Sumbawanews.com,- Pemerintahan Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, secara resmi memprotes pernyataan Sara Haines dari program The View yang menyebut salah satu kandidat legislatif yang didukungnya, Darializa Avila Chevalier, sebagai “anti-Semit”. Pernyataan itu dilontarkan Haines dalam tayangan acara tersebut pada 24 Juni 2026, ketika ia mengaitkan Chevalier dengan aksi demonstrasi anti-Israel pasca-serangan Hamas terhadap Israel pada 8 Oktober 2023. Tim Mamdani kemudian menyampaikan keberatan kepada eksekutif ABC News, memperingatkan bahwa komentar semacam itu berpotensi menghalangi partisipasi kandidat pendukung Mamdani di program tersebut di masa mendatang.
Protes ini muncul di tengah meningkatnya pengaruh politik Mamdani setelah tiga kandidat yang ia dukung—Brad Lander, Claire Valdez, dan Darializa Avila Chevalier—berhasil menang dalam pemilihan pendahuluan Partai Demokrat di New York. Tim Mamdani juga dikabarkan pernah menawarkan agar The View mengundang kandidat sosialis yang mereka dukung, namun tawaran itu ditolak. Di sisi lain, Chevalier sebelumnya menjadi sorotan karena sejumlah unggahan lama di media sosialnya yang mengekspresikan dukungan terhadap pemikiran Marxis, menyebut karya Karl Marx sebagai “bacaan wajib”, serta mengutip pernyataan Assata Shakur, seorang buronan yang dihukum atas pembunuhan seorang polisi AS—unggahan yang kemudian dihapus.
Hingga laporan ini diterbitkan, baik kantor Wali Kota New York City maupun pihak ABC News dan The View belum memberikan tanggapan resmi atas protes tersebut.















