sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Kout KM 31 menggelar Ibadah Shalat Jumat bersama warga Kampung Sanggaria Arso 1 Distrik Arso Kabupaten Keerom di Masjid Fisabilillah. Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Jumat (27/11/2020).
Dansatgas menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kemanungggalan antara Satgas dengan masyarakat, setiap kegiatan di Kampung Sanggaria pasti Satgas dilibatkan termasuk salah satunya kegiatan keagamaan.
Sementara itu, Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat selaku Komandan Pos Kout KM 31 mengatakan bahwa salah satu anggotanya menjadi penceramah atau Khatib dalam pelaksanaan shalat jumat kali ini. “Pada Shalat Jumat kali ini, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Pos Kout KM 31 diberi kesempatan untuk menjadi Khatib di Masjid Fisabilillah. Kami tunjuk Praka Alif yang juga biasa menjadi Khatib saat Shalat Jumat di Homebase Sukoharjo,” jelasnya.
Selaku Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Bapak H. Didin sangat mengapresiasi Praka Alif sebagai Khatib. “Saya tidak menyangka, ternyata selain aktif dalam kegiatan sosial di wilayah kami, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Pos Kout KM 31 juga ada yang bisa menjadi Khatib. Terima kasih atas kesediaannya, semoga kedepan ada lagi yang bisa mengisi ceramah Shalat Jumat selain dari Praka Alif,” ucapnya.
(Papua). Untuk kesekian kalinya, Pasukan TNI yang sedang melaksanakan kegiatan pengamanan wilayah mendapatkan serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Tim Gabungan TNI yang sedang berpatroli untuk menjamin keamanan wilayah tersebut diserang KKB dari kelompok Egianus Kogoya di sekitar Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, pada hari Kamis 26 November 2020.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa di Jakarta, Kamis (26/11/2020). “Kontak senjata pada hari ini terjadi sekitar pukul 15.15 di sekitar Kampung Kendibam, Distrik Kenyam, Kab. Nduga,” ujarnya.
Selanjutnya Kapen Kogabwilhan mengungkapkan bahwa Pasukan TNI terlibat kontak senjata tersebut merupakan Pasukan Gabungan yang berasal Yonif R 700/WYC yang memiliki tugas rutin mengamankan wilayah Nduga Papua dari gangguan Kelompok Bersenjata seperti ini. Kontak tembak terjadi kurang lebih selama 30 menit. Sampai dengan sore hari, TNI masih tetap melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut.
Dari kejadian ini, terdapat tiga prajurit TNI yang menderita luka tembak dan sudah mendapatkan perawatan pertama di lapangan dan telah di evakuasi sore ini dari lokasi kejadian ke RSUD Mimika dengan aman menggunakan Heli Caracal TNI AU. “Yang bersangkutan dalam keadaan stabil dan baik-baik saja. Bagaimana pun juga, TNI siap berkorban apa saja demi keselamatan masyarakat Papua dan bangsa Indonesia,” kata Suriastawa.
Sementara informasi dari Prajurit TNI yang terlibat langsung kontak senjata, masyarakat sekitar dan bukti-bukti yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian, kemungkinan ada KKB yang tertembak dan luka parah, namun seperti biasa, mereka dilarikan dan disembunyikan oleh rekan mereka.
“TNI tidak akan pernah lelah untuk mengamankan wilayah Papua dari gangguan kelompok pengacau seperti KKB ini dan terus akan melakukan pengejaran kepada mereka agar Papua bisa damai dan aman terutama menjelang bulan damai dan kasih dalam rangka menyambut perayaan Natal 2020” ungkap Suriastawa pada akhirnya. (Bdr)
Sumbawanews.com,-Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I.N.G. Ariawan, S.E., M.M. menerima kunjungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Propinsi Kepri Teguh Dwi Nugroho di ruang kerja Pangkogabwilhan I jalan M.T.Haryono km 3.5 Tanjung Pinang, Kamis (26 /11/2020).
Kedatangan Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Propinsi Kepri dalam rangka menyerahkan undangan penerimaan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) Tahun 2021 kepada Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I.N.G. Ariawan.
Dalam kesempatan tersebut turut mendampingi Pangkogabwilhan I yaitu Asren Kas Kogabwilhan I Brigjen TNI Bramantyo Andi Susilo beserta Kepala Keuangan Kogabwilhan I Kolonel Laut (S) Hery M. Nur Isa, S.T.M.M.
Turut dalam rombongan Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Propinsi Kepri yaitu Kepala Bidang PPA I Kanwil Kepri, Dani Ramdani, Kepala KPPN Tanjungpinang, Aprijon, Kepala Seksi PPA I A Bidang PPA I Kanwil Kepri Andreas Radyanto.
Dalam kesempatan tersebut, Pangkogabwilhan I memperkenalkan kepada rombongan Kakanwil Dirjen Perbendaharaan Propinsi Kepri tentang keberadaan kogabwilhan I dan berbagai hal berkenaan dengan wilayah operasi Kogabwilhan I.
Diharapkan dengan kunjungan kakanwil Dirjen Perbendaharaan Propinsi Kepri beserta rombongan akan dapat menjalin komunikasi yang baik, sehingga akan memudahkan penyaluran anggaran keuangan dalam kegiatan operasional Kogabwilhan I. Kegiatan tersebut diakhiri dengan foto bersama Pangkogabwilhan I.
sumbawanews.com,- Komandan Sektor Selatan MONUSCO Brigadir Jenderal Mohammad Atif Mujtaba mengaku bangga dan mengapresiasi kinerja dan prestasi Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de l’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO), bertempat di Soekarno Camp, Kalemie Provinsi Tanganyika Republik Demokratik Kongo, Rabu (25/11/2020).
Kedatangan rombongan kunjungan kerja Brigadir Jenderal Mohammad Atif Mujtaba yang didampingi oleh Rear Admiral Ruvunangiza-Marie Commander of the 22nd Naval Group dan Head of Officer (HoO) Jacob Mogeni beserta staf, disambut hangat oleh Komandan Satgas (Dansatgas) TNI Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO Kolonel Inf Daniel Lumbanraja dan Wadan Satgas Mayor Inf Yossy S.B. beserta perwira staf dalam suatu upacara jajar kehormatan oleh prajurit Satgas.
Selanjutnya Komandan Sektor Selatan menerima paparan dari Dansatgas TNI Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO tentang perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi hingga saat ini di Area of Responsibility (AoR) Satgas.
Pada kesempatan tersebut, Komandan Sektor Selatan MONUSCO menyampaikan rasa bangga dan penghargaan yang tinggi kepada Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO atas kinerja dan dedikasi positif yang berjalan selama hampir satu tahun dalam menjalankan tugasnya di daerah misi sesuai mandat PBB. Para prajurit Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO telah dapat memberikan perlindungan terhadap warga sipil serta membantu pemerintah Kongo untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif.
Melengkapi jamuan kunjungan kerja, personel Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB/MONUSCO memperkenalkan berbagai kebudayaan Indonesia berupa tarian adat suku Dayak, Jawa, Melayu, Bali dan Batak yang diperagakan oleh Wanita TNI. Begitu juga menyajikan berbagai masakan tradisional yang dirangkai dalam acara santai ramah tamah. Di akhir acara dilaksanakan saling tukar cindera mata dan foto bersama. (Pen Satgas RDB Monusco)
(Merauke). Sebagai wujud kepedulian terhadap generasi muda, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operesi Korem 174/ATW bagikan masker kepada siswa-siswi Sekolah Dasar YPK Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (26/11/2020).
Dansatgas mengatakan bahwa lima orang personel Satgas dari Pos Toray dipimpin Danpos Letda Inf Bambang Suprapto kembali mendatangi Sekolah Dasar (SD) YPK Toray untuk membagikan masker kepada para murid.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap anak-anak di wilayah perbatasan sekaligus sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19,” ujarnya.
Menurut Letkol Inf Anjuanda Pardosi, selain membagikan masker, Satgas juga mengajak anak-anak melaksanakan kerja bakti membersihkan pekarangan sekolah. “Pembersihan lingkungan sekolah dengan bergotong royong dimaksudkan untuk membentuk karakter anak-anak agar lebih peduli dengan kebersihan,” tandasnya.
Di tempat terpisah, Danpos Toray Letda Inf Bambang Suprapto menuturkan tujuan menyambangi SD YPK Toray kali ini untuk membagikan masker dan mengajak siswa-siswi kerja bakti membersihkan pekarangan sekolah. “Usai pembagian masker dan kerja bakti, anak-anak kemudian menikmati bubur kacang hijau secara bersama-sama,” urainya.
“Namun sebelumnya, siswa-siswi diwajibkan mencuci tangan terlebih dahulu sehingga diharapkan kedepannya mereka dapat membiasakan diri menerapkan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah YPK Toray Sarce Retraubun, S. Pd (48 th) menyambut positif dan mengucapkan terima kasih kepada anggota Satgas, khususnya Pos Toray atas peran aktif dan kepeduliannya terhadap siswa-siswi SD YPK Toray.
“Kami berterima kasih atas kepedulian dan partisipasi bapak-bapak Satgas yang selalu aktif dan kreatif mendorong semangat anak didik kami. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas perbuatan baik bapak sekalian,” ucapnya. (Bdr)
MATARAM – Pilkada bukan sekadar ajang pertarungan politik merebut kekuasaan. Apalagi sampai memecah dan mengkotak-kotak masyarakat berdasarkan pilihan, dan rawan menimbulkan gesekan, disharmonisasi di Kota Mataram.
Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram Nomor urut 2, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) memaknai Pilkada sebagai pesta demokrasi untuk seluruh masyarakat Kota ini.
Apapun latar belakang etnis, agama, strata ekonomi dan pendidikan, selama warga Kota Mataram yang memiliki hak pilih harus merasakan kemeriahan pesta lima tahunan.
2 juta langkah SALAM membuka bagaimana keberagaman dan heterogenitas di Kota Mataram bisa tetap terpupuk dan terjaga sepanjang pesta Pilkada ini. Dan yang terpenting, masyarakat harus bersuka cita menyambut Pilkada, agar angka partisipasi pemilih di Kota Mataram bisa meningkat dibanding Pilkada lima tahun silam.
Menghargai dan merangkul masyarakat yang beragam di Kota Mataram sudah ditunjukan pasangan SALAM sejak mendaftar di KPU Kota Mataram, awal September 2020 lalu. Diiringi ratusan relawan pendukung, SALAM juga menggelar pertunjukan dan pawai lintas budaya dan Multi Etnik , sembari menunggu jalannya proses pendaftaran.
“Sejak awal maju dan mendaftar ke KPU, bu Selly dan TGH Manan memang sudah mengkampanyekan Pilkada Damai, merangkul semua warga masyarakat yang beragam dan heterogen,” kata Ketua Tim Pemenangan SALAM, Eko Anugraha Priyanto, Kamis ( 26/11 ) .
Menurut Eko , kepemimpinan Selly-Manan adalah kepemimpinan yang merangkul dan memperhatikan semua. Bagi SALAM, siapa pun orangnya, sepanjang dia warga Kota Mataram harus mendapatkan hak-hak dan pelayanan publik yang setara dan berkualitas.
SALAM ingin menciptakan Mataram sebagai Kota yang Madani. Pemerintahan yang tidak mengabaikan atau menganggap ringan kebutuhan dan aspirasi kelompok minoritas. Semua ini demi terciptanya kerukunan masyarakat lintas etnis, agama dan budaya di Ibukota NTB ini.
“Pesan pentingnya adalah SALAM akan menjadi pemimpin untuk semua, melayani semua masyarakat. Sebab kondusivitas daerah menjadi hal pokok dalam pembangunan daerah. Dan kondusivitas yang baik bisa muncul dari rasa persatuan dan persaudaraan antar masyarakat yang beragam ini,” ujarnya.
Di masa kampanye politik yang harus beradaptasi dengan kondisi pandemi ini, SALAM juga terus menanamkan nilai-nilai persatuan dan keberagaman tersebut.
Kegiatan flashmob beberapa kali dilakukan dengan tema-tema khusus seni dan budaya. Bahkan, kesenian barongsai juga sempat mengiringi flashmob SALAM sebagai apresiasi bagi warga keturunan tionghoa di Kota Mataram.
Selly-Manan juga sangat aktif turun menyapa masyarakat dan komunitas masyarakat. Sejumlah paguyuban diaspora Jawa hingga pedagang kaki lima kelas lalapan pecel lele ikut menjadi perhatian.
Tak heran jika dukungan untuk SALAM juga sangat signifikan dari kelompok perantau yang menjadi warga Mataram ini.
Suhartono, pria asal Lamongan yang sudah enam tahun berjualan pecel lele di kawasan Cakranegara mengaku senang dan bangga pernah bertemu langsung dengan Calon Walikota Mataram, Selly Andayani.
“Pernah ketemu waktu bu Selly sedang kulineran. Orangnya bersahaja tapi kelihatan cerdas dan tegas. Kalau saya lihat mirip sosok bu Risma (Walikota Surabaya). Mudah-mudahan bu Selly bisa membangun Mataram lebih bagus lagi, seperti bu Risma mengubah Surabaya dulu,” katanya.
Suhartono menilai, gaya kulineran Selly tak sekadar kulineran biasa. Namun, sosok pemimpin itu juga melihat langsung kondisi dan geliat sektor UMKM di Kota ini. Hal ini bisa ditangkap dari setiap obrolan dan sapaan Selly kepada para pedagang di sekitar.
“Yang ditanya saat itu bagaimana usaha kita lancar tidak. Terus apa ada pungli atau tidak. Nah ini kan cara pemimpin memastikan bahwa masyarakatnya aman dan nyaman dalam beraktivitas, khususnya UMKM kayak saya ini,” ujarnya.
Sektor kuliner juga dimanfaatkan SALAM untuk mempererat persatuan dalam keberagaman. Selly-Manan seringkali blusukan sambil menyapa langsung warung dan resto masakan khas daerah di Kota ini.
Tim pemenangan lainnya, Ruslan Turmuzi menegaskan, ada pesan penting dalam 2 juta langkah SALAM sepanjang kampanye Pilkada ini. Selain untuk mempererat persatuan dalam keberagaman juga sekaligus untuk mengedukasi dan sosialisasi bahwa Pilkada ini milik semua masyarakat Kota Mataram.
Kesadaran politik yang harus terus dibangun adalah agar seluruh masyarakat mau dan turut berpartisipasi memberikan suara mereka dalam Pilkada 9 Desember nanti.
“Selly-Manan tidak hanya turun dan bersilaturahmi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat saja, tetapi juga menyentuh langsung akar rumputnya. Kalau masyarakat sudah merasa bahwa menentukan pilihan dalam pesta demokrasi ini penting, maka inshaa Allah angka partisipasi pemilih kita bisa meningkat juga,” urai Striker Politisi PDI Perjuangan ini.
Pria Humble yang kerap disapa RT mengatakan, selama masa kampanye ini banyak feedback positif yang diterima dari masyarakat. Baik yang disampaikan secara individu maupun melalui kelompok komunitas.
Masyarakat, terutama dari kelompok minoritas sejatinya tak mengharapkan apa-apa. Cukup dengan sentuhan perhatian dan menganggap eksistensi mereka itu ada sebagai warga Kota Mataram.
“Dalam blusukan Selly-Manan, banyak kita temukan testimoni masyarakat yang merasa kurang mendapat perhatian, dan aspirasi mereka kurang didengar. Kepada Selly-Manan ini mereka berharap ada perubahan ke depan di Kota Mataram,” tuturnya.
Sementara itu, Calon Walikota Mataram, Hj Putu Selly Andayani mengatakan, apa yang dilakukan SALAM dan tim relawan selama ini merupakan cerminan program nyata yang akan dilakukan SALAM ke depan.
“SALAM berkomitmen tidak ada lagi perbedaan perlakuan dan pelayanan pemerintah untuk semua masyarakat Kota Mataram. Apapun latar belakangnya, setiap warga Kota ini harus mendapatkan jaminan dan hak-hak pelayanan yang setara,” katanya.
Menurutnya, keberagaman dan heterogenitas di Kota Mataram bisa menjadi modal yang kuat bagi keberlangsungan pembangunan Kota yang lebih maju.
Selain itu, pemunculan tema-tema seni dan budaya lintas etnis dan agama yang seringkali ditampilkan dalam kampanye flashmob juga dilakukan agar kemeriahan pesta demokrasi ini bisa dirasakan masyarakat.
“SALAM ingin Pilkada ini berwarna dan ceria penuh kegembiraan. Masyarakat boleh berbeda pilihan, namun harmonisasi sosial dan kerukunan antar warga harus tetap terjaga erat,” kata Mantan Penjabat Walikota Mataram tahun 2015 ini.
Hal yang sama disampaikan Calon Wakil Walikota Mataram, TGH Abdul Manan. Menurutnya, konsep Rahmatan Lil Alamin harus bisa diterapkan dalam sendi-sendi kehidupan, bersosial masyarakat di Kota Mataram.
Ulama yang sempat menjabat Ketua MUI Kota Mataram ini mengatakan, saat memimpin Kota Mataram maka pemimpin harus mengayomi semua masyarakat tanpa memandang latar belakang.
“Toleransi menjadi bagian penting dalam menjaga harmonisasi masyarakat kita yang beragam ini. SALAM akan menjadi pemimpin yang merakyat untuk semua masyarakat Kota Mataram,” ujarnya.
Ia mengatakan, bentuk kongkrit toleransi, persatuan dan merawat keberagaman yang dilakukan SALAM saat ini sebagai teladan masyarakat ke depan.
“Jika semua masyarakat rukun, bisa bersama membangun Kota Mataram ini secara partisipatif, tentu Mataram yang berlah dan Cemerlang akan bisa kita wujudkan,” pungkasnya
(Papua) Memasuki bulan Desember yang merupakan bulan cinta kasih untuk menyambut perayaan Natal tahun 2020, para Kepala Suku di Papua akan menggelar Upacara Adat Bakar Batu dengan menyembelih babi di wilayahnya masing-masing. Upacara Adat Bakar Batu ini merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Propinsi Papua.
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kapen Kogabwilhan III) Kolonel Czi IGN Suriastawa di Timika, Papua, Kamis (26/11/2020) menyampaikan bahwa Upacara Adat Bakar Batu akan dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2020 di beberapa wilayah seperti Wamena, Sugapa, Ilaga, Puncak Jaya, dan Timika dipimpin oleh Kepala Suku masing-masing. Sementara pusat kegiatan akan dilaksanakan di lahan pembangunan Markas Kogabwilhan III di Timika Papua.
Lebih lanjut dikatakan bahwa acara tersebut dilaksanakan guna mewujudkan cinta kasih dan damai menjelang perayaan Natal. “59 ekor babi yang akan disembelih tersebut merupakan bantuan dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.,” ucapnya.
Penyerahan bantuan 59 ekor babi dilakukan oleh Aspotwil Kaskogabwilhan III Brigjen TNI Dadang Rukhiyana dan Asops Kogabwilhan III Brigjen TNI Suswatyo kepada Perwakilan Kepala Suku. “Bantuan tersebut diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules C-130 milik TNI dari Lanud Pattimura Ambon menuju Bandara Mozes Kilangin, Timika,” ujarnya.
“Jadi nantinya pada tanggal 1 Desember 2020, Pemerintah Daerah bersama TNI-Polri akan bersilaturahmi dengan para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan perwakilan masyarakat agar situasi dan kondisi Papua menjadi aman, damai dan penuh cinta kasih,” jelas Suriastawa.
Di tengah situasi pandemi Covid-19, kegiatan Upacara Adat Bakar Batu tetap akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, untuk mencegah penyebaran Virus Corona. “Saat pelaksanaan kegiatan, pihak penyelenggara sudah mempersiapkan protokol kesehatan yang ketat seperti menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan serta menghindari kerumunan masyarakat,” kata Suriastawa. (Bdr)
sumbawanews.com,- Kepala Badan Pembinaan Hukum TNI, Laksda TNI Anwar Saadi, S.H., membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Badan Pembinaan Hukum TNI tahun anggaran 2020, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/11/2020).
Rakernis Babinkum TNI tahun 2020, melibatkan satuan jajaran hukum di lingkungan TNI meliputi Babinkum TNI, Mabes TNI, Dinas Hukum Angkatan, Polisi Militer Angkatan dan Pengadilan Militer Utama serta jajaran Babinkum TNI di seluruh wilayah Indonesia. Acara tersebut dilaksanakan secara virtual guna menyamakan visi dan persepsi dalam rangka optimalisasi penegakan hukum di lingkungan TNI.
Dalam sambutannya, Kababinkum TNI mengatakan, Rakernis ini tidak semata-mata sebagai syarat pelaksanaan program kerja. Tujuannya untuk membuka mind set dan pemahaman aparat hukum TNI dalam meningkatkan sinergitas keterpaduan dan kerja sama untuk meningkatkan kinerja organisasi Babinkum TNI dengan satuan samping lainnya.
Laksda TNI Anwar Saadi menyampaikan beberapa poin penting dari Panglima TNI yang harus dipedomani oleh setiap aparat hukum TNI, yaitu pentingnya meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas. “Hal ini sangat penting mengingat di tengah-tengah dinamika dan perkembangan hukum dan sosial saat ini, tingginya perhatian dan publikasi media yang ditujukan kepada TNI,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kababinkum TNI menjelaskan bahwa semua kondisi nyata itu merupakan tantangan yang harus dihadapi secara Profesional agar tujuan pembinaan hukum militer TNI menjadi motor penggeraknya, sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang Peradilan Militer yaitu pembinaan hukum militer untuk kepentingan militer dan pertahanan Negara. “Hendaknya dilaksanakan dengan seadil-adilnya, sehingga dapat memenuhi rasa keadilan tidak saja bagi prajurit tetapi bagi organisasi TNI dan juga bagi masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, Kababinkum TNI mengatakan bahwa kepercayaan dari Pemimpin TNI untuk mengembangkan organisasi Babinkum TNI, dimana organisasi Oditurat Jenderal TNI saat ini berpangkat bintang dua, Inspektur Babinkum TNI dan para Kepala Oditurat Militer Tinggi berpangkat bintang satu, berdasarkan Peraturan Panglima TNI Nomor 33 tahun 2020.
“Kepercayaan dari pimpinan kepada kita semua harus diimbangi dengan peningkatan integritas dan profesionalisme. Saya berharap di dalam pelaksanaan Rakernis ini nantinya bisa memahami tentang substansi yang disampaikan terkait penguatan dan sinergitas Babinkum TNI,” pungkas Laksda TNI Anwar Saadi. (Ahm)
sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memberikan bantuan 59 ekor Babi Hutan yang akan digunakan untuk upacara adat bakar batu di Papua. Bantuan diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules C-130 milik TNI dari Lanud Pattimura Ambon menuju Bandara Mozes Kilangin, Timika Papua, Kamis (26/11/2020).
Bantuan 59 ekor babi hutan yang diberikan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk memeriahkan upacara adat bakar batu di bulan cinta kasih menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Aspotwil Kaskogabwilhan III Brigjen TNI Dadang Rukhiyana kepada kepala suku di beberapa wilayah seperti Wamena, Sugapa, Ilaga, Puncak Jaya, dan Timika. (Ahm)
sumbawanews.com,- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Yetti membagikan bahan pokok makanan kepada masyarakat di Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom. Demikian dikutip oleh Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Kamis (26/11/2020).
Mayor Anggung menyampaikan bahwa laporan dari Komandan Pos Yetti Lettu Inf Bagus Dwi Hartanto baru saja melaksanakan kegiatan pembagian bahan pokok makanan yang masih tersisa di Pos nya. “Ia membagikan sebanyak lima puluh enam paket sesuai jumlah rumah yang berada di Kampung Yetti. Kegiatan tersebut sangat positif dan perlu dicontoh oleh Pos lainnya jika dalam kondisi yang sama masih memiliki sisa bahan pokok berlebih,” katanya.
Saat dikonfirmasi langsung via radio komunikasi, Lettu Inf Bagus Dwi Hartanto menyebutkan kegiatan yang ia lakukan tersebut merupakan kegiatan yang keempat kalinya melaksanakan pembagian bahan pokok makanan. “Setiap bulannya, Alhamdulillah kami masih dapat menyisihkan dua karung beras, lima dus mie instan, serta beberapa kilogram gula dan kopi. Namun yang biasanya kamu bagikan ke semua rumah hanya paket beras dan mie instan saja, sedangkan gula dan kopi sering kami bagikan kepada para tokoh masyarakat,” jelasnya.
“Semoga sedikit bahan yang kami berikan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat khususnya di Kampung Yetti. Ini bukti kedekatan hubungan kami dengan masyarakat yang telah kami bina selama empat bulan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Bapak Lukas Wenda (45), salah satu warga Kampung Yetti Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom mengungkapkan kebahagiaannya atas bahan pokok yang diberikan Satgas kepada dirinya. “Terima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga Satgas Yonif MR 413 Kostrad selalu diberikan kesehatan dan lindugan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.
Sumbawanews.com,- Wonogiri – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wuryantoro-Eromoko, Kabupaten Wonogiri, Kamis (11/6/2026) sore. Dua sepeda motor saling bertabrakan head-on dalam insiden...
Sumbawanews.com,- Tiga awak kapal tanker MT Settebello asal India tewas setelah kapal tersebut menjadi sasaran serangan militer Amerika Serikat di lepas pantai Oman, dekat...
Sumbawanews.com,- Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita seluruh sarana dan prasarana pabrik pemurnian emas milik PT Simba Jaya Utama di Jalan...
Sumbawanews.com,- Meski telah berjanji memperketat pengawasan, chatbot Grok milik Elon Musk masih digunakan untuk membuat dan menyebarkan gambar serta video seksual nonkonsensual terhadap selebritas...
Sumbawanews.com,- Polda Papua Tengah memperkuat jaringan keamanan melalui sinergi strategis dengan tokoh masyarakat, adat, agama, perempuan, dan pemuda dalam rangka Operasi Cinta Damai Noken...