sumbawanews.com,- Ketua Umum Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini (PWA) Ny. Nanny Hadi Tjahjanto bersama Ketua Unsur IKKT Pusat melaksanakan berbagai kegiatan diantaranya olahraga bersama dan ketahanan pangan dalam rangka HUT ke-55 IKKT PWA, bertempat di Kodiklat TNI Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (8/6/2021).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum IKKT PWA didampingi Ketua IKKT Cabang BS IX Kodiklat TNI Ny. Linda Aritonang melaksanakan jalan santai dari pintu gerbang utama menuju saung danau yang berada di depan Mako dilanjut melaksanakan senam new normal serta poco-poco.
Pada kesempatan yang sama Ny. Nanny Hadi Tjahjanto didampingi Dankodiklat TNI Letjen TNI Tiopan Aritonang beserta Ibu melaksanakan tebar benih ikan nila di danau Kodiklat. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mendukung program pemerintah dan mengantisipasi ketahanan pangan akibat Covid-19. “Semoga benih ikan yang ditebar cepat besar dan bisa dipanen untuk dimanfaatkan khususnya buat anggota Kodiklat TNI,” ujarnya.
Ketua Umum IKKT PWA Ny. Nanny Hadi Tjahjanto secara khusus mengucapkan terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan Ketua IKKT Cabang BS IX Kodiklat TNI atas pelaksanaan kegiatan ini sehingga dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. “Saya memberi apresiasi atas semangat luar biasa yang telah ditunjukkan semua yang hadir disini,” ucapnya.
Ny. Nanny Hadi Tjahjanto juga berkesempatan untuk meninjau Paud Jasmine, Posyandu Jasmine dan menanam bibit pohon unggulan diantaranya bawang merah, kelengkeng, sawo. Selesai menanam pohon dilanjutkan peninjauan tanaman padi dan kebun yang dikelola oleh Ibu-ibu IKKT Cabang BS IX Kodiklat TNI.
(Sambas). Anggota personel Kipan B Yonif 645/Gty yang dipimpin langsung Dankipan B Yonif 645/Gty Lettu Inf Ihwan Hadi Putra melaksanakan kegiatan karya bakti berupa perbaikan jalan Dusun Sicai, Desa Jelutung, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Senin (7/6/2021).
Karya bakti yang dilakukan anggota Kipan B Yonif 645/Gty di wilayah binaannya tersebut bertujuan melahirkan kebersamaan bermasyarakat, di samping menjadi bagian kemanunggalan TNI bersama rakyat, agar TNI kuat.
Komandan Yonif 645/Gty Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto, S.E. mengungkapkan, tingginya curah hujan yang cukup tinggi di Wilayah Pemangkat membuat beberapa jalan rusak dan licin serta adanya genangan air pasca turun hujan mengakibatkan jalan di desa tersebut rusak dan sulit dilalui kendaraan sehingga perlunya dilakukan pengerasan jalan.
“Kondisi jalan yang rusak dan licin tersebut tentunya menyulitkan aktivitas warga dan berpotensi terjadinya kecelakaan bagi pengguna kendaraan maupun warga yang melintasi jalan tersebut. Kerja bakti ini dilaksanakan bersama-sama dengan warga Dusun Sicai, Desa Jelutung, Kecamatan Pemangkat untuk bergotong royong,” ujarnya.
Lebih lanjut Komandan Yonif 645 mengatakan bahwa jalan yang rusak parah dan berlumpur perlu dilakukan pengerasan, sehingga agar jalan tidak licin dan bisa dilewati kendaraan serta nyaman dalam melaluinya.
“Inilah bentuk kepedulian kami terhadap kondisi lingkungan warga binaan kami yang harus menjadi perhatian kita bersama, untuk memberikan solusi permasalahan yang dihadapi masyarakat, karena jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Dankipan B Yonif 645/Gty Lettu Inf Ikhwan Hadi Putra mengatakan bahwa jalan di Dusun Sicai, Desa Jelutung, ini merupakan akses satu-satunya bagi warga setempat yang menghubungkan ke dusun-dusun lainnya.
“Jalan ini merupakan akses utama warga menuju ke dusun lainnya dan untuk aktivitas ekonomi warga. Mungkin hasilnya belum maksimal, tapi kebersamaan dan gotong royong warga ini yang mahal nilainya,” pungkasnya.
Mahrus, S.I.P (53 th) Kepala Desa Jelutung mewakili warga sangat mengapresiasi kegiatan yang diprakasai personel Kipan B Yonif 645/Gty. “Kami senang melihat hasil perbaikan jalan hari ini. Setidaknya kita bisa lewat pakai motor atau jalan kaki,” tukasnya.(Bdr)
Mataram – Upaya meningkatkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan Prajurit, Pembinaan Mental (Bintal) Kodam IX/Udayana mengirim satu tim untuk memberikan pembinaan mental rohani kepada seluruh jajaran salah satunya Korem 162/WB.
Demikian disampaikan Kasipers Kasrem 162/WB Kolonel Caj Rudi Priyanto saat membacakan sambutan Danrem 162/WB membuka acara yang diikuti para Prajurit, PNS dan Persit KCK di Gedung Soedirman Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Selasa (8/6/2021).
Acara pembinaan mental yang dipimpin Ketua Tim Mayor Inf Benyamin dibagi menjadi tiga kelompok yang diberikan ditempat berbeda yaitu umat Islam di Gedung Soedirman dengan penceramah PNS Imaduddin yang mengusung tema “Pasca Ramadhan Adalah Pembuktian Ibadah Kita”, Umat Nasrani di Aula Denma Korem disampaikan PNS Sebastian Begobli Watuoto dengan tema “Mengasih Tuhan dan Sesama, dan Umat Hindu di Pura Pasupati Gebang yang disampaikan oleh PNS I Ketut Cana dengan tema “Mencari Kepuasan Hidup Sukses Menuju Hidup Bahagia”.
Menurut Danrem, pembinaan mental merupakan salah satu program satuan yang memiliki nilai strategis dalam upaya membangun mental Prajurit yang tangguh, mandiri, takwa, nasionalis, militant dan sehat secara rohani.
Dengan demikian, kata Ahmad Rizal, seberat apapun tantangan tugas yang dihadapi kedepan akan dapat diselesaikan dengan baik dan benar tentunya dengan moril dan semangat serta dedikasi yang tinggi.
“Untuk kita ketahui bersama, disamping pembinaan fisik dan intelektual para Prajurit, pembinaan mental juga tidak kalah penting karena ia sebagai motor penggerak yang mengendalikan moralitas dan tingkah laku Prajurit setiap hari. Baik buruknya tingkah laku Prajurit TNI sangat dipengaruhi oleh kondisi mental dalam diri Prajurit itu sendiri,” ujarnya.
Untuk itu, sambungnya, hari ini para Prajurit akan diberikan pembinaan mental rohani oleh personel Bintaldam IX/Udayana yang memang memiliki kualifikasi di bidangnya.
“Perhatikan dan catat apa yang disampaikan pemateri dan tanyakan apabila ada yang kurang jelas,” pungkasnya.
Jakarta-Komnas Perlindungan Anak sudah sejak lama menyuarakan produk-produk kemasan plastik dari China yang dianggap membahayakan kesehatan anak. Mereka meminta agar Badan POM dan Kemenperin mensosialisasikan ke masyarakat produk-produk kemasan apa saja yang memang aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, beberapa waktu lalu mengatakan banyak produk-produk China yang dikemas menjadi tempat-tempat makanan dan minuman yang dipakai anak-anak balita,
“Itu kan sampah dari sana yang kemudian dikemas lagi dalam bentuk tempat makanan dan minuman serta mainan anak-anak. Itu harus diwaspadai karena berbahaya bagi kesehatan anak-anak. Karena kemasan itu kan ada yang mengandung merkuri, BPA, dan zat-zat kimian berbahaya lainnya,” ujarnya seperti dikutip sinarharapan.net, Selasa (8/6/2021).
Dia mengaku menyoroti keberadaan kemasan-kemasan plastik dari China itu bukan yang hanya karena ada kandungan BPA-nya saja, tapi karena produk-produk itu belum melalui pemeriksaan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
Karenany, dia mendesak BPOM agar segera memeriksa kemasan-kemasan makanan dan minuman plastik berbahaya itu. Selain itu, kata Arist, BPOM juga harus mengumumkan kepada publik, mana bahan-bahan plastik yang berbahaya dan mana yang tidak. “Saya belum melihat, BPOM menjelaskan itu secara detail di masyarakat,” tukasnya.
Menurut Arist, itu yang menyebabkan terjadinya berita-berita hoaks di masyarakat, seperti halnya berita yang terkait dengan galon guna ulang yang dikatakan berbahaya karena mengandung BPA. “Karena, tidak semua masyarakat yang mengerti mengenai bahaya dari kemasan plastik itu. Apakah ada unsur merkurinya, BPA-nya, atau zat kimia lain yang berbahaya bagi balita. Apalagi masyarakat sekarang banyak yang anti plastik. Itu sebenarnya yang harus dijelaskan BPOM, dan itu juga sebenarnya yang mau saya sikapi,” katanya menanggapi isu hoaks BPA pada Galon.
Tapi, dia menegaskan Komnas Perlindungan Anak tidak pernah menyoroti hanya satu produk tertentu saja kecuali memang jika kemasan itu sudah terbukti memang benar-benar membahayakan anak-anak.
“Jadi, tujuan saya sebenarnya semata-mata untuk edukasi. Tapi saya tidak pernah dan tidak akan menyebutkan produk. Saya hanya menyampaikan mengenai bahaya BPA terhadap produk-produk seperti kemasan secara umum. Saya tidak akan mengatakan produk tertentu karena saya tidak punya kewenagan untuk menyudutkan satu produk,” tandasnya.
Terkait berita-berita yang tidak benar soal Bisfenol A (BPA) pada kemasan galon AMDK, sebenarnya BPOM sudah memberikan pernyataan resminya kepada publik. Rilis BPOM yang dimuat di situs resminya menyatakan berdasarkan hasil pengawasan BPOM terhadap kemasan galon AMDK yang terbuat dari Polikarbonat (PC) selama lima tahun terakhir, menunjukkan bahwa migrasi BPA di bawah 0.01 bpj (10 mikrogram/kg) atau masih dalam batas aman.
“Untuk memastikan paparan BPA pada tingkat aman, Badan POM telah menetapkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan. Peraturan ini mengatur persyaratan keamanan kemasan pangan termasuk batas maksimal migrasi BPA maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kg) dari kemasan PC,” demikian rilis BPOM.
Kajian Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) menyatakan belum ada risiko bahaya kesehatan terkait BPA karena data paparan BPA terlalu rendah untuk menimbulkan bahaya kesehatan. EFSA menetapkan batasaman paparan BPA oleh konsumen adalah 4 mikrogram/kg berat badan/hari. Sebagai ilustrasi, seseorang dengan berat badan 60 kg masih dalam batas aman jika mengonsumsi BPA 240 mikrogram/hari. Penelitian tentang paparan BPA (Elsevier, 2017) menunjukkan kisaran paparan sekitar 0,008-0,065 mikrogram/kg berat badan/hari, sehingga belum ada risiko bahaya kesehatan terkait paparan BPA.
Beberapa penelitian internasional juga menunjukkan penggunaan kemasan PC termasuk galon AMDK secara berulang tidak meningkatkan migrasi BPA.
sumbawanews.com,- Babinsa 1208-06/Selakau Serda Supandi, bantu petani desa binaannya, lakukan perontokan padi yang sudah dipanen dengan menggunakan mesin perontok padi di sawah warga binaannya, bertempat di Dusun Matang Pasir Rt/Rw, 007/004 Desa Selakau, Kec. Selakau Kab. Sambas, Senin (7/6/2021).
Usai panen padi bersama dengan petani padi desa binaannya, Babinsa juga ikut membantu petani lakukan perontokan padi dengan menggunakan mesin perontok padi di sawah milik Pak Hamdan, yang sawahnya sudah selesai dipanen.
“Hal ini kami lakukan sebagai wujud peran serta TNI khususnya Babinsa dalam pendampingan kepada para petani, untuk mewujudkan Ketahanan Pangan (Hanpangan) dan untuk menunjukan bahwa TNI itu selalu manunggal bersama rakyat,” ucap Babinsa.
Pak Hamdan pemilik sawah mengatakan “kami sangat terbantu dengan adanya Pak Babinsa yang turun lansung ke lapangan dan berharap semoga hasil panen kedepannya melimpah,” Canda Pak Hamdan sambil menengadahkan tangannya.
Sementara itu, Danramil 1208-06/Selakau Letda Arm Kahar menyampaikan ikut mendukung kegiatan dan peran serta Babinsa dalam upaya ketahanan pangan. “Dalam hal ini khusus pendampingan Babinsa kepada para petani, sudah menjadi komitmen kami untuk mendampingi para petani,” ujarnya.
“Hal ini telah kami buktikan dengan membantu mereka mulai dari persiapan lahan, penyemaian bibit, penanaman, sampai dengan panen sekarang ini,” ucap Komandan Koramil mengakhiri. (Pendim 1208/Sambas)
Sumbawanews.com,- Seperti halnya Bintara Pembina Desa (Babinsa) lainnya, agar terus terjalin keakraban dan jalinan silaturahmi dengan warga di wilayah binaan maka perlu adanya Komunikasi Sosial (Komsos).
Begitu juga yang dilakukan Serda Tamrin, anggota Koramil 1208/01/Sambas yang menjadi Babinsa Desa Saing Rambi, hari ini melakukan anjangsana di salah satu warga Desa Saing Rambi, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Senin (7/6/2021).
” Anjangsana atau silaturahmi di rumah warga merupakan salah satu kegiatan yang selalu saya lakukan. Disamping untuk terus menjalin hubungan silaturahmi dan menambah keakraban, Komsos ini juga sebagai wahana untuk mencari dan memberikan berbagai macam informasi,” kata Serda Tamrin.
“Seperti saat ini (pandemi Covid-19), saya selaku Aparat Komanda Kewilayahan (Apkowil) harus bisa memberikan informasi dan juga sosialisasi yang benar terkait virus corona kepada warga khususnya di desa binaan saya,” jelas Babinsa.
Dalam kesempatan tersebut Pak Safar sebagai Ketua Rt/005, Rw/002 dan keluarga mangucapkan terima kasih kepada Pak Babinsa karena sudah mau bertamu kerumahnya.
Lanjutnya disampaikan bahwa kami beserta perangkat desa lainnya juga berusaha untuk terus mematuhi anjuran pemerintah tentang disiplin protokol kesehatan. “Intinya antara lain memakai masker yang benar, sering cuci tangan memakai sabun pada air mengalir serta selalu jaga jarak,” ucap Safar mengakhiri. (Pendim 1208/Sambas)
Belu NTT – Pos Salore Kipur I Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY menerima 1 pucuk senjata api jenis Springfield yang diserahkan oleh salah seorang warga Desa Tulakadi Kecamatan Tasifeto Timur Kabupaten Belu NTT, Minggu (6/6/2021) malam.
Menurut keterangan Danpos Salore Sertu Anjasmansari, penyerahan senjata api Springfield yang dilakukan oleh AB (65 tahun) kepada anggota atas kemauannya sendiri karena selama ini, ia bersama rekan-rekannya di pos selalu bersosialisasi dan membangun silaturahmi dengan masyarakat setempat sehingga menimbulkan kedekatan antara pos dengan masyarakat.
Diceritakannya, berawal dari komunikasi sosial dan anjangsana yang dibangun dari awal kedatangan Satgas Yonif 742/SWY dengan masyarakat yang menimbulkan hubungan emosional dan kedekatan masyarakat dengan personal pos.
Pada bulan Mei lalu, sebut Anjas, personel pos membantu pembangunan lapangan volly di Kantor Desa dan ternyata memang masyarakat sangat antusias untuk berolahraga terutama volly.
“Berangkat dari itu, AB yang memang menganggap kami seperti keluarga secara sadar menyerahkan senjata Springfield yang memang sudah lama disimpan dan ditimbunnya karena tidak berani melaporkan atau menyerahkannya kepada aparat,” terangnya.
Sedangkan Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro seusai mendapat laporan di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat, pada Senin (7/6) memberikan apresiasi atas kesadaran masyarakat yang secara suka rela menyerahkan senjata api kepada personel jajarannya.
“Ini patut diapresiasi karena selain pembinaan teritorial yang dilakukan jajaran pos, juga sebagai bentuk kesadaran hukum masyarakat tentang bahaya kepemilikan senjata api tanpa izin,” ungkap Bayu Sigit.
Ia juga meminta kepada seluruh personel pos jajaran untuk terus melakukan pendekatan secara kekeluargaan kepada masyarakat sambil memberikan pemahaman tentang bahaya kepemilikan senjata api, munisi maupun bahan peledak lainnya bagi masyarakat.
Bekasi-Ketua Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bekasi, Ahmad Syahbana, membantah mengatakan bahwa air minum dalam kemasan galon guna ulang berbahaya bagi kesehatan. Dia mengatakan bahwa pernyataannya itu hanya opini semata dan tidak disertai dengan bukti.
“Saya waktu diwawancarai cuma dimintai pendapat mengenai adanya temuan bahwa galon guna ulang itu bisa mengakibatkan penyakit bagi bayi dan calon bayi pada ibu hamil. Ya, jelas saya jawab, itu perlu diantisipasi,” katanya Senin (7/6), saat diklarifikasi soal pernyataannya di media yang mengatakan bahwa galon guna ulang itu berbahaya bagi kesehatan baru-baru ini.
Dia mengatakan cuma ingin agar ada antisipasi dari masyarakat sebenarnya terhadap semua botol plastik yang mengandung BPA yang bisa membahayakan kesehatan. “Yang saya maksud itu semua botol secara menyeluruh, bukan spesifik galon guna ulang. Maksud saya itu, jangan sampai ada zat kimia yang masuk ke tubuh. Tapi saya juga hanya menyatakan pendapat saja dan tidak punya bukti juga. Kita juga kurang memahami spesifikasinya yang BPA ini secara khususnya seperti apa,” tuturnya.
“Kita tahunya BPA berbahaya itu juga dari pemberitaan-pemberitaan. Kita cuma dapat informasi karena ditanyai seperti itu,” ucapnya.
Tapi, kata Syahbana, saat melihat ada rilis dari BPOM yang menyatakan bahwa galon guna ulang itu aman, dirinya pun mengatakan lebih percaya kepada BPOM. “Saya sebelumnya belum mengetahui BPOM sudah mengeluarkan klarifikasi soal bahaya galon guna ulang ini. Dan sekarang, kalau sudah ada pernyataan BPOM yang mengatakan kemasan galon ini baik dan aman, ya saya juga lebih percaya kepada BPOM lah,” ujarnya.
Menurutnya, kalau BPOM sudah menyatakan galon guna ulang itu aman, BPOM pasti sudah melakukan uji ilmiah secara komprehensif. BPOM sudah melakukan penelitian mendalam terkait BPA yang ada di dalam galon guna ulang itu. “Kalau saya kan hanya kajian opni saja. Saya juga tidak ada kapasitas untuk menyalahkan BPOM. Cuma waktu itu saya hanya ditanya bagaimana pendapat saya kalau ada kandungan BPA yang berbahaya dalam galon guna ulang itu . Jadi saya katakan, untuk tidak meresahkan masyarakat, bikin dong galon yang bebas dari BPA,” tukasnya.
Terkait berita-berita yang tidak benar soal Bisfenol A (BPA) pada kemasan galon AMDK, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan pernyataan resminya kepada publik. Hal itu dilakukan untuk memastikan kepada masyarakat bahwa air minum dalam kemasan (AMDK) galon guna ulang yang beredar hingga kini aman untuk dikonsumsi.
Penjelasan BPOM RI tentang kandungan Bisfenol A (BPA) pada kemasan galon AMDK yang digunakan secara berulang ini dirilis Biro Hubungan Masyarakat dan Dukungan Strategis Pimpinan di laman resmi BPOM RI.
Disebutkan, sehubungan dengan beredarnya informasi bahwa kandungan BisfenolA (BPA) pada kemasan galon Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang digunakan secara berulang dapat berpengaruh terhadap kesehatan, BPOM memandang perlu memberikan penjelasan terkait hal itu.
Dijelaskan, berdasarkan hasil pengawasan BPOM terhadap kemasan galon AMDK yang terbuat dari Polikarbonat (PC) selama lima tahun terakhir, menunjukkan bahwa migrasi BPA di bawah 0.01 bpj (10 mikrogram/kg) atau masih dalam batas aman.
“Untuk memastikan paparan BPA pada tingkat aman, Badan POM telah menetapkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kemasan Pangan. Peraturan ini mengatur persyaratan keamanan kemasan pangan termasuk batas maksimal migrasi BPA maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kg) dari kemasan PC,” demikian rilis BPOM.
Kajian Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) menyatakan belum ada risiko bahaya kesehatan terkait BPA karena data paparan BPA terlalu rendah untuk menimbulkan bahaya kesehatan. EFSA menetapkan batasaman paparan BPA oleh konsumen adalah 4 mikrogram/kg berat badan/hari.
Sebagai ilustrasi, seseorang dengan berat badan 60 kg masih dalam batas aman jika mengonsumsi BPA 240 mikrogram/hari. Penelitian tentang paparan BPA (Elsevier, 2017) menunjukkan kisaran paparan sekitar 0,008-0,065 mikrogram/kg berat badan/hari, sehingga belum ada risiko bahaya kesehatan terkait paparan BPA.
Beberapa penelitian internasional juga menunjukkan penggunaan kemasan PC termasuk galon AMDK secara berulang tidak meningkatkan migrasi BPA.
Sebelumnya diberitakan, Ahmad Syahbana mengaku cemas dengan adanya galon air mineral yang masih mengandung BPA. Dia meminta pemerintah perlu waspada terlebih pada kemasan galon guna ulang yang mengandung Bisphenol A atau BPA yang bisa mengakibatkan penyakit bagi warga yang terpapar atau terbawa ke dalam tubuh dalam waktu lama.
“Kami perhatian terhadap kesehatan, ini nggak bisa dibiarkan. Sebagai organisasi kepemudaan kajian terhadap bahaya BPA, kami mengetahui secara dalam akan zat yang awalnya digunakan sebagai bahan tambahan plastik untuk kepentingan industri,” ungkapnya saat itu.
Dia juga bercerita soal galon guna ulang yang belum berlabel Free BPA yang kalau bermigrasi dan terbawa ke tubuh berpotensi membahayakan.
(Sambas). Danramil meninjau peternak Lebah Kelulut warga yang berlokasi di Desa Madu Trigona, Dusun Panagaman RT 003/RW 002, Ds. Sekura, Kec. Teluk Keramat, Kab. Sambas, Senin (7/6/2021).
Di sela peninjauannya ke Wisata Agro Budidaya Madu Trigona (Kelulut), Danramil 1208-07/Teluk Keramat Letnan Dua Inf Wasino menyampaikan kepada Peternak Madu Kelulut, agar tetap semangat untuk berkarya.
Menurut Danramil membudidayakan Madu Trigona (Kelulut) ini merupakan salah satu bentuk atau cara menciptakan ketahanan pangan secara mandiri, apalagi madu ini sangat baik untuk kesehatan.
Salah satu pembudidaya kelulut Bapak Zusnainen menerangkan, manis yang dihasilkan oleh Kelulut ini sifatnya alami (natural), bukan seperti manis gula atau lain sejenisnya, semuanya manis buatan yang banyak menggunakan campuran zat kimia.
“Budidaya Madu Kelulut ini Insya Allah akan membantu dalam hal pemasaran, yang nantinya juga bisa meningkatkan nilai ekonomi,” harapnya. (Bdr)
(Sintang-Kalbar). Personel Batalyon Infanteri (Yonif) 642/Kapuas melaksanakan bakti sosial di Panti Asuhan Insan Jemelak di Jerora, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Senin (7/6/2021).
Komandan Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa di Markas Yonif 642, Sintang, mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial yang dilakukan personel Kompi Markas Yonif 642 dipimpin oleh Letda Chb Rusmin Nuryadin, dan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
“Kegiatan ini mewujudkan rasa kepedulian kami terhadap yatim piatu di panti asuhan tersebut, dan juga untuk mempererat tali silahturahmi kepada warga sekitaran Panti Asuhan Insan Jemelak,” ujarnya.
Ibu hj. Sri mulyati (43 th) mengucapkan terima kasih kepada Yonif 642/Kapuas yang telah memberi bantuan sosial kepada Panti Asuhan Insan Jemelak. “Kami sangat-sangat berterimakasih kepada Bapak- bapak TNI khususnya Yonif 642/Kapuas yang telah bersedia memberikan bantuan kepada kami,” ucapnya.
Di tempat terpisah, personel Kompi Senapan B Yonif 642/Kapuas gotong royong bersama warga membersihkan jalan di sekitaran Kampung Ilir, Kec. Kapuas, Kab. Sanggau, Kalbar. Pembersihan ini untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih bebas dari kotoran, sampah serta rumput liar.
Komandan Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan, dengan lingkungan yang bersih dan asri maka akan tercipta lingkungan yang sehat, sehingga kita tidak mudah terserang dari berbagai penyakit. “Gotong royong yang dilakukan ini juga dapat memelihara semangat kebersamaan yang telah terjalin antara personel Yonif 642 dengan masyarakat, dan antar masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.
“Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga dan memelihara semangat kebersamaan antar masyarakat di Kec. Kapuas, Kab. Sanggau,” pungkasnya.(Bdr)
Sumbawanews.com,- Setelah enam tahun tanpa peluncuran speaker pintar baru, Google akhirnya menghadirkan Google Home Speaker dengan kekuatan baru: asisten AI Gemini. Dihadirkan sebagai pengganti...
Sumbawanews.com,- Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menargetkan 19,1 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia pada tahun 2027, meningkat signifikan dari proyeksi 16–17,6...
Sumbawanews.com,- Seorang pria menjadi korban pencurian di toilet lantai LG sebuah mal di Jakarta Pusat, setelah meninggalkan tas berisi dokumen penting di belakangnya saat...
Sumbawanews.com,- Ketua Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Ardi Sutedja, mengungkapkan maraknya kelompok peretas bayaran yang beroperasi seperti tentara siber, menawarkan jasa peretasan, manipulasi opini...