Sumbawanews.com,- Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho menegaskan bahwa timnya hanya fokus pada strategi dan performa sendiri menjelang laga kontra Vietnam dalam matchday ketiga fase grup Piala AFF 2026, Senin (3/8/2026) pukul 20.30 WIB di Stadion Pakansari, Bogor. Meski rivalitas antara kedua tim kerap memicu ketegangan, Ridho menilai bahwa provokasi dari lawan kemungkinan besar akan diredam oleh penggunaan VAR, sehingga ia dan rekan-rekannya lebih memilih mengutamakan disiplin taktis daripada terbawa emosi. Pengalaman tujuh kali bertemu Vietnam sejak debutnya di timnas pada Mei 2021 menjadi modal berharga baginya, yang ia bagikan kepada pemain baru dalam skuad Garuda untuk membangun kepercayaan diri tanpa terjebak dalam dinamika psikologis luar. “Kami fokus pada rencana pelatih dan tujuan kami untuk berkembang ke depan,” tegasnya.
Ridho, yang telah menjadi salah satu pilar pertahanan Timnas Indonesia, tidak membiarkan sejarah pertemuan sengit dengan Vietnam mengalihkan perhatian dari tugas utama: menang dan maju ke fase selanjutnya. Ia menyadari bahwa Vietnam juga akan datang dengan persiapan matang, namun ia yakin bahwa kedisiplinan tim dan kerja sama antar pemain akan menjadi kunci utama. Dengan Indonesia yang saat ini memimpin klasemen Grup A dengan enam poin dari dua laga, dan Vietnam berada di posisi tiga dengan empat poin, laga ini menjadi penentu langkah menuju semifinal. Ridho menekankan bahwa setiap pemain, termasuk yang baru dipanggil, telah mempelajari pola permainan lawan dari pertandingan sebelumnya dan siap menjalankan peran masing-masing sesuai arahan pelatih.
Dengan suasana stadion yang diprediksi penuh semangat, Ridho berharap dukungan suporter bisa menjadi energi tambahan, bukan beban. Ia menolak menganggap laga ini sebagai “derbi Asia Tenggara” yang harus dimenangkan karena dendam masa lalu. “Kami tidak memikirkan apa yang mereka lakukan di masa lalu. Kami hanya memikirkan apa yang bisa kami lakukan hari ini,” ujarnya. Pendekatan tenang dan profesional ini menjadi ciri khas kepemimpinan Ridho di lapangan, yang kini semakin diakui sebagai salah satu sosok kunci di balik kebangkitan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026.















