Sumbawanews.com,- Marc-Andre ter Stegen membuat debut impresif sebagai kiper utama Ajax Amsterdam pada laga pembuka Eredivisie 2026/2027 melawan PEC Zwolle, Minggu, 9 Agustus 2026. Dengan performa solid yang membuat gawangnya tetap perawan, ter Stegen membawa timnya menang 2-0 dan langsung menjadi pemain dengan rating tertinggi ketiga menurut FotMob, meraih skor 7,5. Keputusan pelatih Michel untuk menggantikan Maarten Paes mendapat respons hangat dari suporter, yang memuji ketenangan dan kemampuan distribusi bola sang kiper asal Jerman.
Sebelum laga, antusiasme fans sudah terlihat jelas di media sosial, dengan banyak yang menyambut kedatangan mantan kiper Barcelona itu sebagai langkah strategis. “Saya sudah khawatir tentang Wijndal dan Paes, jadi saya merasa puas dengan susunan pemain ini,” tulis salah satu suporter di X. Setelah pertandingan, pujian terus mengalir. “Penyelamatan itu mencegah banyak penderitaan,” ujar seorang penggemar, merujuk pada sejumlah penyelamatan krusial yang dilakukan ter Stegen. Pengamat sepak bola Belanda Kenneth Perez pun memuji kepiawaian ter Stegen bukan hanya dalam bertahan, tetapi juga dalam membangun serangan dari belakang. “Dia sama sekali tidak stres saat bola berada di kakinya. Saya pikir dia sekarang berada di peringkat kedua dalam hal distribusi bola di Eredivisie, setelah Ronald Koeman Jr.,” ujar Perez dalam program Dit Was Het Weekend di ESPN Belanda.
Meski demikian, tidak semua pendukung setuju dengan keputusan mencadangkan Paes. Sebagian suporter tetap menghargai penampilan kiper asal Indonesia itu dalam beberapa laga sebelumnya. “Sayang sekali untuk Paes. Saya pikir dia menjaga gawang dengan baik,” tulis salah satu fans. Pelatih Michel menegaskan bahwa keputusan itu bukan tanda kehilangan kepercayaan terhadap Paes. “Maarten punya pekerjaan brilian sepanjang bulan ini. Dia bermain sangat baik. Tetapi saya sangat, sangat percaya diri dengan Marc,” tegasnya.
Persaingan sengit di posisi kiper utama diperkirakan akan berlanjut, dengan Paes berpeluang kembali tampil saat Ajax menghadapi Shelbourne pada leg kedua babak kualifikasi UEFA Conference League, Jumat, 14 Agustus 2026. Sementara itu, ter Stegen kini menjadi sorotan utama—bukan hanya karena reputasinya di Barcelona, tetapi karena kemampuannya yang langsung terasa di lapangan.















