Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam pada matchday ketiga Piala AFF 2026, Senin (3/8/2026) pukul 20.30 WIB di Stadion Pakansari, Bogor, dalam laga yang menentukan kelanjutan perjalanan kedua tim di fase grup. Pelatih John Herdman menyatakan Vietnam sebagai lawan berbahaya, tetapi menekankan bahwa persiapan tim tidak berbeda dari pertandingan sebelumnya. Indonesia yang unggul di klasemen dengan enam poin dari dua kemenangan berturut-turut, menghadapi Vietnam yang berada di posisi tiga dengan empat poin setelah satu menang dan satu imbang, termasuk hasil 0-0 melawan Singapura. Herdman menegaskan fokus utama tim adalah evaluasi performa setelah mengalahkan Timor Leste, bukan membesar-besarkan sejarah konflik masa lalu, termasuk insiden cedera Evan Dimas di final SEA Games 2019.
Herdman menegaskan bahwa laga ini bukan pertandingan spesial dalam hal pendekatan strategis, melainkan ujian nyata dalam turnamen yang menuntut kedisiplinan dan respons cepat di momen krusial. “Besok akan menjadi ujian berat, dan kami sangat gembira menyambutnya, karena hal seperti ini yang dinantikan dalam sebuah turnamen,” ujarnya. Ia menambahkan, bagi Indonesia, ini adalah kesempatan untuk mengambil kendali, sementara Vietnam wajib menang atau setidaknya bermain imbang agar masih punya peluang lolos. Dengan keunggulan tuan rumah dan performa konsisten di dua laga sebelumnya, Garuda percaya diri menghadapi tantangan dari tim yang dikenal disiplin dan agresif.
Meski Vietnam diakui sebagai lawan sulit, Herdman menolak fokus pada individu tertentu atau isu emosional masa lalu. “Kami fokus evaluasi kepemimpinan tim pagi ini. Saya meminta tim menunjukkan kualitas, memperkuat pemahaman, dan merespons dengan tepat saat pertandingan memanas,” katanya. Posisi Indonesia di puncak klasemen Grup A, unggul satu poin atas Singapura dan tiga poin atas Vietnam, membuat laga ini menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke semifinal. Sementara itu, Vietnam yang baru saja menahan imbang Singapura, harus mengubah strategi agar tidak kehilangan peluang di babak selanjutnya. Pertandingan ini bukan hanya soal poin, tapi juga soal mental dan ketajaman dalam menghadapi tekanan tinggi di depan publik sendiri.















