Sumbawanews.com,- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian wilayah Jakarta akan diguyur hujan ringan pada Senin, 1 Juni 2026, dengan fokus terkuat di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Meski sebagian besar kota tampak berawan, curah hujan yang bersifat lokal ini berpotensi mengganggu mobilitas warga di dua wilayah paling padat penduduk itu.
Di Jakarta Selatan, cuaca diprediksi berawan hingga hujan ringan dengan suhu berkisar antara 25 hingga 32 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 58–91 persen. Wilayah Jakarta Timur mengalami pola serupa, dengan potensi hujan ringan yang kemungkinan terjadi pada sore hingga malam hari. Kedua daerah ini menjadi satu-satunya wilayah di Ibu Kota yang mendapat prediksi hujan, sementara kawasan lainnya tetap berawan.
Jakarta Pusat, Utara, dan Barat diperkirakan tidak mengalami hujan, tetapi tetap diselimuti awan tebal. Suhu di Jakarta Pusat berkisar 26–32°C dengan kelembapan 60–88%, sementara Jakarta Utara berada di rentang 26–30°C dan kelembapan 64–86%. Jakarta Barat, yang menjadi wilayah dengan rentang suhu paling luas—25–32°C—juga mencatat kelembapan tertinggi, mencapai 91 persen.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan yang disertai petir, terutama di wilayah yang berpotensi hujan. Meski intensitasnya ringan, curah hujan yang tiba-tiba bisa memicu genangan di titik-titik rawan banjir, terutama di jalur-jalur padat lalu lintas. Pengendara disarankan memperhatikan kondisi jalan dan mempersiapkan perlengkapan hujan, sementara warga di daerah rawan banjir diminta tetap memantau perkembangan cuaca melalui saluran resmi BMKG.
Prediksi ini sejalan dengan pola cuaca musim transisi yang masih berlangsung di Jabodetabek, di mana peralihan dari kemarau ke penghujan sering menimbulkan ketidakstabilan cuaca harian. BMKG terus memantau perkembangan sistem cuaca, termasuk siklon tropis Jangmi yang masih aktif di perairan timur Indonesia, meski belum berdampak langsung ke wilayah Jakarta.















