Home Blog Page 2465

Babinsa Kodim 1607/Sumbawa Kembali Dibekali Kemampuan Tracer Covid-19

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 1607/Sumbawa kembali dibekali kemampuan sebagai tracer covid-19, karena ikut menjadi salah satu ujung tombak, dalam mengawasi dan mengawal percepatan penanganan Covid-19 di masing-masing wilayah kerjanya. Selain itu, Babinsa juga bertugas sebagai tracer atau yang ikut mencari dan melalukan tracing kontak, terhadap warga yang memiliki kontak erat dengan pasien konfirmasi positif Covid-19. Pelatihan tersebut digelar melalui jaringan video conference di Aula Parikesit Kodim 1607/Sumbawa, Selasa (03/08).

Dalam pelatihan, diberikan sejumlah materi yang meliputi pengetahuan dasar tentang covid-19. Seperti pencegahan dan pengendalian serta strategi pengendalian Covid-19 melalui penelusuran kontak (contact tracing) dan pelatihan pengambilan Antigen Rapid Test.

Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) mengatakan, pelatihan seluruh Babinsa untuk menguatkan testing dan tracing sejak dini terhadap kasus baru Covid-19. Para Babinsa di masing-masing wilayah Kodim ikut dilibatkan dalam rangka mempercepat penanganan Covid-19 yang juga menjadi salah satu strategi Pemerintah.

“Kami selaku aparat di kewilayahan akan selalu aktif dan mendukung program dan strategi pemerintah dalam penanganan Covid-19,” beber Dandim.

Seluruh Babinsa Kodim 1607/Sumbawa sebelumnya sudah dibekali pelatihan untuk memaksimalkan tugas sebagai tracer dalam hal penanganan Covid-19. Dalam pelatihan tersebut para Babinsa diingatkan kembali tugas pokok seorang tracer agar totalitas mendukung pelaksanaan tugas di masing-masing wilayah binaan.

“Jadi pelatihan ini untuk lebih banyak mendapatkan informasi Covid-19, sehingga langkah maupun tindakan di lapangan akan maksimal,” ungkap Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han).

Lanjut Dandim, seluruh personel yang telah diberikan pelatihan, diharapkan menjadi tenaga yang cakap dan professional. Sehingga dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Sumbawa.

Dandim juga menekankan adanya sikap senantiasa bersinergi dengan seluruh pihak terkait di wilayah masing-masing. Selain itu juga, musti menjadi contoh dan terus menerapkan disiplin ketat kepada masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun.

“Dengan harapan upaya-upaya pencegahan ini dapat berjalan maksimal dan kita semua dapat keluar dari situasi pandemi ini,” ucap Dandim mengakhir. (Using)

MoveNas 1.000 Ton Beras ke NTT Mulai Dimuat

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Bulog Cabang Sumbawa, Hari ini (Selasa 03/08) mulai melakukan pemuatan untuk pengiriman angkutan nasional (MoveNas) sebanyak seribu ton beras ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebelumnya ditahun ini, telah dikirim sebanyak 2.500 ton ke daerah yang sama. Sehingga total 3.500 ton dengan pengiriman yang dilakukan bulan ini. Diketahui, MoveNas merupakan program pemerataan stok beras secara nasional.

“MoveNas ke NTT, pemuatan mulai hari ini. MoveNas tahap ke -4 sebanyak 1.000 ton ke Kanwil NTT. Sebanyak 500 ton ke Kancab Ende dan 500 ton ke Kancab Maumere. Untuk pengangkutannya, dimulai hari ini,” kata Kurnia Rahmawati, Pemimpin Bulog Cabang Sumbawa Rabu (03/08).

Dijelaskan, kapal pengangkut dengan tujuan Kancab Bulog Maumere yang mulai dimuat, diperkirakan akan selesai sebanyak 500 ton, pada Kamis (05/08) mendatang. Sejauh ini, beras-beras yang dimuat tersebut akan diambil dari stok yang tersimpan di gudang Kecamatan Alas.

Diungkapkan, dari tahap pertama hingga tahap ke-3 yang dilakukan sebelumnya, telah dikirim sedikitnya 3.500 ton beras ke NTT. Dan diperkirakan, pengiriman akan terus dilakukan sesuai dengan permintaan dari Kanwil NTT kepada Bulog Sumbawa, termasuk jika terdapat permintaan dari daerah lain.

“Tahun ini, sampai dengan bulan kemarin, pengiriman ke NTT sebanyak 2.500 ton. Ditambah bulan ini, total menjadi 3.500 ton dan diperkirakan permintaan dari NTT akan terus bertambah. Tidak menutup kemungkinan, akan ada permintaan moveoutnas dari daerah defisit lain selain NTT,” jelasnya.

Disebutkan, tahun lalu, Bulog Cabang Sumbawa mengirim sekitar 15 ribu ton beras ke luar NTB, yakni 13.815 ton ke NTT dan 1.200 ke Sumatera Utara. “Tahun 2020, kami sudah mengirim beras MoveNas ke NTT sebanyak 13.815 ton dan ke Sumatera Utara 1.200 ton,” ucapnya, juga menambahkan, saat ini bulog masih memiliki stok sebesar 27.195 ton setara beras, atau cukup untuk kebutuhan selama 45 bulan kedepan. (Using)

Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Hadiri Undangan Tokoh Masyarakat Walesi

(Jayawijaya-Papua).  Anggota Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS menghadiri undangan dari Tokoh Masyarakat Walesi pada acara pembacaan doa dan tahlil memperingati 40 hari wafatnya Kepala Suku Walesi Almarhum Bapak Tahuluk Asso, bertempat di Masjid Al-Aqso, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

 

Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut, anggota yang hadir dipimpin oleh Pasiter Satgas Letda Inf M. Ali Sirait. “Ini adalah wujud perhatian TNI kepada lingkungan disekitar daerah penugasan. Semoga dapat semakin mempererat tali silaturrahim diantara kami,” tuturnya.

 

“Suatu kehormatan bagi Satgas untuk menghadiri acara yang diadakan oleh keluarga H. Abu Hanifa Asso (anak dari Almarhum) selaku Tokoh Masyarakat Distrik Walesi, pada Minggu malam (01/08/2021) waktu setempat,” ujarnya.

 

Tokoh Masyarakat Distrik Walesi H. Abu Hanifa Asso mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada anggota Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Pos Walesi yang sudah bersedia menghadiri undangan tersebut.

 

“Saya juga ucapkan terimakasih kepada seluruh hadirin undangan yang sudah bersedia menghadiri hajat dari keluarga kami, semoga atas bantuan doa dari saudara sekalian, dapat memberikan manfaat bagi Almarhum,” ungkapnya.

 

Turut hadir pada acara tersebut Tokoh Adat, Tokoh Agama, Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Al-Istiqomah Walesi, dan masyarakat muslim Distrik Walesi. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS)

Normalisasi ODOL 2023 Turunkan Devisa Negara dari Sektor Kelapa Sawit

Jakarta-Penerapan Zero ODOL (Over Dimension Over Load) pada awal 2023 yang terkesan tergopoh-gopoh tanpa memperhatikan kondisi industri yang masih terdampak pandemi Covid-19 selama hampir dua tahun ini, bisa dipastikan akan mengganggu pemasukan negara dari cadangan devisa dari sektor industri kelapa sawit. Kebutuhan ekspor dari industri kelapa sawit tercatat sebanyak 35 juta ton/tahun, yang setara dengan devisa negara sebesar USD 22,6 miliar.

 

Hal itu disampaikan Anggota Bidang Kebijakan Publik Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Agung Utomo, Kamis (22/7). Secara umum, dia mengatakan total kepentingan minyak sawit dan turunannya yang terdiri dari CPO, oleo Chemical, Biodiesel, Lauric, Refine, sebanyak 52 juta ton /tahun  atau sekitar 71 ribu truk. Sementara, untuk kebutuhan ekspor jumlahnya mencapai 68% atau 35 juta ton/tahun  atau sekitar 48 ribu truk. Sedangkan untuk kebutuhan domestik sebesar 32% atau 17 juta ton/tahun atau sekitar 23 ribu truk.

 

Agung memberi gambaran bahwa 50% truk beroperasi di jalan raya. Jadi, kata Agung, jika normalisasi ODOL itu tetap akan dilaksanakan awal 2023, sementara sektor industri kelapa sawit masih perlu waktu untuk mempersiapkannya hingga 2025 akibat pandemi yang tiba-tiba menghantam dunia termasuk Indonesia,  itu bisa menghambat operasional truk angkutan minyak sawit dan turunannya. Hambatan itu  terutama dalam hal perpanjangan izin keur truk yang tidak bisa diperpanjang lagi, dan itu akan berimbas pada pembatasan operasional di lapangan, mulai dari denda tilang Rp 500 ribu/truk hingga tidak boleh beroperasi.  Menurutnya, penerapan normalisasi ODOl pada 2023 berpotensi melumpuhkan angkutan dimana akan terjadi mogok angkutan minyak sawit dan turunannya untuk ekspor maupun domestik.

“Hambatan itu minimum berimbas pada total 48 ribu truk untuk kepentingan ekspor. Akibatnya, ekspor minyak sawit dan turunannya dipastikan akan terganggu, dan itu otomatis juga akan mengganggu pemasukan devisa negara dari sektor sawit ini, ” katanya.

Seperti diketahui, sektor industri kelapa sawit menjadi penyumbang devisa terbesar bagi Indonesia saat ini.

Agung mengutarakan jika muatan truk dipangkas 20-60 persen akibat penerapan normalisasi ODOL saat industri belum siap menghadapinya, itu juga akan mengakibatkan turunnya daya saing industri sawit.  Karena, kata Agung, penerapan Zero ODOL akan menimbulkan beban kenaikan ongkos angkutan sebesar Rp 32 triliun/tahun yang diakibatkan penambahan jumlah armada 2 kali lipat atau sebanyak 70 ribu truk. Itu artinya butuh tambahan biaya investasi Rp 49 triliun.

“Itu kan tidak mudah untuk dipenuhi, apalagi di tengah kondisi sulit akibat dampak pandemi yang sudah hampir dua tahun melanda di negeri ini. Jadi, kami hanya meminta agar diberikan kesempatan untuk berbenah terlebih dulu dalam menghadapi pandemi yang terjadi hingga saat ini. Setidaknya, kami meminta  penerapan normalisasi ODOL itu bisa diundur lagi hingga tahun 2025 mendatang,” ujarnya.

Sebelumnya, Fredy Agung Prabowo dari Asosiasi Semen Indonesia (ASI) juga mengatakan pelaksanaan zero ODOL pada awal 2023 di tengah ketidaksiapan industri semen akibat pandemi, bisa dipastikan akan menghambat proyek-proyek strategis nasional seperti pembangunan infrastruktur yang menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan nasional. Pasalnya, kebijakan itu akan menghambat industri semen yang menjadi salah satu komponen utama dalam pembangunan infrastruktur ini untuk bisa dengan cepat mendistribusikan semennya ke lokasi proyek.

Dia mengatakan kebijakan zero ODOL akan menyebabkan terjadinya penambahan armada yang cukup signifikan. Selain itu, juga akan terjadi pengurangan muatan sekitar 80 persen. “Kondisi itu pasti akan berdampak untuk sampainya semen tepat waktu ke lokasi proyek,” ujarnya Rabu (7/7) lalu.

Jika semen itu terlambat tiba ke lokasi proyek, menurut Fredy, akibatnya pembangunan proyek juga akan terlambat, termasuk proyek-proyek infrastruktur pemerintah.  “Akibatnya, ini pasti bisa menghambat percepatan pembangunan dari proyek-proyek infrastruktur pemerintah,” tukasnya.

Seperti diketahui, keterlambatan pembangunan proyek infrastruktur akan menimbulkan kerugian ekonomi yang besar. Misalnya hilangnya pendapatan pemerintah dari pajak, penundaan investasi, pengangguran tidak terserap, pertumbuhan ekonomi tidak terakselerasi, dan sekaligus menurunkan daya saing nasional.

 

Panglima TNI Mutasi dan Promosi Jabatan 60 Perwira Tinggi

sumbawanews.com,- Dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan TNI.

 

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/684/VIII/2021 tanggal 2 Agustus 2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 60 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 31 Pati TNI AD, 13 Pati TNI AL dan 16 Pati TNI AU.

 

31 Pati TNI AD yaitu Letjen TNI Agus Rohman, S.I.P., M.I.P. dari Pangkogabwilhan III menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin dari Pangdam XVI/Ptm menjadi Pangkogabwilhan III, Mayjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M. dari Asintel Kasad menjadi Pangdam XVI/Ptm, Mayjen TNI Suko Pranoto dari Wairjenad menjadi Asintel Kasad, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiyanto, S.I.P., M.M. dari Pangdam III/Slw menjadi Irjenad, Mayjen TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. dari Danpaspampres menjadi Pangdam III/Slw, Brigjen TNI Tri Budi Utomo, S.E., dari Wadanjen Kopassus menjadi Danpaspampres, Kolonel Inf Deddy Suryadi, S.I.P. dari Danrem 074/Wrt (Surakarta) Kodam IV/Dip menjadi Wadanjen Kopassus, Mayjen TNI Agus Yuniarto, S.E. dari Kaskogabwilhan II menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Muhammad Saleh Mustafa dari Kasdam Jaya menjadi Kas Kogabwilhan II, Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun, S.I.P. dari Asops Kaskogabwilhan II menjadi Kasdam Jaya, Brigjen TNI Sachono, S.H., M.Si. dari Widyaiswara Bid. Nik Akmil menjadi Asops Kaskogabwilhan II, Brigjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P. dari kasdam II/Swj menjadi Widyaiswara Bid. Nik Akmil, Brigjen TNI Gumuruh W., S.E., M.B.A. dari Danrem 064/MY (Serang) Kodam III/Slw menjadi Kasdam II/Swj, Brigjen TNI Yuniarto, S.Sos., M.M. dari Dankorsis Seskoad menjadi Danrem 064/MY (Serang) Kodam III/Slw.

 

Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, M.A. dari Danrem 133/NW (Gorontalo) Kodam XIII/Merdeka menjadi Dankorsis Seskoad, Kolonel Inf Amrin Ibrahim, S.I.P. dari Irutum It Kostrad menjadi Danrem 133/NW (Gorontalo) Kodam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Agustinus, S.I.P., M.Si. dari Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Sofian Chandra dari Paban Sahli Kasad Bid. Siber menjadi Pa Sahli Tk. II Wassus Sahli Bid. Wassus dan LH Panglima TNI, Brigjen TNI Dr. Tiarsen Buaton, S.H., LLM. dari Tua STHM Ditkumad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Chk Drs. I Made Kantikha, S.H., M.H. dari Wadirkumad menjadi Tua STHM Ditkumad, Brigjen TNI Bramantyo Andi Susilo dari Dirjianbang Kodiklatad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Tri Nugraha Hartanta, S.Sos. dari Kasdam VI/Mlw menjadi Dirjianbang Kodiklatad, Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan, S.I.P., M.M. dari Danrem 072/Pmk (Yogyakarta) Kodam IV/Dip menjadi Kasdam VI/Mlw dan Kolonel Inf Afianto dari Kasrem 072/Pmk (Yogyakarta) Kodam IV/Dip menjadi Danrem 072/Pmk (Yogyakarta) Kodam IV/Dip.

 

Brigjen TNI Amrizen, S.E., M.M. dari Kapoksahli Pangdam IM menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Kolonel Inf Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si. dari Kasrem 051/Wkt (Jakarta Timur) Kodam Jaya menjadi Kapoksahli Pangdam IM, Mayjen TNI Minan Sinulingga, M.Sc. dari Sahli Menhan Bid. Sos Kemhan menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Gustav Agus Irianto Kusomowibowo, S.I.P. dari Agen Madya pada Staf Bid. Pertahanan dan Keamanan BIN menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Brigjen TNI Agus Yeni Ruddyanto Agustinus, S.H. dari Dirum Pussenif Kodiklatad menjadi Pati Mabes TNI AD (Meninggal Dunia), Brigjen TNI R. Agus Renaldi Kusuma, S.Sos., M.A. dari Asintel Kogabwilhan II menjadi Pati Mabes TNI AD (Meninggal Dunia).

 

13 Pati TNI AL yaitu Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M. dari Pangkogabwilhan I menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., S.Tr. Opsla dari Asrena Kasal menjadi Pangkogabwilhan I, Laksda TNI Abdul Rasyid Kacong, S.E., M.M., S.Tr. Opsla dari Pangkoarmada I menjadi Asrena Kasal, Laksda TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P. dari Pangkolinlamil menjadi Pangkoarmada I, Laksma TNI Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M.,M.Sc. dari Kas Koarmada I menjadi Pangkolinlamil, Laksma TNI Eko Jokowiyono, S.E., M.Si. dari Danlantamal IX Amb Koarmada III menjadi Kas Koarmada I, Kolonel Mar Said Latuconsina, S.E., M.M., M.T. dari Wadan Lantamal IX Amb Koarmada III menjadi Danlantamal IX Amb Koarmada III, Laksda TNI Benny Rijanto Rudi S, M.B.A. dari Dosen Tetap Unhan menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI (Mar) Bambang Suryo Aji dari Deputi Bidan Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan BNPP (Basarnas) menjadi  Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI Sigit Setiyanta dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksma TNI dr. I Dewa Gede Nalendra, D.I., S.pB., Sp. BTKV. dari  Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI (Mar) Purnomo dari Pati Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI dan Laksma TNI Adin Nurawaludin dari Direndal Giat Ops Deputi I Bid. Intelijen Luar Negeri BIN menjadi Pati Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI.

 

16 Pati TNI AU yaitu Marsma TNI Lintong S. Siregar dari Kaskogartap II/Bandung menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Kolonel Pas Budi Sumarsono dari Kabid Anev Set Itjen TNI menjadi Kaskogartap II/Bandung, Marsda TNI Wisnu Dewantoko, S.E., M.M., M.Si.(Han) dari Koorsahli Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Hari Mursanto dari Dirdik Kodiklatau menjadi Koorsahli Kasau, Marsma TNI Ian Fuady dari Pangkosek Hanudnas II Mks menjadi Dirdik Kodiklatau, Kolonel Pnb Irwan Pramuda dari Paban IV/Renprogar Srenum TNI menjadi Pangkosek Hanudnas II Mks, Marsma TNI Farrid Hidayat H., S.T., M.Tr.(Han) dari Kadislitbangau menjadi Waaskomlek Kasau (Validasi Orgas), Marsma TNI Oki Yanuar, S.T. dari Kapuslitbang Iptekhan Balitbang Kemhan menjadi Kadislitbangau, Kolonel Lek Bambang Ismiyadi dari Kataloger Madya Puskod Baranahan Kemhan menjadi Kapuslitbang Iptekhan Balitbang Kemhan, Marsma TNI Jeffry Yandi dari Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Asmawie Prawiro dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem, Marsma TNI Bayu Roostono, S.H., M.M. dari Bandep Ur. Strategi Nasional Setjen Wantannas menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Kolonel Adm Dr. Afrizal Hendra, S.I.P., M.Si., CHRMP. dari Irut Pers Itum Itjen TNI menjadi Bandep Ur. Strategi Nasional Setjen Wantannas, Marsda TNI Sri Mulyo Handoko, S.I.P., M.A.P. dari TA Pengkaji Bid. Ketahanan Nasional Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsda TNI Dr. Sungkono, S.E., M.Si. dari Deputi Bid. Pengembangan Setjen Wantannas menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun), Marsma TNI Dony Rizal P. A. Lubis dari Dosen Tetap Unhan menjadi Pati Mabes TNI AU (Meninggal Dunia).

Tiga Agenda Besar Dewan Dituntaskan Dalam Waktu Dekat

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Ketua DPRD Sumbawa, Abdul Rafiq menegaskan, tiga agenda besar DPRD Sumbawa akan segera dituntaskan. Dan dalam beberapa waktu mendatang akan segera dilaksanakan rapat paripurna terkait agenda tersebut, yakni Paripurna RPJMD, KUA PPAS, dan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Tadi kita Rapat pimpinan fraksi terkait dengan tiga agenda yang segera akan kita lakukan. Jadi saya ingin meminta pendapat pimpinan fraksi-komisi terkiat dengan tiga agenda tersebut,” kata dia di ruang kerjanya Selasa (03/08).

Diungkapkan, terhadap tiga agenda tersebut, harus diselesaikan segera. Sebab agenda-agenda tersebut merupakan agenda-agenda yang telah dijadualkan untuk dituntaskan tahun ini, termasuk pembahasan sedikitnya 14 Ranperda menjadi Perda.

“Pertama adalah, paripurna RPJMD. Yang kedua pelaksanaan paripurna KUA PPAS tahun 2021/2022. Dan yang ketiga paripurna terkait dengan Ranperpda menjadi Perda. Ada 14 Perda yang Insya Allah akan kita selesaikan. Dan alhamdulillah, terkait dengan tiga agenda tersebut. Karena kita harus cepat, ini kan agenda-agenda yang harus kita selesaikan tahun ini,” jelasnya.

Ia memperkirakan, dalam beberapa minggu kedepan telah dapat dilakukan paripurna tiga agenda tersebut. “Insya Allah besok, kami akan Banmus-kan, dan Insya Allah dalam minggu-minggu ini sudah ada paripurna terkait dengan agenda-agenda tersebut,” ucapnya. (Using)

HBK Pugar 50 Rumah Tidak Layak Huni di Lombok

MATARAM-Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) , tanggal 1 Agustus 2021 kemarin memulai program pemugaran 50 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Pulau Seribu Masjid. Program ini merupakan wujud nyata kehadiran HBK di tengah-tengah masyarakat yang sedang menghadapi berbagai kesulitan akibat pandemi Covid-19.

“Saya berharap program pemugaran RTLH di P. Lombok ini akan memberi kontribusi terhadap pengurangan rumah tidak layak huni,” kata HBK, Selasa (03/08/2021).

Dia mengatakan, banyak masyarakat di P. Lombok yang saat ini masih tinggal di rumah-rumah yang kondisinya tidak layak huni. Terutama akibat bencana gempa besar beruntun yang melanda P. Lombok pada tahun 2018 lalu. Dalam banyak interaksi dengan masyarakat di seluruh P. Lombok, HBK mendapat aspirasi langsung dari masayrakat soal kondisi tempat tinggal mereka yang memprihatinkan tersebut.

“Inilah kenyataannya di lapangan. Masih banyak saudara-saudara dan keluarga besar kita yang menjadi korban gempa, namun masih belum tersentuh dengan bantuan,” kata pria yang dikenal sebagai Samurainya Prabowo Subianto ini.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini mengatakan, dirinya kemudian berinisiatif mencari program bantuan bedah runah di Komisi V DPR RI. Dia mengetahui kalau pemerintah sebetulnya memiliki program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang sebelumnya dikenal dengan program bedah rumah. Program ini ada di Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dalam realisasinya, Kementerian PUPR bekerja sama dengan Komisi V DPR RI untuk menyalurkan BSPS ini kepada masyarakat yang kurang mampu sehingga mereka mendapatkan rumah tinggal yang layak huni. Namun begitu, ketika HBK berjuang mendapatkan program ini rupanya program PSBS ini hampir terdistribusi dan terealisasi seluruhnya di TA 2020/2021.

Sebelumnya HBK telah mendatangi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang Kepala BNPB nya pada waktu itu, Letjen TNI Doni Monardo adalah teman sekelasnya saat menempuh pendidikan di Akmil Magelang. Namun, rupanya, bantuan RTLH di BNPB juga telah terdistribusi dan terealisasi seluruhnya di P. Lombok dan telah pula diserah-terimakan kepada masyarakat.

Resah dengan kondisi masyarakat P. Lombok yang masih tinggal di rumah-rumah yang tidak layak huni, HBK tidak menyerah.
Dia kemudian menggalang bantuan koleganya di Komisi V DPR RI agar ada bantuan bedah rumah yang bisa direalisasikan di tahun ini.

“Alhamdulillah, berkat do’a saudara-saudara dan keluarga besar kita di P. Lombok, akhirnya kami mendapatkan 50 paket program bedah rumah tersebut dari teman-teman di Komisi V DPR RI,” tuturnya.

Untuk TA 2020/2021 ini, HBK mengatakan, total ada 50 paket program bedah rumah yang akan disalurkan pihaknya di lima Kabupaten/Kota yang ada di P. Lombok. Diakui HBK, bahwa jumlah tersebut memang masih sangat jauh dari kebutuhan yang diperlukan oleh mssyarakat. Namun, dia memastikan, untuk TA 2021/2022, sudah disiapkan sedikitnya 300 paket bantuan bedah rumah untuk masyarakat P. Lombok.

Saat ini, Tim HBK Peduli, tengah menginventarisir, mendata dan memastikan rumah-rumah yang tidak layak huni di wilayahnya masing-masing agar program bedah rumah ini benar-benar efektif dan tepat sasaran.

“Kita akan berikan progran BSPS ini kepada saudara-saudara kita yang sangat-sangat membutuhkan,” imbuhnya.

Dia meyakini sepenuhnya, meskipun bantuan yang diberikan ini tidaklah seberapa, jauh dari kondisi ideal sebagaimana yang dibutuhkan masyarakat, tapi paling tidak program ini disebutnya telah mampu mendorong masyarakat berempati satu dengan yang lain. Program ini ditegaskan HBK, akan menumbuhkan sikap kegotong-royongan yang merupakan warisan luhur dari nenek moyang kita yang hidup di bumi Indonesia.

“Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri, banyak tetangga atau kerabat yang dengan sukarela ikut melibatkan diri dalam membantu pembangunan rumah-rumah yang tidak layak huni bagi mereka yang menjadi sasaran dari program ini. Dan ini sangat mengharukan,” kata politisi Partai Gerindra ini.

HBK pun mendorong Pemerintah Daerah juga masyarakat yang lain untuk mengambil peran serupa. Bersama-sama membantu mereka yang kurang beruntung, yang sampai saat ini belum mampu memiliki rumah yang layak huni.

*Rasa Syukur Warga Penerima Bantuan*

Sementara itu, Inaq Satirah, warga Karang Lebah, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, tak henti-hentinya mengucap rasa syukur manakala mendapati dirinya bakal mendapat bantuan program bedah rumah ini.

Dia menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada HBK. Perempuan 50 tahun ini mengatakan bahwa bantuan bedah rumah tersebut sangat berarti untuknya. Jika musim hujan tiba, rumah Inaq Satirah memang banyak kebocoran di mana-mana.

Boro-boro menyiapkan biaya untuk memperbaiki rumahnya yang bocor dimana-mana, perempuan yang bekerja sehari-harinya sebagai tukang pijit ini, hanya punya pendapatan untuk memenuhi kebutuhan makannya sehari-hari. Itu pun jika dirinya beruntung, sebab terkadang pendapatannya malah tak cukup hanya untuk memenuhi kebutuhannya, meski hanya sehari.

Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian Tahun 2021 Telah Dibuka

sumbawanews.com,- Komandan Jenderal Akademi TNI Marsdya TNI Andyawan Martono P, S.I.P. membuka Pendidikan Dasar Integrasi  Kemitraan Calon Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Akpol atau disingkat Caprabhatar  Akademi TNI dan Akpol Tahun Pendidikan 2021/2022, bertempat di Menchandra Akademi TNI, Selasa (3/8/2021).

 

Pembukaan pendidikan dilaksanakan melalui upacara di lapangan Sapta Marga Akmil Magelang yang dipimpin langsung oleh Danjen Akademi TNI selaku Inspektur upacara dan dihadiri undangan pejabat dari Spers Mabes TNI, Spers Kas Angkatan dan SDM Kapolri, Lemdiklatpol, Gubernur Akademi Angkatan dan Akpol dan pejabat Forkopimda Magelang seperti Danrindam IV/Dip, Dandim 0705/Mgl, Kapolresta, Kapolres Mgl dan Ka RST Dr. Soedjono serta para Direktur dan Paban Akademi TNI.

 

Pelaksanaan pendidikan dasar integrasi kemitraan Taruna Akademi TNI dan Akpol tahun 2021 di dalam satu lembaga pendidikan Menchandra Akademi TNI tahun ini adalah yang ketujuh kali, dengan tujuan untuk membangun dan mewujudkan sinergitas dan soliditas TNI-Polri.

 

Pendidikan dasar integrasi kemitraan Caprabhatar Akademi TNI-Akpol TP 2021/2021 mendidik 982 orang yang terdiri dari  779  Taruna Akademi TNI (Akmil 449, AAL 180 dan AAU 130) dan 203 Taruna Akpol. Dari sejumlah 779 Taruna Akademi TNI, sebanyak 20 orang adalah Taruni (10 Taruni AAL dan 10 Taruni AAU). Sedangkan dari jumlah 203 Taruna Akpol, 31 orang wanita.

 

Dalam amanatnya, Danjen Akademi TNI menegaskan bahwa pendidikan dasar integrasi kemitraan Akademi TNI dan Akpol  yang dilaksanakan dalam satu lembaga pendidikan Menchandra ini dinilai sangat bermanfaat  dan strategis guna terwujudnya Sinergitas TNI dan Polri.

 

“Oleh karenanya ke depan tugas negara yang diemban oleh TNI dan Polri harus selalu bersama-sama, saling berkoordinasi, berintegrasi dan bersinergi ini diawali dari mereka para calon pemimpin di TNI dan Polri, mereka harus saling mengenal. Ini jauh lebih bermanfaat, historisnya ini akan sangat kuat,” kata Danjen Akademi TNI.

 

Pelaksanaan pendidikan dasar integrasi kemitraan Akademi TNI dan Akpol ini akan berlangsung selama 3 bulan. Setelah pendidikan dasar selesai, Taruna Akpol akan melanjutkan pendidikan di Akpol Semarang. Sedangkan Taruna Akademi TNI masih akan mengikuti pendidikan tahap 2 hingga kenaikan pangkat ke Kopral Taruna di Menchanda. Selanjutnya akan mengikuti dan menyelesaikan pendidikan kematraan di Akademi Angkatan masing-masing selama 3 tahun 6 bulan hingga mereka dilantik menjadi Perwira TNI dengan pangkat Letnan Dua. (**)

Polsek Sumbawa Bersama Koramil 1607-01 Sumbawa Patroli Blue Light

Sumbawa Besar, Sumbawanews.com – untuk mengAntisipasi gangguan kamtibmas dan mencegah penularan Covid-19, gabungan anggota Polsek Sumbawa bersama anggota Koramil 1607-01 Sumbawa melaksanakan patroli blue light dan KRYD di tempat keramaian dan titik-titik rawan terjadinya tindak pidana di wilayah Polsek Sumbawa. Patroli blue light dilakukan dengan rute jalan kerato, RTH Taman Genang Genis, jalan Diponegoro, jalan Yos Sudarso dan Dr. Sutomo

Kapolsek Sumbawa, Ipda Eko Riyono, SH., mengatakan, kegiatan patroli blue light dan KRYD dilakukan untuk memastikan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan, guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Selain itu, patroli Blue Light untuk mencegah niat dan kesempatan para pelaku yang akan melakukan tindak pidana, serta memberikan rasa aman nyaman kepada warga yang sedang beraktifitas. “untuk mengAntisipasi gangguan kamtibmas dan mencegah penularan Covid-19,” katanya.

Disamping itu, petugas gabungan menyampaikan Surat Edaran Bupati Sumbawa Nomor 360/315/VII/PEM./2021, tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat skala mikro. Selain itu, juga menghimbau kepada warga masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 6M untuk mencegah penularan covid-19 di wilayah Polsek Sumbawa. (Using)

Polsek Plampang Terjun Langsung Cek Penerapan Prokes Pesta Pernikahan

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Jajaran Kepolisian Sektor Plampang turun langsung menyambangi dan memantau langsung salah satu rumah warga yang menggelar acara pernikahan di Desa Teluk Santong Kecamatan Plampang, Senin (03/08/21) pukul 11.00 wita. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Plampang Iptu Budiman Perangin Angin SH, bersama sejumlah personel Plampang.

Kapolsek Plampang mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memonitoring penerapan protokol kesehatan covid-19 pada acara resepsi pernikahan yang digelar. Dan menyampaikan langsung kepada keluarga dan warga untuk tidak berkerumun dan wajib memakai masker serta menjaga jarak meski di lokasi hajatan.

“Kedatagan kami untuk memantau langsung dan memastikan penerapan prokes berjalan dengan baik, serta menghimbau panitia agar tidak ada kerumunan” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga turut menyampaikan himbauan terkait dimasa pandemi ini. Dimana kedepannya masyarakat tidak diizinkan melaksanakan atau menyelenggarakan resepsi/perayaan pernikahan, resepsi khitanan, resepsi aqiqah, bakatoan, sorong sera, nyorong, barodak, nyongkol dan kegiatan sejenis lainnya.

“sesuai surat edaran Bupati Sumbawa bahwa untuk kegiatan prosesi akad nikah, khitan, aqiqah hanya melibatkan keluarga inti pada acara inti, maksimal 50 (lima puluh) orang dengan penerapan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat,” Ucapnya, juga menegaskan, Apabila tidak mematuhi isi dari surat Edaran Bupati tentang pemberlakuan PPKM Mikro level 3 tersebut maka akan diberikan sanksi tegas. (Using)

Berita Terkini

Mantan KSAL Achmad Sutjipto Meninggal di Usia 81 Tahun

Sumbawanews.com,- Komisi I DPR menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Laksamana TNI (Purn.) Achmad Sutjipto, mantan Kepala Staf Angkatan Laut, di usia 81 tahun....

Google Berhentikan Produksi Nest Home Mini dan Nest Audio

Sumbawanews.com,- Google resmi menghentikan produksi dua perangkat speaker pintar andalannya, Nest Home Mini dan Nest Audio, menyusul peluncuran generasi baru yang lebih canggih. Keputusan...

Seorang Ayah dan Piring Ikan Teri yang Menghangatkan Hati

Sumbawanews.com,- Satu-satunya hadiah Hari Ayah yang masih kuingat diberikan kepada ayahku bukanlah jam tangan mahal, sepatu kets terbaru, atau bahkan alat memanggang canggih. Ia...

Tanjungpinang Raih 82% Keaktifan JKN, Melebihi Target Nasional

Sumbawanews.com,- BPJS Kesehatan mencatat tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Tanjungpinang mencapai 82 persen pada 2026—melampaui target nasional sebesar 80 persen....

Berita Utama