Tel Aviv, sumbawanews.com – Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, minggu (12/04) mengatakan, telah berhasil dalam menghancurkan program nuklir, menghancurkan program rudal Iran. Selain itu juga memiliki tujuan tambahan, yakni menghancurkan rezim di Iran, melemahkannya ke tingkat terendah dan terlemahnya sejak berdirinya rezim tersebut 47 tahun yang lalu.
Baca Juga: Oposisi Knesset Nilai Netanyahu Bawa Israel Pada Kehancuran Strategis
“Kami melenyapkan Pemimpin Tertinggi Khamenei, penerusnya secara de facto Larijani, Menteri Pertahanan, Menteri Intelijen, Kepala Staf Angkatan Darat Iran, komandan unit operasi Pasukan Quds, komandan Garda Revolusi, komandan Basij, para petinggi lembaga keamanan, pimpinan intelijen, perwira senior Angkatan Udara, orang yang bertanggung jawab atas UAV, orang yang bertanggung jawab atas transfer dana ke organisasi teroris, komandan Angkatan Laut Iran, armada Iran di Laut Kaspia, puluhan markas Garda Revolusi dan keamanan internal, puluhan helikopter dan pesawat angkut, mesin uang Garda Revolusi, yaitu industri baja di Iran dan tiga perempat pabrik petrokimia di Iran, itulah yang menjadi sumber penghidupan Garda Revolusi. Kami menyerang pabrik produksi gas terbesar di Iran, depot bahan bakar, jembatan, dan jalur kereta api yang digunakan untuk mengangkut pasukan dan senjata. Puluhan pabrik industri senjata, dan masih banyak lagi detail lainnya,” jelasnya.
Dikatakan, Masih ada bahan yang diperkaya di Iran. “Dan seperti yang dikatakan Presiden Trump, bahan itu perlu disingkirkan. Entah akan disingkirkan melalui kesepakatan, atau akan dikeluarkan dengan cara lain. Tetapi kami bekerja sama antara saya dan Presiden Trump, dan antara Israel dan AS, yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ucapnya. (Using)















