Florida, sumbawanews.com – Komando Pusat AS (CENTCOM), Minggu (18/01) mengumumkan, melakukan serangan di barat laut Suriah pada 16 Januari yang menewaskan seorang pemimpin al-Qaeda yang memiliki hubungan langsung dengan teroris ISIS dan terlibat dalam penyergapan yang menewaskan dua tentara Amerika dan seorang penerjemah sipil Amerika pada 13 Desember 2025.
Baca Juga: Komando Pusat AS Sebut Kapal Tanker Strinda Diserang Rudal Jelajah di Bab-el-Mandeb
Diungkapkan, Bilal Hassan al-Jassim adalah pemimpin teroris berpengalaman yang berperan dalam perencanaan serangan dan memiliki hubungan langsung dengan penembak ISIS yang membunuh dan melukai pasukan Amerika dan Suriah di Palmyra, Suriah, bulan lalu.
“Kematian seorang elemen teroris yang terkait dengan kematian tiga warga Amerika menunjukkan tekad kami untuk mengejar teroris yang menyerang pasukan kami. Tidak ada tempat aman bagi mereka yang menyerang, merencanakan, atau menginspirasi serangan terhadap warga negara Amerika dan pasukan kami. Kami akan menemukan Anda,” kata Laksamana Brad Cooper, komandan CENTCOM.
Sebagai tanggapan atas serangan 13 Desember, CENTCOM meluncurkan serangan besar-besaran di Suriah. Operasi yang diberi nama Operasi Hawkeye ini menargetkan lebih dari 100 infrastruktur dan fasilitas senjata ISIS dengan lebih dari 200 amunisi berpemandu presisi yang ditembakkan oleh pasukan AS dan mitra.
Selain itu, pasukan AS dan mitra telah menangkap lebih dari 300 elemen ISIS dan membunuh lebih dari 20 lainnya di seluruh Suriah selama setahun terakhir, melenyapkan teroris yang menimbulkan ancaman langsung bagi Amerika Serikat dan keamanan regional. (Using)















