Home Berita Internasional Sanksi Eropa Hampir Sentuh 3.000 Target, Rusia Tetap Lintasi Blokade Maritim Barat

Sanksi Eropa Hampir Sentuh 3.000 Target, Rusia Tetap Lintasi Blokade Maritim Barat

Sumbawanews.com,- Sebuah kapal tanker bernama Caroline Bezengi yang telah dikenai sanksi Uni Eropa dan Inggris terus membocorkan minyak di lepas pantai Oman, Jumat (31/7/2026), mengungkap kelemahan dalam upaya Barat memutus arus energi Rusia. Kapal yang memuat minyak dari Pelabuhan Novorossiysk di Laut Hitam itu pertama kali melaporkan kerusakan pada 8 Juni dekat Mukalla, Yaman, dengan indikasi ledakan di atas dek—meski penyebabnya belum dikonfirmasi. Citra satelit dari Reuters pada 28 Juli memperlihatkan bercak minyak gelap di sekitar kapal dan bercak lebih ringan di utara Pulau al-Qibliyyah, wilayah laut yang dilindungi. Organisasi Maritim Internasional (IMO) menyatakan kapal belum pecah, namun risiko pencemaran tetap mengancam, terutama dengan datangnya musim monsun yang memperluas penyebaran tumpahan.

Insiden ini terjadi hanya delapan hari setelah Uni Eropa mengesahkan paket sanksi ke-21 terhadap Rusia, yang menjadikan total target sanksi mendekati 3.000 entitas—rekor terbesar dalam empat tahun terakhir. Meski demikian, Rusia terus memanfaatkan jaringan pelayaran bayangan, kapal-kapal tua, dan sistem pembayaran alternatif untuk menghindari pembatasan Barat. Kapal-kapal seperti Caroline Bezengi tetap bisa memuat dan mengangkut minyak Rusia dengan mengandalkan pelabuhan transit di negara ketiga, serta menghindari sistem maritim dan keuangan yang dikendalikan Barat. Pemerintah dan otoritas maritim Oman masih membahas respons terhadap kebocoran, sementara dampak lingkungan di kawasan konservasi itu terus dipantau.

Previous articleJakarta Cerah Berawan, Kepulauan Seribu Berpotensi Hujan Ringan
Next articleTimnas Indonesia Siap Rebut Tiket Semifinal Piala AFF 2026 Usai Vietnam Ditahan Singapura