Home Blog Page 2457

Kapolres Sumbawa Akhiri Tugas Dinas Pada Vaksinasi Presisi Goes to Kampus di UNSA

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Kegiatan vaksinasi presisi goes to kampus kembali dilaksanakan di Auditorium Sri bonyo Universitas Samawa (UNSA) Jumat (20/8), setelah sehari sebelumnya di lakukan di Universitas Teknologi Samawa. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi tugas dinas resmi terakhir, bagi Kapolres Sumbawa di Kabupaten Sumbawa.

“Hari ini hari terakhir Sambutan Saya di Sumbawa, dinas saya sebagai Kapolres Sumbawa akan berakhir, terima kasih kepada semua masyarakat Kabupaten Sumbawa atas kerjasama yang baik selama ini, dan mohon maaf bila ada salah dan khilaf saya selama bertugas,” kata AKBP Widy Saputra, SIK, MM., Kapolres Sumbawa, dalam sambutannya.

Diketahui, sesuai Sesuai Surat Telegram Rahasia (STR) Nomor ST/1506/VII/KEP./2021 Tanggal 26 Juli 2021, yang ditandatangan oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kapolres Sumbawa AKBP. Widy Saputra, S.IK. MH. dipindah tugaskan sebagai Kasubbaganev Binkar Baganev Rojianstra SSDM Polri, dan akan digantikan oleh AKBP. Esty Setyo, S.IK. Nugroho, yang sebelumnya menjabat Kapolres Lombok Tengah. “Mutasi itu wajar sebagai regenerasi atau katalisasi di polri itu sudah tbiasa, saya juga pamit kepada bapak Bupati Sumbawa dan pak Ketua DPRD,” ucapnya.

Ia memandang, selain penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat, vaksinasi juga merupakan salah satu cara untuk pencegahan penularan Covid-19. “Vaksinasi sangat penting bagi masyarakat, sebagai upaya pencegahan Covid selain penerapan protokol kesehatan,” tegasnya.

Rektor Universitas Samawa Dr Syafruddin, SE,MM menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri dan Pemkab Sumbawa serta tim pendukung dalam kegiatan tersebut. ” Terima kasih atas kepercayaan Kepolisian Republik Indonesia (Polres Sumbawa), TNI (Kodim 1607/Sumbawa) Pemerintah Daerah (Bupati Sumbawa) yang telah memberi kesempatan kepada kami untuk melaksanakan vaksinasi yang sifatnya internal kampus,” katanya.

Ia memperkirakan, penerima vaksin dalam kegiatan vaksinanasi tersebut mencapai lebih dari 300 orang. “Ada juga tadi ada informasi dari pak Kapolres Sumbawa di pelaksanaan vaksinasi ini ada tambahan sebagai susulan dari yang belum sempat divaksin di kampus UTS dan limpahan pendaftar dari Dandim 1607 Sumbawa. Jumlah yang divaksin nanti mungkin bisa lebih dari 300 san orang lah” ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah memberikan gambaran kegiatan Vaksinasi dan kondisi daerah saat ini. Serta berharap, para dosen dan mahasiswa ikut mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi, selain penerapan protokol kesehatan.

“Mahasiswa, sebagai orang terpelajar, agar bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi, sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Bupati juga menambahkan, saat ini pemerintah daerah telah menyiapkan hotel dengan fasilitas yang lengkap dan tenaga medis, sebagai tempat isolasi terpadu bagi warga yang terindentifikasi Covid. “Kami menyiapkan hotel sebagai tempat isolasi terpadu dengan fasilitas lengkap serta tenaga medis, bagi warga terjangkit untuk memutus mata rantai penyebaran Covid, di Tana’ Samawa tercinta,” sebutnya. (Ruf)

Vaksinanasi Presisi Goes To Campus UNSA Memantapkan Semangat Segera Lepas dari Pandemi

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Kegiatan vaksinasi presisi goes to kampus yang dilaksanakan di kampus- kampus Sumbawa memberikan semangat kepada kita semua untuk segera terlepas dari pandemi covid 19. Demikian kesan yang disampaikan oleh ketua DPRD kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq atas pelaksanaan kegiatan vaksinasi di kedua kampus besar di Sumbawa yakni UTS dan hari ini (20/8) dilakukan di Universitas Samawa ( UNSA).

“Saya melihat sasaran vaksinasi hari ini untuk para dosen dan mahasiswa merupakan strategi yang tepat agar sumber daya manusia kita yang saat ini sedang menempuh pendidikan memiliki kekebalan dan dapat melanjutkan aktivitas pendidikan dalam era new normal, kita berharap kedepannya setelah vaksinasi ini merata dilaksanakan kegiatan tatap muka di kampus dapat dilaksanakan kembali seperti sebelumnya,” katanya.

Dijelaskan, dengan kegiatan vaksinanasi yang dilakukan di perguruan tinggi, akan menambah jumlah masyarakat yang divaksin. Sehingga akan memperbesar dan mempercepat terjadinya kekebalan komunal (herd immunity).

“Dengan vaksinasi yang merambah ke kampus- kampus semakin memperbesar jumlah masyarakat Sumbawa yang divaksin sehingga herd imunity semakin besar pula. ini merupakan kabar gembira bagi kita, karena jalan untuk terlepas dari pandemi covid 19 ini salah satunya adalah dengan vaksinasi,” Tutur Rafiq.

Lembaga DPRD Kabupaten Sumbawa memberikan apresiasi kepada TNI, Polri, Pemda Sumbawa, UNSA, Organisasi kepemudaan Cipayung Plus yang sudah melaksanakan vaksinasi di UNSA maupun UTS. “dan kepada mahasiswa yang telah di vaksin diharapkan bisa menjadi agen yang dapat menginformasikan kepada masyarakat lainnya tentang arti pentingnya vaksin untuk keselamatan manusia,” ucapnya.

Ia berharap, Pemda Sumbawa dapat mengadakan kegiatan seperti yg telah dilakukan oleh kodim 1607/Sumbawa dan polres Sumbawa, dengan menyasar masyarakat dalam jumlah besar. “Misalnya pedagang-pedagang pasar yang beraktivitas tiap hari dalam jumlah besar, dan ini yang harus kita proteksi,” tutur Rafiq.

Diketahui, kegiatan vaksinasi di kampus UNSA dengan menggunakan Vaksin Sinovac dengan jumlah 40 Vial total yg tervaksin 421 orang dengan rincian Dosis vaksin pertama sebanyak 399 orang dan Dosis vaksin kedua sebanyak 22 orang. Dengan rincian yang dilaksanakan oleh Klinik Pratama Polres sebanyak 213 orang dengan Dosis vaksin pertama sebanyak 200 orang dan Dosis vaksin kedua sebanyak 13 orang Dengan Jumlah Vial sebanyak 20 Vial.

Sedangkan yang melalui Puskesmas Kerato Unter Iwes sebanyak 208 orang dengan rincian Dosis vaksin pertama sebanyak 199 orang dan Dosis vaksin kedua sebanyak 9 orang Dengan Jumlah Vial sebanyak 20 Vial. (Ruf)

Forkopimda NTB Tinjau Vaksinasi Presisi Merdeka Goes To Campus di UTS

Sumbawa – Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa ditunjukkan kembali dengan menggelar Vaksinasi Presisi Merdeka Goes To Campus yang ditinjau langsung oleh Gubernur NTB bersama Danrem 162/WB dan Kapolda NTB di Kampus Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) Dusun Batu Alang Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa, Kamis (19/8/2021).

Kehadiran Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, S.I.K. M.H., didampingi Kasiter Kasrem 162/WB dan para pejabat Polda NTB dalam acara tersebut disambut Forkopimda Sumbawa, Rektor UTS dan Kepala OPD Pemkab Sumbawa, Mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Budaya Samawa Rea (IISBUD SAREA), Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM Sumbawa), Institut Agama Islam Sumbawa (IAI Sumbawa) dan OKP Cipayung Plus.

Usai acara penyambutan, Danrem 162/WB mengungkapkan kebanggaannya terhadap keberadaan UTS dengan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia sehingga universitas tersebut merupakan miniatur dari Indonesia.

Dengan keberagaman itu, menurutnya, akan membawa kemajuan bagi UTS sendiri maupun NTB karena bisa saling sharing dan bertukar pikiran tentang banyak hal untuk kemajuan bersama.

Terkait dengan vaksinasi presisi merdeka, Ahmad Rizal mengatakan TNI Polri dan Pemerintah Daerah di NTB sangat mendukung program vaksinasi sebagai senjata untuk melawan Covid-19 karena dapat melindungi dan menambah imun tubuh menjadi lebih kuat dan tangguh menghadapi virus corona.

“Alhamdulillah NTB kedepan akan memperoleh prioritas dari Pemerintah Pusat untuk mendapatkan vaksin mengingat NTB akan menyelenggarakan superbike di Kuta Mandalika Loteng,” ungkapnya.

Jenderal bintang satu itu juga berharap kepada adik-adik Mahasiswa agar dapat menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat untuk mensosialisasikan bahwa vaksinasi Covid-19 aman bagi tubuh dan untuk keamanan seluruh masyarakat.

Terlihat dalam acara Vaksinasi Presisi Merdeka diakhiri dengan penyerahan sepeda motor listrik karya Mahasiswa UTS dari Rektor UTS kepada Kapolda NTB dan Danrem 162/WB serta penyerahan bingkisan secara simbolis oleh Forkopimda NTB kepada Ketua HMI Cabang Sumbawa, KAMMI dan BEM UTS.

Satgas TNI di Perbatasan Berikan Pengobatan Keliling Gratis

Belu NTT – Personel Pos Satgas TNI di wilayah perbatasan RI – RDTL Sektor Timur kembali memberikan pengobatan keliling kepada masyarakat di sekitar pos seperti yang dilakukan tim kesehatan Pos Asumanu dan Pos Turiscain Kipur II.

Terlihat tim kesehatan Pos Asumanu memberikan pelayanan kesehatan keliling di Dusun Leomanehat Desa Asumanu dan tim kesehatan Pos Turiscain memberikan pelayanan kesehatan di Dusun Airai Desa Maumutin Kecamatan Raihat Kabupaten Belu Nusa Tengara Timur, Jumat (20/8/2021).

Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur di Mako Satgas Pamtas Sektor Timur Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat mengatakan pelayanan kesehatan dan pengobatan keliling yang diberikan sacara gratis ini dilakukan secara rutin sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama khususnya kepada saudara-saudara kita di wilayah penugasan.

Selain memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan, lanjutnya, para personel pos jajaran juga aktif memberikan sosialisasi tentang protokol kesehatann Covid-19 yaitu 5M dan 3T.

5M yang dimaksud Bayu Sigit adalah memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas keluar rumah, sedangkan 3T adalah testing (pemeriksaan), tracking (penjejakan) dan treatment (pengobatan) terhadap warga yang terkonfirmasi virus corona.

Menurutnya, wabah virus corona sampai saat ini masih menjadi momok bagi seluruh komponen masyarakat, namun tidak perlu ditakuti secara berlebihan.

“Terapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari dan yakinkan diri sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara bertahap,” imbaunya.

Alumnus Akmil 2003 itu juga meminta kepada seluruh personelnya di sepanjang 149 km untuk senantiasa menjalin silaturrahmi dan pendekatan kepada masyarakat di sekitar pos.

“Berikan yang terbaik kepada masyarakat dengan hati yang tulus dan ikhlas terutama kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan personel Satgas,” tandasnya.

Pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas di Pemkab Jember

Jember.Sumbawanews.com – Bupati Jember Hendy Siswanto melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Jember. Sebanyak 132 orang pejabat baik yang dikukuhkan kembali (sebelumnya Pejabat Pelaksana Tugas) dan pejabat baru (promosi).

Bupati Hendy dalam sambutannya mengatakan pelantikan itu untuk eselon 3 dan 4 dilaksanakan secara luring (di Pendopo Wahyawibawagraha) dan daring (di Aula Pemkab Jember).

“Pelantikan ini untuk memenuhi tuntutan organisasi, seiring komplek tugas pelayanan kepada masyarakat,” ucap Bupati Hendy.

Hendy mengucapkan selamat kepada mereka yang dilantik sembari berpesan agar bekerja secara profesional. “Tugas ke depan amat sangat berat. Kita harus bisa memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” tegas Hendy.

Pelantikan tersebut merupakan yang kedua kalinya oleh Bupati Hendy dalam memenuhi kebutuhan KSOTK tahun 2021. Total kebutuhan pejabat sebanyak 975 orang. Pada pelantikan pertama sebanyak 675 sehingga masih akan ada lagi pelantikan sebanyak 168 orang.

Bupati Hendy melantik banyak pejabat dikarenakan pada masa pemerintahan sebelumnya hanya ada 496 pejabat definitif. Padahal kebutuhan pejabat yang seharusnya (sesuai KSOTK) lebih dari 975 pejabat.

Dalam pelantikan kali ini, ada 1 Camat Perempuan (promosi) untuk ditempatkan di Kecamatan Sukorambi, Yulia Purnamasari, SH. Ini adalah pelantikan Camat Perempuan pertama kalinya di Kabupaten Jember. (To2)

Proberindo Sebut Penerapan Zero ODOL 2023 Bisa Menyebabkan Inefisiensi Nasional

Franky Nelwan, Ketua Perkumpulan Produsen Beton Ringan Indonesia (Proberindo) / ist

Jakarta-Produsen Beton Ringan Indonesia (Proberindo) mendukung rencana pemerintah untuk menerapkan Zero ODOL (Over Dimension Over Load). Namun, sebelum kebijakan itu diterapkan, Proberindo meminta pemerintah juga memperhatikan beberapa prakondisi agar tidak terjadi inefisiensi nasional saat kebijakan itu diterapkan nanti.

Ketua Perkumpulan Produsen Beton Ringan Indonesia (Proberindo) Franky Nelwan menyebut ada tiga prakondisi yang harus diperhatikan pemerintah sebelum menerapkan kebijakan Zero ODOL agar tidak memunculkan inefisiensi nasional. Pertama, dilakukan pembenahan terlebih dulu terhadap jumlah berat yang diizinkan (JBI) dari setiap truk. Artinya, daya dukung jalan harus dibuat sebesar kapasitas angkut truknya. “Kalau truknya memang dirancang untuk bisa membawa 24 ton, ya pasangkan untuk 24 ton batasnya. Tapi dia dilarang di jalan-jalan yang tidak sanggup mendukungnya,” ujarnya.

Kedua, kelas jalan harus dinaikkan supaya truk yang memiliki kapasitas tinggi bisa kemana-mana. Minimal dimana ada wilayah lokasi industri, pusat distribusi, dan pelabuhan atau tempat pindah moda. Misalnya di Cikarang, Purwakarta, Bekasi, Tangerang, Cilegon, dan Serang, kemudian ke sentra-sentra distribusi seperti pasar induk, stasiun, dan pelabuhan.

“Jadi jalan-jalan di wilayah itu harus punya daya dukung yang tinggi atau daya dukung kelas 1 supaya bisa mendukung kapasitas JBI. Jalannya juga harus dibuat sanggup untuk mendukung kapasitas sesuai desain truknya. Bila perlu dibuatkan kelas khusus seperti jalan tol misalnya,” ujarnya.

Ketiga, supaya investasinya tidak terlalu mahal karena harus menambah truk dalam jumlah yang banyak, industri harus diijinkan untuk menambah jumlah axle atau as roda untuk menambah kapasitas angkutnya.

“Jadi, tiga prakondisi ini harus dilakukan sehingga industri tidak terlalu dibebankan dengan penambahan investasi yang terlalu besar yang akan berakibat kepada kenaikan harga di masyarakat,” ucapnya.

Kata Franky, jangan sampai negara akhirnya menjadi rugi hanya karena terlalu terburu-buru melaksanakan kebijakan Zero ODOL, tapi tanpa sengaja malah akan membuat inefisiensi nasional dengan mengosongkan kapasitas truk. “Truk-truk yang sudah ada sekarang disuruh dikosongi untuk mendapatkan truk baru. Yang bertumbuh nantinya malah cuma pabrik truk lah yang kontribusinya terhadap perekonomian kita bisa dikatakan sangat kecil dibanding industri-industri strategis nasional lainnya seperti beton ringan, kaca, semen, industri makanan dan minuman, kelapa sawit yang justru akan terpukul akibat kebijakan Zero ODOL yang terkesan terburu-buru ini. Apalagi  komponen truk itu kan impor semua. Jadi, kebijakan Zero ODOL itu malah jadi mendukung impor kan,” katanya.

“Bagi kami, truk yang sampai meleot di jalan itu silakan saja memang harus ditegakkan, tetapi kami memiliki aturan batas muatan yang diizinkan berdasarkan kelas jalan tertentu yang saat ini sangat rendah, sehingga yang bisa muat 8 ton jadi hanya 6 ton ini kan tidak ODOL,” tukasnya.

Franky mengutarakan bahwa selama ini, baik produsen beton ringan dan asosiasi lain selalu menggunakan truk yang sesuai batas kemampuan angkutnya. “Jadi, truk-truk kami dijamin muatannya itu tidak menyebabkan dia lambat di jalan, sehingga menyebabkan macet. Truk kami juga dijamin pada berat sumbu yang memadai untuk jalan kelas satu paling tidak,” tuturnya.

Yang menjadi kekhawatiran Proberindo adalah penegakan Zero ODOL dengan menggunakan jembatan timbang itu akan membatasi truk-truk untuk bisa membawa muatan sesuai kapasitasnya. Misalnya, truk yang sebetulnya didesain bisa muat 12 ton atau 15 ton, tapi karena kapasitas jalan yang ditentukan Kemenhub itu levelnya masih di bawah kapasitas desain truknya, itu menyebabkan truk harus mengurangi jumlah muatannya. “Jadi, kalau penegakan Zero ODOL berdasarkan pembatasan JBI yang masih mengacu kepada kelas jalan serendah itu, kekawatiran kita adalah terjadinya inefisiensi nasional. Kenapa? Karena, truk-truk itu sebenarnya punya kapasitas angkut lebih, tapi situasi jalan-jalan kita yang masih banyak yang tidak sanggup untuk mendukungnya menyebabkan turk-truk itu harus mengurangi muatannya,” tandasnya.

Dia mengungkapkan jika Zero ODOL diterapkan berdasarkan pertimbangan JBI, produsen beton ringan harus menginvestasikan dana sebesar 65% dari jumlah truk yang ada sekarang untuk bisa mengangkut dengan kapasitas yang sama. “Jadi kalau sekarang kami mengirim barang dengan menggunakan 100 truk per hari untuk satu pabrik, kalau ditegakkan begitu, kami harus menambah kira-kira 65 truk lagi, Bayangkan kalau kita mau mengirim 2000 truk per hari, kan kita mesti tambah 1.300 truk . Mau cari dimana 1.300 supir. Padahal kapasitas truk itu sekarang sudah sanggup mengangkut tanpa masalah,” tukasnya.

Dengan adanya penambahan banyak truk itu, menurut Franky, tidak bisa dihindari akan membuat jalan semakin padat. “Terus parkirnya dimana mereka nanti, karena truk itu bukan cuma nambah jumlahnya, tapi pasti butuh tambahan tempat parkir. Itu juga kan harus dipikirkan pemerintah,” tegasnya.

Jika terjadi inefisiensi nasional, Franky mengatakan itu akan membuat daya saing industri nasional menjadi menurun. Dia mengatakan kapasitas produksi beton ringan saat ini turun sebesar 30% karena dampak pandemi Covid-19. “Kenapa? Karena biaya logistik Indonesia yang saat ini sudah paling tinggi, mencapai 24%, kalau dibebankan lagi dengan cara menegakkan yang belum memakai prakondisi maka pasti akan ada kenaikan harga. Itu sama saja dengan semakin menaikkan biaya logistik kita,” katanya.

 

 

 

Komsos Kreatif Ciptakan Merauke Sebagai Tanah Damai Di Papua

(Merauke). Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko memimpin langsung kegiatan Komsos Kreatif bersama Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Organisasi Kabupaten Merauke dengan tema Merajut Kebhinekaan di Tanah Damai Papua Dalam Rangka HUT RI ke -76 Tahun 2021.

 

Komsos Kreatif diikuti 30 peserta dengan 3  (tiga) orang sebagai penyaji materi yaitu Kolonel Arh Hamim Tohari, M.A (Kasrem 174/ATW Merauke), Yosep Albin Gebze (Sekretatis LMA Merauke dan Riski Patiasina (Ketua BEM Universitas Musamus Merauke), dengan moderator Martha Elisaberh Titihelawa, S.Pd, bertempat di Aula L.B. Moerdani Makorem 174/ATW Merauke, Rabu (18/8/2021).

 

Danrem Brigjen TNI Bangun Nawoko dalam sambutannya menyampaikan bahwa sesuai arti Korem 174/Anim Ti Waninggap (Korem 174/ATW) dari bahasa Marind Merauke yang artinya saudara yang baik. “Saya sampaikan kepada Prajurit yang lain kita akan menjadi Saudara yang baik agar mereka bisa mengabdi dengan baik dan agar mereka bisa menyatu dengan Adat Marind. Prajurit Korem tidak pernah lelah untuk membantu masyarakat Papua,” jelasnya.

 

Sementara itu, Kolonel Arh Hamim Tohari selaku penyaji materi menjelaskan bahwa kegiatan Komsos Kreatif yang dilaksanakan merupakan wujud Korem sebagai pembina kewilayahan guna menjalin silaturahmi kepada seluruh komponen masyarakat untuk menyamakan persepsi, bertukar pikiran dan pengetahuan, guna mendapatkan solusi dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang mungkin terjadi di wilayah Kabupaten Merauke.

 

“Tujuan dari pelaksanaan kegiatan Komsos Kreatif adalah membangun kesamaan pikiran dan tujuan untuk bersama-sama membangun Merauke sesuai tema merajut kebhinekaan  dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta Merauke sebagai Tanah Damai dapat terwujud,” tuturnya.

 

Kegiatan diskusi berlangsung hidup dan dipandu oleh moderator Martha Elisabeth Titihelawa, S.Pd karena langsung disimpulkan setiap ada penyajian materi maupun jawaban pertanyaan dalam diskusi tersebut.

 

Selama kegiatan diskusi, juga diikuti oleh para Kepala Seksi Korem 174/ATW dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19.

 

Sebelum kegiatan selesai, Danrem 174 Merauke Brigjen Bangun Nawoko menyerahkan plakat dan cinderamata kepada para penyaji dan moderator serta foto bersama. (Penrem 174 Merauke).

Insentif Nakes Kabupaten Jember 2021 sudah Cair

Jember.Sumbawanews.com – Insentif tenaga kesehatan (nakes) yang menangani pasien Covid-19 di Kabupaten Jember tahun 2021 sudah dicairkan oleh Dinas Kesehatan.

Plt Kadinkes, dr Wiwik Supartiwi, M.Kes mengatakan demikian usai mengikuti acara penyerahan bantuan dana pendidikan bagi anak-anak tenaga pendukung nakes RSD dr Subandi Jember, Kamis (19/8/2021).

Ketika ditanya Wartawan soal insentif nakes di Kabupaten Jember, “Sudah, insentif nakes sudah dicairkan bulan Juli dan Agustus ini,” jawab dr Wiwik.

Bahkan insentif yang tertunggak pembayarannya tahun 2020 juga sudah dibayarkan oleh Pemkab Jember. Jumlahnya mencapai 20 miliar.

Sedangkan tahun 2021, dr Wiwik mengatakan, “Untuk tahun dua ribu dua satu Bulan Januari-Juni sudah cair.”

Total pencairan insentif nakes tahun 2021 sebanyak 12 miliar rupiah.

Saat ditanya berapa jumlah keseluruhan nakes yang menerima, Plt Kadinkes tidak ingat jumlahnya.

“Uangnya sudah masuk ke rekening masing-masing (nakes) sesuai usulan dari fasilitas pelayanan kesehatan (fanyankes) pasien Covid-19,” terang dr Wiwik.

Di awal program tersebut sumber dana berasal dari pemerintah pusat tetapi di tengah jalan sebagian dialihkan ke anggaran belanja daerah. “Aslinya dari kementerian kesehatan namun ada perubahan regulasi pada bulan April, kekurangan belanja dibebankan kepada anggaran belanja daerah masing-masing,” jelas Wiwik.

Dinkes memverifikasi nakes dari 50 puskesmas dan 11 rumah sakit (pemerintah daerah) yang menangani pasien Covid-19. Sedangkan nakes swasta langsung mengajukan ke Kementerian Kesehatan.

Berdasarkan Surat Menteri Keuangan Nomor 113 tahun 2021, besaran insentif yang diberikan untuk tenaga kesehatan, yaitu:
– Dokter spesialis Rp 15 juta
– Peserta PPDS Rp 12,5 juta
– Dokter dan dokter gigi Rp 10 juta
– Perawat dan bidan Rp 7,5 juta
-Tenaga kesehatan lainnya Rp 5 juta

Diharapkan dengan insentif tersebut bisa menambah kesejahteraan nakes (dan keluarganya) yang berhadapan langsung dengan pasien Covid-19.
(To2)

Panglima TNI Merestui Keinginan Annisa Rizkika Menjadi Prajurit TNI

sumbawanews.com,- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. merestui keinginan Annisa Rizkika yang berprosesi sebagai relawan Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSDC Wisma Atlet menjadi Prajurit TNI. Annisa Rizkika menangis haru, saat keinginannya direstui Panglima TNI.

 

Hal tersebut terjadi saat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. meninjau langsung RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

 

Saat itu, Panglima TNI menerima laporan bahwa jumlah pasien Covid-19 mengalami penurunan dan berkesempatan untuk melakukan dialog dengan para pasien, relawan, dan Nakes.

 

Salah seorang Nakes perempuan yang diketahui bernama Annisa Rizkika yang diajak dialog oleh Panglima TNI mengungkapkan keinginannya untuk menjadi TNI.

 

Annisa menyapa Panglima TNI dan meminta restu dari orang nomor satu di TNI agar dirinya dapat diterima menjadi TNI Angkatan Laut. “Mohon ijin bapak boleh bertanya? Saya minta restu ya pak ingin mendaftar Bintara Angkatan Laut,” ujar Annisa.

 

Mendengar hal itu, Panglima TNI langsung menegaskan bahwa beberapa relawan Nakes yang bertugas di RSDC Wisma Atlet sudah diterima menjadi Prajurit TNI.

 

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI, usai berbincang dengan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono. “Kemarin Kasal sudah sampaikan beberapa relawan disini (RSDC Wisma Atlet) diterima di Bintara Angkatan Laut,” jelasnya.

 

Untuk diketahui, Annisa merupakan relawan yang telah bertugas selama 1 tahun 5 bulan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Sejak pertama kali rumah sakit itu beroperasi, tanggal 23 Maret 2020, Annisa belum pernah lagi bertemu dengan keluarganya.

 

“Saya terharu dan bahagia atas perhatian dan kemurahan hati Panglima TNI merestui cita-cita impian saya sejak kecil untuk menjadi tentara,” ungkap Annisa.

Bupati Sumbawa Dampingi Forkompinda NTB dalam Vaksinasi Presisi Merdeka Goes to Campus

Sumbawa Besar, sumbawanews.com – Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah mendampingi Gubernur NTB, Kapolda NTB serta Danrem 162/WB meninjau pelaksanaan Vaksinasi Presisi Merdeka Goes to Campus yang dilaksanakan di Universitas Teknologi Sumbawa ( UTS) pada Kamis, 19 Agustus 2021. Vaksinasi Presisi Merdeka Goes to Campus yang digelar di UTS ini dapat terlaksana berkat sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Universitas Teknologi Sumbawa, Institut Ilmu Sosial dan Budaya Samawa Rea, Akademi Komunitas Olat Maras, Institut Agama Islam Sumbawa dan Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus guna mendukung percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi NTB khususnya di Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Danrem 162/WB Brigjen TNI Achmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han menyampaikan bahwa TNI mendukung sepenuhnya pelaksanaan program pemerintah terkait dengan vaksinasi massal. Terkait dengan situasi pandemi saat ini, menurutnya salah satu kunci untuk selamat dari pandemi Covid-19 adalah dengan vaksinasi.

Oleh karena itu, Danrem 162/WB berharap agar para mahasiswa/mahasiswi memanfaatkan pelaksanaan vaksinasi ini untuk keselamatan bersama. Ia juga berharap mahasiswa/mahasiswi dapat menjadi contoh dan teladan kepada masyarakat terkait dengan penanganan Covid-19 yaitu dengan mempedomani protol kesehatan.

Sementara itu, Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., MH menyampaikan bahwa vaksin adalah salah satu senjata utama untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19 serta mewujudkan herd immunity atau kekebalan komunal.

“jadi kekebalan ini kita akan raih setidaknya 70 persen dari jumlah populasi. Kita di NTB akan didistribusikan vaksin yang sangat luar biasa jumlahnya dan di Sumbawa juga akan kita lakukan kegiatan vaksinasi massal bukan hanya untuk masyarakat umum saja, tetapi juga untuk para mahasiswa/mahasiswi sebagai generasi muda harapan bangsa”. imbunya

Dikesempatan itu juga, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TNI-Polri atas terselenggaranya kegiatan vaksinasi goes to campus ini, sehingga pemuda-pemudi harapan bangsa calon pemipim masa depan dapat divaksinasi untuk menjaga kesinambungan generasi dan masa depan pembangunan Indonesia.

Gubenur berharap agar para mahasiswa dapat mensosialisasikan pada masyarakat hingga pedesaan tentang pentingnya vaksinasi. “mudah-mudahan dengan vaksinasi kita menjadi sehat dan kuat, sehingga hidup menjadi normal kembali,” ujarnya. (Ruf)

Berita Terkini

Layar Ponsel Paling Terang di Dunia, Capai 10.000 Nit

Sumbawanews.com,- Honor mengumumkan bahwa Honor X80 Pro Max, yang akan resmi meluncur pada 22 Juni mendatang, akan menjadi smartphone pertama di dunia dengan kecerahan...

MBG di Pekanbaru, Andre Rosiade Apresiasi Pembenahan dan Keterlibatan UMKM

Sumbawanews.com,- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI sekaligus Wakil Ketua Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, melakukan peninjauan langsung ke Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Israel Serang Lebanon, Perundingan AS-Iran di Swiss Ditunda

Sumbawanews.com,- Serangan udara Israel di Lebanon selatan memicu krisis kemanusiaan dan menggagalkan upaya damai tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran. Setidaknya 16 warga...

Gus Yaqut Diperiksa KPK sebagai Saksi dalam Kasus Kuota Haji

Sumbawanews.com,- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab dipanggil Gus Yaqut, untuk dimintai keterangan dalam kasus...

Berita Utama