Florida, sumbawanews.com – Komando Pusat AS (central command/centcom), Sabtu (31/01) mengatakan, Kemarin, Iran mengumumkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sedang melakukan latihan angkatan laut tembak langsung selama dua hari di Selat Hormuz yang dijadwalkan dimulai pada hari Minggu.
Baca Juga: Komando Pusat AS Klaim Tewaskan Pemimpin Al-Qaidah di Suriah
Komando Pusat AS mendesak IRGC untuk melakukan latihan angkatan laut yang diumumkan dengan cara yang aman, profesional, dan menghindari risiko yang tidak perlu terhadap kebebasan navigasi untuk lalu lintas maritim internasional. “Selat Hormuz adalah jalur laut internasional dan koridor perdagangan penting yang mendukung kemakmuran ekonomi regional. Setiap harinya, sekitar 100 kapal dagang dunia melintasi selat sempit ini,” katanya.
Dijelaskan, Pasukan AS mengakui hak Iran untuk beroperasi secara profesional di wilayah udara dan perairan internasional. “Setiap perilaku yang tidak aman dan tidak profesional di dekat pasukan AS, mitra regional, atau kapal komersial meningkatkan risiko tabrakan, eskalasi, dan destabilisasi,” tegasnya.
CENTCOM akan memastikan keselamatan personel, kapal, dan pesawat AS yang beroperasi di Timur Tengah. “Kami tidak akan mentolerir tindakan IRGC yang tidak aman, termasuk penerbangan di atas kapal militer AS yang terlibat dalam operasi penerbangan, penerbangan rendah atau bersenjata di atas aset militer AS ketika niatnya tidak jelas, pendekatan perahu berkecepatan tinggi yang mengarah ke tabrakan dengan kapal militer AS, atau senjata yang diarahkan ke pasukan AS,” katanya.
Dikatakan, Militer AS memiliki pasukan yang paling terlatih dan mematikan di dunia dan akan terus beroperasi dengan tingkat profesionalisme tertinggi dan mematuhi norma-norma internasional. “IRGC Iran harus melakukan hal yang sama,” ujarnya. (Using)















