Home Blog Page 2459

*KEMANA DANA COVID MENGALIR ? EKONOMI KOK LOYO?*

Oleh : Salamuddin Daeng

Covid adalah proyek raksasa, mega proyek yang menelan anggaran yang besar, belanja pemerintah yang sangat besar. Ini untuk pertama kali sepanjang sejarah pemerintah membelanjakan uang negara dalam jumlah jumbo untuk satu kegiatan yakni penanganan covid 19.

*Menurut kementerian Keuangan total anggaran untuk penanganan COVID-19 pada tahun 2020 mencapai Rp677,2 triliun.* Dana tersebut digunakan untuk berbagai keperluan yang dikait kaitkan dengan covid. Dilalah jaman sekarang semua bisa dikaitkan dengan covid. Maka jadilah negara covid atau ekonomi covid (ekocov). Anggaran covid akan semakin membesar setiap tahun, sampai 2025 mendatang.

Dari mana datangnya anggaran ini? Bagaimana pemerintah bisa punya uang sebesar ini? Uang ini didapatkan dari hasil utang, menjual surat utang pemerintah.

*Sepanjang tahun 2020 utang pemerintah bertambah Rp1190 triliun, meningkat sebesar 199 % lebih dibandingkan tahun sebelumnya sebelum Covid datang*. Sepanjang hidup bangsa ini belum pernah mengambil utang sebesar ini hanya dalam setahun. Itu kira kira hampir setara dengan 2 kali utang 30 tahun pemerintahan Suharto dengan tingkat pengukuran kurs saat ini.

Sebagian besar utang diberikan oleh BI. Dari mana BI dapat uang? BI menjadi makelar terbesar menjual surat utang pemerintah. Pemerintah dapat uang, BI dapat untung. Tambahan utang tahunan Pemerintah Ini setara dengan dua kali BLBI/KLBI yang terjadi pada masa krisis moneter 97/98 senilai Rp. 630,13 triliun. Harus dicatat bahwa utang pemerintah kepada BI selaku makelar penjualan surat utang pemerintah ini masih diangsur oleh APBN sampai dengan saat ini, dan belum tau sampai kapan bisa lunas.

Lalu uang ini digunakan untuk segala keperluan yang berkait dengan covid 19. Konon katanya agar ekonomi terap tumbuh. Namun sepanjang tahun 2020 ekonomi Indonesia negatif, Indonesia mengalami resesi selama 4 kwartal berturut turut. Dana covid tidak sampai pada sasaran dan tujuan. Dana habis tapi tak berasa. Dana habis tapi tak tau siapa yang makan. Konon katanya untuk mengobati pasien covid, membiayai rumah sakit, membiayai tenaga kesehatan, mengongkosi para dokter, membeli vaksin, pengadaan obat (meski covid belum ada obatnya). Namun anehnya semua tak membawa dampak pada ekonomi.

Padahal dengan belanja sebesar itu ekonomi pasti melompat, paling tidak sektor kesehatannya melompat, mulai dari rumah sakit, pabrik obat, perusahaan Aleks, perusahaan vaksin, distributor vaksin, tenaga kesehatan, semuanya menjadi motor penggerak ekonomi covid. Namun pergerakan ekonomi di sektor kesehatan pun tampaknya tidak terlihat. Walaupun ada peningkatan keuntungan rumah sakit ratusan persen, namun tidak menjadi stimulus significant bagi ekonomi covid.

Mengapa ini bisa terjadi? Salah satu masalah adalah transparansi dana covid. Mestinya penggunaan dana ini telah ter digitalisasi secar penuh. Siapa terima berapa? Pasien terima berapa? Rumah sakit terima berapa? Pasien covid terima berapa ? Perusahaan vaksin terima berapa? Petugas pelaksana protokol kesehatan terima berapa? Semua mestinya secara kasat mata, sekali ketik di Google langsung publik tau. Kapan ya ? Anggaran yang inclusive terbuka dan transparan serta partisipatif, maka ekonomi akan tumbuh.

UNSA Lonching KKN-GR Relawan Covid-19

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Universitas Samawa (UNSA) melonching relawan Covid-19, bagian dari pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata Gotong Royong (KKN-GR). Kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan dari amanat pelaksanaan hibah program Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) 2021, dari FRI bersama Kemenko PMK-RI.

“Tadi kita lonching relawan Covid-19. Kita lepas sebanyak 15 orang (mahasiswa) relawan, dari peserta KKL,” kata Dr. Syafruddin,MM., Rektor Universitas Samawa di ruang kerjanya, Sabtu (14/08).

Ia berharap, agar 15 mahasiswa yang menjadi relawan tersebut, dapat dibekali kemampuan oleh Satgas Covid-19. “Jadi harapan kita, agar relawan ini disentuh oleh Satgas, mereka dibekali, dituntun. Kita hanya membentuk kelompoknya saja. Tapi teknis penanganan, ya butuh pelatihan,” ucapnya.

Bahkan, jika telah mendapatkan bekal pengetahuan dan pengalaman sebagai relawan Covid-19, Universitas Samawa tidak menutup kemungkinan akan terus diperbantukan dalam, bila diperlukan. “Bahkan mungkin setelah KKL mereka bisa terus jadi relawan selama Covid-19 ini,” ujarnya.

Dijelaskan, program tersebut sebagai Program Kemanusiaan sebagai wujud nyata kampus, ikut membantu pemerintah dengan Menginisiasi pembentukan komunitas relawan muda pencegahan Covid-19. Sehingga dapat melakukan edukasi pencegahan Covid-19 dari mahasiswa peserta KKN sebagai bagian dari Indonesia Melayani, Tertib, Bersih, Mandiri dan Bersatu. (Using)

Universitas Samawa Peroleh Hibah GNRM dari FRI bersama Kemenko PMK-RI

Sumbawa Besar, Sumbawanews.com – Universitas Samawa (UNSA) berhasil mendapatkan hibah program Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) 2021, berdasarkan surat Forum Rektor Indonesia (FRI) Nomor 057/IT3/TU/FRI/2021 tanggal 22 Juni 2021. Hibah tersebut didapatkan setelah bersaing dengan 189 proposal dari 109 perguruan tinggi negeri dan swasta yang diajukan Forum Rektor Indonesia (FRI) selaku panitia seleksi.

“Jadi KKL tahun ini, ditengah pandemi covid-19, kebetulan Kita memenangkan hibah Kuliah Kerja Nyata Gotong Royong (KKN-GR). Dengan tema revolusi mental kerjasama Forum Rektor Indonesia dengan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan,” kata Dr. Syafruddin,MM., Rektor Universitas Samawa di ruang kerjanya, Sabtu (14/08).

Diungkapkan, dengan hibah yang diperoleh tersebut, maka Universitas Samawa berkewajiban melakukan kegiatan seperti yang ditentukan oleh FRI. “Jadi kegiatannya, ya termasuk apa yang di gariskan oleh forum rektor sebagai lembaga pelaksana program di tingkat pusat,” jelasnya.

Disebutkan, Universitas Samawa menjadi satu-satunya universitas yang mendapatkan hibah tersebut di NTB. “Diberikan ke kampus yang memang dilombakan kemarin. UNSA dapat, di NTB kita sendiri yang dapat. Jadi ada program dan dana. Sehingga sebagai penanggung jawab, ya melaksanakan sesuai apa yang di gariskan oleh forum rektor,” ucapnya.

Dijelaskan, salah satu bentuk penerapan tanggungjawab dari hibah tersebut, Universitas Samawa telah melonching relawan Covid-19. Termasuk kegiatan-kegiatan virtual, dan rangkaian kegiatan lainnya.

“Disamping program-program kemandirian lokal kita. Seperti ada permintaan desa yang mau menggunakan tenaga pengabdian mahasiswa lewat program ini, ya kita akan layani. Sehingga tematik dari program ini, juga Ditambah dengan ide-ide aksidental masyarakat Sumbawa, selama itu memang mampu dilakukan oleh mahasiswa,” jelasnya.

Universitas Samawa terdaftar sebagai salah satu dari 55 universitas yang mendapatkan hibah.

Diketahui, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Forum Rektor Indonesia (FRI), tahun ini kembali mengadakan kerjasama untuk Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) Melalui Partisipasi Masyarakat Tahun 2021.

Kegiatan ini secara detail akan dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi (PT) anggota FRI. Peran aktif PT sebagai bagian dari masyarakat, berkontribusi besar untuk menghasilkan output nyata pada lima dimensi gerakan melalui program/kegiatan yang yang mengacu pada nilai-nilai Integritas, Etos Kerja, dan Gotong Royong.

Kriteria pelaksanaan kegiatan GNRM diutamakan untuk kegiatan-kegiatan yang mengangkat nilai-nilai integritas, etos kerja, dan gotong royong. Kegiatan yang akan diajukan merupakan kegiatan yang sudah terprogram/kegiatan reguler yang berkesinambungan (sustainable program) di tingkat Perguruan Tinggi masing-masing.

Sejak diluncurkan pada awal bulan Juni 2021, program ini mendapat sambutan hangat dari PT anggota FRI. Sejumlah proposal diajukan dengan berbagai lingkup kegiatan, mulai dari KKN-Gotong Royong, Kampus Mengajar, Wirausaha Desa, Proyek Kemanusiaan, Proyek Mahasiswa Baru, Kompetisi/Lomba, hinga Aksi Nyata/kegiatan lain yang relevan. (Using)

 

Panglima TNI : TNI-Polri di Babel Harus Bekerja Spartan

Sumbawanews. Com, – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin rapat terkait penanganan Covid-19, yang diikuti oleh jajaran Forkopimda Kepulauan Bangka Belitung dan dilanjutkan pengecekan Aplikasi Silacak di Mapolda Bangka Belitung, Sabtu (14/8/2021).

Kegiatan diawali dengan penjelasan Gubernur Bangka Belitung (Babel) Dr. H. Erzaldi Rosman, S.E., M.M., terkait strategi penanganan Covid-19 diwilayah Babel.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Panglima TNI atas perhatiannya mengirimkan bantuan alat kesehatan dan oksigen konsentrator. Di Babel, sinergi TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dalam menangani Covid-19 sangatlah baik,” ujar Gubernur Babel.

Panglima TNI menyambut dengan baik terkait sinergi yang telah terjalin dengan baik di Babel, dan Panglima TNI berharap hal tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Lebih lanjut Panglima TNI menjelaskan bahwa sesuai arahan Presiden Jokowi, agar setiap elemen saat ini harus berupaya menurunkan indeks mobilitas, memasifkan pelaksanaan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) serta menggencarkan serbuan vaksinasi. “Saya minta Pangdam dan Kapolda bekerja keras agar tracing kontak erat, dan harus menangani Covid-19 di Babel ini dengan Extraordinary,” tegasnya.

Panglima TNI menekankan, para petugas dilapangan harus melaksanakan pendampingan bagi para pasien yang melaksanakan Isoman, serta berikan obat dan lakukan pemantauan kondisi dengan rutin. “Perhatikan pasien yang melaksanakan Isoman, jangan sampai menularkan kepada orang lain,” ujarnya.

Panglima TNI menyampaikan akan berusaha mendukung apa yang menjadi kekurangan, obat-obatan, vaksin dan kebutuhan oksigen di Babel, saat ini KRI Semarang telah ditugaskan melaksanakan misi kemanusiaan, membantu pasokan oksigen di wilayah Babel.

Panglima TNI juga menyampaikan bahwa Tracing Kontak Erat yang saat ini di Babel masih minim, harus dilaksanakan dan petugas yang bertugas harus dapat memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat guna melaksanakan tracing kontak erat, guna menyelamatkan nyawa orang lain dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“TNI-Polri harus bekerja Spartan, semangat dan tak kenal lelah berjuang untuk masyarakat, karena memang itu salah satu tugas kita guna menyelamatkan nyawa rakyat. Ingat Covid-19 tidak pernah tidur dan tidak pernah libur,” tegasnya.

Kegiatan dilanjutkan Panglima TNI dan Kapolri meninjau penggunaan dari Aplikasi Silacak yang diawaki oleh 4 Pilar yang bertugas sebagai petugas yang melakukan tracing dilapangan.

Panglima TNI bertanya kepada dokter yang bertugas di 4 Pilar, jika ada kasus konfirmasi positif maka untuk pelaksanaan tracing apa yang perlu dilakukan.

Pertanyaan tersebut langsung dijawab oleh dokter yang bertugas, kami melaksanakan tracing kepada orang yang kontak dengan pasien selama 2 hari sebelum bergejala.

142 Cerita Edukasi Gizi dan Fakta Kental Manis Hasil Karya Guru PAUD Siap Dibukukan

Ketua HIMPAUDI Prof. Dr. Ir. Netty Herawati M.Si

Jakarta-Sebanyak 142 cerita bermuatan edukasi gizi dan fakta kental manis yang ditulis oleh guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) telah terkumpul hingga 31 Juli 2021. Dari total tulisan yang terkumpul, telah terpilih 20 cerita terbaik untuk diseleksi kembali oleh juri yang terdiri dari pegiat literasi Maman Suherman, senior editor dan penulis Harun Mahbub serta Ketua HIMPAUDI Prof. Dr. Ir. Netty Herawati M.Si. Penjurian dilakukan secara live dan dihadiri oleh seluruh peserta pada Sabtu, 14 Agustus 2021.

Penulisan cerita edukasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan kerjasama Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) dengan Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) dalam rangka edukasi untuk meningkatkan literasi gizi untuk masyarakat. Lomba penulisan cerita edukasi gizi dan fakta kental manis ini dimulai sejak Juni hingga Juli 2021. Selama periode tersebut, juga dilakukan sosialisasi gizi,  workshop penulisan hingga pendampingan teknik menulis yang dilakukan secara daring, baik melalui aplikasi pesan grup ataupun melalui ruang-ruang virtual. Sebanyak lebih dari 300 guru PAUD dari seluruh Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ketua HIMPAUDI Prof. Dr. Ir. Netty Herawati M.Si, mengatakan menulis adalah kebiasaan yang penting untuk dilakukan, terutama untuk guru PAUD. “Banyak hal yang bisa ditulis yang sekaligus bisa menjadi media edukasi bagi kita dan bermanfaat untuk anak didik. Saya berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menjadi model kegiatan edukasi dan literasi gizi yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Netty Herawati.

Pegiat Literasi Maman Suherman mengatakan, menulis berbasis data adalah hal yang paling penting buat pendidik. “Saya salut dengan peserta yang bisa menggali fakta dan data tentang kental manis dan kemudian menggabungkan ke dalam cerita fiksi bahkan fabel. Saya yakin, saat ini nanti dibukukan, semua paham bahwa kental manis bukan susu. Ini akan jadi model edukasi yang efektif dan mampu melawan iklan kental manis di televisi yang selama ini telah menggiring persepsi masyarakat,” jelas Maman Suherman.

Ketua Harian YAICI Arif Hidayat mengatakan edukasi gizi dengan media cerita pendek merupakan bagian dari komitmen YAICI dalam upaya meningkatkan pemahaman gizi masyarakat. Sebagaimana diketahui, literasi gizi berbanding lurus dengan kesadaran masyarakat akan asupan makanan bergizi untuk anak. Sementara, pengenalan literasi gizi yang masih rendah di masyarakat telah berdampak buruk, salah satunya menyebabkan hampir 100 tahun Indonesia direcoki oleh informasi yang salah atau iklan yang salah terutama mengenai asupan gizi seperti susu kental manis.

“Selama ini literasi gizi banyak simpang siur atau salah persepsi, yang menganggap susu kental manis itu sebagai minuman bernutrisi.  Padahal faktanya tidak lebih adalah mengandung gula yang cukup tinggi yang tidak lain hanyalah sirup beraroma susu,” katanya. Karenanya, melalui cerita pendek untuk anak dia berharap orang tua nantinya dapat memberikan asupan gizi kepada balita atau anak-anak mereka, yang sesuai dengan apa yang dianjurkan oleh pemerintah ataupun peraturan yang ada di Indonesia. “Jadi, harus sesuai dengan kebutuhan gizi anak-anak, tidak boleh banyak gula,” ujarnya.

Lebih lanjut, Arif mengatakan pihaknya banyak bekerjasama dengan lembaga-lembaga masyarakat dalam rangka menggencarkan literasi gizi dan kebiasaan konsumsi makanan sehat dan bergizi untuk anak. HIMPAUDI sebagai himpunan tenaga pendidik merupakan mitra yang tepat untuk dalam mewujudkan generasi yang sehat dan produktif di masa depan.

HIMPAUDI merupakan kelompok tenaga pendidik yang memegang peranan penting dan menentukan perkembangan anak selanjutnya dengan anggota lebih dari 10 ribu tenaga pendidik yang tersebar di seluruh Indonesia. “HIMPAUDI siap menjadi laskar untuk mengedukasi keluarga dalam upaya menciptakan Jakarta sehat, sejahtera dan Bahagia,” ujar Netty Herawati M.Si.

 

Prajurit TNI Bersama Masyarakat Melaksanakan Pembersihan Kantor Pemerintahan Distrik Walesi

(Jayawijaya-Papua). Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu disambut dengan suka cita oleh segenap warga negara Republik Indonesia, dan dalam pelaksanaannya pun banyak hal yang harus dipersiapkan.

 

Seperti halnya yang dilakukan oleh Prajurit TNI Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS bersama masyarakat Walesi pada Sabtu (14/08/2021) pagi, melaksanakan kerja bakti di Kantor Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

 

Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P. mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut, anggota Satgas TNI bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti berupa penyiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan untuk rangkaian kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih yang berada di Distrik Walesi pada 17 Agustus 2021 mendatang.

 

“Pagi ini Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS bersama masyarakat menggelar kerja bakti pembersihan lingkungan kantor pemerintahan Distrik Walesi, mengingat beberapa hari lagi tempat tersebut akan digunakan untuk kegiatan peringatan detik-detik Proklamasi 17 Agustus,” jelasnya.

 

Kegiatan yang dipimpin oleh Pasiter Satgas Letda Inf M. Ali Sirait, juga dihadiri oleh Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan Tokoh Pemuda Distrik Walesi.

 

“Ini merupakan wujud kepedulian kami Satgas TNI kepada lingkungan, terlebih tempat ini akan digunakan untuk peringatan hari bersejarah Negara kita. Kami menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk hadir bersama-sama disini,”  imbuh Pasiter Satgas.

 

Sementara itu, Kepala Suku Walesi bapak Yohanes Yelipele menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas hadirnya Satgas TNI ditengah masyarakat Walesi.

 

“Saya mewakili warga masyarakat Distrik Walesi menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Satgas Yonif RK 751/VJS yang sudah menyempatkan waktu dan menginisiasi kegiatan ini demi kelancaran peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76 pada 17 Agustus 2021 mendatang,” ungkapnya. (Pen Satgas Yonif RK 751/VJS).

Panglima TNI Tinjau Fasilitas Isoter Pasien OTG Covid-19 di Medan

Sumbawanews. Com, – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meninjau Isolasi Terpusat (Isoter) bagi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di Hotel Soechi, Medan, Sumut, Sabtu (14/8/2021).

Peninjauan yang dilakukan oleh Panglima TNI dan Kapolri tersebut, usai memimpin rapat terkait penanganan Covid-19 dengan Forkopimda Sumatera Utara dan pengecekan Aplikasi Silacak dan Inarisk serta peninjauan vaksinasi di Santika Convention Center Medan.

Dalam peninjaun tersebut, Panglima TNI menyempatkan diri melakukan dialog dengan Bapak dan Ibu yang sedang melaksanakan Isoter. “Sudah berapa lama Bapak dan Ibu melaksanakan Isoter,” tanya Panglima TNI.

“Kami telah menjalani Isolasi Terpusat selama 9 hari, dan dikategorikan sebagai pasien OTG,” jawab salah satu pasien bernama Jemi.

Panglima TNI kembali bertanya “Obatnya sudah dapat ? Lebih enak Isoter atau di Rumah ?”.

“Dirumah saya ada orang tua, saya tidak berani, takut membahayakan mereka,” jawab Jemi pasien Isoter.

Panglima TNI langsung menjawab, Itu jawaban yang benar dan tepat, karena kita harus menjaga keluarga dirumah, tetangga dan orang lain.

Tak lupa pula Panglima TNI menyampaikan agar obat-obatan diminum dengan tepat waktu agar lekas sehat kembali.

“Lekas sehat Bapak dan Ibu, semangat. Keluarga menunggu Bapak dan Ibu untuk sehat kembali,” ucap Panglima TNI.

Panglima TNI : Untuk Menang Perang, Amunisi Harus Cukup

Sumbawanews. Com, – Kita akan memenangkan perang jika kita memahami dan menguasai karakteristik musuh, kekuatan musuh serta kelemahan dari musuh. Tentunya disamping hal tersebut, kekuatan pasukan, logistik dan amunisi kita harus dipersiapkan dengan baik.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat memimpin Rapat terkait penanganan Covid-19 bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang diikuti oleh jajaran Forkopimda Sumatera Utara dan dilanjutkan pengecekan aplikasi Silacak dan Inarisk serta Peninjauan Vaksinasi bagi masyarakat Kota Medan dan sekitarnya, bertempat di Santika Convention Center Medan, Sabtu (14/8/2021).

Kegiatan rapat tersebut diawali dengan kata pengantar dari Gubernur Sumut Edy Rahmayadi terkait dinamika Covid-19 di wilayah Sumut, yang dilanjutkan dengan penjelasan dari Walikota Medan Bobby Nasution tentang sinergi penanganan dan data Covid-19 di wilayah Medan.

“Kita semua mengetahui bahwa covid-19 adalah ancaman global, musuh yang tidak terlihat, maka hal ini menjadi tugas kita semua seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama memutus mata rantai Covid-19,” tegas Panglima TNI.

“Menindaklanjuti arahan dari Bapak Presiden Jokowi, agar segenap komponen bangsa fokus menurunkan indeks mobilitas, meningkatkan testing dan tracing, menyiapkan tempat Isoter (Isolasi Terpusat) dan mempercepat vaksinasi,” ujar Panglima TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa saat ini kita harus beralih ke budaya baru, dengan selalu menggunakan masker dan melaksanakan Isoman (Isolasi Mandiri) saat merasa tidak enak badan.

“Pangdam dan Kapolda agar terus membantu dengan menerjunkan Prajurit TNI dan Anggota Polri untuk membantu Pemerintah untuk menurunkan angka konfirmasi Covid-19 di wilayah Sumatera Utara,” tegas Panglima TNI seraya menekankan agar TNI-Polri bersama Pemerintah dan segenap komponen masyarakat harus terus menegakkan disiplin Prokes.

Panglima TNI juga menekankan bahwa Tracing Kontak Erat harus dilaksanakan. Persiapan Isoter harus dimaksimalkan, tentunya harus dengan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan bagi pasien yang melaksanakan Isoter tersebut baik fasilitas dan obat-obatan pendukung serta vaksinasi harus disiapkan dengan cukup diwilayah Medan sebagai amunisi untuk melawan Covid-19.

Kegiatan dilanjutkan Panglima TNI dan Kapolri meninjau penggunaan dari aplikasi Silacak yang diawaki oleh Babinsa, Babinpotmar, Babinpotdirga dan Bhabinkamtibmas.

Dalam kegiatan ini Panglima TNI mengapresiasi sinergi 4 Pilar yang di pimpin oleh Lurah Mangga, Wandro Malau yang menjelaskan terkait sinergi 4 Pilar dalam penggunaan aplikasi Silacak, bahkan dijelaskan bahwa jika warga yang tidak berkenan di tracing maka rumah dari warga tersebut ditempelkan stiker. Bahkan dijelaskan bahwa 4 Pilar tersebut memasang CCTV untuk memantau para warga yang isoman.

Ini Resep Tubuh Tetap Bugar dan Terhindar Dari Virus Corona Versi Dansatgas Pamtas Yonif 742/SWY

Belu NTT – Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL Sektor Timur mengingatkan personel jajarannya dan masyarakat untuk tetap berupaya menjaga kebugaran tubuh ditengah pandemi Covid-19 karena kondisi tubuh yang lemah rentan terserang virus corona.

Adapun upaya yang bisa dilakukan menurutnya, menjaga protokol Kesehatan (Prokes) dengan melaksanakan prinsip 5M dan 3T, dan yakinkan diri sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19.

“5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas, sedangkan 3T adalah testing atau pemeriksaan, trackind atau pelacakan terhadap orang yang kontak langsung dengan pasien Covid-19 dan treatment yakni pengobatan,” papar Bayu Sigit di sela-sela kesibukannya di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat NTT, Jumat (13/8/2021).

Selain itu, sambungnya, mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti sayur-sayuran dan buah termasuk vitamin sebagai tambahan.

“Jangan lupa olahraga yang cukup minimal 1 jam setiap hari, berjemur dibawah terik matahari sekitar pukul 08.00 atau 09.00 Wita selama 15 sampai 30 menit dan istirahat yang cukup,” tambah pria yang hobby fitness tersebut.

Pihaknya sampai saat ini berupaya untuk melaksanakan beberapa langkah diatas agar aman dari Covid-19. “Terakhir minggu kemarin, Dokter Satgas mengambil sample masing-masing pos dan Mako satu orang untuk melaksanakan Swab Antigen dengan hasil negative.

“Alhamdulillah berkat upaya-upaya itu 400 Prajurit Wira Yudha Sejati aman dari Covid-19 tetap jangan juga untuk berdoa,” ungkapnya.

Alumnus Akmil 2003 itu juga meminta kepada personel pos jajarannya untuk tidak terus mensosialisasikan pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat sehingga masyarakat dengan kesadaran sendiri menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi Covid-19.

Berita Terkini

GTA 6 Belum Rilis, PS5 Pro Jadi Buruan Gamer

Sumbawanews.com,- Meski Grand Theft Auto 6 belum resmi meluncur, antusiasme pemain terhadap game legendaris ini telah memicu lonjakan penjualan konsol—terutama PS5 Pro. Data dari...

Maxim Capai 100 Juta Unduhan, Perkuat Ekosistem Mobilitas Indonesia

Sumbawanews.com,- Delapan tahun sejak peluncurannya pada Juni 2018, Maxim telah menjadi salah satu platform transportasi daring paling dominan di Indonesia, dengan lebih dari 100...

Gelombang Panas Ekstrem Terjang Prancis, Suhu Tembus 40°C

Sumbawanews.com,- Prancis diguncang gelombang panas paling ekstrem dalam beberapa tahun terakhir, dengan suhu udara mencapai angka 40 derajat Celsius di sejumlah wilayah. Badan cuaca...

Mojtaba Khamenei Awalnya Menolak Damai dengan AS

Sumbawanews.com,- Teheran — Mojtaba Khamenei, putra kedua Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei, awalnya menolak nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani antara Iran dan Amerika...

Berita Utama