan yang digelar persis di depan Pasar Wisata Skouw tersebut ialah Kepala Distrik Muara Tami Bapak Supriyanto S.STP., M.A.P. “Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh perangkat yang hadir dalam apel gabungan ini, semoga dengan satu tujuan yang sama kita dapat menciptakan kondisi aman, nyaman dan damai di lingkungan Distrik Muara Tami ini.”

Usai selesai apel gabungan, AKP Jubelina selaku Kapolsek Muara Tami menginstruksikan langsung untuk melanjutkan kegiatan pemeriksaan di wilayah Holtekamp yang merupakan perbatasan antara Distrik Muara Tami dengan Distrik Abepura. “Hari ini juga setelah apel Gabungan, kita langsung bergerak menuju perempatan Holtekamp yang dinilai perlu untuk dilaksanakan pemeriksaan baik kendaraan roda empat, Roda dua maupun pejalan kaki. Ini langkah awal kita dalam upaya mewujudkan kondisi yang aman dan tertib,” tuturnya.

Head To Head Mo Novi Vs Jarot Mokhlis Pilkada Sumbawa

JAKARTA-Menjelang Pilkada Sumbawa, elektabilitas pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa nomor 05 Syarafudddin Jarot-Mokhlis (Jarot-Mokhlis) menempel ketat Mahmud Abdullah-Dewi Noviany (Moh Novi). Jarot-Mokhlis memperoleh 21,4 persen sedangkan Moh-Novi 24,3 persen. Dari survei, menunjukkan paslon 05, berpeluang besar mengejar ketertinggalan dan bahkan mengungguli elektabilitas Moh-Novi.

Hasil itu berdasarkan hasil survei Pilkada Kabupaten Sumbawa 2020 yang dikeluarkan Pusat Polling Indonesia (Puspoll Indonesia). Survei ini juga menguji respons masyarakat terhadap debat publik pertama paslon yang dilakukan oleh KPU Sumbawa.

“Mayoritas publik yang menyaksikan langsung debat dan menonton tayangan video debat, mengatakan pasangan Jarot-Mokhlis lebih unggul dibandingkan dengan pasangan lain,” kata Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia, Muslimin Tanja, Sabtu (28/11).

Dengan sisa waktu kurang dari 1 bulan menjelang pencoblosan, Muslimim memprediksi pertarungan tinggal menyisakan dua paslon saja, yakni Moh-Novi dan Jarot Mokhlis yang akan bersaing ketat. “Karena dari sisi trend, elektabilitas paslon nomor 05 terus mengalami kenaikan. Sementara pasangan Moh-Novi cenderung mengalami penurunan elektabilitas,” tuturnya.

Survei digelar dengan melibatkan 1.200 responden pada 13-19 November 2020. Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka serta simulasi pencoblosan kertas suara. Survei menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan margin of error kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dukungan terhadap program Jarot-Mokhlis sendiri juga datang dari tokoh nasional. Sejumlah pihak sebelumnya mendukung dan memuji ide serta program Jarot-Mokhlis. Sebagai contoh, Juru Bicara Wakil Presiden Maruf Amin, Masduki Baidlowi mendukung penuh program Magrib Mengaji yang akan diterapkan Jarot-Mokhlis jika dipercaya menjadi orang nomor satu di Sumbawa.

“Mengaji habis maghrib itu kan tradisi lama, jaman sebelum ada televisi, radio, gadget. Kalau dulu orang setelah maghrib mengaji, sekarang nonton tv, main HP dan game online, jadi kalau itu mau dihidupkan lagi, saya kira baik sekali, saya sangat mendukung,” tuturnya.

Kemudian, program insentif guru mengaji. Muhammadiyah juga memuji dan mendukung ide Jarot-Mokhlis tersebut. Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Sunanto atau Cak Nanto, mengakui para guru mengaji selama ini memang kurang diperhatikan kesejahteraannya. Oleh karenanya, janji insentif bagi para guru mengaji merupakan langkah yang baik dari calon kepala daerah, lantaran sesuai kebutuhan di lapangan.

Disamping itu Jarot Mokhlis Memastikan terciptanya lapangan pekerjaan dan membuka peluang usaha. Industrialisasi di beberapa sektor strategis cukup mendapat respon positif pemilih Sumbawa.

Terkait dengan industrialisasi, Jarot Mokhlis akan mempersiapkan angkatan kerja yang di butuhkan sebagai dampak industrialisasi. Karenanya, Jarot Mokhlis pada seratus hari kerja akan Merevitalisasi Loka Latihan Kerja ( LLK ) menjadi Balai Latihan Kerja ( BLK ) sebagai sarana mempersiapkan tenaga skill sesuai yang di butuhkan industri.

“Penting bagi kita adanya komunikasi keagamaan, sehingga masyarakat dan anak-anak tidak terjebak ilmu agama yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Guru mengaji bagian dari itu,” sebutnya.

Dia menyampaikan, guru mengaji merupakan elemen penting dalam upaya mendorong nilai-nilai agama pada anak-anak. Gerakan pembinaan masyarakat ini sudah semestinya perlu digenjot atau didukung lewat subsidi. Jadi, kata dia, seyogianya persoalan insentif guru mengaji ini semestinya tidak hanya dijanjikan oleh salah satu calon kepala daerah saja. “Tetapi seluruh calon kepala daerah, karena ini jadi tanggung jawab moral,” jelasnya.

Selanjutnya, keinginan Jarot-Mokhlis menjadikan Sumbawa sebagai setra pakan ternak nasional. Kehadiran industri pakan ternak di Kabupaten Sumbawa tentu bukan saja akan meningkatkan ekonomi bagi petani menanam jagung saja. Tetapi sekaligus akan meningkatkan ekonomi masyarakat Sumbawa.

Kemudian ada peluang untuk memanfaatkan limbah jagung selain buah, bisa untuk dijadikan energi pembangkit listrik di sumbawa. Sekaligus secara ekonomi petani jagung bisa naik dan energi tercukupi di Kabupaten Sumbawa. DPR pun mendukung program tersebut

Dirgahayu ke-56, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Gelar Acara Syukuran Di Tapal Batas

(Merauke). Di tengah pelaksanaan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati HUT Yonif 125/Simbisa ke-56, bertempat di Pos Komando Taktis (Kotis) Bupul 1, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (28/11/2020).

 

Dansatgas mengungkapkan, perayaan dalam rangka memperingati HUT Batalyon biasanya digelar dengan meriah, namun tahun ini berbeda dari biasanya karena sedang melaksanakan tugas operasi. “Kendati demikian, acara syukuran yang dilaksanakan walau sederhana tidak menghilangkan kekhidmatan maupun makna dari peringatan HUT Batalyon itu sendiri,” ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakan, perayaan Hari Ulang Tahun Batalyon kali ini justru terasa special dengan nuansa yang berbeda, karena pelaksanaannya digelar di daerah penugasan pengamanan perbatasan RI-PNG. “Kegiatan acara syukuran dilaksanakan dalam waktu bersamaan dengan personel yang berada di home base secara virtual,” terangnya.

 

Dansatgas mengajak kepada seluruh keluarga besar Batalyon Infanteri 125/Simbisa senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunianya. “Selaku Komandan Batalyon, saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Prajurit Simbisa dimanapun berada atas segala pengabdian dan dedikasinya selama ini,” ungkapnya.

 

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi kita dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai,” ucapnya. (Bdr)

 

Kodim 1711/Boven Digoel Gelar Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme

(Boven Digoel). Kodim 1711/Boven Digoel menyelenggarakan Komunikasi Sosial (Komsos) Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme pada Triwulan IV Tahun Anggaran 2020, dengan tema “Merawat Kebhinekaan Untuk Tangkal Radikalisme/Separatisme Dalam Bingkai NKRI”.

 

Kegiatan tersebut digelar di Aula Bung Hatta Makodim 1711/BVD, Kampung Mawan, Distrik Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Jumat (27/11/2020), dihadiri oleh personel Makodim 1711/Boven Digoel, Ibu-ibu Persit dan Keluarga Besar Tentara (KBT) serta Wakil 1 FKUB Boven Digoel Pdt. Erol Muskita sebagai pembicara.

 

Komandan Kodim (Dandim) 1711/Boven Digoel Letkol Czi Daniel Panjaitan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dilaksanakan mengingat kita semua memiliki tanggung jawab dalam mencegah radikalisme/separatisme, guna menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

 

“Saya harapkan juga kepada Ibu Persit dan seluruh KBT sekalian untuk sama-sama memproteksi diri dari tindakan radikalisme sejak dini dilingkungan keluarga besar Kodim 1711,” ujarnya.

 

“Mari kita bergandengan tangan dan berkomitmen dalam memerangi masuknya paham ini dilingkungan TNI maupun di Kabupaten Boven Digoel supaya tetap terjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan wilayah Negara Republik Indonesia, seperti tema pada kegiatan hari ini yaitu Merawat Kebhinekaan Untuk Tangkal Radikalisme/Separatisme Dalam Bingkai NKRI,” tandasnya.

 

Sementara itu, Pdt. Erol Muskita menyampaikan bahwa seperti kita ketahui bersama radikalisme merupakan tindakan yang dilakukan dengan menggunakan cara-cara yang ekstrem. “Untuk memproteksi diri agar tidak terjerumus dalam paham radikalisme dimulai dari diri sendiri, dimana agar kita tidak menjadi pribadi yang berjiwa pemberontak. Maka harus mengedepankan kedamaian, kerukunan, kebersamaan, kekompakan dalam keberanekaan kita,” terangnya.

 

Lebih lanjut dikatakan bahwa paham ini pada dasarnya sangat berbahaya bagi persatuan dan kesatuan. “Oleh karenanya, mari kita sama-sama mencegah dan menangkal hal tersebut dengan menjalankan tugas tanggung jawab kita dalam kehidupan sehari-hari dengan sesama berlandaskan Pancasila tanpa memandang perbedaan latar belakang masing-masing individu,” urainya.(Bdr)

Panglima TNI dan Irwasum Polri Kunjungan Kerja Ke Papua

Sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Irwasum Polri Komjen. Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., melaksanakan kunjungan kerja Papua, bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat Papua, dengan menerapkan Protokol kesehatan yang cukup ketat, bertempat di Rimba Papua Hotel Timika, Papua Indonesia,Sabtu (28/11/2020).

“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya dapat bertatap muka dalam rangka silaturahmi bersama Forkopimda serta para tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat Papua dan Papua Barat,” terang Panglima TNI.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan sambutan oleh Tokoh Pemuda Papua Bapak Yanto Eluay. Dalam sambutanya, beliau menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Panglima TNI dan Irwasum Polri atas kehadiran, perhatian yang tulus bagi masyarakat Papua, Damai Papua, Damai Indonesiaku.

Irwasum Polri menyampaikan sambutan pengantar, bahwa kegiatan ini adalah moment penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tanah Papua, terlebih di tengah Pandemi Covid-19.

Menyikapi tingginya kasus Covid-19 di Papua Panglima TNI menyampaikan agar seluruh elemen masyarakat tidak boleh lengah. Protokol kesehatan harus sudah menjadi kebutuhan dan bagian hidup sehari-hari. Diperlukan kerja sama dan masyarakat yang bersatu dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Slogan, *Saya melindungi saudara dan saudara melindungi saya*, harus menjadi kesadaran semua orang. Kita saling melindungi dengan disiplin melaksanakan 3M (Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak),” jelas Panglima TNI.

Hal itu berarti persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat dalam melaksanakan 3M sangat penting guna meraih kebebasan dari Pandemi Covid-19.

Terlebih dalam waktu dekat, akan dilaksanakan Pilkada. Tentunya rangkaian penyelenggaraan Pilkada cukup rawan dengan berbagai dinamika, ditambah dengan adanya Pandemi Covid-19. Tentunya perlu kedewasaan dalam berpolitik, berdemokrasi, dan menyampaikan aspirasi, sehingga seluruh tahapan Pilkada dapat berjalan baik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Papua dan Papua Barat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI. Keindahan dan kekayaan alam adalah anugerah dari Tuhan. Wilayah ini memiliki berbagai potensi dan tantangan yang harus dikelola bersama oleh seluruh elemen masyarakat demi kesejahteraan.
Tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat memegang posisi yang sangat penting, karena memiliki pemahaman yang baik terhadap situasi sosial kemasyarakatan dan kearifan lokal di daerahnya masing-masing. Tokoh masyarakat adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat luas agar masyarakan papua sejahtera.

“Kita menyadari, terdapat banyak tantangan yang harus kita selesaikan. Hal tersebut harus kita hadapi bersama-sama, saling bahu-membahu dan berkoordinasi untuk kemajuan Papua, Papua Barat dan Seluruh Indonesia,” ungkap Panglima TNI.

Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 20 Tahun 2020 yang ditetapkan pada tanggal 29 September 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat yang diketuai oleh Wakil Presiden RI.

Hal tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah untuk mengutamakan pendekatan kesejahteraan sebagai langkah utama untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Papua dan Papua Barat.

Lebih lanjut, Panglima TNI menyampaikan bahwa kita bersama harus meningkatkan kualitas masyarakat Papua dan Papua Barat meliputi kualitas pendidikan, kualitas kesehatan, lapangan kerja dan kualitas kehidupan, agar masyarakat Papua dan Papua Barat lebih berperan dalam membangun daerahnya.

“Saya yakin Papua dan Papua Barat akan semakin sejahtera dan maju, karena Papua dan Papua Barat memiliki semua hal yang dibutuhkan untuk menjadi daerah yang maju. Dengan syarat kita harus bersatu padu untuk meningkatkan kualitas SDM, memastikan kedamaian dan stabilitas, untuk pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat,” tegas Panglima TNI.

Sambutan Panglima TNI diakhiri dengan “Bersama kita bisa. Bersinergi untuk negeri.”

Turut hadir dalam kegiatan ini segenap Pejabat TNI dan Pejabat Polri, Uskup Agats, Uskup Manokwari, Mewakili Keuskupan Merauke Pastur Amo, Mewakili Keuskupan Timika Pastur Rudolf Kambayong, Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Ketua Lemasko, Ketua Lemasa, Kepala Suku Nduga, Kepala Suku Moni, Kepala Suku Mee, Kepala Suku Damal, Kepala Suku Dani, Tokoh Suku Kamoro, Direktur YPMAK, Bapak Yanto Eluay (Tokoh Pemuda), Ibu Maria Florida (Tokoh Perempuan), Sekda Mimika dan Asisten-2 Bupati Nduga. (Ahm)

Panglima TNI Tatap Muka Dengan Tokoh-Tokoh Penting di Papua

(Papua).  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Irwasum Polri Komjen. Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si., melaksanakan kunjungan kerja Papua, bersilaturahmi dan bertatap muka langsung dengan Forkopimda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Adat Papua, dengan menerapkan Protokol kesehatan yang cukup ketat, bertempat di Rimba Papua Hotel Timika, Papua Indonesia. Sabtu (28/11/2020).

 

“Merupakan sebuah kehormatan bagi saya dapat bertatap muka dalam rangka silaturahmi bersama Forkopimda serta para Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Papua dan Papua Barat,” terang Panglima TNI.

 

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan sambutan oleh Tokoh Pemuda Papua Bapak Yanto Eluay. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Panglima TNI dan Irwasum Polri atas kehadiran, perhatian yang tulus bagi masyarakat Papua, Damai Papua, Damai Indonesiaku.

 

Irwasum Polri menyampaikan sambutan pengantar, bahwa kegiatan ini adalah moment penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tanah Papua, terlebih di tengah Pandemi Covid-19.

 

Menyikapi tingginya kasus Covid-19 di Papua Panglima TNI menyampaikan agar seluruh elemen masyarakat tidak boleh lengah. Protokol kesehatan harus sudah menjadi kebutuhan dan bagian hidup sehari-hari. Diperlukan kerja sama dan masyarakat yang bersatu dalam melaksanakan protokol kesehatan.

 

“Slogan, *Saya melindungi saudara dan saudara melindungi saya*, harus menjadi kesadaran semua orang. Kita saling melindungi dengan disiplin melaksanakan 3M (Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak),” terang Panglima TNI.

 

Hal itu berarti persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat dalam melaksanakan 3M sangat penting guna meraih kebebasan dari Pandemi Covid-19.

 

Terlebih dalam waktu dekat, akan dilaksanakan Pilkada. Tentunya rangkaian penyelenggaraan Pilkada cukup rawan dengan berbagai dinamika, ditambah dengan adanya Pandemi Covid-19. Tentunya perlu kedewasaan dalam berpolitik, berdemokrasi, dan menyampaikan aspirasi, sehingga seluruh tahapan Pilkada dapat berjalan baik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

 

Papua dan Papua Barat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI. Keindahan dan kekayaan alam adalah anugerah dari Tuhan. Wilayah ini memiliki berbagai potensi dan tantangan yang harus dikelola bersama oleh seluruh elemen masyarakat demi kesejahteraan.

 

Tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat memegang posisi yang sangat penting, karena memiliki pemahaman yang baik terhadap situasi sosial kemasyarakatan dan kearifan lokal di daerahnya masing-masing. Tokoh masyarakat adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat luas.

 

“Kita menyadari, terdapat banyak tantangan yang harus kita selesaikan. Hal tersebut harus kita hadapi bersama-sama, saling bahu-membahu dan berkoordinasi untuk kemajuan Papua, Papua Barat dan Seluruh Indonesia,” ungkap Panglima TNI.

 

Pemerintah telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 20 Tahun 2020 yang ditetapkan pada tanggal 29 September 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat yang diketuai oleh Wakil Presiden RI.

 

Hal tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah untuk mengutamakan pendekatan kesejahteraan sebagai langkah utama untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Papua dan Papua Barat.

 

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa kita bersama harus meningkatkan kualitas masyarakat Papua dan Papua Barat meliputi kualitas pendidikan, kualitas kesehatan, lapangan kerja dan kualitas kehidupan, agar masyarakat Papua dan Papua Barat lebih berperan dalam membangun daerahnya.

 

“Saya yakin Papua dan Papua Barat akan semakin sejahtera dan maju, karena Papua dan Papua Barat memiliki semua hal yang dibutuhkan untuk menjadi daerah yang maju. Dengan syarat kita harus bersatu padu untuk meningkatkan kualitas SDM, memastikan kedamaian dan stabilitas, untuk pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat,” tegas Panglima TNI.

 

Sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto diakhiri dengan “Bersama kita bisa. Bersinergi untuk negeri.”

 

Turut hadir dalam kegiatan ini segenap Pejabat TNI dan Pejabat Polri, Uskup Agats, Uskup Manokwari, Mewakili Keuskupan Merauke Pastur Amo, Mewakili Keuskupan Timika Pastur Rudolf Kambayong, Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Ketua Lemasko, Ketua Lemasa, Kepala Suku Nduga, Kepala Suku Moni, Kepala Suku Mee, Kepala Suku Damal, Kepala Suku Dani, Tokoh Suku Kamoro, Direktur YPMAK, Bapak Yanto Eluay (Tokoh Pemuda), Ibu Maria Florida (Tokoh Perempuan), Sekda Mimika dan Asisten-2 Bupati Nduga.***

Tokoh Jayawijaya Minta Polisi Usut Fitnah Penganggu NKRI

Sumbawanews.com,- Tokoh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Hengky Heselo meminta polisi mengusut kelompok berseberangan yang menyebarkan fitnah penganggu kesatuan NKRI melalui media sosial.papua

Hengky Heselo di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat (27/11/20) mengatakan kelompok itu terus berkoar di dunia maya dan menyebarkan fitnah penganggu Kamtibmas di Papua.

“Tuduhan Fiktor Yeimo terhadap Paulus Waterpau yang mengatakan dia melakukan kejahatan kemanusiaan itu tidak mendasar. Orang itu harus diproses. Harus ada tindakan hukum terhadap yang bersangkutan atas pernyataannya,” kata dia.

Menurut Hengky, pernyataan yang diunggah di media sosial ini dapat menganggu situasi kamtibmas di Papua. “Sehingga kami nyatakan sikap untuk harus diproses, tidak bisa tidak. Harus proses pidana atau lakukan tindakan hukum terhadap dia,” katanya.

Dalam pernyataan itu kata Hengki, mereka menyebutkan salah satu figur Papua Paulus Waterpau yang juga merupakan Kapolda Papua, berperan dalam kontak tembak yang terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

“Terkait penembakan, itukan personel juga melindungi diri. Masa mereka ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) lalu mereka biarkan saja. Mereka jual, TNI/Polri beli. Aturan dari mana kalau dia kontak senjata bunuh TNI/Polri lalu mereka tinggal nonton,” katanya.

Ia juga mengatakan sejumlah tokoh di Jayawijaya mendukung agar program Otonomi Khusus di Papua dilanjutkan sebab memberikan dampak perubahan kesejahteraan terhadap masyarakat.****

Berbagi Kebahagiaan di Hari Jumat, Satgas Pamtas Yonif 642 Bagikan Buku dan Alat Tulis

(Bengkayang-Kalbar). Berbagi kebahagiaan di hari Jumat, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas, Pos Koki Jagoi Babang Lama membagikan buku dan alat tulis di Sekolah Dasar (SD) Negeri 01 Jagoi Babang, Kec. Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang.

 

Pada hari yang sama juga dilakukan pembagian buku serta alat tulis oleh anggota Pos Sentabeng yang dipimpin Sertu Zanuar kepada siswa SD Negeri 15 Sentabeng yang terletak di Desa Sentabeng, Kec. Jagoi Babang, Kab. Bengkayang.

 

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa di Mako Satgas Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Jumat (27/11/2020) menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu bukti bahwa Satgas turut berpartisipasi mendukung pemerintah dalam bidang pendidikan, salah satunya dalam bentuk pembagian buku dan alat tulis.

 

“Tujuannya untuk meningkatkan semangat anak-anak dalam belajar demi menggapai masa depan mereka. Anak-anak sangat antusias dan merasa senang dengan adanya pembagian buku dan alat tulis baru bagi mereka,” ujarnya.

 

Dansatgas menegaskan bahwa kehadiran anggota Satgas haruslah memberi manfaat masyarakat sekitar agar masyarakat merasa senang dan bahagia. “Banyak cara yang dapat digunakan salah satunya dengan kegiatan seperti ini yang termasuk dalam kegiatan pembinaan teritorial, salah satu kegiatan yang tidak terpisahkan disamping dari tugas pokok Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas untuk menjaga perbatasan,” terangnya.

 

Sementara itu, di Pos Koki Jagoi Babang Lama, Kab. Bengkayang, Komandan Pos Kapten Inf Supriyo menjelaskan maksud dan tujuannya dalam pemberian buku tersebut. “Kami berharap barang yang kami berikan kepada anak-anak disini dapat bermanfaat dan digunakan sebagaimana mestinya,” ucapnya.

 

Di masa Pandemi Covid-19 ini semangat anak-anak untuk belajar masih sangat bagus, “Kita berharap dengan adanya buku dan alat tulis baru ini, motivasi dan semangat anak-anak untuk belajar dapat terpelihara dan ditingkatkan terus untuk kedepannya,” kata Kapten Inf Supriyo.

 

“Sesuai dengan kemampuan yang kami miliki, kami ingin anak-anak disini tetap semangat dalam menuntut ilmu dan kelak kami berharap mereka sebagai tunas bangsa yang dapat berguna bagi negara, khususnya untuk desa nya sendiri. Kami tulus berbuat yang terbaik untuk mereka,” tandasnya. (Bdr)

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Perbatasan, Satgas Yonif 125 Berikan Bantuan Jaring Ikan Kepada Warga Kampung Erambu

(Merauke). Sebagai wujud kepedulian dan upaya meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada di wilayah perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa memberikan bantuan alat tangkap ikan (jaring) kepada warga kampung Erambu, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

 

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di  Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (27/11/2020).

 

Diungkapkan oleh Letkol Inf Anjuanda Pardosi bahwa bantuan alat tangkap ikan (jaring) diberikan Satgas kepada warga kampung Erambu dilaksanakan di Pos Kaliwanggo. “Penyerahannya dipimpin langsung oleh Dan SSK C Lettu Inf Lasa Napitupulu dan didampingi anggota yang lain,” urainya.

 

Lebih lanjut disampaikan bahwa Satgas Yonif 125/Simbisa yang berada di bawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW selalu berusaha untuk membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat perbatasan. “Ini sebagai bentuk kepedulian Satgas dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat perbatasan, juga sekaligus mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tandasnya.

 

Di tempat terpisah, Dan SSK C Lettu Inf Lasa Napitupulu menuturkan sebanyak 6 set alat tangkap ikan (jaring) diberikan Satgas untuk membantu meningkatkan perekonomian warga kampung Erambu. “Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan warga dengan baik untuk menambah penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka,” katanya.

 

Sementara itu, Soleh Dabujai (34 th) mewakili warga lainnya menyampaikan rasa senang dan mengucapkan terima kasih kepada Satgas, khususnya Pos Kaliwanggo yang telah memberikan bantuan alat tangkap ikan kepada warga kampung Erambu. “Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas kepedulian dan bantuan bapak Satgas, Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas kebaikan bapak sekalian” ucapnya senang. (Bdr)

Berita Terkini

China Luncurkan Kapal Selam Revolusioner dengan Desain Tanpa Tanding

Sumbawanews.com,- China baru saja meluncurkan kapal selam militer baru yang mengejutkan para analis pertahanan global—desainnya tak seperti kapal selam mana pun yang pernah ada...

Jakarta Cerah Berawan, Sore Berawan Tebal di Kepulauan Seribu

Sumbawanews.com,- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca Jakarta pada Jumat berjalan dengan pola yang relatif stabil, namun dengan perbedaan signifikan di akhir...

Muara Enim Suap BPK Rp200 Juta dari Rekanan

Sumbawanews.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap sumber dana suap senilai Rp200 juta yang diduga digunakan Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk memengaruhi hasil audit laporan...

Rutan Baturaja Gelar Edukasi Cegah Hantavirus dari Tikus

Sumbawanews.com,- Rumah Tahanan Kelas IIB Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, menggelar sosialisasi kesehatan menyeluruh untuk mencegah penyebaran Hantavirus di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan...

Adu Banteng di Wonogiri, Tiga Nyawa Melayang

Sumbawanews.com,- Wonogiri – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wuryantoro-Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Kamis (11/6/2026) sore. Dua sepeda motor saling bertabrakan head-on dalam insiden...

Berita Utama