Home Berita Nasional Persiapan Haji 2027 Mulai Akhir Mei 2026

Persiapan Haji 2027 Mulai Akhir Mei 2026

Sumbawanews.com,- Pemerintah Arab Saudi telah merilis jadwal resmi penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah atau 2027 Masehi, dengan tahapan awal mulai berjalan pada akhir Mei mendatang. Ini menandai salah satu siklus persiapan haji paling awal dalam sejarah modern, memberi negara-negara peserta, termasuk Indonesia, waktu lebih panjang untuk menyesuaikan logistik, keuangan, dan administrasi.

Menteri Haji dan Umrah Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, mengonfirmasi bahwa delegasi tanah air telah menerima paparan resmi dari otoritas Arab Saudi pada Jumat, 29 Mei 2026, tepat setelah menerima undangan resmi. “Arab Saudi telah menyampaikan gambaran lengkap tahapan dan timeline operasional haji 2027. Kami akan segera berkoordinasi dengan DPR untuk memastikan semua kebutuhan terpenuhi sesuai jadwal,” ujar Gus Irfan, Sabtu malam, 30 Mei.

Dari 14 tahapan kunci yang ditetapkan, proses dimulai dengan penerimaan dokumen awal pada 29 Mei 2026 (12 Zulhijah 1447 H), diikuti pengisian preferensi akomodasi di Makkah dan Madinah pada 30 Juni 2026. Selanjutnya, pada 15 Juli, sistem Nusuk Masar—platform digital resmi Arab Saudi untuk manajemen haji—akan diaktifkan, termasuk penunjukan maskapai penerbangan dan penetapan pintu masuk udara.

Tahapan krusial berlanjut dengan konfirmasi retensi kemah, penyusunan kontrak komprehensif, hingga batas akhir pendaftaran operator perjalanan haji pada 13 Agustus 2026. Pada 14 Agustus, rapat persiapan operasional resmi digelar, mencakup finalisasi rencana bisnis, kontrak layanan medis, dan pengunggahan data jemaah serta delegasi.

Puncak proses administratif terjadi pada 24 Desember 2026, ketika semua transfer dana untuk paket komprehensif dan dompet elektronik Nusuk Masar wajib diselesaikan. Penutupan kontrak paket komprehensif ditetapkan pada 23 Januari 2027, diikuti penerbitan visa haji mulai 28 Januari—sekaligus menjadi batas akhir pengunggahan data jemaah, pelatihan wajib, dan sertifikasi petugas.

Proses visa akan ditutup pada 9 Maret 2027, dengan batas akhir penerimaan izin membawa obat melalui sistem Nusuk Masar. Kemudian, pada 8 April 2027, jemaah haji dari seluruh dunia mulai tiba di Tanah Suci, menandai dimulainya fase operasional kedatangan. Tahapan terakhir sebelum puncak ibadah, pada 27 April 2027, adalah inspeksi mendalam terhadap kemah dan fasilitas pendukung, dilakukan bersama penyedia layanan lokal.

Dengan jadwal yang dirilis lebih dari satu tahun sebelum pelaksanaan, Arab Saudi menegaskan komitmennya terhadap efisiensi, keamanan, dan kenyamanan jemaah. Bagi Indonesia, ini berarti peluang strategis untuk memperkuat koordinasi antarinstansi, memperbaiki sistem pelayanan, dan memastikan tidak ada keterlambatan yang berdampak pada keberangkatan ribuan calon haji.

Persiapan yang dimulai jauh lebih awal ini bukan hanya soal teknis, tapi juga simbol kepercayaan dan kesiapan global dalam menyambut ibadah agung yang menghimpun jutaan umat Islam dari penjuru bumi.

Previous articleJokowi Kenang Ryamizard: Sederhana, Tegas, Berani
Next articleNvidia Rilis Laptop Pertama Berteknologi RTX Spark
Avatar photo
Jurnalis Jaringan Sumbawanews berkomitmen membangun jurnalistik sehat berlandaskan UU Pers No. 40/1999 dan UU KIP No. 14/2008. Kami menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dengan mengedepankan koordinasi, investigasi, dan verifikasi untuk menjamin akurasi informasi, integritas penulisan, serta tata bahasa yang baik