Sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., melaksanakan kunjungan kerja dan rapat terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Pati Jawa Tengah, bertempat di pendopo kabupaten Pati, Sabtu (5/6/2021).
Dalam kegiatan ini Panglima TNI berdialog langsung dengan Kadinkes Kabupaten Pati dr. Edy Siswanto, MM., membahas kondisi Pandemi Covid-19 saat ini serta langkah-langkah penanganan Covid-19 di Pati.
Panglima TNI menekankan perlunya rencana kontijensi yang baik untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif serta sinergi seluruh komponen didaerah agar penanganan Pandemi berjalan optimal.
“TNI-Polri akan melakukan penebalan (Penambahan) Prajurit TNI dan Anggota Polri yang akan bertugas sebagai anggota Satgas PPKM Mikro. Nantinya mereka ditempatkan di pos-pos yang telah ditentukan,” terang Panglima TNI.
Adanya penebalan personel TNI Polri di lapangan juga untuk membantu pelaksanaan 3T (Testing, Tracing dan Treatment), sehingga diharapkan Covid-19 di Kabupaten Pati dapat dikendalikan.
Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berharap kemampuan pelaksanaan PCR Test dan alat kesehatan serta tenaga kesehatan dapat ditingkatkan. Petugas PPKM Mikro juga harus mengendalikan mobilitas masyarakat karena saat ini di Kabupaten Pati terdapat klaster kasus akibat mobilitas warga.
“Tentunya para personel dilapangan juga harus menegakan disiplin Protokol Kesehatan di tengah masyarakat. Karena meski sudah divaksin bukan berarti kebal, tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan dan jadikan protokol kesehatan sebagai kebutuhan inti dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Panglima TNI.
Sementara itu, dihadapan media Panglima TNI mengatakan bahwa TNI-Polri akan memperkuat fungsi dari Posko PPKM sehingga bisa mendapatkan data kasus positif, kesembuhan dan kematian.
“TNI-Polri juga akan membantu mengawasi kegiatan Prokes diruang-ruang publik dan mengingatkan kepada masyarakat pentingnya menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” tutup Panglima TNI.
Usai melaksanakan rapat, Panglima TNI dan rombongan meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 kepada 200 orang anggota masyarakat di RS Marga Husada Pati.
Sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, M.Si., dan Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., memimpin apel gelar pasukan penebalan Satgas Covid-19 bertempat di alun-alun pendopo kabupaten Blora, Sabtu 5/6/21.
Dalam sambutannya dihadapan peserta apel gabungan Panglima TNI mengatakan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir penularannya masih sangat masif dan tidak pandang bulu.
“Dibutuhkan kerjasama dan partisipasi semua pihak guna menekan laju penularannya karena kabupaten Blora termasuk mengalami peningkatan kasus positif” ujar Panglima TNI.
Lebih lanjut Marsekal Hadi mengatakan TNI-Polri dan instansi terkait masih dipanggil oleh negara untuk melaksanakan misi mulia yaitu melindungi seluruh masyarakat Blora dari kemungkinan tertularnya virus Covid-19.
Harapan dari semua masyarakat Indonesia angka kematian turun dan angka kesembuhan naik serta angka positif terus menurun semuanya berbasiskan PPKM skala mikro.
TNI Polri dan Satgas Covid-19 akan ditugaskan dalam pelaksanaan penerapan protokol kesehatan (prokes) 3 M. “Apakah masyarakat sudah memiliki kesadaran yang tinggi untuk menggunakan masker karena masker merupakan senjata satu-satunya untuk melawan penularan virus Covid-19” ujar Panglima.
Kita harus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk saling menjaga jarak, mencuci tangan mengawasi pergerakan dan mobilitas masyarakat melalui penyekatan” imbuh Panglima TNI.
“Dengan kesadaran dan kedisiplinan tinggi, Insya Allah wilayah Blora akan terbebas dari Covid-19 sehingga roda perekonomian dapat berjalan normal” pungkas Marsekal Hadi.
Sebelum pelaksanaan apel terlebih dahulu Panglima TNI beserta rombongan menerima paparan dari Bupati Blora bapak H. Arief Rohman, S.I.P., M.Si tentang penerapan pelaksanaan PPKM skala mikro dan pengawasan pelaksanaan dalam penanganan pandemi covid-19 di wilayahnya.
Hadir dalam acara ini, Pangkogabwilhan II, Marsdya TNI Imran Baidirus, S.E., M.IP., Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Rudianto, Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen,
Bupati Blora, Bapak H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., beserta Forkopimda Kabupaten Blora, Para Pejabat Utama TNI dan Polri.
(Sambas). Karya Bakti TNI adalah salah satu upaya untuk melestarikan budaya kebersamaan dan gotong royong merupakan nilai luhur bangsa Indonesia. Karya Bakti TNI ini juga merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, selain sebagai bukti kekompakan dan sinergitas yang baik antara Pemerintah Daerah, jajaran TNI, dan masyarakat, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa.
Seperti halnya yang dilakukan oleh prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 645/Gardatama Yudha (Yonif 645/Gty) melaksanakan karya bakti pembersihan lingkungan di sekitar Ponpes Quran Hadist Al-Hikam Sebedang, Kec. Sebawi, Sambas, Kalbar, Sabtu (5/6/2021).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Letda Inf Agus Susanto selaku Pjs. Pasi 1/Intel beserta 15 anggota Yonif 645 yang diawali dengan apel pengecekan, kemudian berangkat menuju ke Ponpes Quran Hadist Al-Hikam yang berjarak 32 Km dari Markas Yonif 645/Gty.
Di tempat terpisah, Komandan Yonif 645/Gty Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto, S.E. mengatakan, kegiatan karya bakti di Pondok Pesantren ini adalah tugas yang sangat mulia. “Kegiatan ini sangat membantu pihak Pondok Pesantren dalam menjaga kebersihan dan keindahan di lingkungan Ponpes Quran Hadist Al-Hikam,” ungkapnya.
“Kami dari Yonif 645/Gty sangat mengapresiasi kegiatan ini, merupakan tugas mulia bagi kami untuk membantu saudara kami di Ponpes Quran Hadist Al-Hikam, semoga dengan hadirnya kami di sini bisa membantu rekan-rekan di sini dan membawa manfaat positif bagi Ponpes tersebut,” ujar Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto.
“Semoga dengan adanya karya bakti ini, kebersamaan kami sebagai prajurit TNI dapat semakin lekat dengan masyarakat, dan kami dapat bersama-sama menjaga keamanan di wilayah kami bersama masyarakat,” tambahnya.
Komandan Yonif 645 juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dalam membina hubungan dengan segenap lapisan masyarakat, sehingga tercipta kemanunggalan TNI-Rakyat untuk didayaguna bagi kepentingan pertahanan.
“Walaupun saat ini dilanda Pandemi Covid-19, hal tersebut tidak menjadi penghalang justru memberikan semangat baru guna menjalin silaturahmi antara prajurit Yonif 645/Gty dengan Ponpes Quran Hadist Al-Hikam,” tutupnya.
Sementara itu, Ustad Yudhi selaku Ketua Ponpes Quran Hadist Al-Hikam Sebedang, Kec. Sebawi, Sambas, mengucapkan terima kasih kepada prajurit Yonif 645/Gty yang sangat peduli dengan perkembangan Pondok Pesantren disini, semoga dengan kegiatan seperti ini dapat mempererat jalinan kerjasama dan silaturahmi kita,” ucapnya. (Bdr)
(Merauke). Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko menghadiri acara lepas sambut Direktur Sekretariat Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Agung Merauke, Ketua Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Merauke dan Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Merauke yang dipimpin oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC, bertempat di Biara MSC Merauke Jl. Raya Mandala, Distrik Merauke, Kab. Merauke, Papua, Kamis (3/6/2021).
Acara pelepasan Pastor Anselmus Amo, MSC dihadiri pula oleh Wakapolda Papua, Kasrem 174 Merauke dan Dandim 1707/Merauke serta sejumlah tamu undangan.
Pada kesempatan tersebut, Pastor Hendrikus Kariwo, MSC menyampaikan selamat datang kepada seluruh tamu undangan. Dikatakan bahwa tujuan dilaksanakan acara lepas sambut ini untuk mengucap syukur dan para mitra kerja selama ini. “Kepada Danrem 174 Merauke saya ucapkan terimakasih yang telah mengajarkan budaya cintakasih kepada kita semua guna mengangkat harkat dan martabat Orang Asli Papua (OAP),” ucapnya.
Sementara itu, Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada keuskupan yang sudah lama mengayomi umat untuk kedamaian dan ketentraman di tanah Anim Ha Merauke. “Kami mohon Keuskupan Merauke jangan pernah menyerah untuk menjaga masyarakat Merauke,” harapnya.
“Untuk Pastor Anselmus Amo, MSC selamat bertugas ditempat baru, semoga tercipta kedamaian masyarakat seperti di Tanah Anim Ha,” pungkasnya.
(Merauke). Dalam rangka mendukung suksesnya PON XX Tahun 2021 di wilayah Papua khususnya di Kabupaten Merauke, Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko beserta unsur Forkopimda Merauke menyambut kedatangan Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman beserta rombongan di Bandara Udara Mopah Merauke, Distrik Merauke, Kab. Merauke, Papua, Kamis (3/6/2021).
Kedatangan Ketua Umum KONI Pusat beserta rombongan dalam rangka peninjauan dan pengecekan kesiapan Venue PON XX Tahun 2021 diwilayah Merauke diantaranya Vanue Stadion Katapal Jln. Peternakan, Distrik Merauke, Kab. Merauke ; Vanue Sirkuit Sepeda Motor Fregeeb Waninggap Sai Gautak Kampung Hidup Baru (Kebun Coklat) Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke ; Vanue Archelaus Sai dan Vanue Gor Head Sai Kab. Merauke, dan sarananya sudah memadai kesiapan.
Usai melaksanakan peninjauan, Ketua Umum KONI Pusat beserta rombongan dilanjutkan acara malam ramah tamah dan tatap muka serta diskusi dengan Forkopimda beserta pihak terkait dalam pelaksanaan PON XX Tahun 2021.
Dalam forum diskusi tersebut, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyampaikan bahwa Pekan Olahraga Nasional ke 20 tahun 2021 di Papua akan dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober sampai 15 Oktober 2021.
Pelaksanaan PON XX Tahun 2021 Papua saat ini juga di masa yang sulit karena bersamaan dengan pandemi Covid-19, dimana nyaris seluruh kegiatan olahraga berhenti total karena memang tidak bisa dilaksanakan.
“Dari 33 Provinsi yang hadir itu terdiri dari atlet, official dan manajer termasuk seluruh perangkat yang hadir bersamaan pada saat itu. Pertandingan yang dilaksanakan adalah 37 cabang olahraga dan terpencar di Kabupaten Merauke, Kota Jayapura serta Kabupaten Mimika,” jelasnya. (Bdr)
Belu NTT – Dalam rangka menciptakan Kota Belu yang bersih dan nyaman, personel Mako Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur dipimpin Pasiter Kapten Inf Ali Murtopo bersama gabungan instansi Pemerintah Daerah Belu menggelar karya bakti membersihkan pasar Lolowa Kecamatan Atambua Selatan Kabupaten Belu NTT, Jumat (4/6/2021).
Selain pasar Lolowa, beberapa fasilitas umum juga menjadi sasaran pembersihan yaituyaitu Pasar Baru yang dibagi menjadi beberapa lokasi sasaran, GOR, Pasar Lama dan lapangan umum, dan Pasar Lolowa.
Komandan Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Infanteri Bayu Sigit Dwi Untoro memberikan apresiasi atas kekompakan Pemerintah Daerah yang melibatkan instansi jajarannya dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Dijelaskan Bayu Sigit, pihaknya sampai dengan saat ini melaksanakan program Jumat bersih dengan menggelar gotong royong yang melibatkan masyarakat sekitar.
“Program ini dilaksanakan di seluruh pos jajaran di wilayah masing-masing termasuk Mako Satgas sendiri. Ini dilakukan untuk mengembalikan budaya gotong royong ditengah masyarakat dengan harapan terciptanya lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman sesuai dengan misi Kabupaten Belu untuk membangun lingkungan dan budaya sehat,” paparnya.
Menurutnya , kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab semua pihak sehingga membutuhkan kesadaran kita bersama untuk bersatu padu mewujudkan misi mulai tersebut.
“Mari kita tumbuhkan kesadaran untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan agar alam juga menjaga kita semua,” tutup pria murah senyum tersebut.
Terlihat di lokasi Kepala Dinas Kesehatan, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala BKKBN dan BPBD bersama anggota, sedangkan Sekda Belu Frans Manafe, S.Pi., terlihat keliling mengecek lokasi gotong royong sesuai dengan pembagian lokasi.
sumbawanews.com,- Meskipun telah divaksin, namun harus tetap menggunakan masker dan harus tetap menjaga protokol kesehatan, karena itulah senjata utama dalam pandemi Covid-19 saat ini.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat melaksanakan peninjauan Serbuan Vaksinasi untuk lansia dan Keluarga Besar TNI-Polri di gedung Patra Graha Pertamina Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (4/6/2021).
Dalam kegiatan tersebut, Panglima TNI didampingi oleh Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., dan Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si. beserta segenap Pejabat Mabes TNI dan Mabes Polri.
Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah dibantu oleh TNI-Polri, BNPB dan instansi terkait lainnya harus selalu terus didukung dengan kesadaran masyarakat guna menurunkan kasus positif dengan memperketat protokol kesehatan, meningkatkan 3T, dan mengoptimalkan PPKM Mikro. “Kita semua harus menyadari bahwa penanganan pandemi Covid-19 harus dilakukan secara serius dan bersama-sama, agar tidak membahayakan diri sendiri, keluarga dan orang-orang terdekat di sekitar kita,” ujarnya.
Panglima TNI berharap kepada Bupati untuk memitigasi varian baru Covid-19 dan terus laksanakan tracing, kemudian yang penting lagi adalah pelaksanaan protokol kesehatan. “Karena kunci untuk kita menjaga diri masing-masing adalah penggunaan masker,” ucapnya.
Adapun dalam dua hari ini ada 1.660 orang yang mendapatkan Vaksinasi, termasuk lansia. Sedangkan vaksinator yang bertugas sebanyak 139 orang vaksinator dari TNI-Polri, Dinkes, KKP dan Pertamina.
“Diharapkan melalui serbuan Vaksinasi hari ini dapat mempercepat pencapaian herd immunity, sehingga program pemerintah ke depan dapat terwujud dengan cepat dan baik, menuju Indonesia sehat bebas Covid-19,” imbuh Panglima TNI.
Usai melaksanakan peninjauan Vaksinasi Covid-19 di Cilacap, Panglima TNI langsung bertolak ke Purwokerto untuk melaksanakan rapat internal di Lanud J.B. Soedirman guna membahas pengendalian Pandemi Covid-19 di Jawa Tengah karena pada Hari Raya Idul Fitri lalu Jawa Tengah merupakan salah satu tujuan utama masyarakat.
(Sambas). Kompak, langkah kaki secara bersama-sama diiringi nyanyian irama lagu yang membangkitkan semangat selaku Prajurit TNI AD, yang selalu siap mengabdi kepada bangsa dan Negara. Hal ini ditunjukkan oleh Prajurit Batalyon Infanteri 645/Gardatama Yudha pada saat melaksanakan lari pagi dengan route mengelilingi Asrama Mayonif 645, Sambas, Kalbar, Kamis (3/6/2021).
Sebelum lari, dilakukan pemeriksaan denyut nadi dan pemanasan guna memperlancar otot sekaligus meningkatkan suhu tubuh sebelum melakukan kegiatan inti.
Komandan Batalyon Infanteri 645/Gardatama Yudha Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto, S.E. mengatakan, lari pagi merupakan program dari komando atas agar para prajurit mampu meningkatkan stamina untuk melakukan aktivitas sehari-hari, khususnya dalam melaksanakan tugas. Disamping itu, agar tubuh tetap dalam kondisi sehat dan menjaga imunitas tubuh anggota sehingga terhindar dari berbagai penyakit.
“Prajurit Gardatama harus selalu prima dalam bentuk apapun, mengingat tahun depan Batalyon mendapatkan amanah untuk berangkat di penugasan. Saya harap untuk kesadaran masing-masing agar selalu menjaga kesehatan dan kebugaran,” ungkapnya.
Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto, S.E. juga menambahkan bahwa agar tubuh sehat dan prima para prajurit harus rajin berolahraga, minum vitamin dan istrahat yang cukup serta tak lupa beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Setiap kegiatan olahraga maupun kegiatan lainnya agar selalu mematuhi protokol kesehatan, dikarenakan pandemi di negara ini belum selesai,” tutupnya. (Bdr)
(Merauke). Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan bahwa Korem 174 Merauke siap sukseskan PON XX tahun 2021 dan menjadi pelopor dalam upaya pencegahan Covid-19 di wilayah Korem 174 Merauke.
Hal tersebut disampaikan Danrem Merauke saat mendampingi Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman saat melakukan peninjauan Venue PON XX di wilayah Kabupaten Merauke, bertempat di Sirkuit Freegeb Waninggap Sai Gautak, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Papua, Kamis (3/6/2021).
Brigjen TNI Bangun Nawoko menuturkan bahwa sampai saat ini wilayah Kabupaten Merauke yang terletak di ujung paling Timur Indonesia merupakan daerah yang sangat kondusif, terutama bidang Kamtibmas. “Selama ini sinergitas TNI-Polri serta Pemerintah Daerah sudah berjalan dengan baik, kesadaran dan peran serta dari seluruh komponen masyarakat yang ada di Kab. Merauke sangat baik,” ungkapnya.
Korem 174 Merauke juga telah menyiapkan sarana dan prasaran berupa akomodasi dan transportasi guna mendukung penyelenggaraan PON XX tahun 2021.
“Selain itu Korem 174 Merauke juga telah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat guna menggaungkan event nasional PON XX agar selama pelaksanaan PON nantinya dapat berjalan dengan aman dan lancar serta tetap mematuhi protokol Covid-19,” kata Danrem.
Bahkan untuk memberikan contoh kepada masyarakat umum, saya sebagai Danrem memberanikan diri untuk memasang slogan pada kendaraan dinas jabatan saya berupa himbauan serta ajakan agar masyarakat selalu mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.
“Untuk keberhasilan bertugas di Papua ini harus punya keberanian mencintai, menghormati dan menghargai harkat dan martabat Orang Asli Papua,” pungkas Danrem.
Usai kunjungan dari Sirkuit Fregeeb Waninggap Sai Gauled, rombongan Ketua Umum KONI Pusat didampingi Danrem 174 Merauke, para Kepala Seksi Korem dan Dandim 1707/Merauke berkunjung ke Makorem guna melihat langsung sarana dan prasarana yang sudah disiapkan oleh Korem 174 Merauke dalam mendukung pelaksanaan PON XX, dan selanjutnya dilakukan foto bersama di depan Makorem. (Bdr)
Jakarta-Kementerian Perindustrian menggangap isu yang hingga saat ini digulirkan Perkumpulan Jurnalis Peduli Kesehatan dan Lingkungan (JPKL) terkait bahaya kandungan Bisfenol A (BPA) dalam galon guna ulang sebagai isu yang tidak jelas. Kemenperin menegaskan tetap mendukung hasil uji laboratorium yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Hal ini disampaikan Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar. Edy Sutopo, Kamis (21/5), saat dimintai tanggapannya terhadap hasil temuan baru soal kandungan BPA galon guna ulang yang dipublikasi JPKL baru-baru ini.
“Pada tanggal 8 Februari 2021 lalu, kami diundang rapat oleh BPOM bersama instansi terkait. Menurut info dari BPOM pada rapat tersebut bahwa kandungan BPA dalam galon guna ulang yang dilakukan oleh BPOM dalam batas deteksi 0,001 bpj. Jadi, masih tidak terdeteksi membahayakan,” ujarnya.
Artinya, kata Edy, meski masih ada perbedaan hasil uji baik yang dilakukan di dalam negeri maupun di luar negeri, tapi semua hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada kasus yang mencolok dari penggunaan galon guna ulang ini. Untuk itu, dia mengajak agar semua pihak termasuk JPKL, lebih fokus saja kepada upaya-upaya pemulihan ekonomi dalam menghadapi pandemi saat ini.
“Akan lebih bijaksana kalau kita lebih fokus ke upaya pemulihan ekonomi menghadapi pandemi ini daripada membahas isu yang masih belum jelas betul persoalannya, sambil menunggu perkembangan pengujian dan kajian yang lebih komprehensif oleh lembaga-lembaga internasional yang berkompeten,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, JPKL kembali mendesak BPOM untuk mengeluarkan label peringatan konsumen pada kemasan galon isi ulang yang mengandung Bisfenol A (BPA). Ketua JPKL Roso Daras mengatakan, pada Maret 2021, JPKL mengirimkan sampel beberapa galon isi ulang yang kemasannya mengandung BPA, sesuai permintaan BPOM. Galon tersebut diperoleh dari mata rantai distribusi AMDK galon isi ulang. Selanjutnya, galon tersebut dikirim ke Tuv Nord Laboratory Service untuk dianalisis kadar migrasi BPA. Analisis tersebut dilakukan selama 25 hari menggunakan parameter BPA Metode SNI 7626-1:2017.
Roso menambahkan, hasil analisis tersebut cukup mengejutkan. Penelitian menunjukkan, tingkat migrasi BPA pada sampel galon isi ulang berkisar antara 2 hingga 4 parts per million (ppm). Dok. JPKL – “Padahal, batas toleransi yang diizinkan BPOM adalah 0,6 ppm atau babak per juta (bpj). Ini benar-benar skandal. Pihak yang menganalisis migrasi BPA ini adalah laboratorium berskala internasional yang kredibel dan independen,” ujar Roso.
Menanggapi JPKL, TUV mengakui bahwa sampel yang digunakan untuk uji lab itu berasal dari customer, dalam hal ini JPKL, yang kemungkinan tidak mewakili yang ada di pasaran.
“Kita hanya terima saja permintaannya. Galonnya dari mereka. Kita juga tidak tahu galon itu sudah mereka apakan atau apa, kita juga tidak tahu. Kita hanya menerima sampel galon itu saja. Jadi tidak mewakili galon-galon yang ada di pasaran juga. Mungkin begitu,” kata Asisten Manajer Sales TÜV NORD Indonesia Laboratories, Angga, Kamis (20/5).
Dia mengatakan TUV itu hanya lab independen yang menganalisa sampel atas permintaan para customer dan bukan lembaga yang melakukan penelitian. “Jadi, kalau penelitiannya bukan kita yang melakukan. Kita hanya menganalisa saja si produk galon guna ulang tersebut. Sampelnya itu dari yang meminta kita untuk melakukan uji lab. Jadi, sampelnya bukan dari kita juga tapi dari customer,” ucapnya.
Soal pemberitaan JPKL, dia menegaskan hanya menganalisa kadar BPA itu dari sampel yang diberikan customer dan sesuai dengan permintaan mereka. “Sebagai lab independen, kita menerima sampel dari siapapun. Tapi terkait JPKL itu saya kurang paham juga. Itu kita anggap customer kita. Cuma yaitu, yang diuji bukan air tapi galonnya. Itu memang ada permintaannya dari JPKL. Tapi, kita nggak tahu maksud mereka publish itu untuk apa,” tuturnya.
Dia mengatakan tidak ada juga ijin tertulis dari TUV mengenai hasil lab yang dipublish JPKL itu. “Karenanya, kita saat ini juga lagi meminta konfirmasi dari JPKL. Kita kaget, kenapa nama kita ditulis dalam pemberitaan tersebut. Mereka tidak ada ijin juga untuk menulis nama kita di pemberitaan tersebut. Kita lagi coba hubungi orang JPKL tapi belum ada respon,” katanya.
Menurutnya, TUV memang tidak pernah tahu maksud dan tujuan uji lab itu dilakukan. “Karena kita kan banyak juga customer lain yang menganalisa ke kita, tapi kita tidak pernah tanya tujuannya untuk apa. Apakah itu buat registrasi atau internal saja. Kita hanya melakukan uji lab sesuai dengan permintaan mereka saja, apa yang harus diuji,” ucapnya.
Dalam hal uji lab galon guna ulang dari JPKL ini juga menurutnya, TUC hanya menerima sampel, dan melakukan uji BPA dalam galon itu sesuai permintaan JPKL. “Kita tidak tahu tujuannya untuk apa. Jadi mereka yang bawa galonnya ke kita dan bukan kita yang mencari sampel galonnya. Hasilnya kemudian kita berikan kepada merka. Tapi yang perlu digarisbawahi, kita tidak tahu sampel galonnya darimana dapatnya, apakah samplingnya mewakili yang ada di pasaran juga kita tidak tahu. Proses samplingnya seperti apa, kita tidak tahu,” katanya.
Sumbawanews.com,- Sengketa lahan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Pusat memasuki titik kritis. Besok, Kamis (18/6), Pengadilan Negeri Jakarta Pusat akan mengeksekusi pengosongan...
Sumbawanews.com,- Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperkuat upaya pengawasan terhadap pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di ruang digital, menyusul meningkatnya serangan terorganisir yang mengancam...
Sumbawanews.com,- Pemerintah AS dilaporkan akan memasang aplikasi White House secara otomatis ke seluruh perangkat mobile yang dikelola oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS), tanpa...
Sumbawanews.com,- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan pemerintah serius memperbaiki tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), menyusul...