Home Blog Page 2467

Aksi Berbagi hingga Level Tertinggi Ruslan Turmuzi: Pengabdian itu Kebutuhan

MATARAM— Pandemi Covid 19 menjadi momentum bagi Anggota DPRD NTB asal PDI Perjuangan , H Ruslan Turmuzi untuk tiada henti berbagi. Bahkan, memasang target pada diri sendiri, untuk bisa berbagi pada sesama hingga pada level yang paling tertinggi.

“Hidup itu sangat berharga dan harus kita hargai selagi kesempatan masih diberi,” kata Anggota DPRD NTB lima periode ini.

Maka kini, nyaris tiada hari bagi politisi senior asal Lombok Tengah ini tanpa silaturahmi dan berbagi di tengah-tengah masyarakat. Hari ini, dia berada di tengah-tengah masyarakat Desa Jelantik, Lombok Tengah. Sehari sebelumnya di salah satu desa di Kecamatan Jonggat untuk menyantuni anak yatim. Sebelumnya menghadiri pelatakan batu pertama pembangunan masjid. Sebelumnya lagi melepas benih ikan bersama warga sebagai salah satu bentuk bantuan yang produktif. Bahkan, pada sepekan pertama Juli, Ruslan berkeliling tiada henti di empat belas tempat selama sepekan penuh.

Ruslan berkeliling Gumi Tatas Tuhu Trasna. Dia menyisir masyarakat yang membutuhkan. Menyapa dan memberi pada mereka yang masih tidak terjangkau dengan bantuan yang digelontorkan pemerintah di masa pandemi.

Harus diakui, pendataan masyarakat yang memerlukan bantuan oleh pemerintah memang masih belum sempurna. Sehingga menjadikan masih saja ada masyarakat yang seharusnya sangat berhak, tapi malah terlewat.

“Sebagai saudara dan keluarga , saya harus ada untuk mereka,” kata Ruslan disela-sela kegiatannya di desa jelantik , Ahad ( 1/8 )

Meski bukan orang yang berlimpah materi, Ruslan menegaskan dirinya tidak harus menungu berlimpah untuk bisa berbagi pada mereka yang membutuhkan. Suatu hari, seorang kawan dekatnya pernah berujar betapa politisi PDI Perjuangan ini sudah menjadikan silaturahmi tak ubahnya ajang rekreatif. Sehingga meski sejenak tanpa silaturahmi, sudah akan terasa resah, gelisah, sepi, bahkan gundah.

“Pengabdian itu kebutuhan,” kata Ruslan menimpali pernyataan karibnya tersebut.

Itu sebabnya, Ruslan tidak memandang sekat geografis untuk berbagi. Jika ada Anggota DPRD hanya berbagi pada masyarakat di daerah pemilihannya saja, Ruslan tidak begitu. Dia membantu masyarakat di luar daerah pemilihannya juga. Seperti diketahui, Lombok Tengah terbagi menjadi dua daerah pemilihan untuk penentuan wakil di DPRD NTB. Ruslan terpilih dari daerah pemilihan wilayah Lombokj Tengah bagian selatan yang terdiri dari enam kecamatan. Dan bagi Ruslan, seluruh masyarakat Lombok Tengah adalah keluarga. Sehinga Daerah Pemilhan bukanlah sebuah sekat dan menjadi penghalang untuk berderma.

“Yang paling penting adalah sikap kita, bukan balasan orang lain,” tutur Ruslan.

Tentulah di sela aksinya berbagi kepada masyarakat itu, Ruslan mendapat banyak apresiasi dan aspirasi. Banyak masyarakat yang secara terang-terangan memintanya pulang kampung dan berikhtiar memimpin pembangunan di Lombok Tengah. Pada 2024, tiga tahun dari sekarang, perhelatan pemilihan kepala daerah memang akan dihelat.

Terhadap aspirasi tersebut Ruslan menegaskan, sebagai kader partai politik, dirinya akan terus berjuang bersama rakyat. Mewajibkan diri tidak henti mendengar *keluhan* rakyat. Dan berjuang untuk kesejahteraan mereka.

Sementara itu Community Organizer ( CO ) Lurus Jalan , Murdan Jaye mengakui H Ruslan Turmuzi tidak pernah mengeluh dalam melayani animo masyarakat loteng tanpa pandang bulu. Hal ini bisa dilihat dari jadwal harian yang tetap padat day by day H Ruslan Turmuzi turun ke lapangan memenuhi undangan konstituen, termasuk memberikan donasi untuk beragam kegiatan.

“Beliau orangnya tidak bisa bilang tidak demi menghargai dan menghormati undangan, termasuk lawan politik yang berseberangpun sering beliau bantu,” Tukas Murdan Jaye yang juga seorang guru matematika.

Panglima TNI Berikan Bantuan Laptop Untuk Tenaga Tracer Covid-19 Di Jawa Timur

Sumbawanews. Com,  – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. memberikan bantuan Laptop kepada Tenaga Tracer Covid-19, saat melakukan kunjungan kerja di beberapa Puskesmas yang berada di wilayah Jawa Timur, Minggu (1/8/2021).

Kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si. disambut langsung oleh Gubernur Jawa Timur Dra. Khofifah Indar Parawansa.

Kunjungan kerja Panglima TNI ke wilayah Jawa Timur bertujuan untuk mengecek secara langsung tenaga Tracer Covid-19 yang terdiri dari para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas serta  relawan dari masyarakat yang bertugas di setiap Puskesmas.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyaksikan kemampuan para Babinsa dan Bhabinkamtibas yang sedang menerapkan penggunaan Aplikasi Silacak dan Inarisk yang digunakan para Tracer dalam bertugas.

Panglima TNI menjelaskan bahwa bantuan Laptop yang dilengkapi dengan Aplikasi Silacak dan Inarisk bertujuan untuk mendukung kerja Tenaga Tracer dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Laptop ini merupakan  peralatan yang wajib digunakan dan harus dikuasai para Babinsa yang menjadi Tenaga Tracer, karena ini adalah senjatanya kalian dalam melaksanakan tugas,” tegasnya.

“Kepada para Tenaga Tracer harus terus bekerja dengan maksimal karena penyebaran Covid-19  ini tidak pernah berhenti dan tidak ada hari liburnya. Penyebaran Covid-19 ini terus merambah ke mana-mana, jadi tenaga Tracer jangan sampai kalah cepat dalam menghentikan penyebaran Covid-19,” jelas Panglima TNI.

Panglima TNI mengingatkan kepada para Tenaga Tracer Covid-19 dan Tenaga Kesehatan untuk tetap menjaga diri, agar tetap sehat dalam melaksanakan tugas di lapangan. “Saya berharap para Tenaga Tracer Covid-19 dan Tenaga Kesehatan seperti para Babinsa, Bhabinkamtimas, Ibu Bidan Desa dan Kepala Desa jangan sampai ada yang sakit, sehingga kesehatan harus benar-benar dijaga,” harapnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua jajaran dan instansi yang terlibat dalam penanganan Covid-19. Terima kasih juga kepada Pak Kades, Bu Bidan serta prajurit TNI-Polri yang telah melaksanakan tugas dengan baik, karena tugas ini merupakan bagian dari upaya kita dalam mengendalikan penyebaran Covid-19,” ungkap Panglima TNI.

Di hari kedua kunjungan kerjanya di wilayah Jatim, Panglima TNI meninjau langsung beberapa Puskesmas yaitu Puskesmas Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Puskesmas Sukomoro Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk dan Puskesmas Balerejo Kecamatan Balerejo Madiun.

Panglima TNI juga mengunjungi Kodim 0803/Madiun untuk mengecek para prajurit TNI yang telah dibekali kemampuan dalam mengoperasikan Aplikasi Silacak dan Inarisk yang akan diperbantukan sebagai Tenaga Tracer Covid-19. Dalam kesempatan ini, Panglima TNI juga menyerahkan bantuan Laptop bagi Tenaga Tracer yang akan bertugas dilapangan.

Turut serta mendampingi Panglima TNI diantaranya  Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin,S.E., M.M., M,Tr.(Han), Aster Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E., Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS, M.H., Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa, S.Sos., M.Si., M.Tr.(Han), Pangkoopsau I Marsda TNI Ir. Tedy Rizalihadi S., M.M., dan Kababek TNI Marsma TNI Sugeng Wiwoho.

Panglima TNI Cek Kesiapan Tenaga Tracer Di Beberapa Puskesmas di Sidoarjo dan Malang

Sumbawanews. Com, – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., dan Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si., meninjau kesiapan petugas dalam penyiapan dan pengoperasian aplikasi “Silacak” di beberapa Puskesmas yang ada di Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/7/2021).

Kedatangan Panglima TNI dan rombongan untuk mengecek dan melihat secara langsung kesiapan petugas yang akan menggunakan aplikasi Silacak. Para Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga yang akan bertugas di lapangan menunjukan kemampuannya dalam menggunakan Aplikasi Silacak dengan mempraktekan secara langsung dihadapan Panglima TNI.

Dalam setiap kunjunganya Panglima TNI menyumbangkan satu unit Laptop yang telah dilengkapi dengan aplikasi “Silacak” kepada para Babinsa disetiap Puskesmas.

Panglima TNI menjelaskan bahwa laptop yang diberikan kepada para Babinsa yang menjadi tenaga Tracer dengan dilengkapi Aplikasi Silacak. “Semoga bantuan laptop ini dapat bermanfaat bagi masyarakat disini untuk memonitoring pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Panglima TNI juga mengapresiasi kesiapan petugas dan relawan yang telah menunjukan kemampuannya dalam penggunaan aplikasi Silacak. “Saya melihat para petugas sudah memahami tugasnya, sehingga diharapkan dengan kesiapan para petugas lapangan dapat mempercepat memutus mata rantai Covid-19 dan pandemi ini segera berkahir,” harapnya.

Disetiap Puskesmas yang menjadi lokasi kunjungan, Panglima TNI mengecek secara langsung para Babinsa yang akan bertugas melakukan Tracer dengan mempraktekan cara menggunakan aplikasi Silacak.

Panglima TNI juga memuji para Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas serta instansi terkait yang telah melakukan koordinasi secara baik dalam setiap kegiatan.

“Kordinasi antar petugas di lapangan sudah sangat baik dan yang perlu ditingkatkan lagi yaitu ketelitiannya. Saya ingin Puskesmas yang ada di wilayah Malang bisa menjadi percontohan Puskesmas di Jawa Timur,” katanya.

Beberapa Puskesmas yang dikunjungi Panglima TNI di Provinsi Jawa Timur yaitu Puskesmas Porong Kabupaten Sidoarjo, Puskesmas Lawang, Puskesmas Ardimulyo dan Puskesmas Polowijen Kota Malang.

Usai meninjau beberapa Puskesmas di wilayah Malang, Panglima TNI dan rombongan meninjau Kodim Kota Malang untuk mengecek para prajurit TNI yang telah dibekali kemampuan dalam mengoperasikan Aplikasi Silacak yang akan diperbantukan sebagai tenaga Tracer. Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI juga menyerahkan bantuan Laptop bagi tenaga Tracer yang akan bertugas di lapangan.

BMKG Prediksi NTB Akan Masuki Puncak Kemarau

Mataram, sumbawanews.com – Forecaster on duty BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat, Made Budi Setyawan mengatakan, Curah hujan di wilayah NTB pada dasarian III Juli 2021 umumnya berada pada kategori Rendah (0 – 50 mm per dasarian). Curah Hujan tertinggi terjadi di wilayah Lunyuk, Kabupaten Sumbawa dengan jumlah curah hujan sebesar 12 mm/dasarian.

Dikatakan, Sifat hujan pada dasarian III Juli 2021 di wilayah NTB umumnya Bawah Normal (BN). Hanya sebagian kecil wilayah Sumbawa bagian selatan yang memiliki sifat hujan Normal (N). “Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – turut (HTH) provinsi NTB umumnya dalam kategori Panjang (21 – 30 hari) hingga Sangat Panjang (31 – 60 hari). HTH terpanjang terpantau di Pos Hujan Sape, Kabupaten Bima yaitu sepanjang 118 hari,” ucapnya Sabtu (31/07)

Dijelaskan, Indeks ENSO menunjukkan kondisi netral. Diprediksi kondisi netral setidaknya akan berlangsung hingga awal tahun 2021. Indeks Dipole Mode menunjukkan prasyarat kondisi IOD negatif dan diprediksi akan kembali netral hingga Januari 2022.

“Saat ini, angin timuran secara umum menguat dan mendominasi wilayah Indonesia termasuk NTB dan diprediksi menguat hingga bulan Oktober 2021. Pergerakan MJO saat ini terpantau aktif di Fase 5 dan diprediksi masih akan aktif bergerak melewati Fase 6 hingga awal Agustus 2021,” jelasnya.

Diungkapkan, Anomali OLR menunjukkan wilayah konvektif basah memasuki wilayah Indonesia bagian timur hingga Awal Agustus. Begitu pula wilayah Indonesia bagian Barat dan Selatan termasuk wilayah NTB dalam kondisi kering yang diprediksi bertahan hingga awal Agustus 2021.

“Kondisi Suhu Muka laut disekitar wilayah Indonesia termasuk NTB, saat ini terpantau berada pada kategori netral hingga hangat. Berdasarkan kondisi tersebut, pada awal Agustus 2021 peluang terjadinya hujan relatif sangat kecil di wilayah NTB,” ucapnya.
Dijelaskan, Pada dasarian I Agustus 2021, diprakirakan peluang curah hujan kurang dari 20 mm per dasarian lebih besar 90 persen, terjadi hamper di seluruh wilayah NTB. “Pada periode musim kemarau seperti saat ini masyarakat dihimbau agar lebih bijak menggunakan air bersih serta waspada akan potensi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan.

Namun demikian, masyarakat juga dihimabu tetap waspada dan berhati – hati terhadap potensi terjadinya cuaca ekstrem secara tiba-tiba yang bersifat lokal. “Ketika akan memasuki puncak musim kemarau, suhu udara akan lebih dingin terutama pada malam hari dan angin yang bertiup lebih kencang. Masyarakat juga diharapkan untuk selalu memperhatikan informasi BMKG terlebih dahulu sebelum beraktivitas dan tetap selalu menjaga kesehatan di masa pandemi ini,” jelasnya. (Using)

Kasrem 174/ATW Hadiri Acara Dialog Pangkoopsau III Dengan Tokoh Masyarakat Papua

(Penrem 174 Merauke). Kepala Staf Korem (Kasrem) 174/ATW Merauke Kolonel Arh Hamim Tohari, M.A., menghadiri acara “Dialog dan Ramah Tamah Pangkoopsau III Dengan Tokoh Masyarakat Papua di Merauke”, bertempat di Sakil Room Swiss Bel Hotel, Jln. Raya Mandala, Kab. Merauke, Papua, Jumat (30/7/2021).

 

Hadir pula pada acara tersebut diantaranya Danlantamal XI Merauke Brigjen TNI Mar Wurjanto, Kolonel Pnb Herdy Arief  Budiyanto  S.E., Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Ketua LMA Kabupaten Merauke serta Tokoh-Tokoh Lintas Komponen Adat dan Agama.

 

Dalam acara tersebut, Ketua KNPI Kabupaten Merauke sekaligus Tokoh Pemuda Merauke dari Suku Marind Fransiskus Ciwey dan Bapak Johanes Gluba Gebze selaku Tokoh Masyarakat, mengajak semua unsur untuk menyikapi peristiwa penganiayaan pemuda tunawicara oleh oknum TNI AU beberapa waktu yang lalu dengan bijak dan tidak perlu melakukan demonstrasi ditengah pemberlakuan PPKM Level IV di wilayah Kabupaten Merauke.

 

Para tokoh-tokoh yang hadir mengapresiasi permintaan maaf serta langkah penyelesaian yang diambil oleh Pimpinan TNI. Para Tokoh Masyarakat juga menyadari bahwa ada persoalan mendasar di tengah masyarakat yang perlu dijadikan sebagai evaluasi bersama untuk menjaga Merauke sebagai Tanah Animha (Istana Damai) agar persoalan-persoalan serupa tidak terulang lagi dimasa yang akan datang.

 

Sebagai acara tambahan dilaksanakan penyerahan Plakat dari Pangkoopsau III Marsda TNI Bowo Budiarto, S.E, CHRMP, kepada Wakil Bupati Merauke dan penyerahan tali asih kepada saudara Steven, dilanjutkan foto bersama. (*).

Satgas Yonif RK 751/VJS Kunjungi Kantor Klasis Gereja Kingmi

(Jayawijaya-Papua). Dalam menciptakan kondusifitas situasi keamanan  dan ketertiban masyarakat, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS yang bertugas diwilayah Pegunungan Tengah Papua selalu menjaga keharmonisan hubungan dengan Pemerintah Daerah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, dan tentunya masyarakat itu sendiri.

 

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Perwira Pembinaan Mental (Pabintal) Satgas Yonif RK 751/VJS Lettu Caj Adi Manuel Rumbiak S.Si, melakukan kunjungan pertama ke Kantor Klasis Gereja Kingmi (Kemah Injil Gereja Masehi Indonesia) wilayah Baliem Yalimo Tengah, Jayawijaya, Kamis (29/7/2021).

 

Klasis Gereja yang sudah berdiri di Tanah Papua sejak tahun 1954 ini, membawahi 30 gereja dengan jumlah jemaat mencapai 6.222 jiwa.

 

Dalam kunjungannya, Pabintal Satgas Yonif RK 751/VJS Lettu Caj Adi Manuel Rumbiak S.Si,  diterima langsung oleh Ketua Klasis Pendeta Yafet Oagai S.Th.

 

“Maksud kedatangan kami disini adalah untuk memperkenalkan diri guna menjalin kebersamaan antara tokoh agama dengan kami TNI, khususnya Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS yang saat ini sedang bertugas diwilayah Pegunungan Tengah Papua,” kata Pabintal Satgas.

 

Ketua Klasis Pendeta Yafet Oagai S.Th menyambut hangat dan berterimakasih atas kunjungan Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS ke Kantor Klasis Kingmi di Jayawijaya.

 

“Kami berharap Satgas TNI tetap menjaga hubungan baik dengan kami dan bisa menjalin kerja sama dalam hal pelayanan kepada umat, serta mampu menjaga stabilitas keamanan diwilayah Pegunungan Tengah Papua, sehingga kenyamanan para jemaat dalam beribadah juga terjamin,” harapnya.

 

Sementara itu, Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi saat dikonfirmasi menambahkan, seluruh jajaran Satgas Yonif RK 751/VJS siap apabila sewaktu-waktu dibutuhkan oleh gereja.

 

“Kami juga sudah agendakan kegiatan bersama gereja seperti pengobatan massal, vocal group, dan kerja bakti pembersihan lingkungan gereja,” ungkapnya. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS)

Satgas TNI Adakan Kegiatan Jumat Berkah

(Jayawijaya-Papua). Satgas TNI Yonif RK 751/VJS mengadakan kegiatan “Jumat Berkah” di Masjid Al-Aqso, tepatnya di lingkungan Pondok Pesantren Al-Istiqomah, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, Jumat (30/7/2021).

 

Kegiatan Jumat Berkah berupa pembagian nasi bungkus yang dipimpin langsung oleh Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi bersama dengan anggota Pos Kotis Walesi, bertujuan agar terjalin hubungan harmonis antara Satgas TNI dengan lingkungan sekitar.

 

Dansatgas menyampaikan bahwa kegiatan berupa bagi-bagi nasi bungkus maupun makanan di hari Jumat tersebut, akan rutin kami (Satgas) lakukan selama didaerah penugasan. “Semoga dengan adanya kegiatan ini, bisa sedikit meringankan beban masyarakat dimasa pandemi,” harapnya.

 

“Semoga kegiatan berbagi ini dapat bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan, dengan harapan masyarakat yang menerimanya mendapatkan nikmat dari nasi bungkus yang diberikan serta bernilai menjadi amal ibadah dari Allah SWT,” tambahnya.

 

Dansatgas juga mengatakan bahwa kegiatan yang diadakan seusai melaksanakan ibadah Sholat Jumat ini adalah wujud perhatian dari Satgas Yonif RK 751/VJS kepada lingkungan, khususnya para jamaah Masjid Al-Aqso dan Santri Pondok Pesantren Al-Istiqomah Distrik Walesi.

 

Salah satu warga yang ikut menerima nasi bungkus tersebut mengaku senang dan mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS yang telah peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS).

Diserahkan BPUM Kepada Pelaku Usaha Mikro

Jakarta, sumbawanews.com – Presiden Joko Widodo menyerahkan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) kepada para pelaku usaha mikro di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 30 Juli 2021. Bantuan hibah sebesar Rp1,2 juta per orang tersebut diberikan sebagai bantuan untuk mendorong ekonomi masyarakat pelaku usaha mikro dan kecil yang terdampak langsung oleh pandemi Covid-19.

“Tahun 2021 yang akan dibagikan untuk Banpres Produktif ini adalah Rp15,3 triliun yang dibagikan kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil. Jadi bukan hanya Bapak, Ibu semuanya, enggak. Ada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil yang ada di seluruh Tanah Air dan mulai dibagikan pada hari ini. Kita berharap ini bisa membantu mendorong ekonomi kita semuanya,” ujar Presiden.

Jumlah tersebut terdiri atas dua tahap di mana pemerintah telah menyalurkan BPUM tahap I sebesar Rp11,76 triliun bagi 9,8 juta pelaku usaha mikro. Adapun penyaluran BPUM tahap II akan disalurkan kepada 3 juta pelaku usaha mikro pada bulan Juli hingga sebelum bulan September 2021, dengan total anggaran sebesar Rp3,6 triliun.

Dalam arahannya, Presiden menjelaskan, pandemi Covid-19 yang mewabah di seluruh dunia telah memberikan dampak besar bagi aktivitas perekonomian di berbagai lapisan, mulai dari usaha mikro hingga besar. Kondisi serupa juga dialami tidak hanya oleh pengusaha di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia.

Situasi penyebaran Covid-19 juga dinilai berkorelasi erat dengan aktivitas perekonomian masyarakat. Presiden mencontohkan, pada bulan Januari hingga Mei, situasi Covid-19 sudah mulai melandai sehingga aktivitas perekonomian juga turut bergairah. Akan tetapi, setelah itu tanpa diduga muncul varian baru dari virus korona, yakni varian delta yang mengguncang perekonomian global. Situasi tersebut membuat pemerintah mengambil keputusan yang sangat sulit dengan menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Kita juga sama, begitu virus delta ini muncul juga langsung kasus positif naik secara drastis dan tidak ada jalan lain saat itu karena di Pulau Jawa dan Pulau Bali kita lihat semua titik semuanya merah, tidak ada yang kuning. Sehingga keputusan yang sangat berat kita lakukan yaitu dengan PPKM Darurat karena tidak ada cara yang lain selain itu karena melompat kasusnya. Alhamdulillah sekarang paling tidak bisa kita rem, meskipun turunnya pelan-pelan tapi bisa kita rem,” jelas Presiden.

Presiden menyebut, Salah satu indikator terlihat saat mengecek langsung tingkat keterisian tempat tidur atau BOR di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Kemayoran, yang sudah menurun drastis. Dan Kondisi serupa juga dialami oleh tempat-tempat lain di wilayah lain di Pulau Jawa.

“Saya tadi pagi juga sudah ngecek di Wisma Atlet misalnya yang dulu sudah hampir 90 persen, pagi tadi saya cek angka keterisian tempat tidur di angka 38 persen. Dulunya 90 persen, hampir penuh. Ini juga patut kita syukuri. Saya melihat angka-angka tadi di wilayah-wilayah di Pulau Jawa sudah mulai melandai turun pelan-pelan. Tetapi yang di luar Jawa gantian naik. Inilah memang varian delta ini penularannya sangat cepat,” paparnya.

Kepala Negara juga menjelaskan, pemerintah selalu memperhatikan semua aspek dalam pengendalian Covid-19, di mana sisi kesehatannya ditangani dan di saat yang sama aktivitas perekonomian dibuka perlahan. Selain itu, pemerintah juga tidak mengambil opsi penerapan kuncitara atau lockdown seperti di negara lain.

“Kemarin yang namanya PPKM Darurat itu kan namanya _semi-lockdown. Itu masih semi saja, saya masuk ke kampung, saya masuk ke daerah, semuanya menjerit minta untuk dibuka. Saya kira Bapak, Ibu juga sama mengalami hal yang sama kan? Kalau lockdown kita bisa bayangkan dan itu belum juga bisa menjamin dengan lockdown itu permasalahan menjadi selesai,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Presiden mendorong para pelaku usaha untuk tetap bekerja keras dan tidak putus asa dengan situasi yang terjadi. para pelaku usaha juga tetap bertahan sekuat tenaga hingga vaksinasi yang secara gencar dilakukan pemerintah telah berhasil membentuk kekebalan komunal di masyarakat.

“Bapak, Ibu semuanya harus bekerja lebih keras lagi dalam situasi seperti ini, bertahan dengan sekuat tenaga meskipun mungkin omzetnya turun sampai 75 persen, turun sampai separuhnya, ya tetap harus kita jalani karena ini kita masih berproses menuju pada vaksinasi 70 persen yang kita harapkan nanti akhir tahun ini bisa kita selesaikan insyaallah. Kalau sudah 70 persen ini paling tidak daya tular dari virus ini menjadi agak terhambat kalau sudah tercapai yang namanya kekebalan komunal atau _herd immunity_,” ujarnya.

Di penghujung arahannya, Presiden juga berpesan agar semua pihak terus menerapkan protokol kesehatan secara disiplin. Dengan demikian, penularan virus bisa dikendalikan dan pandemi diharapkan akan segera berakhir. “Selamat bekerja keras dan kita semuanya berharap agar pandemi ini segera selesai. Jangan lupa terus memakai masker, habis kegiatan cuci tangan, jangan berkerumun, menjaga jarak. Ini penting sekali dalam rangka mencegah penularan lebih meningkat lagi,” tandasnya.

Diketahui, selain dihadiri secara langsung oleh 20 pelaku usaha mikro di halaman Istana Merdeka, acara tersebut juga dihadiri secara virtual oleh sekitar 100 pelaku usaha yang tersebar di Kota Medan, Kota Tasikmalaya, Kota Pasuruan, dan Kota Denpasar. Acara juga digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dan Turut hadir dalam acara penyerahan BPUM, yakni Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. (Setpres/using)

Dari Remaja Mabuk, Penjual Miras Di Lape Diamankan Polisi

Sumbawa Besar, Sumbawanews.com – Seorang pria berinisial B (45) warga Dusun Dete Atas Desa Dete Kecamatan Lape diamankan Polsek Lape, setelah toko serta rumahnya digeledah, Kamis (29/07) pukul 18.30 wita. kemudian didapati puluhan botol minuman keras jenis brem.

Penggeledahan berawal dari tertangkapnya sejumlah remaja, karena tengah mengkonsumsi minuman keras di pinggir jalan raya Sumbawa-Lape atau tepatnya di trotoar depan SDN 3 Lape Kecamatan Lape.

Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra S.IK, MH., melalui Kasi Humas Polres Sumbawa Akp Sumardi S.Sos mengatakan, berawal dari informasi masyarakat, kemudian polisi mendatangi lokasi. “Dan ternyata benar ada remaja yang berjumlah sekitar 6 orang yang sedang mengkonsumsi miras, dan langsung di amankan di polsek,” terang Kasi Humas.

Diungkapkan, setelah dilakukan pembinaan dan interogasi lebih lanjut, didapati informasi bahwa miras yang dikonsumsi tersebut di beli dari sebuah toko di Dusun Dete Atas Desa Dete Kecamatan Lape. “Menindaklanjuti informasi tersebut, Personel Polsek Lape kemudian menuju lokasi penjual miras, dan setelah di geledah petugas berhasil menemukan puluhan botol miras jenis brem di dalam rumah tersebut,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, Personel Polsek Lape mengamankan barang bukti berupa miras jenis BREM sebanyak 55 botol ukuran 600 ml. Dengan rincian 54 botol brem warna putih dan 1 botol brem warna merah, selanjutnya barang bukti miras. Serta pemiliknya yang berinisial B (45) tersebut diamankan ke Mapolsek Lape guna pemeriksaan dan peroses lebih lanjut. (Using)

Jaga Imun Perempuan dan Anak, HBK PEDULI Salurkan Bantuan Ribuan Telur Segar

MATARAM-Yayasan HBK PEDULI kembali menggelar aksi sosial kemanusiaan di P. Lombok. Setelah satu bulan lebih menyalurkan bantuan sembako kepada kelompok masyarakat yang kurang mampu, Yayasan milik anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) ini bakal menyalurkan bantuan telur ayam segar kepada ibu-ibu dan anak-anak di Pulau Seribu Masjid.

“Penyaluran akan kami mulai pada bulan Agustus ini,” kata Ketua Yayasan HBK PEDULI Hj. Dian HBK di Mataram, Jumat (30/7/2021).

Dia mengatakan, program penyaluran bantuan telur ayam segar ini adalah pengganti program bantuan Makanan Siap Saji (MSS) yang pernah digelar Yayasan HBK PEDULI beberapa waktu sebelumnya.

“Penyaluran telur ayam segar ini merupakan ikhtiar kami untuk membantu kaum perempuan dan anak-anak di P. Lombok untuk menaikkan imun tubuh serta meningkatkan pasokan gizi dan nutrisi,” katanya.

Bantuan telur ayam segar dipilih oleh pihaknya karena telur ayam bukan hanya bahan makanan sumber protein. Namun, telur ayam juga mengandung aneka zat gizi lain yang dibutuhkan oleh tubuh. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini dimana masyarakat sangat memerlukan imunitas tubuh agar tak terpapar pandemi Covid-19.

Telur ayam segar setidaknya mengandung sebelas vitamin dan nutrisi berbeda. Seperti Vitamin B2 yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan metabolisme energi, perkembangan sel darah merah untuk daya tahan tubuh dan juga membantu memperbaiki penglihatan. Telur ayam juga mengandung vitamin D yang memiliki peran penting bagi tubuh dalam penyerapan kalsium dan fosfor. Ada juga kandungan vitamin E, vitamin B12, dan vitamin A. Dan umumnya vitamin-vitamin tersebut tidak dapat disimpan oleh tubuh karena itu butuh asupan dari luar.

Rencananya kata Hj. Dian HBK, secara bergantian atau bergiliran, ribuan telur ayam segar akan disalurkan setiap harinya melalui Tim-tim HBK PEDULI yang tersebar di delapan titik di P. Lombok.

*Berdayakan Usaha Kecil*

Terkait pengadaan ribuan telur ayam segar ini, HBK PEDULI membelinya langsung dari para peternak ayam petelur yang berada di wilayah Lombok Timur. HBK telah menunjuk Muallani, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kab. Lombok Timur untuk menjadi penanggung jawab pembelian dan penyiapan ribuan telur ayam segar di setiap harinya.

“Pak HBK meminta saya untuk mencari dan menyiapkan sekitar 1.500 telur ayam segar disetiap harinya. Tentu saja, saya merasa sangat bangga menjadi bagian dari keluarga besar HBK PEDULI, dan akan mendukung sepenuhnya dari program yang sangat merakyat ini,” kata Muallani.

Gagasan menyalurkan telur ayam segar untuk masyarakat P. Lombok ini kata dia, diungkapkan langsung oleh pak HBK saat zoom meeting persiapan penyaluran hewan kurban pada perayaan Idul Adha yang lalu. Dan
sedari awal kata Muallani menjelaskan, HBK memang menginginkan agar telur-telur segar yang akan disalurkan menjadi paket-paket bantuan kepada ibu-ibu dan anak-anak di Pulau Lombok ini harus dibeli langsung dari para peternak lokal. Tujuannya agar menggairahkan UMKM ditengah-tengah kelesuan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Sementara itu, Rino Sugiarto, salah seorang peternak yang produksi telurnya dibeli Yayasan HBK PEDULI menyebut bahwa program aksi kemanusiaan yang digagas HBK dengan membeli telur dari para peternak lokal sebagai hal yang sangat luar biasa.

“Program beliau yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat kecil dibawah telah berdampak langsung kepada kami para peternak kecil yang menggeluti usaha ternak ayam,” katanya.

Rino mengungkapkan bahwa program sosial kemanusiaan anggota DPR RI yang dikenal sebagai Samurainya Prabowo Subianto ini telah membuat para peternak ayam petelur di Lombok Timur kini menjadi sangat bersemangat.

“Kami sekarang tidak perlu pusing-pusing lagi mau jual telur produksi kami kemana,” tuturnya.

Berita Terkini

Peringati HUT Ke-60, IKKT Pragati Wira Anggini Gelar Seminar Kesehatan dan Doa Bersama Lintas...

Jakarta, sumbawanews.com - Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya yang ke-60, IKKT Pragati Wira Anggini (PWA) menyelenggarakan Seminar Kesehatan dan Doa Bersama Lintas Agama...

DPO Narkoba Malaysia Dikejar Bareskrim

Sumbawanews.com,- Bareskrim Polri menetapkan dua warga negara Malaysia sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus penyelundupan narkoba skala besar dari Malaysia ke Indonesia. Keduanya,...

Jaringan Cendekiawan Muda Kecam Pembubaran Diskusi Menteri di UGM

Sumbawanews.com,- Kampus harus tetap menjadi ruang aman bagi dialektika intelektual—begitu tegas pernyataan Jaringan Cendekiawan Muda (JCM) menanggapi pembubaran paksa diskusi bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa...

AS dan Iran Capai Gencatan Senjata Sementara, Selat Hormuz Dibuka Kembali

Sumbawanews.com,- Washington — Amerika Serikat dan Iran secara resmi mengumumkan gencatan senjata sementara setelah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) berisi 14 poin kesepahaman untuk...

Berita Utama