Teheran, sumbawanews.com – Juru bicara markas besar Khatam al-Anbiya, Minggu (14/03) menanggapi pernyataan presiden Amerika Serikat.
“Sebuah peringatan kepada rezim Amerika Serikat yang agresif dan kalah; sebagai tanggapan atas pernyataan presiden AS yang agresif dan teroris,” ucapnya.
Baca Juga: Klaim Gunakan Hulu Ledak 1 Ton, IRGC: Perhatikan Bom Waktu Hingga Harga Minyak
Ia mengingatkan, jika Amerika Serikat menyerang infrastruktur minyak, ekonomi, dan energi Republik Islam Iran, maka akan dilakukan pembalasan.
“Jika terjadi serangan terhadap infrastruktur minyak, ekonomi, dan energi Republik Islam Iran, seperti yang telah kami peringatkan sebelumnya, semua infrastruktur minyak, ekonomi, dan energi milik perusahaan minyak di seluruh wilayah yang memiliki saham Amerika atau bekerja sama dengan AS akan dihancurkan dan berubah menjadi tumpukan abu,” katanya. (Using)

















