Home Serba Serbi Tekno Google Rilis Speaker Pintar Bertenaga Gemini

Google Rilis Speaker Pintar Bertenaga Gemini

Sumbawanews.com,- Setelah enam tahun tanpa peluncuran speaker pintar baru, Google akhirnya menghadirkan Google Home Speaker dengan kekuatan baru: asisten AI Gemini. Dihadirkan sebagai pengganti Google Assistant yang telah lama mengendalikan perangkat rumah pintar, perangkat ini bukan sekadar pembaruan desain—melainkan lompatan besar dalam kemampuan berbicara dan memahami manusia.

Dijual dengan harga $100, speaker berbentuk bola ini tersedia dalam empat warna: Berry, Jade, Hazel, dan Porcelain, dengan dua warna pertama eksklusif untuk pasar Amerika Serikat. Pre-order dimulai 17 Juni, dan tersedia secara resmi mulai 25 Juni. Desainnya yang lebih kompak dibanding pendahulunya, Nest Audio, membuatnya mudah ditempatkan di mana saja tanpa mengorbankan kualitas suara—dengan driver dua kali lebih besar dan bass yang jauh lebih dalam dibanding Nest Mini.

Yang paling menonjol adalah kemampuan Gemini dalam memahami percakapan alami. Pengguna tidak lagi perlu mengucapkan perintah kaku atau mengulang pertanyaan berkali-kali. Bahkan jika Anda menghentikan kalimat di tengah jalan dan mengulanginya dengan cara berbeda, Gemini tetap bisa menangkap maksud Anda—seolah berbicara dengan manusia. Fitur Continued Conversation, yang sebelumnya hanya tersedia dalam bahasa Inggris, kini mendukung semua bahasa yang didukung perangkat.

Gemini juga mampu menangani perintah kompleks dalam satu kalimat: “Matikan semua lampu, kecuali lampu samping tempat tidur.” Ia bahkan bisa menjawab pertanyaan berbasis kamera keamanan rumah, seperti “Apakah FedEx mengirim paket hari ini?” atau “Apakah anjingku memakan kue di meja?”—tanpa perlu memiliki speaker ini, asalkan Anda sudah mengaktifkan Gemini di perangkat Google Home lama Anda.

Untuk pengalaman yang lebih mendalam, Google menghadirkan Gemini Live, mode percakapan berkelanjutan tanpa perlu menyebut “Hey, Google” setiap kali. Namun, fitur ini hanya tersedia bagi pelanggan Google Home Premium—yang diberikan gratis selama enam bulan bagi pembeli speaker baru. Langganan ini juga membuka akses ke otomasi rumah dengan bahasa alami, riwayat rekaman kamera 30 hari, dan notifikasi cerdas dari perangkat keamanan.

Secara teknis, speaker ini dilengkapi tiga mikrofon jarak jauh, kontrol sentuh di atas permukaan, dan saklar fisik untuk mematikan mikrofon—menjawab kekhawatiran privasi. Ia juga mendukung standar Thread dan Matter, menjadikannya pusat kendali yang ideal untuk perangkat rumah pintar lainnya. Lampu LED melingkar di dasar perangkat menyala saat sedang mendengarkan atau berpikir, memberi indikasi visual yang intuitif—tren yang juga terlihat di produk Google lain seperti Google Books dan Pixel generasi mendatang.

Menurut Anish Kattukaran, Chief Product Officer Google Nest, lebih dari 3,5 juta rumah di 20 negara telah menguji Gemini sejak peluncuran awal tahun lalu, menghasilkan lebih dari 2.500 perbaikan bug. Pengguna kini berinteraksi dua kali lebih sering dengan Gemini dibanding Google Assistant, yang sempat mengalami penurunan performa selama transisi.

Dengan Apple yang disebut-sebut akan meluncurkan speaker pintar baru bersama Siri yang diperbarui, dan Amazon yang terus mengembangkan Alexa+, persaingan di pasar speaker pintar kembali memanas—dan Google kini hadir dengan senjata paling canggihnya: bukan hanya kecerdasan buatan, tapi kecerdasan yang benar-benar bisa berbicara.

Previous articleTarget Wisman 2027: 19,1 Juta Kunjungan
Next articleTrump Janji Akhiri Perang Ukraina Setelah Iran Damai
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.