Home Berita Nasional Prabowo Kunjungi Prancis, Memenuhi Undangan Macron yang Tertunda

Prabowo Kunjungi Prancis, Memenuhi Undangan Macron yang Tertunda

Sumbawanews.com,- Paris – Presiden Prabowo Subianto tiba di Paris pada Selasa, 26 Mei 2026, untuk melakukan kunjungan kenegaraan yang telah direncanakan sejak tahun lalu. Kunjungan ini merupakan respons atas undangan resmi dari Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang sebelumnya sempat tertunda karena kesulitan menyepakati jadwal yang cocok bagi kedua belah pihak.

Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan, undangan dari Macron tidak hanya sekali, melainkan dua kali disampaikan. “Ini adalah undangan yang telah diajukan dua kali. Karena itu, Presiden memutuskan untuk memenuhinya,” ujar Sugiono dalam keterangan resmi, Rabu, 27 Mei 2026. Ia menambahkan, tanggal terakhir yang diajukan Macron akhirnya diterima sebagai waktu yang tepat untuk pertemuan tingkat tinggi.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk balasan atas lawatan Macron ke Indonesia pada awal tahun ini. Selama 19 bulan menjabat sebagai presiden, ini adalah kunjungan keempat Prabowo ke Prancis. Sebelumnya, ia pernah hadir dalam Parade Bastille Day 2025 sebagai tamu kehormatan, lalu melakukan kunjungan singkat selama kurang dari lima jam pada Januari 2026, dan bertemu Macron di Istana Élysée pada 14 April 2026.

Pada hari kedua kunjungannya, Prabowo melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, kedutaan besar RI di Paris, dihadiri ratusan diaspora Indonesia. Setelah salat, ia berbaur dengan warga Indonesia di sana, bersalaman, dan berbagi makanan bersama dalam suasana kekeluargaan yang hangat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan, lawatan ini bukan sekadar formalitas. “Undangannya telah diagendakan lama dan mengalami beberapa penjadwalan ulang. Ini adalah momen strategis untuk memperkuat hubungan bilateral,” katanya dalam pernyataan tertulis.

Kedua kepala negara dijadwalkan bertemu dalam pertemuan tertutup di Istana Élysée, dengan agenda yang mencakup kerja sama pertahanan, energi terbarukan, dan perdagangan strategis. Meski rincian pertemuan belum dirilis secara resmi, sumber di Kementerian Luar Negeri menyebutkan bahwa Indonesia berupaya memperluas akses pasar untuk produk pertanian dan kelautan, sementara Prancis menawarkan kolaborasi dalam teknologi pertahanan dan pendidikan vokasi.

Hingga berita ini diturunkan, juru bicara Kemlu Yvonne Mewengkang belum memberikan konfirmasi tambahan. Namun, kehadiran Prabowo di ibu kota Prancis pada hari raya umat Islam ini dianggap sebagai simbol kuat dari komitmen Indonesia terhadap diplomasi multikultural dan hubungan lintas peradaban.

Dengan kunjungan ini, Prabowo kembali menegaskan posisinya sebagai presiden yang aktif dalam diplomasi personal—bukan hanya melalui kebijakan, tapi juga melalui kehadiran fisik di panggung internasional.

Previous articlePengemudi Taksi Online Amuk Mobil di JORR
Next articleSejumlah Perusahaan di Lingkar Tambang Diduga Belum Terapkan Standar UMK KSB
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik