Sumbawanews.com,- Polda Banten tengah menyelidiki insiden bentrok antara kelompok suporter Persija dan Persib di wilayah Kragilan, Kabupaten Serang, pada Minggu malam (7/6). Kejadian yang terekam kamera dan viral di media sosial itu berawal dari konvoi suporter Persija yang melintas dekat markas Viking, kelompok suporter Persib di daerah tersebut.
Menurut Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, saat itu para anggota Viking sedang menggelar acara syukuran berupa liwetan di sekretariat mereka. Kehadiran konvoi Persija diduga memicu ketegangan, yang kemudian memicu keributan. Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah orang saling serang, termasuk satu individu yang membawa balok kayu sebagai senjata, sementara ada pula yang berusaha melerai.
Satu orang dilaporkan menjadi korban dan telah mengadukan kejadian itu ke polisi. Tim penyidik kini tengah mengidentifikasi pelaku dan mengumpulkan bukti, termasuk rekaman kamera pengawas dan kesaksian saksi mata.
Maruli menekankan, pihaknya tidak akan toleran terhadap tindakan kekerasan, terlepas dari latar belakangnya. “Kami mengimbau semua pihak untuk menjaga ketertiban. Tidak ada ruang bagi penganiayaan, pemukulan, atau provokasi yang mencederai kehidupan sosial,” ujarnya.
Insiden ini menjadi sorotan di tengah meningkatnya tensi antarpendukung dua klub terbesar di Indonesia menjelang laga tanding langsung. Sebelumnya, sejumlah daerah seperti Cirebon, Karawang, hingga Balikpapan juga telah mengalami ketegangan serupa, yang berujung pada peningkatan pengamanan oleh aparat.
Polda Banten berjanji akan memperketat pengawasan terhadap aktivitas massa, terutama yang berkaitan dengan pergerakan suporter. Mereka juga mengingatkan bahwa hukum akan berlaku tegas bagi siapa pun yang terlibat dalam tindakan kriminal, tanpa memandang identitas atau afiliasi klubnya.

















