Sumbawanews.com,- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang wilayah barat daya Jepang pada Selasa, 28 Juni 2026, pukul 16.27 waktu setempat atau 14.27 WIB, memicu peringatan tsunami di Laut Ariake dan Laut Yatsushiro. Pusat gempa berada di Prefektur Kumamoto, Pulau Kyushu, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer. Intensitas guncangan mencapai skala 7—tingkat tertinggi pada skala seismik Jepang—di Kota Uki dan Hikawa, sementara wilayah sekitarnya mengalami intensitas atas skala 6. Beberapa orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat kejadian ini.
Guncangan kuat menyebabkan pemadaman listrik yang mengganggu sekitar 48.000 rumah tangga di Prefektur Kumamoto. Gempa juga terasa hingga ke prefektur tetangga, meski tidak ada laporan kerusakan besar di luar zona terdampak langsung. Badan Meteorologi Jepang terus memantau perkembangan kondisi laut, sementara otoritas setempat mengimbau warga di pesisir segera menjauh dari pantai sebagai tindakan pencegahan.















