Home Blog Page 2458

IKLS Berbagi Targetkan 20 Ribu Warga Terdampak Covid-19

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Sebagai wujud perhatian, Ikatan Keluarga Lombok Sumbawa (IKLS) meluncurkan program “IKLS Berbagi” yang dimulai oleh ketua IKLS Abdul Rafiq bersama pengurus pada Senin (16/8) di Sekretariat IKLS, Gang Hijrah III, Desa Uma Beringin, Kecamatan Unter Iwes. Melalui program tersebut, IKLA menargetkan sasar sedikitnya 20 ribu paket sembako untuk dibagikan.

“berbagi memiliki makna yang sangat luas. Bukan saja membantu pemerintah dalam meringankan beban masyarakat dengan membagikan sembako, tetapi semua hal positif lainnya. Seperti membagikan masker, minyak kayu putih, dan vitamin adalah kebutuhan ditengah pandemi Covid-19,” kata Abdul Rafiq, yang juga ketua DPRD Kabupaten Sumbawa.

Dikatakan, IKLS akan menjalankan program tersebut hingga batas waktu yang belum ditentukan, dengan target sedikitnya 20 ribu sasaran. “Kami targetkan 20 ribu sembako. Saya optimis karena tidak ada batas waktu di sini. IKLS tetap menjalankan programnya sampai waktu tidak ditentukan. Baik, selama Covid ini masih ada maupun sudah hilang nantinya” Imbuhnya.

Ia mengajak pihak lain, baik sebagai individu maupun lembaga yang memiliki kelebihan secara finansial dan memiliki visi yang sama, dapat berbagi melalui IKLS. “Teman-teman yang memiliki kelebihan rezeki juga bisa berbagi melalui IKLS. Banyak rencana kegiatan yang ingin dilakukan IKLS. Namun karena ada pembatasan akibat Covid-19, sehingga rencana tersebut ditunda,” tuturnya.

Ia berharap, bantuan paket sembako, dapat meringankan beban warga yang berada ditengah pandemi covid-19. “Saya berharap jangan dilihat dari sembakonya tapi lihat dari niat. Bapak, ibu mungkin bisa membeli sembako, tapi lihat ketulusan teman-teman IKLS untuk bisa berbagi. Saya yakin kegiatan kecil yang dilakukan akan ada pengaruh, motivasi ke masayarakat luas. Terimakasih rekan pengurus, ide-ide cerdas nya yang sangat kreatif saya sangat bangga. Ini bukan yang terakhir tapi yang pertama. InsyaAllah akan ada IKLS berbagi lainnya,” ucapnya menutup.

Muhur, warga Brang Biji yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek menyampaikan terimakasih atas bantuan sembako yang diberikan. Sebab tukang ojek merasa sangat terdampak akibat pandemi Covid-19 dan pendapatannya jauh berkurang.

“Terima kasih kepada ketua Rafiq dan IKLS yang telah peduli dengan kesulitan kami saat ini. Saya yang bekerja sebagai tukang ojek Sekarang paling banyak mendapat penumpang 20 orang dalam sehari, biasanya dulu bisa 60 orang. Ini belum untuk beli minyak. Saya bersyukur bisa dibantu, terimakasih IKLS,” katanya.

Nuraini warga Uma Sima yang sehari-hari tukang cuci juga menyampaikan hal senada. “Saya sehari-hari tukang cuci, suami buruh di pasar. Ada dapat bantuan pemerintah, tapi dengan adanya bantuan dari IKLS ini juga sangat membantu kita,” ucapnya. (Ruf)

Pertama Kali, Hendy Siswanto Jadi Komandan Upacara HUT RI di Pemkab Jember

Jember.Sumbawanews.com – Untuk pertama kalinya Hendy Siswanto memimpin Upacara Bendera sebagai Komandan Upacara Bendera HUT RI di Pemkab Jember.

Sejak menjabat menjadi Bupati Jember pada 26 Februari lalu, ini adalah kesempatan pertama sebagai Pemimpin Daerah menjadi Komandan Upacara peringatan Hari Kemerdekaan di tingkat kabupaten.

Di usianya yang ke-59 Hendy Siswanto nampak gagah berdiri diatas mimbar pemimpin upacara.

“Ini momen pertama kali buat saya, dan saya sangat terharu. Secara pribadi ini menjadi tanggung jawab yang besar bagi masyarakat Jember,” kata Hendy dengan suara bergetar.

Hendy sangat menghormati siapapun yang menjadi Komandan Upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Dan, kali ini ia sendiri yang menjadi Komandan Upacara.

“Menjadi seorang komandan upacara merupakan tanggung jawab yang tidak bisa diabaikan begitu saja. Dan saya yakin Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh akan sukses ke depan,” kata Hendy.

Dalam upacara tersebut Forkopimda Kabupaten Jember hadir lengkap. Upacara bendera dalam memperingati HUT RI ke-76 di Alun-alun Kota Jember tepat tanggal 17 Agustus 2021 pukul 07:00 WIB.

Momen itu terasa istimewa, sederhana dan penuh makna di tangah-tengah Jember sedang berjuang melawan Covid-19. Pemerintah Pusat telah menetapkan tema memperingati Hari Kemerdekaan tahun ini dengan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.

Segala cara telah ditempuh oleh pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Saat ini sedang gencarnya dilakukan vaksinasi secara massal menuju kekebalan kelompok. Di Jember targetnya mencapai 1.900.000 jiwa. Peta sebarannya menunjukkan penurunan, meski pelan.

Namun demikian, Hendy mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan tetap maksimal dalam upaya pencegahan. Saat ini kondisi Jember berada tetap di level 3, belum turun seperti yang diharapkan.

Upacara bendera peringatan HUT RI kali ini dilaksanakan secara langsung dengan petugas Paskibraka sebanyak 70 orang (3 cadangan). Diikuti secara virtual oleh kecamatan se-Kabupaten Jember. (To2)

Sambut HUT Ke-76 RI, Satgas TNI Yonif 751 Berbagi Kebahagiaan Kepada Siswa-Siswi

(Jayawijaya-Papua). Dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021, Satgas TNI Yonif RK 751/VJS mengunjungi Madrasah Ibtida’iyah Merasugun Asso, Distrik Walesi, Kab. Jayawijaya, Papua, Senin (16/8/2021).

 

Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P., menyampaikan bahwa maksud kedatangan anggota Satgas kali ini adalah untuk membagikan bantuan berupa tas sekolah, buku, dan alat tulis kepada seluruh siswa dan siswi Madrasah Ibtida’iyah Merasugun Asso, Distrik Walesi.

 

Rombongan Satgas Yonif RK 751/VJS yang dipimpin oleh Komandan Kompi Garuda Lettu Inf Gerrydion Oscar Aritonang diterima langsung oleh Ibu Ariyanti S.Pd. selaku Kepala Sekolah Madrasah Ibtida’iyah Merasugun Asso.

 

Kegiatan ini merupakan wujud perhatian Satgas Yonif RK 751/VJS kepada generasi muda Papua agar mereka semakin bersemangat dalam belajar.

 

Kepala sekolah Madrasah Ibtida’iyah Merasugun Asso Ibu Ariyanti S.Pd mengucapkan terimakasih kepada Satgas Yonif RK 751/VJS.

 

“Kami dari pihak sekolah sangat berterimakasih atas apa yang sudah diberikan oleh bapak-bapak TNI kepada siswa-siswi kami, semoga dengan perlengkapan sekolah baru yang mereka dapatkan, bisa menambah motivasi mereka untuk lebih giat belajar,” ujarnya.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Pasiter Satgas Letda Inf M. Ali Sirait, dan para Dewan Guru Madrasah Ibtida’iyah Merasugun Asso. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS)

RAPI Sumbawa Peroleh Penghargaan Pemkab di HUT RI KE-76

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Relawan Radio Antar Penduduk (RAPI) 06 wilayah Kabupaten Sumbawa, memperoleh penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa, pada Perayaan HUT Kemerdekaannya RI ke-76 di halaman kantor Bupati Sumbawa. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi RAPI selama pandemi covid-19 yang telah mendukung dan memfasilitasi alat komunikasi antar daerah blank spot (titik/tempat kosong).

Atas penghargaan tersebut, Ketua RAPI Sumbawa, Dr. Syafruddin, SE, MM menyampaikan, dimasa akan datang, RAPI Sumbawa tetap akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan bantuan komunikasi pada daerah blank spot di Kabupaten Sumbawa. “Penghargaan ini tentu membuat RAPI lebih termotivasi memberikan kontribusi bagi pengembangan dan kemajuan daerah,” ucapnya.

Dikatakan, RAPI Sumbawa tetap berkomitmen memberikan bantuan komunikasi dan informasi mainstream untuk mendukung program-program pemerintah daerah dan pusat. sehingga dapat berjalan lancar dan sukses.

“RAPI selalu siap mendukung dan bekerjasama dengan pemerintah dalam penanganan dan penanggulangan bencana,” katanya.

Ia berharap, seluruh pemerintah desa, terutama yang berada di daerah blank spot, dapat menggunakan radio. Sehingga lebih mudah dalam berkomunikasi dan berkoordinasi antar sesama aparatur desa.

“Kita juga berharap semua pemerintah Desa se-kabupaten sumbawa bisa menggunakan radio dalam mengefektivkan koordinasi dan konsultasi dengan aparaturnya, seperti kepala dusun dan sebagainya,” ujar dia.

Ikut hadir menerima piagam penghargaan antara lain wakil ketua I Dr. Rusdianto AR, M.Pd, dan sekretaris Adrian Yunior. serta istri dan anak almarhum R. Arif Supriyanto, S.Sos., yang telah berdedikasi sebagai relawan Radio antar Penduduk (RAPI) 06 wilayah Kabupaten Sumbawa. (Using)

Panglima TNI Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci di TMPN Kalibata

(Puspen TNI). Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo didampingi Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, bertempat di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (17/8/2021) dini hari.

 

Apel yang dimulai pukul 24.00 WIB ini merupakan acara tahunan yang dilaksanakan menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dalam rangka mengenang jasa-jasa para pahlawan kemerdekaan.

 

Dalam masa pandemi Covid-19, Apel Kehormatan dan Renungan Suci dilaksanakan mengikuti protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak. Hal ini berlaku terhadap seluruh peserta apel.

 

Selain Menteri Kabinet Indonesia Maju, Kapolri, Para Kepala Staf Angkatan, Apel Kehormatan dan Renungan Suci tahun 2021 dalam rangka memperingati HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, juga dihadiri pula oleh pejabat tinggi negara lainnya.

SETAHUN SUB HOLDING PERTAMINA, APA KABAR?

Oleh : Salamuddin Daeng

Sudah hampir setahun perjalanan waktu yang telah dilalui dalam proses sub holding pertamina. Anak anak perusahaan Pertamina dipisahkan dari induknya. Maksudnya supaya bisa diprivatisasi atau dijual sebagian sahamnya kepada publik. Cara jualnya adalah melalui IPO di bursa saham. Induknya pertamina tidak bisa diprivatisasi karena dilarang oleh konstitusi.

Sub holding Pertamina telah menjalar ke PLN. Anak anak perusahaan PLN akan dipreteli untuk digabungkan dengan anak perusahaan Pertamina dalam skema sub holding. Kali ini yang diembat adalah unit usaha PLN di bidang energi terbaharukan yakni pembangkit geotermal. PLN meradang ! karena bagi PLN memiliki pembangkit energi terbaharukan adalah bagian dari prestasi PLN dalam mengejar target bauran energi. Kehilangan pembangkit geotermal adalah musibah bagi PLN. Perusahaan ini selalu menjadi sasaran kampamye negatif oleh organisasi lingkungan karena dianggap tidak komitmen pada transisi energi. Apesnya justru dalam skema sub holding ini malah pembangkit terbaharukan diembat oleh pihak lain. Padahal nanti capaian perusahaan dalam bauran energi akan menjadi standar bagi PLN dalam bidang keuangan, dalam mendapatkan pinjaman murah, investasi baru dan lain sebagainya.

*APA MAUNYA PARA MENTERI?*

Sub holding anak perusahaan pertamina dan juga akan mengambil anak perusahaan PLN tujuannya adalah mencari uang. Saya rasa ini tujuan pokok. Sepertinya ini tujuan paling utama. Setelah sub holding uang diharapkan akan datang baik melalui utang baru, investasi baru dan hasil jual saham. Semua di-angan angan akan dapat uang besar. Khayalan pemerintah ini tampaknya didasarkan pada asumsi bahwa aset perusahaan migas pasti laku kalau dijjual atau banyak pembelinya. Jika swasta diberi peluang masuk dalam bisnis Pertamina maka banyak pemilik uang/modal yang akan menetes air liurnya. Mereka akan berbondong bondong membeli saham anak perusahaan pertamina yang di IPO nantinya.

Sehingga sub holding menyasar usaha hulu pertamina atau usaha dibidang ekplorasi dan ekploitasi minyak atau menyedot minyak dari dalam bumi. Di masa lalu usaha penyedotan minyak ini adalah sumber uang yang paling menggiurkan. Perusahaan asing selama ratusan tahun menyedot minyak di Indonesia. Sekarang banyak perusahaan asing sudah kabur dalam bidang ini. Blok minyak mereka dibeli oleh pertamina. Pertamina membelinya kepada pemerintah. Diantaranya blok mahakam, blok rokan, ONWj dll. Nah setelah dibeli Pertamina blok blok ini yang dikerjakan anak perusahaan pertamina akan di sub Holding dan selanjutnya di IPO. Aset anak perusahaan di bagian hulu ini sangat besar. Aset yang besar ini diharapkan bisa laku dijual demi dapat cuan.

Lalu kelompok kedua adalah kilang kilang pertamina. Sama dengan hulu, kilang meskipun usianya sudah tua tapi ini adalah aset yang bernilai ekonomi besar. Masih menghasilkan banyak uang. Swasta pasti tertarik menanamkan cuan disini. Demikianlah yang diangankan para menteri. Selama ini kilang sulit dapat modal. Kilang tidak terbangun dan tidak berkembang. Segitu gitu saja dari dulu. Kemarin beberapa waktu lalu kilang pertamina terbakar secara beruntun, mulai dari kilang balikpapan, diikuti kilang balongan lalu selanjutnya kilang cilacap. Ribuan orang diungsikan dan tedapat korban jiwa dalam kejadian ini. Kilang kilang tua ini akan disub holding dengan harapan dapat cuan, uang masuk dan saham laku keras. Demikian angan angan para menteri dalam urusan kilang ini.

Tidak sebatas itu usaha pertamina di bidang pembangkit listrik geotermal menjadi alat mencari cuan ditengah krisis dan pandemi copid. Dalam hal ini PLN keserempet. Aset pembangkit geotermalnya direnggut, untuk dijual ketengan bersama pembangkit geotermal pertamina yang dikelola PGE. PLN meradang karena bisa kehilangan prestasi dibidang bauran energi. Sementara pembangkit terbaharukan lainnya milik PLN seperti PLTA sulit dibangun karena diperas pajak macam macam termasuk pajak air. Aset pembangkit PLN ini akan diserahkan pada PGE untuk dijual ketengan kepada investor. Ini mungkin diharapkan para menteri Jokowi agar dapat cuan besar dari isue perubahan iklim. Aset geotermal ini mungkin akan dijadikan umpan cacing menarik uang dari kesepakatan COP 26 skotlandia. Tapi apa benar caranya dengan menjual pembangkit secara ketengan begitu bisa dapat cuan?

*APAKAH SETAHUN SUDAH ADA HASIL?*

Coba cari jawabannya, tampaknya para menteri Presiden Jokowi senangnya cuap cuap saja, biar dikira kerja oleh presiden. Tapi hasil kerjanya kagak ada. Sebagai bukti saya tidak melihat prestasi mereka dalam mengatasi kebangkutan Garuda. Ya ujung ujungnya garuda akan disuntik oleh APBN. Tidak ada terobosan dalam mengatasi kebangkrutan BUMN karya, dan menyelamatkan keuangan BUMN holding tambang yang uangnya kesedot beli saham Rio Tinto di Freeport grasberg Papua dan puluhan BUMN lainnya sekarang di ujung tanduk tersandera utang besar.

Kita perhatikan menteri Jokowi dalam hal ini menteri BUMN cuma gonta ganti pejabat komisaris BUMN, menempatkan orang dalam lingkaran pendukung kekuasaan di posisi penting di BUMN. Tapi hasilnya apa? Di depan mata mereka hanya menonton BUMN berguguran satu persatu dihantam krisis dan ekonomi copid 19. Tidak ada langkah terobosan. Langah mereka muter muter dalam lingkaran, gak punya jalan keluar. Lalu bikin khayalan sub holding, jual ketengan anak perusahaan Pertamina untuk dapat cuan. Tapi langkah tehnisnya tidak jelas. muter muter, bingung.

Padahal sub holding sudah hampir setahun berjalan sejak ditetapkan, tapi ternyata tak bisa dilaksanakan. Mereka para menteri hanya bermain main wacana tapi tak tampak eksekusinya. Boro boro mau dapat cuan dari sub holding, yang ada saja gak bisa dipelihara, pertamina secara perusahaan cuma bisa untung seupil, penjualan menurun, kinerja keuangan memburuk, walaupun laporan keuangannya mantap dan mentereng. Pertamina dikekuarkan dari JP morgan indek karena tidak aman untuk investasi. Bagaimana menjual anak perusahaan yang tidak dijaga dengan benar? Diacak acak penguasa saban hari, jadi sapi perahan melalui kebijakan acak adul, tumpang tindih dan berubah ubah. Tergantung hitungan mimpi?.

Diduga Korban Pembunuhan, Jasad Wanita Tua Ditemukan Di kebun.

Utan — Diduga korban pembunuhan, SR (60 ) berjenis kelamin wanita warga desa Tengah kecamatan Utan kabupaten Sumbawa di temukan tergeletak tak bernyawa pada senin pagi (16/8)  sekitar pukul 09.00 WITA.

Kondisi korban luka parah, pergelangan tangan putus, di leher terdapat luka menganga. Sontak penemuan mayat tersebut mengegerkan warga setempat.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Akmal Novian Reza, S.IK yang dikonfirmasi mengatakan, korban meninggalkan rumah pagi hari untuk mencari asam di kebun jagung miliknya yang berjarak sekitar 50 meter. Korban saat itu seorang diri karena suaminya terbaring sakit di rumah. Tak lama kemudian, cucu korban menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa. Tubuhnya bersimbah darah, Pergelangan tangannya putus, dan lehernya mengalami luka terbuka.

Pihaknya bersama Polsek Utan yang mendapat laporan langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan Olah TKP. Di lokasi ditemukan buah asam di dalam kantong plastic yang baru dipetik korban, dan alat untuk menggali tanah.

Dari luka-luka di tubuhnya, dapat dipastikan bahwa SR adalah korban pembunuhan. Untuk mengidentifikasi lebih lanjut, jasad korban dititipkan di Rumah Sakit guna kepentingan otopsi.

Sejauh ini pelaku masih dalam penyelidikan, demikian pula dengan motifnya. “Semoga kejadian ini segera terungkap”, tandas Kasat Reskrim.

Jamaah Masjid Besar Al- Ihsan Alas, Gelar Doa Dan Zikir, Peringati Hari Kemerdekaan RI 76

Alas — Peringatan perayaan kemerdekaan republik Indonesia ke 76 tahun ini terasa berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya. Tidak ada lomba gerak jalan, tarik tambang, lomba makan kerupuk dan lomba tujuh belasan lainnya. Hal ini di lakukan untuk menekan penyebaran wabah covid 19.

Jamaah Masjid Besar Al – Ihsan kecamatan Alas, bersama camat Alas Muhammad Lutfi Makki S.Pd. M.Si sehabis sholat magrib malam ini (16/8 ) gelar Doa dan zikir dalam rangka peringati HUT RI ke 76.

Menurut Lutfi Makki camat Alas, upaya ikhtiar dan doa terus di panjatkan agar segala wabah dan pandemi corona berlalu. “Ikhtiar kita dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga penyebaran wabah corona dapat kita cegah”. Ungkap Lutfi Makki.

Perjuangan merebut kemerdekaan dari tangan penjajah, sangat besar peran ulama. ” Sepatutnya kita terus melanjutkan perjuangan para ulama- ulama  ” tegas camat Alas.

Camat Alas mengajak segenap komponen  untuk bahu membahu menekan penyebaran corona yang sampai saat ini belum di temukan obatnya.  ” kita berdoa bersama semoga wabah ini dapat segera di tanggani sehingga aktivitas, baik ekonomi maupun keagamaan berjalan seperti biasa”. Harap Lutfi Makki dengan di Amiin kan oleh seluruh jamaah.

 

 

Suntikan Vaksinasi Kemerdekaan Kodim 1607/Sumbawa Lampaui Target

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Sebagai bentuk Peran Serta Kodam IX/Udayana di wilayah Bali, NTB, NTT, Kodim 1607/Sumbawa menggelar Serbuan Vaksinasi Covid-19 bertempat di Makodim 1607/Sumbawa, Senin (16/08). Dari vaksinasi tersebut, sebanyak 1.674 orang di berikan suntikan vaksin, dari 1.500 orang yang ditargetkan sebelumnya.

“kita utamakan untuk Dosis II (dua) bagi masyarakat, terutama masyarakat yang berusia diatas 50 tahun. Target kita sampai dengan 1.500 orang, namun melihat antusias masyarakat yang datang, Alhamdulillah melebihi target yakni 1.674 orang dapat kita Vaksin,” kata Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr (Han) saat diwawancarai di lokasi kegiatan.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut digelar dalam menyambut HUT RI Ke-76. “(kita) gelar Vaksinasi Kemerdekaan. dimana sesuai dengan tugas dari Komando Atas, TNI mendorong dengan melaksanakan Serbuan Vaksinasi di wilayah masing-masing,” ucapnya.

Disebutkan, Serbuan Vaksinasi tersebut juga merupakan upaya Kodim 1607/Sumbawa dalam memberantas penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sumbawa. Serta Untuk tercapainya kekebalan imunitas atau herd immunity serta mengurangi angka penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Sumbawa.

“Dalam mendukung program ini kami menggelar layanan Vaksin di Kodim 1607/Sumbawa yang bekerja sama dengan 4 UPT Puskesmas yakni UPT Puskesmas Unit I Seketeng, UPT Puskesmas Unit II Brang Biji, UPT Puskesmas Inter Iwes dan UPT Puskesmas Labuhan Badas,” kata Dandim.

Dandim menambahkan, selama pelaksanaan vaksinasi diterapkan alur seperti proses vaksinasi lainnya, mulai dari proses pendaftaran, screening, Suntikkan, hingga observasi, melalui puskesmas masing-masing. Agar masyarakat dapat berlaku tertib dan tetap patuhi Protokol Kesehatan.

“Penerima vaksin diatur sesuai dengan Puskesmas masing-masing. Masyarakat kita berikan nomor pendaftaran, diatur sambil menunggu untuk di vaksin,” ujar Dandim.

Dandim menegaskan apabila masyarakat taat akan Protokol Kesehatan sesuai yang dianjurkan Pemerintah dan Program Vaksinasi di seluruh Indonesia tercapai, masyarakat akan tercegah dari Virus Covid-19. “Kami yakin, kita dapat bersama-sama menekan penularan Virus Covid-19 dengan tetap patuh dan taat akan Prokes sesuai anjuran Pemerintah. Serta bagi masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin, jangan kendor dan agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Letkol Kav Rudi Kurniawan, S.Sos, M.Tr(Han). (Using)

Berita Terkini

AS-Iran Damai, HNW Minta Dunia Fokus pada Gaza

Sumbawanews.com,- Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mendukung kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang dirintis oleh Pakistan, Qatar, dan Arab Saudi....

Eropa Luncurkan Tank Termahal Dunia, Harga Capai Rp430 Triliun

Sumbawanews.com,- Paris — Di tengah pameran pertahanan terbesar Eropa, Eurosatory 2026, sebuah tank tempur generasi baru resmi diperkenalkan sebagai simbol ambisi militer benua itu...

Perampokan Sadis di Menteng, Korban Ditusuk Tujuh Kali

Sumbawanews.com,- Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, menjadi saksi kekejaman yang tak terduga saat seorang pria menjadi korban serangan brutal dalam perampokan berdarah pada Selasa, 16...

Projo: Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa Tanda Kemajuan Hukum

Sumbawanews.com,- Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh KPK menjadi indikasi kuat bahwa proses hukum di Indonesia semakin berjalan tanpa pandang bulu. Organisasi Projo,...

Berita Utama