Sumbawanews.com,- Pada Minggu, 4 Oktober 2026, gempa bumi berkekuatan 6,1 magnitudo mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga dan gedung sekolah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 30 kilometer, dan dampaknya tercatat di Desa Pero Kondha, Kecamatan Kodi. Menurut Plh Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Dr. Ardhasena Sopaheluwakan, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang diduga terkait aktivitas Sesar Waikabubak. BMKG juga mengupdate parameter gempa menjadi 5,9 magnitudo, namun tetap mengonfirmasi kerusakan fisik pada fasilitas publik dan hunian sebagai akibat langsung dari getaran kuat tersebut.















