Home Berita Internasional KF-21 Boramae Resmi Lulus Sertifikasi, Siap Masuk Layanan TNI AU

KF-21 Boramae Resmi Lulus Sertifikasi, Siap Masuk Layanan TNI AU

Sumbawanews.com,- Sebuah tonggak sejarah pertahanan nasional Korea Selatan tercapai setelah jet tempur KF-21 Boramae resmi mendapat sertifikasi tipe awal dari Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA). Pengesahan ini menjadi pintu terakhir sebelum pesawat buatan dalam negeri itu memasuki layanan operasional pada tahun ini, membuka jalan bagi pengiriman unit produksi pertama ke Angkatan Udara Korea Selatan.

Sertifikasi yang diumumkan usai rapat ke-89 Program Pengembangan KF-21 pekan ini, menandai berakhirnya proses peninjauan teknis selama lima tahun—dimulai sejak April 2021 dan berakhir pada April 2026. DAPA menegaskan, Boramae telah memenuhi seluruh 745 persyaratan inspeksi yang mencakup 14 kategori kelaikan udara, mulai dari keandalan sistem avionik, daya tahan struktural, hingga kemampuan bertahan dalam kondisi ekstrem—termasuk penerbangan pada kecepatan supersonik dan manuver udara intensif.

Dalam laporan Aviation Week, sertifikasi ini dianggap sebagai “pengakuan resmi terakhir” terhadap KF-21 sebagai jet tempur generasi 4.5 (Blok 1), sekaligus membuktikan bahwa Korea Selatan telah berhasil mengembangkan pesawat tempur canggih secara mandiri, tanpa ketergantungan penuh pada teknologi asing. Proyek yang digawangi oleh Korean Aerospace Industries (KAI) ini bukan sekadar simbol kebanggaan nasional, tetapi juga fondasi strategis untuk memperkuat daya tawar militer di kawasan Asia-Pasifik.

Uji terbang yang dilakukan oleh dua prototipe KF-21 telah menunjukkan kemampuan luar biasa dalam misi udara, termasuk deteksi ancaman, pelacakan multi-target, dan integrasi senjata presisi tinggi. DAPA menekankan bahwa desain pesawat telah memenuhi standar keselamatan pilot yang ketat, bahkan dalam skenario pertempuran berisiko tinggi.

Dengan sertifikasi ini, Korea Selatan siap memulai produksi massal KF-21 pada akhir 2026. Pesawat ini rencananya akan menjadi tulang punggung armada udara negara itu dalam dekade mendatang, sekaligus menjadi produk ekspor strategis yang menarik minat negara-negara mitra, termasuk di Asia Tenggara. Bagi Seoul, Boramae bukan hanya mesin perang—tapi bukti bahwa inovasi teknologi militer bisa tumbuh dari dalam, dan menyaingi kekuatan global.

Previous articleKejagung Tangkap Buronan Penipuan Batu Bara di Bandara Soetta
Next articleOjol Diklaim Diminta Tebusan Rp250 Ribu, Dishub DKI Bantah
Avatar photo
Kami adalah Jurnalis Jaringan Sumbawanews, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa.