Home Blog Page 2466

Bupati Hendy Perhatikan Nasib Difabel

Jember,Sumbawanews.com — – Bupati Jember Hendy Siswanto memperhatikan kelompok rentan yaitu Difabel. Menghadapi pandemi Covid-19 mereka perlu mendapat perhatian lebih. Bupati Hendy mengunjungi Sekretariat National Paralympic Committee Indonesia Kabupaten Jember di Jalan KH Wahid Hasyim no.29 Jember. Seluruh Pengurus yang diketuai oleh Kusbandono itu menyambut rombongan, Senin (2/8/2021).

Bupati Hendy didampingi oleh Plt Kepala Dinas Sosial Widi Prasetiyo, Muspika Kaliwates (Camat Bambang Saputro, Kapolsek Edi Sudarto dan Danramil Kapten Didik), Lurah Kepatihan dan awak media.

Bupati mengatakan, kelompok difabilitas mendapat perhatian penuh dari Pemkab Jember.

“Kita akan berikan bantuan kepada semua difabel se-Jember. Kita saat ini sedang menunggu datanya dari teman-teman difabel,” kata Hendy saat door stop usai memberikan bantuan berupa sembako.

Bantuan itu akan rutin diberikan oleh Pemkab kepada mereka. Selain itu kelompok difabel juga mendapatkan vaksin. “Kemarin sudah ada enam ratusan yang divaksin,” ucap Hendy.

Sementara itu Bendahara NPCI Jember Rio Pradana Putra mengucapkan rasa terima kasihnya. “Saya bersyukur atas perhatian Bapak Bupati kepada kaum difabilitas. Apalagi sekarang kena PPKM. Kami kaum Difabilitas sangat terdampak sekali,” ucap Rio.

Swab Antigen Gratis.
Bupati Jember menggratiskan tes swab antigen bagi semua warganya.

“Kita laksanakan Swab antigen gratis bagi masyarakat Jember,” kata Hendy, Senin (2/8/2021).

Layanan itu di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) atau Puskesmas setempat mulai pukul 08:00 hingga 12:00.

Hendy berharap masyarakat menggunakan fasilitas itu sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19.
(To2)

Presiden Putuskan PPKM Level 4 Dilanjutkan

Jakarta, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melanjutkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga tanggal 9 Agustus 2021 di beberapa kabupaten/kota tertentu. Sebab, kebijakan PPKM yang berlangsung sebelumnya dari tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus telah memberikan hasil yang baik dalam berbagai indikator penanganan Covid-19 di Tanah Air.

“PPKM level 4 yang diberlakukan tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus kemarin telah membawa perbaikan di skala nasional dibandingkan sebelumnya baik dalam hal konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan dan persentase BOR. Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan perkembangan beberapa indikator kasus pada minggu ini pemerintah memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 3 sampai dengan 9 Agustus 2021 di beberapa kabupaten/kota tertentu dengan penyesuaian pengaturan aktivitas dan mobilitas masyarakat sesuai kondisi masing-masing daerah,” ujar Presiden dalam pernyataannya terkait perkembangan PPKM di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 2 Agustus 2021.

Ia menjelaskan, kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 bertumpu pada tiga pilar utama. Pertama, kecepatan vaksinasi terutama pada wilayah-wilayah yang menjadi pusat mobilitas dan kegiatan ekonomi. Kedua, penerapan 3M yang masif di seluruh komponen masyarakat. Ketiga, kegiatan pengetesan, pelacakan, isolasi, dan perawatan atau 3T secara masif, termasuk menjaga BOR, penambahan fasilitas isolasi terpusat, serta menjamin ketersediaan obat-obatan dan pasokan oksigen.

Presiden juga mengakui, pemerintah tidak bisa membuat kebijakan yang sama dalam jangka waktu yang panjang. Menurutnya, pemerintah juga harus menentukan derajat pembatasan mobilitas masyarakat sesuai dengan data di hari-hari terakhir agar pilihan yang diambil tepat, baik untuk kesehatan maupun untuk perekonomian.

“Dalam situasi apapun, kedisiplinan dalam melaksanakan protokol kesehatan adalah kunci bagi kesehatan dan mata pencaharian masyarakat,” imbuhnya.

Meskipun sudah mulai ada perbaikan, Kepala Negara mengingatkan, perkembangan kasus Covid-19 masih sangat dinamis dan fluktuatif. Oleh karena itu, Presiden mengimbau semua pihak agar terus waspada dalam melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kasus Covid-19 ini.

Dijelaskan, Untuk mengurangi beban masyarakat akibat berbagai pembatasan mobilitas dan aktivitas sosial ekonomi, pemerintah tetap mendorong percepatan dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat. Yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa. Selain itu, pemerintah juga meluncurkan bantuan untuk usaha mikro kecil, PKL dan warung, serta bantuan subsidi upah yang juga sudah mulai berjalan.

“Program Banpres Produktif Usaha Mikro sudah mulai diluncurkan pada tanggal 30 Juli yang lalu,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para tenaga kesehatan, dokter, dan perawat yang berada di garda terdepan dalam menyelamatkan jiwa manusia akibat Covid-19. Presiden juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas pengertian dan dukungannya terhadap pelaksanaan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang pemerintah terapkan.

“Pilihan masyarakat dan pemerintah adalah sama yaitu antara menghadapi ancaman keselamatan jiwa akibat Covid-19 dan menghadapi ancaman ekonomi kehilangan mata pencaharian dan pekerjaan. Untuk itu gas dan rem harus dilakukan secara dinamis sesuai perkembangan penyebaran Covid-19 di hari-hari terakhir,” jelasnya.

Di samping itu, Kepala Negara juga mengapresiasi partisipasi dan dukungan dari para relawan dan dermawan yang ikut membantu pemerintah untuk menegakkan protokol kesehatan, memfasilitasi isolasi mandiri, dan upaya-upaya sosial lainnya.

“Covid-19 adalah tantangan yang harus kita atasi bersama melalui usaha dan kerja keras serta pengorbanan kita dalam menjalani berbagai pembatasan kegiatan ini. Insyaallah kita akan dapat segera terbebas dari pandemi Covid-19,” tandasnya. (Setpres/using)

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke 76, Satgas Pamtas Sektor Timur Ajak Masyarakat Pasang Bendera Merah Putih

Belu NTT – Setiap tanggal 17 Agustus, seluruh rakyat Indonesia merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan dengan berbagai kegiatan lomba yang meriah mulai dari lomba panjat pinang, lari karung, lomba makan kerupuk hingga upacara militer di Istana Merdeka.

Terkait dengan kondisi pandemi corona virus desease (Covid-19), jajaran pos Satgas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL Sektor Timur mengajak masyarakat di sepanjang wilayah perbatasan Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 76 tahun 2021 dengan memasang bendera merah putih dan umbul-umbul di halaman rumah seperti yang dilakukan pos-pos Kipur I hari ini, Senin (2/8/2021).

Adapun pos-pos yang melaksanakan imbauan yakni Pos Salore di Dusun Mudafehan Desa Tulakadi, Pos Motaain di Dusun Halibada Desa Silawan, Pos Damar di Dusun Aisikaiseban Desa Silawan dan Pos Asulait Dusun Asulait Desa Sarabah Kecamatan Tasifeto Timur.

Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur di Mako Satgas Pamtas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat mengatakan seluruh pos jajarannya akan melaksanakan imbauan kepada masyarakat untuk memasang bendera merah putih mulai tanggal 1 sampai 31 Agustus mendatang.

Hal ini dilakukan menurut Dansatgas, selain dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan, juga bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan pejuang bangsa sekaligus untuk menumbuhkan dan meningkatkan jiwa nasionalisme serta kecintaan anak bangsa kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kewajiban pemasangan bendera merah putih pada HUT Kemerdekaan ini berdasarkan Pasal 7 ayat (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan dan Surat Sekretaris Jenderal Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 003.1/3745/SJ Tanggal 30 Juni 2021 perihal pelaksanaan pemasangan bendera dan umbul-umbul dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia,” jelas Bayu Sigit.

Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menyemarakan peringatan HUT Kemerdekaan dengan memasang bendera merah putih dan umbul-umbul dilingkungannya masing-masing baik di rumah, di kantor-kantor, sekolah-sekolah maupun tempat-tempat usaha selama satu bulan penuh (Agustus, red).

TNI Kirim Bantuan Alat Kesehatan ke Papua

Sumbawanews. Com, – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus berupaya membantu penanganan Covid-19 di sejumlah daerah termasuk Papua.

Dengan menggunakan Pesawat Boeing TNI AU AI 7303 yang di awaki oleh Mayor Pnb Dani, TNI mengirimkan sejumlah bantuan berupa alat kesehatan yang diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (2/8/2021).

Beberapa Alkes yang dikirmkan ke Papua diantaranya, 50 tabung oksigen, 150.000 Pcs masker medis, 1.000 Pcs APD, 1.000 Pcs sarung tangan medis, 20.000 Pcs Rapid Test Antigen yang keseluruhannya dari BNPB dan 50 buah Oksigen Concentrator dari Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet.

Pendistribusian Alkes tersebut sesuai kebutuhan dan permintaan sejumlah Rumah Sakit yang ada di Papua. Nantinya sejumlah alat kesehatan ini akan digunakan oleh beberapa Rumah Sakit yang ada di Papua untuk membantu penanganan Covid-19.

Pengiriman Bantuan alat kesehatan tersebut sesuai dengan ketentuan Peraturan Mendagri Nomor 1 Tahun 2021 tanggal 6 Januari 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dan TR Panglima TNI Nomor TR/625/2021 tanggal 25 Juli 2021 tentang kegiatan PPKM Mikro, TNI mengirimkan sejumlah Alkes dari BNPB dan RSDC Wisma Atlet.

Bantuan yang diangkut menggunakan pesawat Boeing TNI AU AI 7303 ini take off dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur pada pukul 18.00 Wib dan akan transit di Lanud Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan sebelum melanjutkan penerbangan menuju Lanud Silas Papare Jayapura pada pagi harinya.

Menkes : Dosis Ketiga dengan Moderna Hanya untuk Nakes

Jakarta, sumbawanews.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa pemerintah hanya memberikan vaksinasi dosis ketiga menggunakan vaksin Moderna untuk tenaga kesehatan. Dengan vaksin tersebut, para tenaga kesehatan diharapkan semakin terlindungi dalam menjalankan perannya sebagai garda terdepan penanganan Covid-19. Hal tersebut disampaikan Menkes saat memberikan keterangan pers selepas rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo melalui konferensi video pada Senin, 2 Agustus 2021.

“Kami memastikan bahwa vaksinasi ketiga _booster_ dengan vaksin Moderna itu kita berikan ke seluruh tenaga kesehatan kita. Sudah didistribusikan ke seluruh provinsi dan saya mohon sekali agar itu segera disuntikkan ke seluruh tenaga kesehatan kita agar mereka lebih siap menghadapi kalau adanya nanti pasien-pasien yang masuk,” ujarnya.

Menkes menyadari bahwa banyak pihak yang ingin mendapatkan suntikan vaksin dosis ketiga. Namun, Menkes mengingatkan bahwa hingga saat ini masih terdapat 140 juta masyarakat yang belum mendapatkan vaksin dosis pertama.

“Saya tahu banyak yang ingin mendapatkan booster ketiga, vaksin ketiga. Tolong berikan itu kepada tenaga kesehatan yang harus berjuang mati dan hidup dalam peperangan pada pandemi ini dan tolong kita utamakan saudara-saudara kita 140 juta rakyat Indonesia belum mendapatkan akses terhadap vaksin,” jelas Menkes.

Menkes juga menuturkan pesan Presiden Joko Widodo yang mengarahkan agar vaksinasi diprioritaskan kepada daerah-daerah tertentu yang memiliki kasus konfirmasi dan angka kematian yang paling tinggi. Hal ini disebabkan oleh jumlah vaksin yang diterima oleh pemerintah masih terbatas pasokannya.

“Kenapa kita berikan ke beberapa kabupaten/kota lebih banyak? Karena memang kematiannya paling tinggi di sana, orang yang terkena paling tinggi di sana. Jadi mohon pengertiannya memang sampai di bulan Juni kita baru mendapat sekitar 22 persen dari total vaksin yang kita butuhkan,” jelas Menkes.

Terkait stok vaksin, pemerintah akan menerima lebih dari 300 juta dosis vaksin mulai bulan Agustus sampai Desember. Oleh karena itu, Menkes mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi yang telah disediakan demi kepentingan bersama.

“Saya percaya bangsa Indonesia itu sudah banyak sekali mengalami tekanan, mengalami kesulitan, mengalami kegagalan, tapi kita selalu bisa bangkit. Kita kembali melawan selama kita melakukan bersama-sama,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Menkes juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak, terutama di Pulau Jawa dan Bali, yang sudah bekerja keras menghadapi pandemi Covid-19, sehingga angka kasus aktif dapat menurun dalam seminggu terakhir. “Jadi sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua pejabat publik, kepala daerah, TNI, Polri yang sudah bekerja keras untuk bisa menghadapi pandemi ini terutama di Jawa-Bali yang kemarin naik sangat-sangat tinggi,” ujar Budi. (Setpres/using)

Kasetpres Serahkan Bantuan Beras Untuk Warga Terdampak Covid-19 di Provinsi Bali

Jakarta, sumbawanews.com – Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menyerahkan bantuan beras sebanyak 500 ton yang merupakan kontribusi Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI. Penyerahan secara simbolis dilakukan secara virtual melalui konferensi video, pada Senin, 2 Agustus 2021. Melalui TNI-Polri, bantuan yang dikemas ke dalam 100 ribu paket beras tersebut, nantinya akan didistribusikan kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19 yang ada di Provinsi Bali.

“Hari ini kami secara simbolis lewat relawan Tzu Chi yang ada di Bali berkenan dengan hormat Pak Kapolda nanti menerimanya dan Pak Pangdam untuk selanjutnya dapat diberikan kepada masyarakat,” ujar Kasetpres.

Kasetpres pun mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan Pengusaha Peduli NKRI yang telah berkontribusi secara terus menerus membantu pemerintah dalam meringankan beban yang timbul akibat pandemi Covid-19. “Terima kasih Bapak-Bapak sudah memberikan bantuan ini sejak setahun yang lalu. Bahkan, ini adalah tahapan yang kesekian kali,” imbuh Kasetpres.

Ia menyampaikan apresiasinya kepada TNI-Polri, khususnya Polda Bali dan Kodam IX Udayana yang telah membantu pemerintah untuk menyalurkan bantuan tersebut sehingga diterima tepat oleh masyarakat yang membutuhkan. “Terima kasih atas bantuan Bapak-Bapak sekalian untuk dapat bisa membantu pemerintah pusat menyalurkan bantuan ini,” ucap Kasetpres.

Sementara itu, Kepala Polda Bali Irjen Polisi Putu Jayan Danu Putra menyatakan masyarakat Bali sangat menantikan bantuan tersebut sehingga Polda Bali akan segera mendistribusikan beras tersebut kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. “Melalui Bhabinkamtibmas dan mungkin juga dari Babinsa, sumbangan berupa beras akan kami salurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 langsung _door to door_ nanti kami akan sampaikan. Ini merupakan hal yang sungguh dinanti-nanti oleh masyarakat,” ujar Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra.

Senada, Pangdam IX Udayana Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada jajarannya untuk mendistribusikan beras kepada masyarakat. Pangdam pun berharap kegiatan serupa terus berlanjut sehingga masyarakat tetap bisa melangsungkan kehidupan sehari-harinya.

“Saya yakin dengan kegiatan-kegiatan ini kita bisa me-_maintenance_ situasi dan kondisi masyarakat,” ucap Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

Untuk diketahui dalam acara penyerahan kali ini, Kasetpres juga melaporkan bahwa Presiden Joko Widodo telah mengirimkan lima ribu paket beras, obat-obatan, dan juga oksigen konsentrator ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam waktu dekat, Kasetpres juga akan kembali mengirimkan bantuan beras dari Presiden Jokowi sebanyak 60 ribu paket untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang ada di NTT.

“Kami tadi pagi mengirim beras ke NTT itu 5 ribu itu bantuan murni Bapak Presiden. Jika berkenan dalam waktu dekat kami kirim ke NTT 60 ribu kantong. Kalau bisa diterima, mungkin 1 atau 2 hari ini bisa kami realisasi,” ujar Kasetpres. (Setpres/using)

Dikeluarkan SE Larangan Sementara Kegiatan Kebudayaan dan Perayaan

Sumbawa Besar, sumbawanes.com – Bupati Sumbawa, H. Mahmud Abdullah mengeluarkan Surat Edaran (SE), Nomor: 360/350/VIII/Pem/2021, tertanggal 2 Agustus. Surat Edaran tersebut mengatur Tentang Penegasan Pelarangan Pelaksanaan Kegiatan Resepsi/Perayaan dan Kegiatan Kebudayaan (Barapan Kebo/Main Jaran) di Kabupaten Sumbawa.

“SE dikeluarkan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2 dan Level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019. Dan Surat Edaran Bupati Sumbawa Nomor 360/315/VII/Pem/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Kabupaten Sumbawa,” kata Arif Alamsyah, Kabag Humas Setda Sumbawa, Senin (02/08).

Disebutkan, SE dikeluarkan dengan memperhatikan peningkatan jumah kasus COVID-19 di Kabupaten Sumbawa yang sangat tinggi. Maka perlu dilakukan penegasan pelarangan kegiatan resepsi/perayaan dan kegiatan kebudayaan (barapan kebo/main jaran) yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan.

Dijelaskan, isi Surat Edaran memuat yakni, masyarakat tidak diizinkan melaksanakan atau menyelenggarakan resepsi/perayaan pernikahan, resepsi khitanan, resepsi aqiqah, bakatoan, sorong sera, nyorong, barodak, nyongkol dan kegiatan sejenis lainnya. “Untuk kegiatan prosesi akad nikah, khitan, aqiqah hanya melibatkan keluarga inti pada acara inti, maksimal lima puluh orang dengan penerapan protokol kesehatan COVID- 19 secara ketat,” ucapnya.

Kemudian, Setiap Pelaku Usaha, Pengelola atau Penanggung Jawab Hotel dan Penyelenggara Tempat Fasilitas Umum yang menyediakan tempat penyelenggaraan kegiatan resepsi/perayaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, sementara waktu tidak diizinkan untuk memfasilitasi kegiatan. serta, Pelaksanaan kegiatan kebudayaan (barapan kebo, maen jaran dan sejenis lainnya) yang dapat berpotensi menimbulkan keramaian atau kerumunan dan pelanggaran terhadap protokol kesehatan COVID- 19 tidak diizinkan untuk dilaksanakan.

“Juga, Seluruh Aparatur Sipil Negara, anggota TNI/POLRI, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda di wilayah Kabupaten Sumbawa harus menjadi contoh baik dalam penerapan protokol kesehatan COVID- 19 sekaligus untuk mengedukasi masyarakat umum,” jelasnya. (Using)

 

Arena Judi Sabung Ayam Di Desa Nijang Dibubarkan

Sumbawa Besar, Sumbawanews.com – Kepolisian Resor Sumbawa melalui Polsek Sumbawa bersama Unit Patroli Samapta melaksanakan pembubaran arena judi sabung ayam yang berlokasi di Desa Nijang Kecamatan Unter Iwes Kabupaten Sumbawa, Minggu (01/08/21) pukul 12.15 wita. Di lokasi, petugas memberikan teguran kepada pemilik.

Kasi Humas Polres Sumbawa Akp Sumardi S.Sos saat dikonfirmasi mengatakan pembubaran arena judi sabung ayam itu berdasarkan informasi dari masyarakat setempat jika dilingkungan lokasi tersebut sering berlangsung arena judi sabung ayam.

Sambungnya, Laporan tersebut pun langsung direspon piket Polsek Sumbawa bersama Unit Patroli Samapta dengan mendatangi lokasi. “Kedatangan Polisi di arena judi membuat para pelaku judi sabung ayam langsung kabur membubarkan diri dan tidak satu pun pelaku judi yang diamankan karena saat personil tiba dilokasi mereka langsung kabur, selain itu lokasi yang sulit dijangkau karena jauh masuk ke perkebunan warga,” ujarnya.

Tidak berhasil mengamankan palaku judi, petugas hanya mendapati pemilik tempat yang kemudian diberikan teguran keras agar tidak menyelenggarakan lagi kegiatan tersebut serta membongkar arena judi ayam.

Kasi Humas juga menambahkan dan berpesan kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak yang berwajib jika mengetahui informasi terkait adanya aksi judi sabung ayam.

“Ini juga merupakan salah satu upaya untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat, serta sebagai upaya untuk mencegah kerumunan di masa pandemi covid-19” ungkapnuya. (Using)

Sebanyak 3.926 Pelamar CPNS Dinyatakan MS dan 388 TMS

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Dari hasil seleksi administrasi penerimaan CPNS di lingkungan Pemkab Sumbawa 2021, sebanyak 3.926 pelamar dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) dan 388 pelamar Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Dan bagi pelamar yang dinyatakan TMS, diberikan waktu selama tiga hari untuk melayangkan sanggah.

“Peserta yang dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi, berhak melakukan sanggah terhadap hasil seleksi administrasi selama tiga hari. Yaitu tanggal 3 sampai dengan 5 Agustus 2021,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pemgembangan Sumber Daya Manusian Kabupaten Sumbawa, Kabid Pengadaan dan Kesejahteraan Aparatur, Budi Sastrawan, di ruang kerjanya Senin (02/08).

Dijelaskan, pelamar yang dinyatakan TMS, dapat melakukan sanggah secara online melalui akun masing-masing, pada laman https://sscn.bkn.go.id. Serta tidak diperkenankan untuk memperbaharui atau memperbaiki dokumen yang telah diunggah.

“Tim pengadaan CPNS akan memverifikasi ulang terhadap sanggahan pelamar,” ucapnya.

Pengumuman hasil sanggah, akan disampaikan 15 Agustus 2021 melalui laman https://bkpp.sumbawakab.go.id. Dan peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, mencetak kartu peserta ujian melalui akun masing-masing pada laman https://sscn.bkn.go.id.

“Pengesahan atau tanda tangan kartu peserta ujian oleh panitia pengadaan CPNS Kabupaten Sumbawa, dilakukan pada saat registrasi ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), di lokasi ujian. Jadual SKD akan diumumkan melalui laman https://bkpp.sumbawakab.go.id.,” ucapnya. (Using)

Gadai Motor Curian ke Dompu, Wanita Muda Diringkus Tim Puma Polres Sumbawa

Sumbawa Besar – Sumbawanews.com – DPS, Wanita 20 Tahun asal Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara diringkus Tim Puma Polres Sumbawa (1/8/2021) di Kecamatan Manggalewa Kabupaten Dompu setelah mencuri sepeda motor, pencurian sepeda motor tersebut tercatat dalam laporan polisi nomor : LP/364/VII/2021/SPKT, tanggal 10 Juli 2021. Pihak keopolisian berhasil mengamankan 1 unit sepeda motor CBR warna hitam yang merupakan hasil curian.

Kasat Reserse Kriminal Umum Polres Sumbawa AKP Akmal Novian Reza, S.IK. yang di konfirmasi melalui Kasi Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi, S.Sos membenarkan penangkapan tersebut. “Diringkus kemarin sore sekitar pukul 16.30 wita tanpa perlawanan. DPS menggadaikan sepeda motor hasil curian nya tersebut, agar dipercaya DPS mengaku anak tentara.” singkatnya.

Dikatakan, pencurian terjadi di kecamatan labuhan Badas pada saat pemilik meninggalkan kendaraan bersama pelaku. Sebelumnya, korban dan pelaku bersama untuk mencari kos-kosan.

“Pencurian berawal dari pelaku meminta korban untuk menemani mencari kos-kosan, kemudian korban meninggalkan pelaku bersama dengan kendaraan nyan tersebut saat hendak ke kamar mandi, saat keluar dari kamar mandi kendaraan nya sudah tidak ada. Untuk TKP pencurian nya tepatnya di Kos-kosan belakang hotel Jayani Desa Labuan Sumbawa,” tambahnya.

Ia menerangkan, saat ini DPS sedang dalam proses penyidikan yang ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Umum Polres Sumbawa. “Kami sedang mendalami apakah ini baru pertamakali, atau sebelumnya sudah pernah melakukan pencurian,” tutupnya. (Using)

Berita Terkini

Mantan KSAL Achmad Sutjipto Meninggal di Usia 81 Tahun

Sumbawanews.com,- Komisi I DPR menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Laksamana TNI (Purn.) Achmad Sutjipto, mantan Kepala Staf Angkatan Laut, di usia 81 tahun....

Google Berhentikan Produksi Nest Home Mini dan Nest Audio

Sumbawanews.com,- Google resmi menghentikan produksi dua perangkat speaker pintar andalannya, Nest Home Mini dan Nest Audio, menyusul peluncuran generasi baru yang lebih canggih. Keputusan...

Seorang Ayah dan Piring Ikan Teri yang Menghangatkan Hati

Sumbawanews.com,- Satu-satunya hadiah Hari Ayah yang masih kuingat diberikan kepada ayahku bukanlah jam tangan mahal, sepatu kets terbaru, atau bahkan alat memanggang canggih. Ia...

Tanjungpinang Raih 82% Keaktifan JKN, Melebihi Target Nasional

Sumbawanews.com,- BPJS Kesehatan mencatat tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Tanjungpinang mencapai 82 persen pada 2026—melampaui target nasional sebesar 80 persen....

Berita Utama