Sumbawanews.com,- Wali Kota New York Zohran Mamdani menegaskan bahwa gerakan Sosialisme Demokrat yang ia pimpin bukanlah ideologi asing, melainkan upaya menghidupkan kembali nilai-nilai dasar Partai Demokrat era Presiden Franklin D. Roosevelt, khususnya melalui kebijakan New Deal. Dalam wawancara dengan The New York Times yang dikutip Foxnews pada 18 Juli 2026, Mamdani menolak anggapan bahwa identitasnya sebagai sosialis mengancam dunia usaha. Ia menekankan, pemerintahannya tetap terbuka terhadap investasi swasta, termasuk dari Wall Street, selama manfaat pertumbuhan ekonomi dinikmati secara luas oleh masyarakat.
Mamdani menyebut bahwa semangat Four Freedoms dan kebijakan sosial ekonomi Roosevelt kini semakin terlupakan dalam praktik politik Partai Demokrat modern. Ia percaya, memperjuangkan kesejahteraan rakyat melalui pajak yang adil dan regulasi yang berkeadilan justru memperkuat daya tarik kota bagi para investor. Bukti nyatanya, perusahaan seperti American Express memutuskan membangun kantor pusat baru di Two World Trade Center—keputusan yang, menurut Mamdani, didasarkan pada kepercayaan terhadap visi New York, bukan hanya keuntungan finansial.
Dukungannya terhadap kandidat progresif juga terbukti efektif: sejumlah sosialis Demokrat yang didukungnya berhasil memenangkan pemilihan pendahuluan anggota DPR AS dalam beberapa bulan terakhir, memperkuat pengaruh sayap kiri dalam partai. Meski konsisten mendorong kenaikan pajak bagi warga terkaya, ia menegaskan tidak ada permusuhan terhadap sektor swasta—yang diutamakan adalah keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial.















