Home Blog Page 2474

Satgas TNI Yonif RK 751/VJS Bantu Evakuasi Korban Kebakaran

(Tolikara-Papua). Personel Satgas TNI membantu evakuasi korban kebakaran yang menimpa sebuah rumah warga di Desa Murigi, Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, yang berjarak 100 meter dari Pos Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS, Senin (12/7/2021) sekitar pukul 20.00 WIT.

 

Rumah yang ludes terbakar tersebut dihuni oleh satu keluarga dengan lima anggota keluarga yaitu Bapak Nawa, istrinya, dua orang anak dan satu saudara laki-lakinya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran rumah tersebut, namun Bapak Nawa mengalami luka ringan di bagian kepala.

 

Menurut keterangan Bapak Nawa saat ditemui di lokasi kebakaran mengatakan bahwa api berawal dari wadah telur yang dibakar dengan maksud untuk mengusir nyamuk. Namur tidak lama kemudian dilanjutkan dengan penyemprotan obat nyamuk yang menimbulkan api besar dan membakar seluruh ruangan.

 

Berdasarkan data yang dihimpun dari Danpos Kanggime Letda Inf Totok, kerugian yang dialami yaitu satu rumah ludes terbakar tanpa ada korban jiwa.

 

“Satgas akan memberikan bantuan berupa pakaian, bahan makanan dan selimut kepada korban kebakaran di Desa Murigi melalui Pos Satgas yang berada didekat tempat kejadian,” kata Dansatgas Pamrahwam Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy DC. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS)

Panglima TNI Tinjau Dua Sentra Vaksinasi di Wilayah Jakarta

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. meninjau secara langsung dua sentra vaksinasi di wilayah Jakarta yaitu  Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya, Jakarta Selatan dan Pesantren Minhaajurrosyidiin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Selasa (13/7/2021).

Tiba di Kampus Unika Atma Jaya, Panglima TNI beserta rombongan disambut oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Katolik Atma Jaya Agustinus Prajaka, S.H., M.H dan staf, dilanjutkan meninjau pelaksanaan vaksinasi yang dipusatkan di area Sport Hall Universitas Katolik Atma Jaya.

Pelaksanaan vaksinasi di Kampus Unika Atma Jaya ditargetkan sebanyak 30.000 orang. Vaksinasi yang gelar sejak tanggal 7 Juli 2021 tersebut hingga saat ini telah berhasil melaksanakan vaksinasi kepada 4.300 orang dengan melibatkan 38 vaksinator dari TNI, Polri dan Koas Fakultas Kedokteran Universitas Atma Jaya.

Sementara yang menjadi target vaksinasi di Kampus Universitas Katolik Atma Jaya adalah warga Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan dan seluruh warga Jabodetabek serta mahasiswa dan keluarga termasuk pelajar yang berusia diatas usia 12 tahun.

Selanjutnya Panglima TNI dan rombongan mengunjungi Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin Lubang Buaya, Jakarta Timur. Kedatangan Panglima TNI disambut oleh Pengasuh Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin KH Ashari Akbar, Camat Cipayung M. Fadjar dan Kepala Puskesmas Cipayung drg. Rini Muharni.

Saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Panglima TNI menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin yang telah memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi kepada para santri dan masyarakat umum yang tinggal disekitar Pondok Pesantren. “Disini tempatnya luas dan sesuai serta sirkulasinya bagus, terbuka dan lapangan yang luas,” ungkapnya.

Kegiatan vaksinasi di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin telah di mulai sejak tanggal 14 Juni 2021 dan menargetkan dapat melaksanakan vaksinasi sebanyak 1000 orang perhari. Untuk mencapai target tersebut disiapkan sebanyak 74 orang tenaga vaksinator dari TNI-Polri dan Puskesmas Cipayung, Jakarta Timur.

Dankodiklat TNI : Nilai-Nilai Kehidupan Prajurit Harus Dilandasi Dengan Jiwa Sapta Marga

sumbawanews.com,- Nilai-nilai kehidupan sebagai seorang prajurit harus tetap dilandasi dengan jiwa Sapta Marga, Sumpat Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Demikian dikatakan Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI Letjen TNI Tiopan Aritonang saat menutup Pendidikan Siswa Dikma Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TA 2021, bertempat di Loby Mako Kodiklat TNI, Serpong, Tanggerang Selatan, Selasa (13/7/2021).

 

“Kalian telah mengucapkan Sumpah Prajurit, berarti bahwa selaku prajurit yang beriman dan bertaqwa, kepada Tuhan Yang Maha Esa, kalian dituntut setia kepada Negara kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, bermoral, tunduk kepada hukum, serta perundang-undangan, taat kepada atasan dan bertanggung jawab serta melaksanakan kewajiban sebagai tentara,” tegas Dankodiklat TNI.

 

Menurut Dankodiklat TNI, hal penting yang harus melekat dalam diri seorang Perwira TNI adalah setiap tugas yang diemban suatu kepercayaan sekaligus kehormatan, harga diri dan kebanggan yang harus dilaksanakan. “Seluruh daya dan upaya harus dicurahkan dan tidak mengenal kata menyerah dalam melaksanakan tugas. Kesetiaan, ketulusan, loyalitas dan dedikasi merupakan sebuah kehormatan yang harus senantiasa menjadi kultur pengabdian prajurit dalam rangka menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Letjen TNI Tiopan Aritonang menyampaikan bahwa hayatilah dan amalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI serta Kode Etik Perwira “Budi Bhakti Wira Utama”, dengan berbekal Santi Aji tersebut  Perwira akan mampu menyelesaikan setiap tugas dengan baik.

 

“Kenalilah dengan baik tugas kalian, jadilah selalu bagian dari solusi dan bukan menjadi bagian dari masalah yang ada di satuan. Para atasan berharap kehadiran di satuan nanti akan dapat meningkatkan kinerja satuan, yang pada gilirannya dapat mengoptimalkan pencapaian pelaksanaan tugas di jajaran TNI,” ungkap Letjen TNI Tiopan Aritonang.

 

Dankodiklat TNI berpesan, hendaknya disadari pula bahwa prestasi yang dicapai selama mengikuti pendidikan harus semangat untuk senantiasa kualitas diri. “Dengan demikian kalian harus terus menerus belajar dan bekerja sebaik-baiknya serta janganlah cepat berpuas diri,” harapnya.

TNI Evakuasi Dua Jenazah Teroris Poso Dengan Heli Caracal

sumbawanews.com,- Memasuki hari ketiga proses evakuasi dua teroris MIT (Mujahidin Indonesia Timur) Poso masih terkendala untuk bisa dibawa keluar dari lokasi Pegunungan Tokasa, Desa Tanalanto, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah.

 

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa dua teroris (Rukli dan Ahmad Panjang) ditembak mati oleh Prajurit TNI Komando Operasi Gabungan Khusus (Koopsgabsus) Tricakti di Camp Teroris MIT, Pegunungan Tokasa, pada Minggu 11 Juli 2021.

Pada hari ini, Selasa (13/7/2021) Wadansatgassus Koopsgabsus Tricakti Letkol Inf Romel J. Wardhana memimpin langsung proses evakuasi dengan menggunakan alat angkut udara Helikopter Caracal TNI AU dan melihat langsung pengangkatan dua jenazah dari jurang pada kedalaman lebih dari 50 meter.

Menurut Pilot Letkol PNB Imanuel Simarmata, sempitnya medan serta lebatnya hutan semakin menyulitkan manuver Heli Caracal dapat mencari posisi aman untuk hover. Kapten Pilot Letkol PNB Imanuel Simarmata yang langsung menerbangkan Heli Caracal pagi ini menuju ke titik landing zone yang disiapkan.

“Faktor alam bervariasi dengan lembah yang dikelilingi vegetasi  pohon rapat, lebatnya hutan dan lembah yang cukup terjal tertutup serta tebing sangat curam di sepanjang rute evakuasi turut menghambat proses evakuasi,” tambahnya.

Selanjutnya Letkol Inf Romel J. Wardhana mengatakan, saat ini  upaya dengan hoist crane dan basket stretcher serta terus menentukan titik final approach untuk mempercepat evakuasi. “Jajaran Koopsgabsus Tricakti bersama Prajurit TNI dan Polri di lokasi hingga Selasa pagi terus berupaya untuk mengevakuasi dua jenazah teroris MIT dari TKP, termasuk dibantu masyarakat yang tinggal di sekitar Pegunungan Tokasa, yang secara spontan sukarela untuk membantu proses evakuasi  jenazah,” jelasnya.

“Mudah-mudahan hari ini kedua jenazah tersebut dapat dievakuasi secara tuntas dan bisa segera diberangkatkan ke RS. Bhayangkara Polda Sulteng untuk proses identifikasi dan autopsi,” pungkasnya.

Panglima TNI : Perwira Adalah Mercusuar Dalam Sikap dan Tindakan

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menghadiri Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Akademi TNI dan Akademi Kepolisian yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, bertempat di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/7/2021).

 

Pada upacara Praspa kali ini hanya menghadirkan para perwakilan lulusan terbaik peraih Adhi Makayasa tiap-tiap matra, sementara Perwira lainnya mengikuti melalui video conference dari masing-masing Akademi Angkatan dan Akpol, Presiden RI Joko Widodo melantik 700 Perwira TNI-Polri lulusan Akademi TNI-Polri.

 

“Ingat bahwa perjalanan saudara-saudara baru saja dimulai. Perjalanan menjadi Perwira yang setia dan mengabdi pada bangsa negara dan rakyat Indonesia,” tegas Presiden Jokowi.

 

Sementara sebelum kegiatan dimulai, Panglima TNI menyampaikan kepada para Perwira yang akan dilantik bahwa “Perwira adalah pemimpin, artinya kalian akan selalu menjadi panutan dan mercusuar bagi anak buah dalam sikap dan tindakan”.

 

“Menjadi pemimpin berarti siap untuk mengabdi dan melayani serta menjadi contoh teladan selama 24 jam setiap hari,” tegas Panglima TNI.

 

Lebih lanjut Panglima TNI berpesan, tentunya sebagai Perwira, dituntut untuk menunjukkan yang terbaik bagi satuan dan anggotanya setiap saat, kapanpun dan dimanapun. Oleh karena itu tidak boleh berhenti, belajar dan berlatih leader is learner.

 

Tak lupa Panglima TNI menyampaikan apresiasi kepada ke empat peraih Penghargaan Lulusan Terbaik Adhi Makayasa, Letda Inf Septian Haryono Pasaribu, S.S.T.Han, Letda Laut (P) Always Giving Hamonangan Tiris, S.S.T.Han, Letda Lek Laode Abdul Muis, S.S.T.Han dan Ipda Hari Indrajati, S.Tr.K.

 

“Saya ucapkan selamat atas prestasi kalian, inilah awal pengabdianmu. Terus jalin sinergi yang baik, TNI-Polri menjadi pilar utama persatuan dan kesatuan bangsa di tengah kemajemukan negara Indonesia yang kaya. Sinergi TNI-Polri dan komponen bangsa lainnya adalah kunci keberhasilan sebagai bangsa untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan serta bersaing dengan negara-negara lain di dunia,” ujar Panglima TNI.

 

Adapun 700 Perwira TNI-Polri yang dilantik terdiri dari Akmil 227 Perwira (209 putra dan 18 putri), AAL 101 Perwira (90 putra dan 11 putri), AAU 91 Perwira (82 putra dan 9 putri) dan Akpol 281 Perwira (248 putra dan 33 putri).

Dharma Wanita Pemkab Jember Peduli Anak Yatim dan Dhuafa

JEMBER, Sumbawanews.com — Ramadhan yang penuh berkah ini kian mendekati penghujungnya, hanya menunggu hari akan tiba 1 Syawal 1442 H. Keberkahan Ramadhan sangat dirasakan sekali oleh anak-anak Yatim/piatu serta Siswa Siswi Taman Kanak-kanak Binaan Dharma Wanita Pemkab Jember. Kepedulian para Ibu-ibu Darma Wanita ini pasti sangat membantu sekali bagi bagi anak Yatim/Piatu dan keluarganya. Bertempat di Aula Pb. Sudirman acara yang di kemas dalam “Ramadhan Berkah” ini di hadiri langsung oleh istri Bupati Jember, Dra Hj Kasih Fajarini. Wakil Bupati Jember serta para Asisten Setkab Jember. Acara yang di hadiri perwakilan undangan anak Yatim/Piatu dari 31 Kecamatan ini turut di hadiri jajaran pengurus Darma Wanita Kabupaten Jember. Menunggu acara inti di mulai, lantunan lagu-lagu religi diperdengarkan oleh beberapa biduan yang di undang khusus dalam kegiatan tersebut. Acara santunan yang di gelar dengan protokol kesehatan yang ketat ini berjalan lancar, meski agak molor dari jadwal kegiatan, semua yang hadir begitu menikmati suguhan lagu-lagu religi yang dilantunkan hingga tidak terasa jam sudah menunjukkan jam 10:00 Wib. Mengingat waktu terus berjalan, acara inti langsung di mulai, dengan diawali laporan kegiatan oleh Ketua Darma Wanita Kabupaten Jember Iriana Mirfano, acara dilanjut dengan sambutan oleh Ibu Rien. Dalam sambutannya Ibu Rien menyampaikan apresiasinya kepada Darma Wanita Kabupaten Jember yang telah menggelar acara santunan bagi anak Yatim/Piatu serta Siswa-Siswi Taman Kanak-kanak Binaan Dharma Wanita Pemkab Jember. “Sebenarnya Pemkab Jember ingin sekali mengumpulkan sekian banyak anak Yatim/Piatu dalam kegiatan-kegiatan seperti ini, namun karna kondisi Covid-19 saat ini sangat tidak memungkinkan untuk dilaksanakan. Semoga pandemi covid ini segera usai,” tuturnya. Kepada para anak Yatim/Piatu serta siswa siswi yang hadir dalam gedung Aula Pb. Sudirman, Ibu Rien mendoakan anak-anak ini menjadi orang yang sukses di kemudian hari” terus semangat anak-anakku, belajar yang rajin agar bisa menjadi anak yang sukses kedepannya. Sementara itu, Bupati Jember yang di Wakili Asisten 1, Dr. H. Syafi’i. M.Si., menyampaikan peenohonan maafnya karna tidak bisa hadir langsung dalam kegiatan karna sedang ada kegiatan Rakor di Pendopo Wahyawibawagraha. Melalui Asisten 1, Bupati sangat mengapresiasi acara santunan kepada anak Yatim/Piatu serta siswa-siswi taman kanak-kanak binaan Dharma Wanita Pemkab Jember. Usai acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan oleh Ibu Rien kepada seluruh peserta undangan yang hadir serta para perwakilanya, acara di tutup dengan foto bersama dengn Ibu Rien. Dari sekian undangan yang hadir media ini sempat mewawancarai Arifah (41) tahun warga Sukowono yang mendampingi Titis (5) tahun yang merupakan putrinya. “Terima kasih sekali karna kami turut di undang dalam kegiatan ini, menjelang hari raya yang hanya menunggu hari ini pasti bantuan ini sangat bermakna buat kami,” pungkasnya. (to2/mon)

Bupati Hendy Keluarkan Beras Cadangan Pemerintah di Bulog

Jember.Sumbawanews.com – Bupati Jember, Hendy Siswanto mengeluarkan Beras Cadangan Pemerintah (BCP) guna membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Hendy saat membagikan beras kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di Perumahan Griya Mangli Indah, Senin, (12/7/2021).

Hendy mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Jember sangat peduli kepada warga masyarakat yang terdampak Covid-19. Ia bersama Wabup Muhammad Balya Firjaun Barlaman, Camat Kaliwates, Bambang Saputro SH, M, Si dan Lurah Mangli dan jajaran membagikan sembako (beras).

“Per orang mendapatkan beras empat ratus gram perhari selama empat belas hari kedepan,” kata Hendy kepada awak media.

Jika anggota keluarga ada 5 orang maka akan mendapat 28 kg beras. Bantuan ini untuk meringankan beban hidup masyarakat khususnya yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Selain itu sasaran lainnya adalah para pekerja yang berdagang kaki lima. “Yang kita beri karyawannya. Kalau yang punya PKL sudah mampu,” ucap Bupati ke 15 Jember itu.

Hendy menjelaskan sumber bantuan yang diberikan. “Berasnya dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP), ada dari Bantuan Tak Terduga (BTT) dan dari Dinsos,” ungkap Hendy Siswanto.

Seperti diketahui CBP milik Pemkab Jember disimpan di gudang Bulog Cabang Jember. Jumlahnya 100 ton. Sejak menjabat Hendy baru kali ini mengeluarkan BCP untuk masyarakat Jember.

Sementara dana BTT Covid-19 alokasi penggunaanya tidak hanya untuk beras saja. Ada alokasi lain seperti catering untuk lansia. (To2)

Danrem 174 Merauke Beri Apresiasi Dan Hormat Kepada Tenaga Kesehatan Selama Pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Covid-19

(Merauke). Komandan Korem (Danrem) 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko memberikan apresiasi dan hormat kepada Tim Tenaga Kesehatan pada kegiatan Serbuan Vaksinasi Covid-19.

 

Sebagai wujud penghargaan tersebut, Danrem 174 Merauke memberikan bingkisan kepada 14 orang Tim Tenaga Kesehatan, bertempat di Aula Animha Kodim 1707/Mrk, Jln. Raya Mandala Kabupaten Merauke, Papua, Senin (12/07/2021).

 

Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko mengucapkan  terima kasih dan hormat kepada Tim Tenaga Kesehatan atas kinerja selama ini, karena tugasnya sangat beresiko dihadapkan dengan semakin meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 namun tetap eksis melayani masyarakat.

 

Penghormatan kepada Tim Tenaga Kesehatan yang dilakukan oleh Danrem 174 Merauke,  diikuti pula oleh seluruh Prajurit TNI serta masyarakat yang hadir pada acara tersebut.

 

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 174 Merauke juga menghimbau agar tetap mematuhi prosedur kesehatan dan jangan takut divaksin. “Vaksin untuk mencegah diri kita terpapar oleh virus Corona, apalagi dalam serbuan vaksinasi ini tidak dipungut biaya, ini gratis,” tegasnya.

 

“Jumlah masyarakat yang sudah divaksin saat ini semakin meningkat dan sudah mencapai 7.000 orang dan ini masih bertambah lagi,” pungkasnya.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut para Kasi Korem, Dandim 1707/Merauke dan Dandenkesyah Merauke. (Penrem 174 Merauke).

147 Siswa Baru SMA Pradita Dirgantara ikuti MPLS daring

sumbawanews.com,- Hari ini, Senin, (12/7/2021) jadi hari perkenalan 147 siswa baru SMA Pradita Dirgantara tahun ajaran 2021/2022. Digelar secara daring melalui aplikasi zoom, acara berlangsung hangat di ruang auditorium, disaksikan langsung oleh Ketua Umum Yasarini, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto, pengurus Yasarini, para orang tua siwa, dan seluruh civitas akademik SMA Pradita Dirgantara.

 

Pada kesempatan ini, Ny. Nanny menuturkan bahwa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 tahun 2021. Pengenalan lingkungan sekolah bertujuan untuk mengenali potensi diri siswa baru.

 

“Selamat datang di SMA Pradita Dirgantara, anakku semuanya. Gunakan acara MPLS ini untuk saling mengenal. Kenali guru, staf, dan kakak angkatan kalian. Sekolah ini selalu berikan yang terbaik untuk kalian semua,” pesan Ny. Nanny pada kesempatan tersebut.

 

Pada kesempatan MPLS ini, Direktur Pengembangan Dwi Agus Yuliantoro juga juga memaparkan tentang sejarah berdirinya SMA Pradita Dirgantara. Ia memaparkan bagaimana komitmen Ny. Nanny Hadi Tjahtjanto dan Yasarini mewujudkan pendidikan yang berkualitas di SMA Pradita Dirgantara. Ia juga bernostalgia bagaimana awal mula bergabung menjadi bagian dari SMA Pradita Dirgantara pada Maret 2019 lalu.

 

Paparan lainnya yang tidak kalah hangat dan mendapat sambutan cukup ramai dari para siswa turut datang dari Eggy Dadan Gunawan (Pengurus Yasarini), Manajer Keasramaan dan Rumah Tangga, Sukur, dan terakhir perkenalan para siswa baru yang dipandu oleh Pengurus Osis SMA Pradita Dirgantara, Rahmat Baihaki.

 

Selamat datang di SMA Pradita Dirgantara. Ayo, wujudkan mimpi kalian disini dan terbang mendunia bersama.

Johan Soroti Persoalan Distribusi Benih Bawang Putih Tidak Tepat Waktu di NTB, Desak Pemerintah Perbaiki Fungsi Saluran Distribusi

Jakarta-. Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan menyoroti berbagai persoalan yang terkait pendistribusian benih ke petani dalam rangka program pengembangan budidaya bawang putih khususnya di Provinsi NTB yang kondisinya mengalami keterlambatan distribusi padahal benih tersebut sangat dibutuhkan petani karena berhubungan dengan pemanfaatan moment cuaca yang aman untuk pertumbuhan bawang putih tersebut. Hal ini patut disayangkan karena faktor distribusi yang kurang baik telah menjadi penghambat untuk membantu petani demi optimalnya peningkatan produksi bawang putih nasional, ujar Johan.

Politisi pKS ini menyebut benih bawang putih merupakan salah satu input penting dalam proses produksi tanaman sehingga realisasi distribusi yang tepat waktu sangat vital diperlukan sebab berhubungan dengan faktor cuaca dan karakter musim untuk budidaya bawang putih. Saya tekankan kepada pemerintah untuk segera memperbaiki fungsi berbagai saluran distribusi benih dan menciptakan sistem distrbusi benih yang lebih tepat waktu dan tepat sasaran agar petani sebagai penerima akhir dari benih tersebut dapat menerima manfaat dan menggunakan benih dari pemerintah secara optimal sebagai program peningkatan produksi bawang putih  nasional, tutur Johan.

Johan menandaskan agar ada sistem kontrol (controlling system) yang ketat terhadap pelaksanaan distribusi benih bawang putih agar tepat waktu dan pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan lapangan, jangan sampai banyak permainan yang lost control yang berakibat merugikan negara. Saya minta semua pihak ikut mengawasi pelaksanaan distribusi benih bawang putih ini secara baik agar cita-cita kita mewujudkan swasembawa bawang putih segera tercapai dan tidak tergantung lagi dengan impor, kata Johan.

Legislator dari dapil NTB 1 ini menyatakan bahwa aspek perbenihan tidak hanya terkait penerapan teknologi dalam perbanyakannya, namun juga sangat ditentukan oleh jaminan kualitas, ketersediaan dan sistem distribusinya. Kita berharap pendistribusian benih bawang putih  di NTB yang terpusat di Sembalun lebih tepat waktu dan memiliki kualitas benih yang bagus serta memiliki skema yang tepat jumlah dan tepat waktu sesuai dengan yang seharusnya diterima petani, urai Johan.

Wakil rakyat dari Pulau Sumbawa ini mendorong pemerintah segera bertindak memperbaiki fungsi saluran distribusi benih bawang putih di Provinsi NTB, dimana saluran distribusi ini harus mampu mengatasi kesenjangan waktu, tempat dan penerimaan jumlah yang lebih presisi dari produsen benih ke petani. Saya minta kebutuhan petani akan benih bawang putih harus terpenuhi secara lebih presisi serta kegiatan distribusinya dapat lebih lancar dan tepat waktu sesuai dengan kebutuhan petani di lapangan, tegas Johan.

Selanjutnya Johan berharap agar perbaikan fungsi saluran dsitribusi ini dapat dilakukan lebih serius karena selama ini paradigma bantuan benih biasanya hanya berorientasi bahwa bantuan tersebut telah diterima petani dengan jumlah tertentu namun sering abai pada aspek ketepatan waktu, kualitas benih pada saat diterima petani dan tidak ada evaluasi pemanfaatan bantuan benih tersebut serta nilai kemanfaatan bantuan benih dalam sistem budidaya bawang putih yang dilakukan oleh petani, demikian tutup Johan Rosihan.

 

Berita Terkini

Xi Jinping Luncurkan Terobosan Perangi Kesenjangan Ekonomi China

Sumbawanews.com,- Presiden China Xi Jinping secara resmi meluncurkan strategi nasional baru untuk mempercepat pemerataan pembangunan antara wilayah timur yang maju dan pedalaman barat yang...

Gempa M6,7 di Sulteng Tewaskan Tiga Orang

Sumbawanews.com,- Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan M6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa, 16 Juni 2026, bertambah menjadi tiga orang. Data terbaru...

NASA dan Relativity Space Siap Kirim Orbiter ke Mars

Sumbawanews.com,- NASA bekerja sama dengan Relativity Space, perusahaan antariksa yang kini dikendalikan oleh mantan CEO Google Eric Schmidt, untuk meluncurkan misi orbiter bernama Aeolus...

Aliansi Perempuan Bawa Alat Dapur di Aksi, Ini Alasannya

Sumbawanews.com,- Di tengah hujan deras yang membasahi lapangan, ratusan perempuan dari berbagai organisasi masyarakat membawa peralatan dapur—wajan, sendok kayu, pisau, dan panci—sebagai simbol perlawanan...

Berita Utama