Sumbawanews.com,- Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia dalam lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Senin, 28 September 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga ini menjadi momen krusial bagi Garuda setelah meraih kemenangan 2-0 atas Singapura di laga pembuka grup. Gelandang Thom Haye mengaku seluruh pemain sangat antusias menyambut duel bersejarah yang penuh rivalitas, mengingat terakhir kali kedua tim bertemu di SUGBK pada 2019, saat Malaysia menang 3-2 dalam kualifikasi Piala Dunia 2022. Haye menekankan bahwa pertandingan ini bukan sekadar laga biasa, melainkan ujian mental dan fisik yang harus dihadapi dengan kesiapan penuh.
Meski meraih tiga poin pertama, Haye mengakui laga melawan Singapura jauh lebih berat dari yang diperkirakan, terutama karena cuaca panas yang menguras tenaga para pemain. “Laga hari ini jauh lebih sulit karena faktor cuaca yang sangat panas. Hal terpenting adalah kami berhasil mencetak gol pembuka dan mengamankan kemenangan 2-0 tanpa kendala berarti,” ujarnya. Kemenangan itu menjadi modal psikologis, tetapi tantangan masih panjang. Jadwal pertandingan yang padat dengan jeda pemulihan singkat menjadi perhatian utama pelatih John Herdman, yang mempertimbangkan rotasi pemain demi menjaga kebugaran tim.
Di sisi lain, tim mendapat kabar tak menguntungkan menjelang laga: Laurin Ulrich, calon pemain naturalisasi yang diharapkan bisa memperkuat skuad, resmi debut bersama tim U-21 Jerman. Keputusan itu mengurangi opsi perkuatan untuk laga kontra Malaysia. Namun, Haye menegaskan fokus tim tetap pada persiapan dan semangat kolektif. “Setelah mengamankan tiga poin krusial hari ini, seluruh tim sangat antusias dan siap menyambut laga berikutnya,” katanya. Dengan dukungan penuh suporter di SUGBK, Timnas Indonesia berusaha memanfaatkan momentum positif untuk mengubah sejarah dan meraih kemenangan atas Harimau Malaya.















