Home Berita Internasional Dukungan Warga AS untuk Perang Iran Capai Titik Terendah

Dukungan Warga AS untuk Perang Iran Capai Titik Terendah

Sumbawanews.com,- Hasil survei Reuters/Ipsos yang dirilis Senin (27/7/2026) menunjukkan bahwa hanya satu dari tiga warga Amerika Serikat yang mendukung serangan militer terhadap Iran, angka terendah sejak konflik dimulai. Sebanyak 69 persen responden menilai Presiden Donald Trump gagal menjelaskan tujuan jelas AS dalam konflik tersebut. Survei dilakukan terhadap 1.246 orang dewasa di AS pada 23–25 Juli 2026, dengan margin kesalahan sebesar 3 persen.

Konflik memanas setelah Trump menyatakan gencatan senjata dengan Iran yang berlaku hingga 18 Juni tidak lagi berlaku. Militer AS kemudian melakukan serangan terhadap target di Iran, yang diklaim sebagai respons atas serangan Iran terhadap kapal dagang di Selat Hormuz. Iran membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah dan menuduh Washington melanggar kesepakatan gencatan senjata. Pada Senin, Komando Markas Besar Sentral Khatam al-Anbiya Iran memperingatkan bahwa tindakan AS yang bertujuan memblokade laut akan dianggap sebagai “eskalasi perang di kawasan.”

Dalam pernyataan yang disiarkan Fars News Agency, komando militer Iran menuduh AS mengancam kapal-kapal Iran, kapal dagang, dan tanker minyak di perairan teritorialnya selama tiga hari terakhir. “Tindakan AS ini akan dianggap sebagai eskalasi perang di kawasan,” tegas pernyataan itu. “Angkatan bersenjata Republik Islam Iran tidak akan membiarkan ancaman atau tindakan bermusuhan dari militer teroris negara itu tanpa balasan.”

Trump sebelumnya mengklaim ada peluang kesepakatan dengan Iran, namun pihak Teheran membantah adanya pembicaraan apapun.

Previous articleNothing Ear (3a) Resmi Meluncur di Indonesia dengan Fitur Rekam Audio
Next articleFilipina Hadapi Myanmar di Piala AFF 2026, Rekor Head-to-Head Ungguli The Azkals